NovelToon NovelToon
The Secret Bride

The Secret Bride

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:55.1k
Nilai: 5
Nama Author: Una~ya

Dua insan yang dipertemukan dalam pernikahan yang sah, tetapi pernikahan yang seharusnya membawa kebahagian bagi semua orang itu harus di rahasiakan. Valerie dan Darren hidup terpisah bahkan setelah menikah. Mereka lebih memilih menjalani hari-hari sebagai lajang dan mengurus urusan masing-masing tanpa campur tangan pasangan.

6 tahun berlalu. Semuanya berjalan lancar sampai satu insiden yang mengharuskan Valerie kembali ke Korea, negara di mana suaminya tinggal. Kehidupan mereka yang sempat terpisah akankah berada di jalur yang sama?"


Cover Design by www.canva.com

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Una~ya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24 : Apakah kita baik-baik saja?

^^^Nomor tak dikenal^^^

^^^- Image31.jpg^^^

^^^- Lubang dalam hatimu akan semakin membesar. Tunggu saja.^^^

Pesan yang mengusiknya.

Valerei meremas tangannya yang keringat, dia mengucap doa-doa kepada sang maha pencipta agar terhindar dari keburukan, iri dan kejahatan orang-orang. Lalu gelap.

Terlelap dengan air mata yang keluar dari sudut matanya. Valerie mendapati dirinya berada di ruang entah beranta. Semuanya terasa berputar.

Seseorang menepuk pundaknya, saat dia berbalik betapa kaget sosok yang dia lihat. "Aaaaaakkk."

Darren mendengar suara teriakan istrinya, dia berlari ke kamar dan mendapati istrinya terduduk, keringat memenuhi wajahnya. Dia mendekati istrinya dan memeluknya. "Kau bermimpi buruk?" tanya Darren membuat Valerei mengangguk sebagai jawaban.

Dia memang bermimpi tapi SMS itu nyata. Kemarin dia menerima banyak foto-foto aneh, karena terlalu memikirkannya jadi terbawa mimpi.

"Jangan tidur lagi, sudah masuk waktunya." perintah Darren. Mengusap keringat Valerei dengan telapak tangannya. Jika Darren flashback, sejak menikah hanya beberapa kali saja dia terlihat mesra dengan istrinya. Dia dan Valerei berpelukan saja bisa dihitung jari, hanya di beberapa momen. Perasaan berdesir yang dia rasakan saat menyentuh wajah istrinya sungguh asing tapi membahagiakan.

...🖤...

Pagi datang menjelang, Valerei sibuk mondar-mandir karena suamia TERCINTA membawa banyak pengawal ke apartemen. Dia tidak bisa keluar, PRIA itu memberi perintah.

"Dimana Darren?" tanya pada Are.

Saat di bangun tidur Darren sudah meninggalkan apartemennya. Betapa kagetnya dia, mendapati banyak orang dengan jas hitam ada di dalam, juga Are yang sedang merapikan barang-barang Darren? sungguh luar biasa Darren, katanya dalam hati.

"Sedang pergi Nyonya." jawabnya tersenyum, Are banyak tersenyum sekarang.

"Ya, saya tahu, kalau tidak pergi, dia ada disini dong!" dia masih sibuk dengan kegiatan bolak-balik, kesana-kemari. menghentakkan kakinya ke lantai. Melihat para pengawal dengan wajah sangar, dia jadi rindu kedua adiknya, "Nola sama Han mana?"

"Saya kurang tahu, Nyonya." lagi-lagi tersenyum.

"Are?" Valerei mengerutkan alisnya, "Kamu sedang jatuh cinta ya?"

Are tersenyum, "Tidak Nyonya." Valerei merasa sebaliknya. Dia dulu jarang tersenyum walaupun tersenyum hanya tipis, benar-benar tipis. Sampai orang tidak tahu dia tersenyum atau tidak.

"Kamu kan tugasnya jagain Darren, kok disini? pengawal ku mana?" tidak mungkin kalau kau bilang tidak tahu, mereka juniormu kan?" Valerei menuntut jawaban. "Hemm??"

"Saya benar-benar tidak tahu Nyonya, Tuan sudah mengatur seperti ini. Saya hanya menjalankan perintah."

Valerei mendengus. "Dasar tukang perintah!" ejekan itu untuk suaminya. "Kamu juga, mau-maunya di perintah!" dia diam setelah bicara, seperti ada yang salah dari ucapannya. bodoh, jelas saja, dia kan pengawal Darren.

"Ehm." Valerei berdehem, tenggorokan nya terasa kering, dia malu akan kebodohan dalam bicara.

.

Seorang pengawal pria dengan setelan lengkap masuk membawa ponsel ditangannya, "Telepon dari tuan Darren." dia memberikan kepada Are tapi Valerei sungguh cekatan, dia mengambilnya dengan mudah. Ada kalanya para pengawal yang cekatan dikalahkan oleh perempuan yang sedang putus asa. "Darren!" jika Darren ada didekatnya dia sudah menggigitnya.

Terdengar helaan nafas dari seberang sana, "Berikan teleponnya pada Are."

"No!"

"Ada yang ingin kubicarakan dengan Are."

"No! bicara padaku, nanti biar aku sampaikan ke Are."

"Tidak, ad--"

"Kalau begitu, byee" tut, telepon nya Valerei putus secara sepihak. the power of istri yang marah. Dulu Valerei tidak akan seberani ini pada Darren, tapi sekarang dia cukup berani. Dia mengakuinya.

Are tidak bisa berkata apa-apa, lagi dan lagi. Dia, Are lalu meminta pengawal itu untuk kembali ke tempatnya, sedang dia hanya diam melihat Valerei sibuk dengan ponselnya.

Valerei mengangkat kepalanya, "Apa yang kalian lakukan?" semua pengawal yang berada didalam melihatnya, "Duduk, duduk. minta yang di luar masuk. Kalau kalian lapar, disana ada dapur atau pesan saja biar lebih mudah."

Mereka tidak bergerak. Tentu saja, perintah Darren adalah prioritas. Valerei cemberut, dia sudah tahu itu, tapi masih bicara. "Kalau kalian mendengarkan Darren dengan baik, harusnya kalian juga mendengarku." nada bicaranya sedih. Memerankan istri bos yang tertindas.

Begitu Valerei selesai bicara, mereka saling memandang, lalu bersama-sama duduk, bahkan Are memberitahu mereka yang diluar untuk masuk lewat walkie talkie.

Valerei kembali tersenyum, "Ada yang mau pesan makan? Valerei memberikan beberapa lembar menu makanan." mereka hanya melihat lembar itu tapi tidak enak untuk memesan lalu Are mengawali dia menyebutkan pesanannya. "Jajangmyeon, tangsuyuk?"

"Oke, Jajangmyeon, tangsuyuk! porsi apa? next, siapa lagi?" Valerei bersemangat.

Are meminta teman-temannya untuk memesan. "Jangan sungkan!" Katanya pada bawahannya. "Porsi biasa saja Nyonya." tambah dia kemudian.

"Oke" valerei mencatat, "Ada yang pesan di restoran yang sama?" tanyanya lagi.

"Saya nyonya" pengawal itu menunjuk menu yang dia inginkan.

"Saya juga nyonya....."

dan mereka semua memesan diberbagai restoran. Valerei menelfon restoran itu dan memesan makanan yang mereka inginkan lalu memberikan kartunya pada Are, jika pesanan sudah datang dia bisa membayarnya dengan kartu miliknya.

Tidak Sampai 1 jam semua makanan sudah datang. Mereka sedang asik makan sambil bersenda gurau. Hal itu menjadi pemandangan pertama saat Darren datang, kaget? pasti. Mereka berdiri memberi hormat. Ada yang sangat kaget sampai terbatuk-batuk karena makanannya tidak masuk ditempat yang benar, kasihan. Valerei memberikan minuman untuknya.

Darren? tidak kalah kaget, apartemen yang dia tinggalkan rapi tadi tidak tampak lagi seperti sebelumnya. Mereka bahkan menggelar tikar untuk makan dilantai, Valerei berdiri lalu menarik Darren duduk. Namun, Darren bergeming pada tempatnya

"Mereka sedang makan. kau membuat kaget." Ujar Valerie melihat wajah ketakutan mereka. Jadi, dia mencubit kecil lengan suaminya. Darren cepat sadar kemudian melihat wajah pengawalnya, "Makanlah."

Otomatis mereka mengangguk lalu kembali makan walau dengan tidak nyaman.

"Jangan disisahkan." Valerei membuka telapak tangan dan mengayun-ayunkan nya di udara meminta mereka makan.

Sang suami, ikut duduk di lantai samping valerei, "Aaa!" Valerei meminta pria itu membuka mulutnya, Darren membuka mulutnya sesuai perintah istrinya.

"Anak pintar!" dia memukul antara belakang dan bokong Darren pelan, sangat pelan.

Pengawal wanita memerah melihat tingkah istri dari bosnya itu, dan lagi Darren tidak marah. beruntung sekali Nyonya. Salah satu dari mereka membatin.

Darren memandang wajah berseri istrinya, dia berharap senyum ini tidak akan pernah berubah seiring waktu. Hatinya mendadak tidak tenang. Alasan sebenarnya mungkin akan terungkap, tidak terikat waktu kapan dan dimana. Dia berusaha mengambil inisiatif tapi selalu berada di jalan buntu. Resiko begitu besar, siap terhadap itu dia bisa mengatakannya adalah 0.

Tangannya tanpa sadar sudah berada di dagu istrinya. Dia megangkatnya memberi fokus mata Valerie melihatnya dengan bingung. “Darren?”

“Kau hanya akan menjadi istriku!”

Semuanya tertegun. Suara berat dan rendah milik Lee Seok Hoon terbang di setiap penjuru pendengaran mereka. Kuat dan tegas.

...🖤...

1
Unaya
Iya juga yah, harusnya namanya yang lebih muda di ingat aja ☺ terima kasih sudah berkunjung 🙏🙏🙏💕
MamaNa Nazwa
jd belum terbiasa sm nm nm orang korea jd agak pusing baca nya ,,kecuali valery dn elena jd mudah d ingat suami valery ajj suka lupa nm nya siapa 🤦
my name is
cerita penuh teka teki
Unaya: Baru bisa balas pesan yang masuk. Semoga ada kelanjutannya... 🙏🙏🙏
total 1 replies
my name is
apa bener.valeri dah mati?
Unaya: Di cerita ini.. 🤫🤫
total 1 replies
my name is
maaf Thor dulu saya penasaran apa yg membuat pernikahan Valeri dan Darren harus dirahasiakan? bahkan sampai Valeri hamil tanpa diketahui. cerita nya bgus tapi terlalu buat sy bingung.
my name is
ini yg membuaku bingung antara Darren dan Lee Seok Hoon? kenapa pake nama yg beda?
my name is
aku kyknya terpaksa baca ulang dari awal biar inget cet ya dan nama2 tokohnya.
my name is
saking lamanya gak up. agak lupa alurnya. tapi yg aku ingat Valeri hamil tapi blm tau dirinya hamil
Unaya: Maaf 😨 kemarin up 4 ep hari ini up 2. Besok semoga besok lebih banyak. Btw, udah tahu kok heheheh
total 1 replies
my name is
semangat ya Thor. bunga utkmu deh
Unaya: Terima kasih selalu 👏
total 1 replies
my name is
Apakah sudah direvisi Thor?. biar baca ulang lagi dari bab awal.
Unaya: Sudah, semoga ceritanya jadi lebih baik 😉 Terima kasih sudah menunggu 🙏🙏
total 1 replies
my name is
apakah akan muncul notifikasi utk episode yg direvisi? atau kita bisa langsung baca ulang bab q dan seterusnya Thor?
Unaya: Nanti setelah selesai revisi, aku akan membuat pengumuman 🥳 Terima kasih dukungannya 🙏🙏👏
total 2 replies
my name is
oke kutunggu ya Thor. masih ada di list favorit ku
Unaya: Terima kasih 🙏🙏 Revisinya sudah sampai Episode 30-an semoga aku bisa selesaikan dengan cepat lalu lanjut ke episode berikutnya 💙
total 1 replies
Indri Sukawati
nyimak
Indri Sukawati
betul² cerita yg lain dari yg sama, mengalir, ringan, selalu bikin penasaran di tiap episodenya. kali ini membaca dengan pelan dan penuh rasa penasaran. siap menunggu aliran dan cerita selanjutnya
Unaya: Terima kasih supportnya 😘💕 Cerita The secret Bride sedang dalam masa Revisi, semoga cepat selesai dan bisa memenuhi rasa penasaran teman sekalian 🙏🙏🙏
total 1 replies
Indri Sukawati
membuat penasaran
Unaya: Terima kasih 🙏☺☺
total 1 replies
Nur Annisa Syam
sudh sampai sini tapi belum ngerti siapa pemeran utamanya dan bagaimana jaln ceritanya....pusing bacanya ... sampai sini aja by
Nur Annisa Syam
masih nyimak...belum ngerti jalan ceritanya 🤔
Unaya: 😍😍 perlahan-lahan ya kak, nanti juga paham 😊 Terima kasih sudah berkunjung 🙏
total 1 replies
Rahma Ntika
ya Allah thor kenapa up nya cuman 1 esp bisa mati penasaran a
diriku 😌
Unaya: Terima kasih sudah support 🙏🙏🙏 ditunggu ya up selanjutnya 😍
total 3 replies
Ilan Irliana
aq mo tnya...emnk mereka g tau apa klo Vi m Hon udh nikh?? lieur aing..
Unaya: Hm, 'ya' untuk pertanyaannya.

Di lanjut sesuai urutan episode ya kak, supaya tidak memusingkan. Selamat membaca. Terima kasih untuk dukungannya🙏🙏🥰
total 1 replies
Ilan Irliana
msh lieur yeuh...blm ke cerna crt n..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!