NovelToon NovelToon
Oh My Teacher

Oh My Teacher

Status: tamat
Genre:Komedi / Romansa-Teen school / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:270.2k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

Sekuel dari 'Cinta Putih' harap baca cinta putih lebih dahulu, agar lebih memahami karakter-karakter tokoh di cerita ini.

Vincia gadis cantik yang sebentar lagi berusia 17 tahun dan mulai jatuh cinta. Namun bukan dengan Axel teman seperainannya sejak kecil, melainkan pada Ivan Xander, guru olahraganya yang tampan namun sangat dingin.
Apakah perasaan Vincia akan mendapat balasan dari guru tampannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ijin Papi.

Vin-vin mematut dirinya di depan cermin besar yang ada di dalam kamarnya.

Dia memperhatikan gaun cantik yang menempel di tubuhnya, gaun dengan warna biru tua yang sangat kontras dengan kulit putih susunya, membuat Vin-vin nampak semakin berkilau. Di tambah bahunya yang terpampang sempurna karena gaun yang di kenakannya memang model bahu terbuka.

Vin-vin melengkapi penampilannya dengan sebuah kalung imitasi yang terbuat dari manik-manik berwarna senada dengan Gaunnya, dan hells berwarna hitam dengan tali pengikat dengan warna senada.

Dia tampak sangat cantik malam ini.

Vin-vin merasa puas dengan penampilannya.

"Tante Shanty memang yang terbaik," gumam Vin-vin yang merasa sangat puas dengan penampilannya.

Vin-vin tak memakai make up, hanya menyapukan bedak tipis-tipis dan lipstik warna soft agar dia terlihat segar. Dan itu sudah cukup membuatnya tampil sangat cantik dan imut.

Vin-vin menatap jam yang melingkar di pergelangan tangannya lalu dengan buru-buru menyambar tas kecil yang akan dia pakai dan dengan segera keluar dari kamarnya karena waktu sudah menunjukkan pukul tujuh tepat.

"Kenapa Pak Ivan belum datang ya? katanya dia akan datang jam tujuh," gumam Vin-vin bermonolog.

"Anak Papi mau ke mana? kok cantik banget."

Vin-vin terkejut mendengar suara Papi nya, lalu dengan segera dia mendekati Papi nya yang baru saja datang.

"Papi kok baru pulang? dari kemarin Vin-vin tungguin."

"Maaf sayang, ternyata pemotretannya nggak selesai sehari." Papi Aldrich memeluk putri cantiknya dengan penuh kasih sayang.

"Coba bilang sama Papi mau ke mana kok dandan cantik banget."

"Itu, Vin-vin mau kondangan Pi," jawab Vin-vin sedikit ragu. Dia takut Papi nya tak mengijinkan padahal dia sudah berdandan maksimal begini.

"Sama siapa? Axel?"

Vin-vin menggelengkan kepalanya."

"Terus sama siapa?" Papi mulai penasaran, wajahnya tampak serius.

"Mutiara?"

"Bukan Pi, tapi..."

"Permisi," terdengar suara dari halaman depan, dan Vin-vin paham betul suara itu.

"Itu orangnya datang, sebentar Pi." Vin-vin langsung berjalan menuju pintu utama untuk membukakan pintu.

Mendengar ada tamu, Mama Luci yang tadinya berada di dapur pun berjalan mendekati suaminya yang ada di ruang TV, dia juga penasaran seperti apa sosok guru yang di sukai anak perempuannya.

"Siapa sih Ma?" tanya Papi Al makin penasaran.

"Kata Vin-vin dia menyukai guru olah raganya, Mama juga penasaran Pi," jawab Mama Luci sambil berbisik.

"Apa?! nggak! nggak boleh!" Papi langsung bergegas menyusul anak perempuannya yang berada di ruang tamu.

"Al... kalaupun tak setuju jangan dengan cara yang keras, kamu nggak mau kan di benci Vin-vin?" rayu Mama Luci.

Papi Al sedikit berpikir, "iya," jawabnya singkat sambil berjalan perlahan diikuti istrinya.

"Baru di tinggal duahari, aku sudah dapat kejutan! huft..." gerutu Papi Al, diikuti senyum istrinya.

"Aku juga sama kagetnya Al," jawab Mama Luci.

"Pakai sweater atau pasmina atau apapun untuk menutup bahumu! itu terlalu terbuka."

Terdengar suara seorang lelaki dengan tegas dari balik pintu.

Papi Al da Mama Luci saling berpandangan dan menahan senyum mendengar ucapan si lelaki yang belum mereka kenal itu.

"Kenapa sih? udah cantik begini harus di pakein sweater!" Vin-vin tampak merajuk tak senang.

"Kalau nggak mau, sudah nggak usah ikut!"

"Iyalah! dasar orang tua! kuno!"

Dengan kesal Vin-vin berbalik hendak kmbali ke kamarnya untuk mengambil sweater seperti perintah Pak Ivan, guru pujaannya.

Saat Vin-vin berbalik, dia berpapasan dengan Mama dan Papinya.

"Eh, Mama.. Papi... ke-kenalkan ini Pak Ivan."

Ivan melangkah masuk saat mendengar ucapan Vin-vin karena dia masih berada di ambang pintu. Saat melihat kedua orang tua Vin-vin, dia tersenyum sambil mengulurkan tangannya.

"Perkenalkan, saya Ivan."

Papi Al tersenyum lalu membalas uluran tangan Ivan, "Saya Aldrich Papi nya Vin-vin, dan ini Mama nya Vin-vin," Papi Al pun memperkenalkan istrinya pada Ivan.

Vin-vin tertegun dengan sikap Papi nya yang angat ramah pada Pak Ivan.

Kenapa sikapnya berbeda seratus delapan puluh derajat jika di bandingkan kepada Axel?

"Saya ingin mengajak Vin-vin ke acara resepsi pernikahan teman saya Om, saya janji sebelum jam sembilan saya sudah mengantar Vin-vin pulang." Ucap Ivan dengan sangat sopan.

"Oh begitu, acaranya di mana? oh iya, ayo duduk dulu sambil nunggu Vin-vin siap-siap." Papi Al mempersilahkan Ivan untuk duduk, dan Ivan pun menurut.

"Vin? kenapa masih bengong di situ, katanya kamu mau ganti baju? nanti kalian terlambat loh."

"Bukan ganti baju, cuma pakai sweater," Lalu Vin-vin bergegas berlari menuju kamarnya.

Vin-vin membuka lemari bajunya, dan mulai mencari sweater nya yang berwarna hitam. Sweater dengan lengan yang sepanjang siku dan panjang hanya sebatas dada. cukup untuk menutup bahunya, bukan tubuhnya.

Setelah menemukan sweater yang di carinya, dengan cepat Vin-vin memakainya lalu berlari keluar dari kamarnya.

Dia takut Pak Ivan dan Papi nya akan bicara ngalor ngidul tak jelas.

Vin-vin sendiri masih sangat heran dengan sikap Papinya malam ini, karena sebelumnya Papi nya tak pernah se-ramah ini pada teman lelaki yang datang ke rumahnya.

"Pak Ivan, ayo berangkat!" Vin-vin berteriak dengan kencang.

Ivan yang sempat terkejut langsung memandang Vin-vin dan tersenyum puas karena Vin-vin sudah menurut dan menutup bahunya yang sangat terbuka tadi.

"Kalau begitu, saya permisi dulu Om dan Tante. Saya janji memulangkan Vin-vin sebelum jam 9," ucap Ivan berpamitan sambil bangun dari duduknya.

"Kalian naik apa?" Tanya Papi Al.

"Naik motor Pi," jawab Vin-vin cepat.

"Pakai gaun begitu naik motor? apa nggak susah? kalau mau pakai mobil Papi aja."

"Nggak Om, saya bawa mobil kok," jawab Ivan.

Vin-vin menatap guru tampannya, benarkah Pak Ivan membawa mobil? memangnya dia punya mobil? selama ini kan dia selalu memakai motor.

"Okelah kalau naik mobil nggak masalah, hati-hati ya di jalan. Jangan pulang terlalu malam."

"Baik Om, permisi."

"Vin-vin berangkat dulu ya Pi, Mah," ucap Vin-vin riang, dia tak bisa menutupi perasaan bahagianya karena Papinya bersikap sangat baik pada Pak Ivan, sangat di luar ekspektasi. Tadinya dia pikir Papi akan marah atau paling tidak ketus pada Pak Ivan.

"Jaga sikap Vin!" ingat Mama Luci.

"Iya Ma..." Vin-vin membalas sambil berlalu, sedikit cuek karena dia sudah tak sabar ingin pergi dengan guru tampannya.

Vin-vin sangat terpana dengan penampilan guru tampannya itu malam ini, karena dia terlihat begitu tampan memakai setelan jas warna biru tua hampir mirp dengan gaunnya. Padahal mereka tak janjian sebelumnya, sepertinya mereka berdua memang mempunyai ikatan batin yang kuat.

Mungkin ini yang namanya jodoh.

Vin-vin terkikik sendiri.

1
Sri Ariyanti
knp ceritanya gantung thor?
Sri Ariyanti
ok
Sri Ariyanti
gpp Vin, menghayalah yg setinggi2 nya lah wong gak bayar
tanpa nama
Oh.. Jd ini yg kata devan kak vin vin sm ivan pernah terpisah 3 tahun, trnyta d tinggl k singapura
Tamie: betul sekali👍👍
total 1 replies
tanpa nama
Ciyeee 🤣🤣🤣
tanpa nama
Astaga 🤣 itu kn krna axel takut vin vin peluk2 om yg tdk d kenal
Mana tau klo kamu papinya

Axel cm tau papa kevin
tanpa nama
Bahaya klo punya anak modelan vin2.. Trllu agresif...
Untung pak ifan g aneh2, cm klo cassanova kyk papinya vin2,bisa brabe urusannya
Tamie: emang jodoh itu saling melengkapi 🤭
total 1 replies
tanpa nama
Habis baca devan devi, trs baca mama papa devan.. Eh skrg baca vin vin
leya: lanjut buat sekuel anaknya devan devi kak🤣
total 2 replies
Kyaxell❤️
aasih Thor gantung bgt ishh siap nikah kek baru tamat😭😑
Kyaxell❤️
eh btw Thor si Vin Vin ga jadi ngasih tau si Ivan KLO si kudanil udah bebas? atau aku yg kecepatan baca sampe terlewat?
Kyaxell❤️
Kalo aku JD Vin Vin udah lari pulang aku Vin karna kecewa tapi bagus juga sikap kamu karna nanya langsung buat tau kepastiannya kalo aku ga akan sanggup🥺
Halimatus.s
Luar biasa
puji supriyati
terima kasih.. /Rose//Rose/
Rizqi Ansyah
akhirnya.......
hiro_yoshi74
bagus
hiro_yoshi74
setelah sekian lama . di tunggu
.... baru muncul terus tiba tiba tamat . oh ya ampun .....
trima kasih kk . semangat berkarya di tunggu karya baru nya 💪💪💪🤗❤
hiro_yoshi74: oke siaaap meluncur
total 2 replies
Risa Amanta
semangat terus Thor 💪💪💪
Tamie: terima kasih ka 😘🥰
total 1 replies
puji supriyati
di tunggu up nya
AL3
ditunggu up nya , semangat Thor
Isma Nandha Ega Sholikhun: lanjut kak
total 1 replies
puji supriyati
kapan up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!