NovelToon NovelToon
Cinta Suami Pengganti

Cinta Suami Pengganti

Status: tamat
Genre:Lari dari Pernikahan / Romantis / Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:82.2k
Nilai: 5
Nama Author: Komandan Naga

Pernikahan di depan mata batal begitu saja saat mempelai pria malah melarikan diri karena dia memutuskan untuk menikah dengan wanita lain. Hal itu membuat Deviana Dewi menaruh dendam pada mantan calon suaminya itu.

Deviana Dewi tidak menyangka bahwa laki-laki yang ia jadikan penebus dosa mantannya malah membuat dia jatuh hati. Syafiq Mahadewa dengan ikhlas menggantikan posisi saudaranya untuk menikah dengan Deviana. Dengan sabar ia menghadapi kelakuan calon mantan kakak iparnya yang sekarang menjadi istrinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Komandan Naga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Empat

Deviana masih dengan posisi yang tadi, saat ini Syafiq berada di dalam pelukan istrinya. Tanpa sadar Deviana mengusap pelan wajah lelaki itu.

"Ya Allah ... Kalau dia memang jodohku, kenapa aku harus membencinya."

"Izinkan kami berpisah dari pada hamba harus menyakitinya."

Deviana tertegun melihat empat orang berada di ambang pintu kamar. Tidak ada dan hujan dan badai, langkah kaki orang-orang itu sama sekali tidak terdengar olehnya.

Deviana pun membaringkan tubuh suaminya. Tidak lupa untuk menyelimuti lelaki itu. Dengan cepat Deviana segera membereskan barang-barang mereka yang berantakan.

Ada rasa malu dalam diri wanita itu ketika pakaian keduanya berserakan di lantai karena aktifitas mereka berdua, tetapi ia juga senang karena sekarang Syemir melihat bahwa ia dan Syafiq sudah berhubungan lebih jauh.

"Umi, Ayah." Ucap Deviana mencium punggung tangan kedua orang itu.

Mereka pun memasuki kamar Deviana, memperhatikan Syafiq yang sedang tertidur pulas.

"Bukannya tadi udah baikan. Kenapa dia demam lagi?" tanya Putri.

"Iya, Umi ... Umi lihat sendiri kamar kami. Syafiq terlalu bersemangat." Ucap Deviana sekilas memandang Syemir. "Tenaganya habis demi menyenangkan hatiku."

Rahang Syemir terlihat mengeras, ia tidak suka dengan ucapan wanita itu.

"Ya ampun ... Kita kirain dia demam karena apa." Ujar Andro. "Kalau tau begini, kami biarin kamu dan Syafiq berduaan."

"Emang aku babu kalian yang harus menjaga anak kalian ini." Batin Deviana.

"Dia udah minum obat?"

"Udah, Umi. Ditambah kakinya juga sakit."

"Sakit ... Kok bisa?"

"Tadi setelah Umi pulang, Mas Syafiq kepeleset di kamar mandi." Ungkap Deviana. "Makanya aku bingung, dia lagi sakit gini malah minta di layani." Ucap Deviana lagi mencoba membuat Syemir panas.

Deviana dan Syemir saling memandang dengan tajam. Luna bisa merasakan hal itu karena sedari tadi ia curi-curi pandang kepada dua orang tersebut.

"Umi nginap di sini aja. Aku takut kalau nanti tiba-tiba Syafiq minta Umi datang kayak tadi."

"Hmmm ... Boleh."

"Ya udah, Umi sama Ayah di sini dulu. Aku mau siapin kamar. Sekalian menyiapkan makanan."

"Enggak usah sayang. Kami udah makan kok."

"Ayolah, Umi ... Tadi Umi bilang aku menantu kesayangan, tapi sekarang malah menolak permintaan ku."

"Sialan, Ana. Dia pasti mencoba merusak suasana hati istriku." batin Syemir.

"Ya udah, Umi nginap di sini."

"Oke ... Kalau gitu aku keluar dulu ya."

Deviana berlalu pergi begitu saja. Lebih dulu wanita itu membereskan kamar yang ditempati oleh mertuanya. Baru setelahnya ia akan mengajak kedua mertuanya untuk makan malam.

"Hmmm ... Gimana Emir? Kamu panas 'kan!" Ucap Deviana sambil merapikan kamar tamu.

"Aku yakin kamu pasti nggak seneng. Tapi apa boleh buat, Syafiq harus menanggung semuanya."

"Aw!"

Deviana kesakitan saat tangannya digenggam kuat. Syemir tiba-tiba saja datang ke dalam kamar menghampiri wanita itu.

"Apa yang udah kamu lakukan sama adikku?"

"Lho ... Kamu aneh ya, aku nggak melakukan apapun."

"Kamu jangan berbohong. Nggak ada orang lain di sini selain kita berdua."

"Tanya aja sama Tuhan. Kan dia yang mentakdirkan adik kamu sakit."

"Sekarang aku tanya kamu. Ucapan kamu tadi nggak bener 'kan? Syafiq udah menyentuh kamu."

"Lepas dulu." Ucap Deviana menepis pelan tangan Syemir.

Deviana mengusap perutnya yang datar. "Di dalam rahim ku ada benih adik mu. Kamu nggak mau menikah dengan ku karena aku bukan perempuan suci 'kan? Sekarang kamu harus terima. Aku akan menjadikan keturunan kalian seburuk-buruknya."

"Kamu!"

"Eits ... Mau nampar aku?" tanya Deviana. "Aku bisa aja teriak dan menuduh kamu melecehkan aku."

"Najis! Aku minta sama kamu tolong cerai dengan Syafiq."

"Kalau aku nggak mau gimana?" Deviana menaikkan sebelah alis matanya. "Adik kamu itu tergila-gila sama ku. Padahal baru malam tadi kami berhubungan. Dan malam ini dia malah minta lagi."

"Aku nggak percaya! Syafiq nggak mungkin menyentuh kamu dengan semudah itu. Aku tau adik ku itu."

"Emir, Emir, Emir ... Syafiq itu laki-laki normal, di goda sama perempuan pasti akan langsung luluh. Sama seperti kamu, selingkuh!"

"Aku enggak selingkuh ... Aku cuma menyelamatkan diri ku dari perempuan murah seperti kamu."

"Perempuan murah di hadapan mu ini adalah ipar mu. Jaga ucapan mu dengan baik. Aku akan memberikan keponakan untuk mu, sayang."

"Enggak ... Aku nggak sudi punya keponakan dari pernikahan kalian." Tiba-tiba saja Syemir tersenyum simpul. "Coba aku tebak ... Atau kamu udah hamil dengan lelaki lain terus minta disentuh sama Syafiq supaya kamu merasa nggak hina?"

Plak!

Deviana terbawa emosi. "Jaga ucapan mu! Syafiq adalah orang pertama yang mengambil kehormatan ku."

"Oh, ya?" Tiba-tiba saja Syemir tertawa terbahak-bahak, detik berikutnya ia memandang Deviana dengan sangat tajam. "Kamu pikir diamnya Syafiq bisa kamu bodohi?" tanyanya.

"Bahkan dia lebih cerdas dibanding aku." Lanjut lelaki itu.

"Ya ... Karena dia cerdas makanya dia bisa membedakan gimana sebenarnya keadaan ku."

"Kamu nggak pantas buat Syafiq. Kamu bukan wanita baik-baik."

"Hei, Emir. Kamu nggak lihat status ku apa di samping adik mu yang bodoh itu?"

"Kamu!"

"Apa? Kamu mau nampar? Silakan, Emir. Aku nggak takut sama sekali. Adik mu itu memang bodoh!" Ucap Deviana. "Kamu adalah laki-laki yang paling aku benci!"

"Ingat kata-kata ku ini. Aku bersumpah sakit hatiku akan menghalangi pernikahan mu. Aku berdoa semoga kamu dan istrimu itu tidak akan memiliki keturunan."

"Uhuk!"

Deviana batuk saat Syemir mencekik lehernya. "Jaga ucapan mu, Ana. Kamu pikir itu akan terkabul?" tanyanya.

"Enggak semudah itu sayang. Bahkan sebaliknya, kamu yang berbuat dosa sama suami mu akan kesusahan mendapatkan kebahagiaan."

"Mas!" Luna pun menepis tangan suaminya. "Apa-apaan sih, kok jadi kasar gini."

"Dia mendoakan keburukan tentang pernikahan kita."

"Udahlah ... Ini juga bukan kesalahan Ana sepenuhnya. Mas harus ingat tujuan kita datang ke sini."

"Kamu!" Syemir kembali menoleh kearah wanita itu. "Kalau aku tau Syafiq sakit karena ulah kamu. Lebih dari ini akan aku berikan."

"Ana—"

"Jangan sentuh aku!" Ucapnya kepada Luna. "Pergi kalian dari rumah ini."

"Aku minta maaf."

"Pergi!"

"Ana—" Luna masih mencoba untuk berkomunikasi dengan baik.

"Aku bilang pergi!!! Kalau enggak, aku akan buat keributan sampai Umi dan Ayah menyalahkan kalian."

Syemir pun menggenggam telapak tangan istrinya. Sakit sekali hati Deviana melihat pemandangan itu. Sampai sekarang pun masih ada sedikit rasa cinta karena sejatinya mereka sangat lama berhubungan hingga pernah bertunangan.

Syemir dan Luna pulang dari sana. Tidak lupa mereka berpamitan kepada Putri dan Andro. Sementara Deviana langsung terduduk di lantai merenungi nasibnya sekarang.

"Aku benci kamu, Emir."

"Kenapa hidup ku harus seperti ini Tuhan?"

"Izinkan aku bertemu dengan lelaki yang mencintai ku. Aku rela apapun yang akan terjadi asalkan dia sangat mencintai ku."

1
Noor Sukabumi
hallo thor, maaf nih baru sempet mampir😍😍🙏🙏
M.FJI
halo kak🤩🤩🤩
.: hai, terima kasih sudah mampir 🙏🙏🙏
total 1 replies
Juna Dong
menarik
.: terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Yuni
wahhh akhirnya happy e. nding mkasih kk thor usah kasih bacaan yg bagus yg bsa diambil hikmahnya dlm kehidupan sehari2
Yuni: ya dong penasaran nanti gk bsa tidur kl bacanya dipotong🤭🤭
total 2 replies
Yuni
dasar semir gk mikir pnjang dutelen sj mentah2
Yuni
bucin merekaaa
Yuni
emir itu blum cari bukti sdh anggep ana gk bener orang dia jg gk bener kok main menghakimi orang saja
Yuni
nah gtu khn ademmmm
Yuni
wahhh ana gra2 nonton drama jdi sadar kl dia istri yg zolim sm suami.. kerennn thor
Yuni
kasihan kk thor sm safiq kok gtu amat ya nasibnya bnyk pengorbanannya
Yuni: yuppp betullll
total 2 replies
Yuni
dasar istri keras kepala susah dibilanginnya
Yuni
ternyta yg jahat itu Maura ya dia iri sm ana
Yuni
fuhhh jahat bnget itu cewek ya
Yuni
suka sm sosok syafiq penybar bnget
Yuni
ana hamil kyaknya
Yuni
bukn anak kandung ya syafiq
Yuni
hadeuhh ana2 pasti nyesel nanti ujung2nya
Yuni
sayang2 aja bang syafiq emang udah cinta sama ana
Yuni
hahh ternyta yg bikin berita gk baik tentang ana itu Maura dia bukan temen baik.. musuh flm slimut
Yuni
dasar istri gk guna kelakuannya gk bertanggung jawab bnget..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!