NovelToon NovelToon
Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Wanita / Harem
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.

Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.

Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.

"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.

"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.

"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"

'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Qao Biyue sedang menyulam sebuah sapu tangan ketika pelayannya berlari terburu-buru ke arah aula istananya. Wajah tenang Qao Biyue, memang selaras dengan gerakan tangannya yang penuh hati-hati. Sebuah angsa dan bunga begonia menjadi hasil dari sulamannya di sapu tangan itu.

"Nyonya, nyonya..."

Qao Biyue terkejut, sampai kain yang ada di tangannya terjatuh.

"Cuiyan, ada apa? kenapa kamu berteriak begitu? ada kebakaran?" tanya Qao Biyue dengan suara pelan.

Wanita itu memang selalu bicara dengan suara pelan. Bahkan suaranya nyaris tidak terdengar kalau bicara dengan selir-selir yang lain.

Sementara pelayan dengan seragam pelayan berwarna hijau muda itu tampak mengatur nafasnya yang terengah-engah. Dia juga tidak mengira pada akhirnya hal seperti ini akan terjadi di istana Juhua. Sejak awal dia menemani majikannya, ketika bertemu dengan permaisuri Su dan para selir yang lain, pada wanita itu cara mengatakan bahwa dirinya menjadi selir hanya karena istana Harem memang butuh orang yang tinggal di istana Juhua. Setidaknya saat permaisuri terpilih, kakak harus ada empat orang selir yang menempati istana paling besar. Apalagi ketika Li Yuexin di angkat menjadi Selir Fei, sudah pasti butuh selir yang mengisi kekosongan istana harem dengan pangkat rendah.

Kata-kata dari permaisuri Su itu sampai sekarang masih diingat oleh Cuiyan. Dia bapak sudah berpikiran seperti majikannya itu, pasrah saja tinggal sampai tua di istana. Tidak akan punya keturunan dari kaisar, karena Permaisuri Su mengatakan untuk tidak berharap kaisar akan mengunjungi istana Juhua. Tapi, kenyataannya malah diluar apa yang sudah mereka pikirkan selama ini.

"Nyonya... tadi Kasim Chen datang kemari!"

Wajah Qao Biyue semakin gugup.

"Kasim Chen? Cuiyan, apakah aku melakukan kesalahan? apakah aku sudah menyinggung permaisuri Su atau selir lainnya? Cuiyan, bagaimana ini, kalau aku membuat kesalahan, ayahku pasti akan marah, keluarga Qao akan celaka gara-gara aku! apa yang sudah aku lakukan?"

Qao Biyue malah merasa ketakutan. Dia takut Kasim Chen datang karena menegurnya atau memangilnya besok ke istana. Dia hanya anak menteri tingkat rendah yang biasa disuruh-suruh oleh perdana menteri Su. Kalau dia membuat kesalahan dan masalah untuk keluarganya. Perdana menteri Su pasti tidak akan membiarkan ayahnya.

"Nyonya... bukan itu!" Cuiyan sebenarnya juga masih tak percaya. Makanya dia juga agak gelagapan saat mengatakan tujuan Kasim Chen datang ke istana Juhua untuk apa.

"Bukan itu? lalu apa?" tanya Qao Biyue masih dengan ekspresi cemasnya.

Qao Biyue sungguh tak bisa menebak.

"Nyonya, Kasim Chen datang dan mengatakan kalau yang mulia kaisar akan datang ke istana Juhua malam ini. Untuk bermalam di sini, nyonya!"

Cuiyan sudah mengatakan semua itu dengan wajah serius. Tapi Qao Biyue masih tampak tertegun diam. Seperti dia takut salah dengar, seperti dia tidak yakin.

"Nyonya..."

"Cuiyan, jangan mengatakan hal yang tidak mungkin terjadi. Permaisuri Su mana mungkin mengijinkan kaisar datang ke istana Juhua" kata Qao Biyue pesimis.

Ya, memang karena selama ini Su Qingyue itu terlalu mendominasi. Apapun harus sesuai dengan keinginannya. Termasuk para selir, semua diatur sesuai dengan keinginan permaisuri Su. Wajar saja Qao Biyue yang memang orang yang paling disepelekan oleh permaisuri Su merasa hal itu tidak mungkin.

"Nyonya, Kasim Chen benar-benar mengatakan itu! bahkan memberikan daftar makanan yang harus di masak oleh dapur istana Juhua. Nyonya, bersiaplah. Aku sudah meminta dapur menyiapkan semua makanan yang ingin di masak. Terakhir aku mencuri baca daftar yang di rebut selir Lin itu, katanya yang mulia kaisar suka dengan wanita yang berpakaian putih nyonya. Aku akan siapkan pakaian untukmu. Kaisar juga suka aroma bunga magnolia!"

Mendengar Cuiyan bicara panjang lebar, yang tadinya Qao Biyue merasa kunjungan kaisar itu mustahil. Dia mulai bisa mempercayainya.

"Kaisar benar-benar akan datang?" tanya Qao Biyue memastikan lagi.

Cuiyan mengangguk dengan cepat.

"Iya nyonya, cepat bersiap! aku akan minta pelayan lain menyiapkan air mandi dengan taburan bunga Magnolia!"

Cuiyan bergegas pergi dari aula. Pada akhirnya, senyum di bibir Qao Biyue terukir jelas. Yang tadinya dia tidak percaya, kini jantungnya malah berdebar. Kaisar akan datang mengunjunginya. Dia punya kesempatan mendapatkan kasih sayang dari kaisar.

Meskipun dia memang tidak berharap banyak, tapi kedatangan kaisar sungguh seperti anugerah untuknya. Jika keluarganya mendengar hal ini, mereka akan sangat bangga.

Qao Biyue merapikan semua alat sulamnya. Dia bergegas pergi ke kamar. Dia harus menyiapkan diri sebaik mungkin.

Meski mungkin saja, sebenarnya kaisar tidak akan mengajaknya banyak bicara dan langsung istirahat tanpa boleh di ganggu. Dia harus tampil menarik, dia harus memperhatikan segala hal untuk membuat Kaisar merasa nyaman di istana Juhua.

Begitu sampai di tempat pemandian, bak mandinya sudah penuh dengan helaian bunga Magnolia.

Aroma magnolia menguar lembut dari taman, menyusup bersama angin yang bergerak perlahan di antara pepohonan. Wanginya tidak tajam, melainkan halus dan bersih, dengan sentuhan manis yang samar seperti embun pagi yang masih melekat pada kelopak bunga.

Ada kesegaran yang menenangkan di dalamnya, berpadu dengan kesan elegan yang sulit dijelaskan, seolah kehadiran seseorang yang anggun baru saja berlalu dan meninggalkan jejak tak kasatmata di udara.

Wangi itu perlahan memenuhi indera penciuman, ringan tetapi menetap. Semakin lama dihirup, semakin terasa kelembutan aroma bunganya, menghadirkan ketenangan yang aneh sekaligus membuat seseorang tanpa sadar ingin menghirupnya lebih dalam.

"Rupanya kaisar suka aroma yang menenangkan seperti ini!" gumamnya pelan.

Qao Biyue segera masuk ke dalam bak mandi. Dan merendam seluruh tubuhnya. Namun sesuatu tiba-tiba membuat matanya terbuka.

Aroma yang dia cium saat ini, aroma Magnolia ini. Sama persis dengan aroma seseorang.

Qao Biyue melebarkan matanya, dia ingat. Dia mencium aroma bunga magnolia ini di tubuh Bai Ningyuan. Qao Biyue menegakkan punggungnya,

"Rupanya begitu, rupanya aroma yang disukai oleh kaisar adalah aroma selir Bai" gumamnya setelah menyadari hal itu.

Tadi, Cuiyan juga mengatakan kalau warna pakaian yang paling suka di lihat oleh kaisar di pakai seorang wanita adalah warna putih. Qao Biyue terkekeh pelan. Karena dia juga mengingatnya, hampir setiap pertemuannya dengan Bai Ningyuan, baik ketika wanita itu masih menjadi putri mahkota. Atau bahkan sekarang sudah menjadi selir, pakaian yang suka dipakai oleh Bai Ningyuan adalah warna putih. Bai Ningyuan suka sekali pakai pakaian berwarna putih.

Qao Biyue meremass tepian bak mandi kayu tempatnya berendam.

"Kaisar, menyukai segala hal tentang selir Bai. Rupanya seperti itu!" katanya bergumam pelan dengan senyum getir.

Karena ternyata, semua daftar itu, hanya akan membuat semua orang meniru Bai Ningyuan. Kaisar ingin semua wanita yang dia temui, setidaknya mirip dengan Bai Ningyuan. Dari situ saja, Qao Biyue sudah yakin. Tidak akan ada wanita yang bisa menandingi Bai Ningyuan di hati kaisar.

***

Bersambung...

1
kaylla salsabella
hayooo ada apa
vj'z tri
baja /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ aserehaha rehaha hahahahahha
vj'z tri
pemirsa selanjutan mari kita saksikan bersama sama bagaimana rupa wajah dari permaisuri aaaaaaSu/Facepalm/
vj'z tri
manis di bibir memutar kataaaa malah kau tuduh aku lah segala penyebab nyaaaa oooo siapa terlena pasti nya terpanah bujuk nya rayu nya suara nya yang memikat simpatiii dann harapaa 💃💃💃💃
Kedan Bawel 🍒
Genk Permaisuri & selir² munafik saling menyalahkan & saling membela diri.. 🤭
Kalau Bai Ningyuan mah santuy, untuk apa cari perhatian kaisar lagi..
Toh cinta nya saat ini udah mati..
Yg ada di hati nya hanya balas dendam atas keluarga nya yg telah mati & gak dihargai.. 🤭
Kedan Bawel 🍒: Kadang terlihat santun..
Kadang terlihat baik hati..
Kadang terlihat lugu..
Kadang pula terlihat menarik perhatian bagi yg tak memahami..
Sayang nya banyak tertipu dengan tampilan begini..
Karena mereka tak tahu apa yang ada di otak & hati nya dari manusia tipe begini..
Bisa jadi emang baik, bisa juga ular, atau mungkin saja tipe manusia bunglon yg bisa berubah penampilan sewaktu-waktu untuk bisa mengelabui.. 🤭
total 1 replies
Muft Smoker
selir Bai mulai mengeluarkan taring ny lagii ,,
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
yula
💪💪💪💪💪thor
Dewi Habibah
lagi donk
Noer Row_ling: yok lanjut, semangat
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
kok kalah ...mang lagiblomba apa k Noer /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer Row_ling: kacau balau ya kak, ya ampun hayati lelah kayaknya
total 1 replies
vj'z tri
bapak e sopo meneh Iki lah /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ sakit nya tuh disini di dalam hati ku sakit nya tuh disini tahu kau tak datang
vj'z tri
beredam air dari Mbah dukun /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
aud ????/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
separuh ??? hufh ya ya ya aku mengerti k Noer /Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
tenang ada waktu nya untuk menghina dan membalas mereka /Joyful//Joyful/
vj'z tri
kaisar masa gitu
vj'z tri
situ???? situ dua tiga dkk /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!