Si gadis imut yang dicintai banyak orang
Ikuti kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jennie cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Dua Puluh Empat
Pagi harinya Abel terbangun dari tidurnya. Ia melihat di kedua sisinya sang Mommy dan Daddy masih tertidur pulas.
"Mommy sama Daddy masih bobo" Ujarnya.
"Abel kangen Kiki. Abel mo cari Kiki aja ah" Abel beranjak perlahan agar tidak membangunkan Mommy dan Daddynya.
Ia turun ke lantai bawah untuk mencari para pelayan dan menanyakan keberadaan kucing kesayangannya itu.
"Permisi Nona muda, Ada yang bisa saya bantu" Ujar salah satu pelayan yang tiba tiba menghampiri Abel.
"Eh, ada Aunty cantik. Aunty liat Kiki ngak?" Tanya Abel.
"Kiki?" Gumam pelayan itu bingung.
"Kiki itu kucingnya Abel Aunty" Ujar Abel menjelaskan karena melihat raut kebingungan pelayan itu.
"Oh, kucing yang kemarin Nona bawa?" Tanyanya.
"Iya, aunty liat ngak?"
"Ada Nona. Kucingnya ada di kandangnya. Mari saya antar" Ujar pelayan itu sopan.
Abel baru saja ingin melangkah mengikuti pelayan itu tiba tiba suara sang Oma mengagetkannya.
"Lho cucu Oma udah bangun, cari apa sayang?" Tanya Helena.
"Abel mo cari Kiki, kucingnya Abel Oma" Jawabnya.
"Oh gitu nak, kamu liat kucing cucu saya?" Tanya Helena pada Sang pelayan.
"Iya Nyonya. Kucingnya Nona ada di kandangnya. Nanti saya ambilkan" Ujar pelayan itu sopan.
"Ya udah, kamu bawa ke taman belakang ya. Soalnya saya dan cucu saya mau kesana" Perintah Helena.
"Baik Nyonya" Ujar pelayan itu lalu beranjak pergi.
"Abel tunggu Kiki di taman aja ya. Kita temui Opa di taman dulu, ok"
"Ok Oma" Ujar Abel riang.
"Oma, Abang abangya Abel mana Oma?" Tanya Abel.
"Abang abangya Abel pada sekolah dan kerja sayang. Uncle unclenya Abel juga gitu. Tadi mereka mau nyapa Abel, tapi Abelnya belum bangun" Jelas Helena.
"Oh, gitu. Kalau aunty?" Tanya Abel lagi.
"Auntynya Abel mungkin masih di kamar nak"
"Oh" Ujar Abel lagi.
Mereka pun sampai di taman mansion dimana sang kepala keluarga Davidson sedang bersantai disana.
"Good morning Opa" Ucapnya sembari mengecup pipi sang Opa.
"Morning too Princessnya Opa" Membalas kecupan sang cucu.
"Oh jadi opa doang nih yang di cium, Oma enggak" Ucap Helena pura pura ngambek.
"Ya ampun, Abel lupa Oma. Sini Abel cium" Abel mendekati sang Oma lalu mengecup pipinya.
"Makasih anak cantik" Ujar Helena.
"Opa, Oma Abel kapan sekolahnya?" Tanya Abel.
"Nanti ya nak. Sekarang kita belanja dulu keperluan sekolah Abel bareng Oma, Mommy, Aunty Viona dan Aunty Nathalie"
"Ok Oma"
"Abel nanti berangkat sekolahnya bareng Abang Zio sama Abang Varo ya" Ujar Reymond.
"Ok Opa"
Tiba tiba pelayan datang membawa seekor kucing yang dari tadi di cari oleh Abel.
"Kiki, Abel kangen" Meraih Kiki dari gendongan sang pelayan.
"Ya ampun kokinya Abel tambah ganteng aja deh"
Reymond dan Helena terkekeh mendengar celotehan sang cucu.
"Opa, Oma Abel mo ke kamar dulu ya. Abel mo mandiin Kiki"
"Ya udah, Abel jangan lari lari ya" Peringat Helena mengingat sang cucu teramat aktif.
"Ok Oma"
Abel berjalan kembali menuju kamar dimana sang Mommy dan Daddynya tidur. Ia membuka pintu kamar. Terlihat disana Mommy dan Daddynya masih tidur dengan posisi saling berpelukan.
"Kiki liat deh, Mommy peluk Daddynya Abel" Ujarnya pada Kiki.
Abel melangkah menuju kamar mandi.
"Udah sekarang Kiki mandi ya" Dengan tanpa dosanya Abel menceburkan Kiki kedalam bath tub yang di penuhi banyak air.
"Ish, Kiki kenapa naik lagi. Ayo berenang lagi. Masa Kiki lebih suka berenang di got di banding di bath up-nya Abel. Padahal air disini lebih bersih loh" Celotehnya.
Sementara si Kiki hanya memasang wajah frustasi dengan kelakuan yang tidak berprikehewanan majikannya itu.
Ini dia wajah wajah depresot Si Kiki guys
K
Ayo hjar aja mom,biar tu ulat bulu kapok....udh slah bkannya mkir,mlh msih mau jhatin orng....bkn ksl aja....
sklian lmpar k kndang singa atw k klam buaya....
lnjt kk....gms bgt sm abel..
ksih visual dong....