NovelToon NovelToon
Kupu Malam Sang Ajudan

Kupu Malam Sang Ajudan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Kehidupan Tentara / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Disfungsi Ereksi / PSK / Tamat
Popularitas:307.7k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Cinta adalah sebuah anugerah dari Sang Pemberi Hidup namun terkadang manusia bisa salah melabuhkan cinta. Tapi bagaimana jika sebuah kesalahan fatal malah bisa mengartikan kata cinta?

Dalam sebuah tugas.. sang ajudan menemani istri muda sang jenderal yang ternyata adalah seorang 'kupu malam'.

A. Kesalahan dari pertemuan itu akhirnya membuatnya memahami arti hidup yang sesungguhnya dan dari kehidupan baru ini pula dirinya mengenal arti cinta dan sabar

B. Kisah masa lalunya yang tiba-tiba saja kembali benar-benar menghantam rumah tangganya di saat sang istri tengah mengandung buah hatinya. Mampukah situasi kembali membaik atau akan terpisah karena hadirnya sang mantan.

***
Tidak membawa unsur SARA saat berkomentar, apalagi membawa instansi tertentu, harap mengikuti alur cerita dan bagi yang tidak tahan konflik harap SKIP.

Cerita hanya rekayasa dalam karya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Rahasia tak di inginkan.

"Shena.. jangan ngawur..!!"

"Apa sih Bang, Abang nggak usah sok tau." Shena menepis tangan Bang Ghazzal yang menyentuhnya.

"Kamu yang sok tau. Hamil ada bapaknya ya nggak masalah." Omel Bang Ghazzal.

"Jelas saja ada bapaknya, dia bapaknya.. lalu mau sama siapa?? Nggak mungkin khan Nadilla hamil sama Abang atau kucing di jalan." Oceh Shena.

"Tapi Shen.. aku sama Mas Al nggak ada hubungan apa-apa."

"Maka dari itu aku akan membantumu. Sudah.. biar aku yang selesaikan semua. Kamu tenang disini biar aku yang melindungi mu." Kata Shena dengan tegas dan penuh percaya diri.

"Heeh.. kamu melindungi dirimu saja tidak bisa, sudah asal mau bantu orang lain. Kau ini cerdas atau tidak???" Bang Ghazzal mengikuti langkah Shena yang sama sekali tidak mendengarkan apapun perkataannya.

...

Shena benar-benar kesal karena tidak ada satu orang pun yang bersedia menangani laporannya. Ia sangat menyayangi sahabatnya meskipun jarak mereka terpisah jauh karena kesibukan orang tuanya.

"Sekali lagi kami mohon maaf mbak, petugas kami sedang ikut kurve. Ikut dalam darurat bencana." Kata salah seorang anggota Polisi militer.

"Sahabat saya ini di hamili Letnan Alden, dia sampai punya anak, masa depannya di renggut paksa."

Para anggota polisi militer melirik letnan Alden dan Letnan Ghazzal secara bergantian.

Bang Alden mengarahkan telunjuknya di depan bibir agar seluruh anggota diam.

"Maaf ya mbak, kami masih banyak kesibukan."

"Catat dulu laporan saya..!! Saya mau Pak Enggano sendiri yang mengadili seadil-adilnya..!!!!" Pinta Shena.

"Shenaaaa..!!!!! Buat keributan apalagi kamu disini."

"Papa????" Shena berdiri dan mengadukan semua yang di lihatnya tadi. "Kenapa Bang Alden tidak di adili??? Om-om tak tau malu ini sudah membuat Nadilla hamil dan melahirkan anak........"

"Hhhhhh...." Papa Daluman langsung meraup bibir putri kecilnya. "Lancangnya kau ini. Dulu Papa buat kamu itu sadar do'a, nggak mabuk juga.. kenapa jadinya malah kamu yang seperti ini Shenaaaa.. tobat Papa mikir kamu..!!!!" Gerutu Papa Daluman.

Setelah itu Bang Alden mengeluarkan dua lembar kertas dan menggelarnya di atas meja. "Baca..!!"

Shena memperhatikan seluruh wajah yang ada disana satu persatu tanpa ada yang terlewat kemudian ia pun membacanya.

"What????? Nadilla sudah menikah sama Bang Alden??????"

"Haaahh.. apa katamu Shen????" Seketika itu juga Nadilla terperanjat kaget, ia juga ikut membacanya. Tangisnya meluncur deras dan langsung menghampiri Bang Alden.

"Mas Al jahat.. Mas jahat.. bisa bisanya Mas tidak memberi tahu Nadilla tentang masalah ini?? Nadilla masih ingin melanjutkan kuliah????? Apa maksud Mas Al merebut kebahagiaan Nadilla?????" Jerit Nadilla. Karena terlalu kaget dengan masalah ini, Nadilla pun jatuh pingsan.

"Lihat ulah apa yang sudah kamu buat Shena..!!! Lalu bagaimana caramu bertanggung jawab..!!" Tegur Bang Ghazzal.

~

Shena menangis sesenggukan, ia sungguh tidak tau kalau Mbak Lea sudah tiada saat persalinan Rhaken. Hatinya merasa bersalah karena akhirnya Nadilla tau lebih awal tentang pernikahannya.

"Kenapa tidak beritahu Shena sejak awal?"

"Kau yang banyak bicara, kapan kami sempat cerita. Makanya punya mulut itu pakai rem cakram, jangan asal bunyi.. lihat sudah berapa hati yang kamu sakiti??" Tegur Bang Ghazzal.

"Haaaaa.. haaa.aaaaa.aaa" Tangis Shena semakin menjadi. "Abang harus tanggung jawab..!! Sekarang bagaimana bayinya??"

Bang Ghazzal kaget setengah mati apalagi beberapa anggota sudah mencuri lihat ke arahnya. Ucapan Shena bisa saja menjabarkan beberapa makna. Dirinya masih salah tingkah dan berusaha menenangkan Shena.

"Hhsstt.. jangan nangis kenapa sih Shen, ini Abang punya permen.." bujuk Bang Ghazzal sambil merogoh saku seragam lorengnya.

"Memangnya Shena anak kecil pakai di sogok permen??" Jerit Shena tapi tangannya tetap mengambil permen tersebut. "Kenapa rasa mint?? Nggak ada rasa anggur??" Tangan Shena langsung merogoh saku Bang Ghazzal tanpa rasa sungkan sedikit pun.

"Nggak ada Shen..!!"

"Berdiri..!! Angkat tangan..!!!" Pinta Shena.

Bak kerbau di cucuk hidungnya, Bang Ghazzal menurut saja saat Shena menggeledah tubuhnya. Hingga saat tangan Shena merogoh saku celananya, Bang Ghazzal sedikit menghindar.

"Apa itu??"

"Jangan.. nggak ada apa-apa." Kata Bang Ghazzal.

"Kalau nggak ada apa-apa kenapa menghindar?????" Tanya Shena.

"Karena yang disini tidak boleh di otak atik siapapun kecuali yang berhak memiliki." Jawab Bang Ghazzal.

"Sombong sekali, coba lihat..!!" Shena terus mengejar Bang Ghazzal yang menghindar tanpa ia tau alasannya.

"Shenaaa.. nggak boleh dek..!!"

//

Bang Argo begitu cemas melihat keadaan adik bungsunya. Ia bahkan tidak tau duduk perkaranya karena sejak pagi hanya sibuk bermain bersama Rhaken.

"Bagaimana Bang?" Tanyanya melihat Bang Alden sibuk menyadarkan Nadilla.

"Ini sudah sadar." Jawab Bang Alden.

"Sebenarnya ada apa Bang? Kenapa Nadilla sampai pingsan? Apa terlalu lelah menjaga Rhaken?? Aku bisa bantu Nadilla jaga Rhaken."

"Bukan itu."

Nadilla membuka mata dan melihat Bang Alden duduk di sampingnya. Ia pun sedikit menggeser badannya menjauh dari Bang Alden.

"Bagaimana rasanya? Sudah enakan?" Tanya Bang Alden.

"Nadilla nggak apa-apa." Jawabnya ketus, malas sekali rasanya melihat wajah Bang Alden. Ia sama sekali tidak mencintai mantan suami kakak perempuan itu.

Bang Alden mengarahkan tatapannya pada Bang Argo. Tanpa banyak bicara Bang Argo membawa Rhaken keluar dari tenda dan membiarkan seniornya membujuk adik perempuannya secara pribadi dari hati ke hati.

"Ceraikan Nadilla sekarang juga..!!" Pinta Nadilla sembari memalingkan wajahnya.

"Saya menikahimu di hadapan Papamu dengan cara yang patut dan terhormat."

"Mas Al egois. Mas tidak memikirkan perasaan Nadilla. Nadilla masih punya pacar, Nadilla juga nggak suka sama Mas Al. Gaya Mas Al kampungan, Mas Al hitam, nggak punya tato, gaya rambut saja masih atur sekarang sudah mau mengekang Nadilla." Teriak Nadilla tak terima dengan keputusan para Papa karena menikahkannya diam-diam.

"Naadd..!!!!" Bang Alden menyentuh tangan Nadilla.

"Mas Al ini tau yang Nadilla bilang nggak sih?Nadilla nggak cinta sama Mas Al.." Nadilla menyingkirkan tangan Bang Alden tapi pria itu tidak melepaskan genggaman tangannya.

"Anggap saja kemarin kita sedang merasakan proses ta'aruf. Semua di lakukan karena Allah. Kini kita menjalani pernikahan yang suci dan halal mata agama dan di proses secara hukum." Jawab Bang Alden.

"Nggak mau..!! kalau Mas Al memaksa, Nadilla akan membuat Mas Al menceraikan Nadilla." Ancam Nadilla.

Bang Alden tersenyum sembari mengusap pipi Nadilla. "Kalau marah cantik sekali." Puji Bang Alden.

Mendengar itu Nadilla memalingkan wajahnya namun menyisakan pipi yang memerah meskipun sikapnya ketus.

.

.

.

.

1
Ghiffari Zaka
AQ sukaaaaaa bngt semua novel mbk Nara,semangat mbk ....💪💪
Wahyu Kasep
hei Thor kalau gak mau di protes mending gak usah bikin cerita

sue looo
Surati
semangat thor 💪🙏🏻
Surati
bagus ceritanya 👍👍 sangat suka dgn ceritamu thor🙏🏻🙏🏻
Tiffany_Afnan
Allahu kariimm.. jadi Nobar adegan biru 😆🤣🤭
Tiffany_Afnan
ngeyel teroooss... 🤣🤣🤣🤣 "Langka" emang kalian tu..
❤Rainy Wiratama Yuda❤️
🤣🤣🤣🤣🤣
Mira Lusia
njelei tenan ko bocah 2 iki🤪🤪
Mira Lusia
iki wedok do ngopo sih..bukane terpelajar kok kekanak2an ya..
Mira Lusia
cium aja kenapa bang al
Mira Lusia
gek kroso yo bang
Mira Lusia
janji beneran gak nih baanngg
Mira Lusia
semangat ya leaa. 🥰
Mira Lusia
hubungan macam bang al dan syandrina inilah yg dulu tetsaji didepan mata..jadi ya percaya aja nek ada pak tentara yg mendua hati
Mira Lusia
hanya napsu bang al..
Mira Lusia
mau terus baca takut ikut sakit hati..tapi penasaran juga..bismilah aja laahh..😁
Mira Lusia: lanjut dong mbakk🥰🥰
total 2 replies
Lilin Ratna
cerita Kk Nay selalu KEREN THE BEST LAH
Ersa
Luar biasa
syamsul anam
cerita kehamilan e kok podo ae karo lea..
Yana Septiana
ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!