NovelToon NovelToon
Anak Kembar Jenius Untuk Sang Mantan CEO

Anak Kembar Jenius Untuk Sang Mantan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Miarosa

"Tanda tangani surat cerai ini atau keluargamu membusuk di penjara!"

​Difitnah atas kejahatan yang tidak dilakukannya, Flossie diusir oleh suaminya, Alfie Kincaid, ke tengah badai malam. Pria itu tidak pernah tahu, Flossie pergi dengan membawa rahasia yang terkunci rapat di dalam rahimnya.

​Lima tahun kemudian, wanita yang disangka telah mati itu kembali sebagai sosok berkuasa yang siap membalikkan keadaan.

​Saat kebenaran masa lalu mulai terungkap satu per satu, Alfie berlutut memohon kesempatan kedua. Namun, sepasang mata dingin sang mantan istri menatapnya tanpa emosi.

​Apakah Alfie sanggup membayar harga dari sebuah pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miarosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

​Dua minggu setelah pemeriksaan medis itu, Xavier membawa Emma ke sebuah galeri privat bergaya Barok di pinggiran kota Paris. Ruangan luas berkubah tinggi itu dipenuhi oleh aroma lilin lebah dan kayu tua.

Di tengah ruangan, sebuah meja berlapis beludru hijau menampilkan sebuah tiara antik peninggalan abad ke-19 yang tampak meredup. Beberapa permata zamrudnya telah lepas dan jalinan emasnya retak di beberapa sudut.

​Di sekeliling meja, tiga desainer senior berdarah Prancis yang disewa oleh Ellis Corporation berdiri dengan angkuh. Mereka melirik Emma yang datang mengenakan gaun hamil hitam longgar dengan tatapan meremehkan.

​"Xavier, apakah kamu bercanda?"

Jean Paul, desainer kepala berambut perak, mendengus pelan dalam bahasa Prancis yang sengaja dibuat kentara.

"Proyek restorasi mahkota keluarga Duchess de Tournon ini adalah reputasi taruhannya dan kamu membawa seorang wanita amatir dari Asia yang bahkan tidak memiliki portofolio resmi untuk ikut campur?"

​Xavier berjalan dengan tenang dan menaruh kedua tangannya di dalam saku celana.

"Dia tidak akan ikut campur, Jean Paul. Dia yang akan memimpin proyek ini di bawah pengawasanku."

​"Ini gila!" sahut desainer wanita di sebelah Jean Paul, Claire, sambil bersedekap. "Dia bahkan tidak tahu cara membedakan potongan cushion dan emerald pada zamrud kuno ini. Menyerahkan warisan Duchess kepada wanita tanpa latar belakang pendidikan mode hanyalah cara tercepat menghancurkan nama Ellis di Paris."

​Emma melangkah maju tanpa ragu dan mengabaikan bisikan-bisikan pedas itu. Pandangan matanya menatap tajam ke arah tiara kuno di atas meja. Perlahan ia mengenakan sarung tangan putihnya, lalu mengangkat kaca pembesar khusus desainer.

​"Potongan pada zamrud utama ini adalah Old Mine Cut asli dari kolombia bukan potongan modern," ucap Emma dengan bahasa Prancis yang tenang namun lugas yang mengejutkan ketiga desainer senior itu.

"Keretakannya terjadi karena tekanan struktur rangka emas yang terlalu tipis di bagian penyangga belakang. Jika Anda hanya merekatkannya kembali seperti rencana awal Anda, Jean Paul, mahkota ini akan patah saat Duchess memakainya di dansa kerajaan bulan depan."

​Jean Paul tertegun dan wajahnya memerah karena malu.

"Kamu dari mana kamu tahu?"

​"Karena aku melihat dengan mataku bukan dengan kesombonganku," sahut Emma dingin.

Ia menoleh ke arah Xavier.

"Aku butuh meja gambar terpisah. Konsep restorasi klasik mereka terlalu membosankan untuk karakter Duchess de Tournon yang energik."

​Xavier tersenyum tipis dan ada kilat kepuasan di matanya.

"Gunakan ruang sebelah, Emma. Waktumu hanya tiga jam sebelum Duchess datang untuk melihat cetakan awal."

​Selama tiga jam berikutnya, Emma menenggelamkan dirinya ke dalam kertas sketsa. Jemarinya menari dengan lincah dan memadukan keanggunan sejarah Prancis dengan ketegasan garis modern.

Setiap goresan pensilnya seolah menjadi pelampiasan dari emosinya yang tertahan. Sesuai pesan Dr. Chantal, ia memfokuskan seluruh energinya untuk menciptakan karya yang tak tertandingi.

​Tepat pukul dua siang, pintu galeri terbuka lebar. Seorang wanita paruh baya dengan aura kebangsawanan melangkah masuk. Duchess de Tournon mengenakan gaun wol desainer berwarna biru tua langsung mendekati meja beludru.

​Jean Paul dengan cepat maju dan menyodorkan hasil kerja timnya.

"Madame Duchess, ini adalah rencana restorasi terbaik dari kami. Kami akan mengembalikan tiara Anda persis seperti bentuk aslinya saat pertama kali dibuat."

​Duchess de Tournon melihat sketsa Jean Paul, lalu menghela napas panjang dengan raut wajah kecewa.

"Ini sangat biasa, Jean Paul. Rangka ini terlalu berat untuk leherku sekarang. Aku bosan melihat desain yang hanya mendaur ulang masa lalu."

​Claire dan desainer lainnya langsung menunduk panik. Di sudut ruangan, Xavier memberikan isyarat halus pada Emma.

​Emma melangkah maju dengan anggun dan membawa selembar kertas sketsa berukuran besar.

"Jika Anda tidak keberatan, Madame Duchess, saya memiliki perspektif alternatif untuk mahkota Anda."

​Jean Paul mendelik tajam.

"Emma, lancang sekali kamu ...."

​"Diam, Jean Paul. Biarkan dia bicara," potong Duchess de Tournon.

Ia tertarik dengan ketenangan yang dipancarkan oleh wanita hamil di hadapannya.

​Emma menggelar sketsanya di atas meja. Di atas kertas itu, tiara antik tersebut tidak sekadar diperbaiki, tapi juga diubah secara revolusioner. Struktur emas yang retak diganti dengan jalinan platinum berbentuk ranting pohon willow yang ramping namun sangat kokoh.

Zamrud-zamrud yang lepas ditata ulang menyerupai tetesan embun pagi yang berkilau di bawah cahaya.

​"Saya mempertahankan esensi sejarah dari zamrud utama Anda, Madame," jelas Emma.

"Namun, saya merombak rangkanya agar jauh lebih ringan dan memberikan siluet yang modern. Ini bukan lagi sekadar barang antik yang rapuh, tapi juga merupakan simbol kebangkitan yang abadi."

​Duchess de Tournon terpaku. Wanita bangsawan itu mendekatkan wajahnya ke sketsa Emma dan menelusuri garis-garis pensil yang begitu detail dengan ujung jarinya. Ruangan itu mendadak menjadi sangat sunyi hingga detak jarum jam dinding terdengar jelas.

​Jean Paul menahan napasnya yakin bahwa Duchess akan marah besar, karena desain warisannya diubah secara radikal.

​Namun yang terjadi justru sebaliknya. Duchess de Tournon menegakkan punggungnya, lalu menoleh ke arah Emma dengan mata yang berbinar takjub.

​"Mon Dieu, ini sangat indah," bisik Duchess dengan suara bergetar kagum.

Ia beralih menatap Xavier dengan senyuman lebar.

"Xavier, dari mana kamu menemukan permata tersembunyi ini? Desain wanita ini memiliki jiwa yang hidup!"

​Duchess de Tournon kembali menatap Emma dan meraih tangan Emma yang terbungkus sarung tangan dan menggenggamnya erat.

"Siapa namamu, Sayang?"

​"Emma Ellis, Madame," jawab Emma dengan senyuman anggun yang penuh kemenangan.

​"Emma, lupakan Jean Paul dan timnya," ujar Duchess de Tournon tegas.

"Mulai hari ini, aku ingin kamu yang mendesain seluruh perhiasan pribadi untuk keluargaku. Kamu adalah perancang pribadi baruku!"

1
tia
lanjut thor
sunaryati jarum
Lega Flossie dan kedua bayine selamat dan sehat
sunaryati jarum
Semoga berhasil dalam.karir dan membesarkan dua anakmu Flossie
sunaryati jarum
Jangan kesuksesan kamu terbuka Emma
sunaryati jarum
Dendammu jangan sampai.membuatmu jadi monster tapi jadi wanita tangguh yang berkualitas
sunaryati jarum
Pembalasan baru dimulai dengan.penolaksn pembelian desain
sunaryati jarum
Good job ternyata kamu punya.keahlian desain perhiasan Flossie semoga sukses dengan bimbingan Xavier
sunaryati jarum
Penyesalan kamu makin dalam.Alfie apalagi jika kebenaran tentang teh herbal dan foto
sunaryati jarum
Flossie semangat demi kedua janin di rahimmu dan membalas perlakuan Madam Willa dan Alfie
sunaryati jarum
Berarti.foto- foto editan perselingkuhan Flossie itu kerjasama Wiila dan Nadia
sunaryati jarum
Xavier mafia dan musuh Kincaid
sunaryati jarum
Kau cari sepanjang sungai sampai muara laut tidak akan ketemu,Alfie
sunaryati jarum
Ada maksud lain Xavier menolong kamu
sunaryati jarum
Setelah tidak terlihat menyesal
sunaryati jarum
Semoga bayimu kuat seperti kamu Flossie
sunaryati jarum
Akhirnya dapat pertolongan
sunaryati jarum
Kuat dan jadi orang hebat Flossie
sunaryati jarum
Kuat dan tabah semoga kau menemukan kesuksesan bersama anak yang kau kandung Flossi
sunaryati jarum
Baru mampir
Miarosa: makasih sdh mau mampir 😍
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
ditunggu lanjutannya kk 💪
Miarosa: sudah lanjut ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!