NovelToon NovelToon
Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yoake-Sama

[Cover buatan salah satu pembaca baik hati yang mau membuatnya]


"Namaku Yaoma aku hanyalah bocah kecil, yang hidup bahagia, setidaknya itu menurutku sampai kehancuran akibat para Dewa di langit terjadi...."

"Peperangan para Dewa terlalu menghancurkan dunia, ibuku yang seorang Dewi kembali ke langit dan berusaha menghentikannya..."

"Tapi dia tidak pernah kembali, dan senyuman kebahagian keluargaku tidak pernah lagi terlihat..."

"Aku yang masih kecil terkadang berpikir begini 'Apa semua masih bisa kembali?' yah meski setelah melihat fakta hari itu harusnya mustahil yah."

(Authornya jarang off, sorry kalo jarang baca komen + ini novel uji coba. Semoga menikmati)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoake-Sama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24 "Bangkit"

Chapter 24

Bangkit.

Di depan rumah Yaoma.

Yaoma melihat rumahnya tiba-tiba dan melihat Rosche sedang duduk di rumah mereka. Yaoma melihat Rosche dan menghampiri ke arah Rosche lalu duduk di sampingnya.

"Yo ayah, maaf yah Ayah. Sepertinya aku berakhir sampai situ saja," ucap Yaoma memulai pembicaraan dan meminta maaf pada Ayahnya.

"....," reaksi Rosche tanpa jawaban dan hanya tersenyum.

"Sudah kuduga, ayah kecewa kah?" lanjut dan tanya Yaoma lagi pada Rosche.

"Tidak, tidak sama sekali. Hanya saja kenapa kau tak menggunakan potensimu?" jawab dan tanya Rosche.

"Potensi?" tanya Yaoma dengan bingung.

"Yap, yah lagipula kau tak akan mati. Tidak seharusnya kau disini, kembalilah!" jawab Rosche mengusir kembali Yaoma.

"Kembali juga, bagaimana?" tanya Yaoma lagi.

"Kau pasti tau, ngomong-ngomong maaf terlambat mengatakan ini tapi, aku itu bukan-"

"Aku tau, kok. Aku sudah tau, jadi jangan katakan ayah. Tapi selama ayah tetap menjadi ayah, maka itu cukup," ucap Yaoma memotong perkataan Rosche.

Rosche hanya bisa diam dan tersenyum kecil.

"Kalo begitu aku aku usahakan kembali, aku pergi dulu ayah," ucap Yaoma berpamitan dan berdiri kembali untuk pergi.

"Hades itu kuat, dia Iblis yang gagal aku basmi, dan Ironisnya anaknya aku yang mengurusnya dan sang anak itu bahkan menguasai teknik pedang cahayaku," ucap Rosche setelah Yaoma berdiri.

"Pfft, tidak masalah ayah. Lagipula karena aku dasarnya Iblis aku tak akan pernah bisa menguasai itu lebih hebat darimu, dan sekalipun bisa ayah tau sendiri aku mungkin bisa lenyap kan?" jawab dan tanya Yaoma kembali.

"Yah soal itu entahlah? Anakku soalnya sangat kuat soalnya!" jawab Rosche dengan penuh bangga dan senyum lebar ke arah Yaoma yang ingin kembali.

Yaoma sedikit bergetar dan sedikit menitikan air mata, namun ia menahannya dan berangkat meninggalkan ayahnya dengan di temani perasaan campur aduk.

"A-aku, p-pasti menang kok!" ucapnya meyakinkan ayahnya Rosche dengan berusaha menahan tangis.

Rosche melambaikan tangannya untuk mengantar anaknya kembali, dan Yaoma pun pergi dari sana dan semuanya menjadi sangat putih sampai tak terlihat apapun.

"Sampai jumpa, ayah."

Kembali ke keadaan sekarang.

Slypharia menseret tubuh Yaoma yang sudah penuh darah itu dan melemparnya di depan singgasana Hades di temani Astaroth dan Rebbeca di sampingnya.

"Sudah kuduga, kalian habis bermain-main yah," ucap Hades pada mereka ber-3.

"Kami minta maaf soal itu tuan, hanya saja tidak bermain-main sama sekali membuat kami bosan jadi maafkan kami," jawab Astaroth pada Hades sembari berlutut.

"Yah tak masalah, yang penting aku sudah melihat dia tak berdaya. Apa benar hanya kalian ber-3 yang tersisa dari seluruh penjaga yang ada?" tanya Hades untuk memastikan.

"Benar tuan, selain kami tak ada yang masih bisa berdiri, tapi si bodoh ini sempat kalah dengan Yaoma tuan," jawab dan terang Slypharia pada Hades sembari menatap Rebbeca di sampingnya.

"M-maaf atas kelalaian saya tuan!" ucap Rebbeca meminta maaf dengan sedikit takut.

"Yah, tak masalah. Lagipula kau sudah bekerja dengan baik, Rebbeca nanti sembuhkan semua penjaga dan kembalikan ruangan semuanya seperti semula," jawab Hades memaafkan dan memerintah kembali Rebbeca.

"Baik tuan," jawab Rebbeca.

Di tengah pembicaraan meraka, tubuh Yaoma melakukan sedikit gerakan kecil dan mulai menggerakkan tangannya.

Mereka ber-4 sedikit terkejut, dan Rebbeca langsung bersiap bertempur kembali karena dia tak ingin meremehkan Yaoma sekali lagi.

"Berhenti Rebbeca, biarkan saja dia berusaha. Aku ingin tau, sekuat apa dia dalam keadaan ini," ucap Hades menghentikan Yaoma yang bersiap.

"Seharusnya dia sudah tak mungkin bergerak, dia menarik sekali yah," ucap Astaroth memuji tekad Yaoma.

"Tapi sekalipun, bergerak emang dia ingin apa lagi!? Bukankah sedang tak mungkin dia bisa sedikitpun bergerak, sekalipun bisa regenerasi tubuhnya mana mungkin kuat menerima daya serang lagi?!" ucap Slypharia dengan sedikit panik dan takut.

"Hoy-hoy jangan takut, kita ber-3 dan bahkan ada Tuan Hades andai keadaan buruk," ucap Rebbeca menenangkan Slypharia.

"Itu benar juga tapi, lihatlah," lanjut Slypharia menunjuk tubuh Yaoma.

Tubuh Yaoma, entah kenapa masih bisa beregenerasi dan terlihat sedikit berubah.

"Ubah, ubah semua. Emosi menjadi satu!"

Tubuh Yaoma menjadi semakin bereaksi dengan suara bisikan itu dan tangannya mulai berusaha menopang tubuhnya.

"Benar, ubah semua. Kasih sayang menjadi dingin, nafsu menjadi tekad, marah menjadi kekuatan, dan jahat tapi baik!"

Yaoma mulai kembali berdiri, dan tatapannya mirip seperti saat dia melawan Dagon dan Micteulanica.

"Kau tak perlu menjadi sebaik Ayahmu, cukup teruskan tekad dia dan tetaplah begini. Baik tapi jahat! Bunuh saja semua yang menghalangi!!!"

"Ini gawat, akan ku lempar dia!" ucap Astaroth melihat sesuatu yang ia rasa sudah tak baik.

"Wood Element : Throw Root!!" ucap Astaroth menggunakan kekuatan elemen akarnya.

Akarnya mengikat 1 kaki Yaoma dan melempar dia kebelakang mereka semua.

BOOM

Ledakan energi Yaoma terjadi dan nyaris menghempaskan Astaroth, Rebbeca dan Slypharia.

"Luar biasa, aku jadi semakin ingin turun tangan," ucap Hades dengan santai duduk di singgasananya.

Astaroth melindungi tubuhnya dengan mengikat akarnya dan kakinya agar tidak terhempas, Slypharia menggunakan sabitnya dan menancapakannya ke lantai menahan tekanan energi itu, dan Rebbeca tak sempat lebih dulu bertahan dan terhempas sampai termpental ke tembok.

"Sakit, dia. Masih bisa memiliki kekuatan tersebut!?" ucap Rebbeca dengan terkejut.

"Yang penting, kita harus masuk mode bertem-"

Sesuatu melesat dengan sangat cepat di tengah Astaroth bicara.

Astaroth dan Slypharia yang menyadari itu sangat terkejut namun gerakan mereka belum bisa menyamai.

Rebbeca di pukul dengan sangat keras di bagian perutnya sampai ia memuntah darah, namun tidak sampai itu tubuhnya pun langsung di lempar ke lantai di dekat Astaroth dan Slypharia.

"Urgh...," seru Rebbeca dengan sakit.

"Slypharia!" suruh Astaroth dengan cepat.

"Aku tau!" jawab Slypharia.

"Dark : Dark Speed!" ucap Slypharia menggunakan skillnya.

Slypharia berusaha mengejarnya dengan kecepatan kegelapannya namun ia tak dapat mengejarnya dan Yaoma untuk sesaat keberadaan dia menghilang.

"Aku bahkan sampai tak merasakan sedikitpun keberadaan dia, secepat apa itu?" tanya Astaroth dengan bingung.

"Aku juga tak tau! Rebbeca kau bisa bergerak?" jawab Slypharia pada Astaroth dan tanya ia pada Rebbeca.

Rebbeca berusaha berdiri kembali, dengan keadaan yang sangat bingung. "Apa yang barusan terjadi..?" tanya ia dengan sangat bingung.

Yaoma tiba-tiba ada di depan Rebbeca, Rebbeca langsung menyadari hal itu dan melihat ke atas. Namun Yaoma tidak memberi peringatan dan menendang dagu Rebbeca dengan sangat keras ke atas sampai tembus dari Dunia Bawah ke Dunia Atas.

"Urgh...," reaksi Rebbeca tak bisa bergerak dan terpental ke atas.

"Cih, jangan meremehkan aku sialan!" ucap Slypharia dengan kesal dan menerjang maju.

"Dakushikkuru: Destruction Kuro Jigoku Slash!" Slypharia menggunakan sabitnya dan mengaktifkan kekuatannya.

Entah kenapa serangan Slypharia terlihat menembus Yaoma, karena gerakan Yaoma yang terlalu cepat menghindar sampai terlihat seperti menembus.

Yaoma kembali tanpa peringatan memukul perut Slypharia dan ikut membuat dia terpental ke atas menuju arah yang sama dengan Rebbeca.

"Ergh...," ucap Slypharia menahan sakitnya.

Yaoma langsung melesat ke arah Astaroth, namun Astaroth langsung mengantisipasi itu dan segera bertindak.

"Dark : Kuro Jimen!" ucap Astaroth membuat dinding menahan Yaoma.

Yaoma menghancurkan dinding Astaroth dan melihat Astaroth sudah di dalam sebuah pelindung untuk melindunginya sendiri namun Yaoma tetap memukulnya.

Pelindung Astaroth retak namun tak mengenai Astaroth, namun ia tetap terpental juga ke atas bersama Rebbeca dan Slypharia.

"Sial, kami meremehkannya kali ini sepertinya kami harus serius," gumam Astaroth dalam keadaan terpental ke atas.

Yaoma mulai berjalan perlahan ke arah Hades, lalu perlahan berlari dan menerjang secepat kilat menendang dia dengan kaki kanannya.

Hades menahan itu dengan tangan kirinya lalu mengeluarkan senjata rantai di tangan kanannya.

"Belum selesai regenerasi saja sekuat itu yah? Ah tidak, ini bukan dirimu kan? Kau terlihat berbeda, yah yang penting aku ingin melihat kau coba saja kalahkan mereka ber-3," ucap Hades.

Hades langsung menggunakan rantai di tangan kanannya dan mengikat kaki Yaoma dengan cepat dan melemparnya ikut ke atas.

"Kalo kau berhasil, coba saja datang kesini bocah!" teriak Hades dari jauh namun masih dapat di dengar Yaoma.

"Yah segera, dan membantaimu. Aku sudah

Bangkit"

Episode berikutnya "3 Terkuat"

1
Doubley
KERENN! Semangat, Kak. Feedback ke novel saya dong, judulnya The Vengeance. Terima kasih.❤
Claire
kalo jadi sang penghancur pun pasti ada alasannya dan kau itu Eden alasan dia menjadi penghancur🙄
Li Permana
Semangat terus kak author!
fristaandini
baguss
fristaandini
bagus banget
Ishiba Yoake(Bangkit): Thanks~
total 1 replies
El Putri
wah author cover ny bagus sukses buat yang buat cover ny, sama author juga moga sukses
Ishiba Yoake(Bangkit): Terimakasih!
total 1 replies
Blacktedy
Yoake kapan up? :) ini dah kontrak masi aja males. kau dipecat tau rasa :)
Blacktedy: bacot:)
total 4 replies
Blacktedy
aku mau vote tapi vote ku abis
Rsya
halo min, karna saya sedang gabut. apakah mau dibuatin cover?
Rsya: wah sama sama kak, senang kalau authornya suka
total 5 replies
Dhina ♑
Thor, simak deh tulisan I Firmo, rapi bagus, dan Insya Allah jarang salah, tapi pernah typo juga 😂😂
Dhina ♑
Makin teliti dan rapi ya Thor, semoga makin sukses 👍👍
Dhina ♑
Sad dong
Dhina ♑
Semangat up, ga boleh mager
mich
ngeri dah brp bulan ngilang Thor wkwk
Blacktedy: gila gilaan matamu:)
total 2 replies
Blacktedy
jangan bercanda aku ini anaknya roste alscreia(?) sialan!

well tidak adanya tanda baca disana kau jadi seakan akan menghina ibumu sialan:)
Blacktedy
...perhatikan ketikanmu:)
Blacktedy
perhatikan ketikanmu!

kau ini mau pakai kalimat apa?! jangan dicampur seperti itu coba pelajari lagi tentang tata letak kalimat langsung tidak langsung. ada beberapa hal yg butuh penjelasan latar tapi sudah dilanjut ke adegan berikutnya.

mohon perhatikan lagi.
Blacktedy
terlalu banyak pengulangan kata!
kata yaoma dengan sedih.

yaoma dengan sedih ....bla bla..

tadi sempat kulihat sudut pandang tokoh aku di tengah sudut pandang penulis.
tolong kurang pengulangan kata. selain boros juga bisa membuat bosan! perhatikan juga latar waktu tempat dan keadaan! bukan hanya suasana.

selain itu. bagus.
Ishiba Aoi
Semangka othor yoke, next🤘
Xswag
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!