Seorang siswa SMA kelas 1 bernama Felix Fortune atau dikenal sebagai Shadow di dunia maya yang dijuluki Bug sekker.
Dia meninggal karena tersetrum aliran listrik dan jiwa dia dipindahkan ke alam baka oleh sang suara misterius,Felix diberi kesempatan untuk hidup lagi tapi bukan di dunia nya melainkan didunia lain yang dipenuhi sihir dan pedang.
Felix menyetujui hal itu dan berkeinginan untuk bersantai tanpa terlibat masalah besar apapun di dunia itu,namun saat jiwa Felix sudah dipindahkan tanpa dia sadari kalau dunia yang dimaksud adalah dunia game OPEN RPG sebagai karakter nya sendiri yaitu Shadow knight yang melegenda, mau tidak mau Felix harus membuat para Sloven hidup damai juga tanpa gangguan manusia.
Perjalanan panjang sang legenda yang ditakuti oleh seluruh ras telah dimulai!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon felix ehe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Legenda telah kembali!
Di sebuah ruangan berwarna putih bersih..
"Aku dimana?...." tanya ku yang sedikit bingung sambil melihat ke sekitar ku yang dipenuhi darah yang berceceran dilantai ruangan yang berwarna putih bersih.
"Apa aku pingsan karena terlalu lelah?" batin ku sambil menyentuh darah yang berceceran lalu aku berjalan lagi di ruangan yang tidak ada ujung nya sambil melihat darah darah dan mulai terlihat organ organ manusia yang berceceran..
"Apa ini tempat penyiksaan? atau yang memiliki tempat ini adalah seorang psikopat?" batin ku yang heran, namun aku tidak terlalu mempedulikan mayat dan organ manusia yang berceceran.
"Tidak kah topeng ku terlalu normal? tidak maksud ku, aku sedang melihat banyak mayat. Tapi kenapa ekspresi wajah ku biasa saja? apa ekspresi dingin saat melihat hal seperti ini normal?" batin ku yang bertanya tanya pada diri ku sendiri.
Aku kemudian mengambil salah satu kepala manusia yang masih tersambung dengan tulang punggung nya.
"Hmmm... kalau dilihat dari lukanya.... ini ditarik paksa ya? potongan pada leher nya tidak rapih lalu tulang punggung nya masih menempel,siapa yang melakukan ini?" tanya ku sambil melihat wajah kepala tersebut lalu membuang nya.
"Hm? "Aku pun terhenti setelah melihat tumpukan mayat manusia yang lumayan tinggi, di puncak tumpukan tersebut ada makhluk hitam yang sedang jongkok mempunyai sayap hitam, tanduk dan memiliki aura gelap disekitar nya. Dia sedang memakan otak dari salah satu mayat manusia dengan sangat lahap.
"Siapa di atas sana?"Ucap ku sambil berusaha mengambil perhatian pada makhluk tersebut.
Makhluk tersebut langsung menoleh kepada ku, mata yang berwarna putih bersih sedangkan mulut tajam nya yang berwarna putih penuh dengan darah, tubuhnya ramping kurus, lengan nya ramping hanya saja saat sikut menuju tangan agak membesar, jarinya yang panjang ditambah kukunya cukup tajam sehingga itu membuat dia dengan mudah merobek mangsanya tanpa senjata. Lalu ia memiliki rahang yang cukup lebar dan kuat.
Makhluk itu pun melepaskan mayat yang sedang dia pegang lalu turun merayap secara perlahan menuju ke bawah
setelah sampai dibawah dia langsung mendekati ku dan mengendus ku beberapa kali.
Aku sedikit bingung saat dia berperilaku seperti anjing yang mencium sesuatu "Anuu?? apa ada yang salah dengan bau badan ku?"
Setelah aku mengatakan itu dia langsung menoleh kepada ku lalu berdiri, kaki nya yang cukup panjang itu membuat dia cukup tinggi daripada tinggi ku saat itu.
"Tu..Tuan?" tanya makhluk itu yang terlihat heran
Aku bingung saat mendengar hal itu "Hah? tuan?" Aku pun menoleh kebelakang ku, mungkin saja yang dia maksud tuan itu ada seseorang dibelakang... namun saat aku melihat ke belakang aku tidak menemukan siapapun.
"Kau sedang berbicara dengan ku?" tanya ku sambil menunjuk kepada diri ku.
"Tentu saja tuanku..tidak ada orang lain di disini dan tidak ada makhluk hidup yang pantas kupanggil tuan selain kau. Tuan ku kenapa kau jauh jauh mengunjungi ku di alam Kurushimeru?, bukankah tuan ku bisa memanggil ku sepuas anda?" tanya makhluk itu yang heran.
Aku malah semakin bingung mendengar nya "Dia siapa? kalau ini di game OPEN RPG berarti dia satu ras dengan Sloven kan? tapi aku tidak ingat kalau aku pernah menciptakan karakter brutal seperti nya.." batin ku yang bingung.
"Ada apa tuan ku? anda lapar?" tanya makhluk itu sambil menawarkan hati manusia yang masih bergerak.
Aku sedikit menjaga jarak dengan hati yang di tunjukkan oleh Makhluk itu dan menjawab
"M..maaf, aku bukan kanibal.." Namun fakta nya, Felix itu kanibal...
Makhluk itu sedikit heran dan berkata sambil melahap hati tersebut "Oo.. begitu kah? padahal hati manusia enak loh"
"Nama mu siapa? aku kok tidak ingat kalau aku punya bawahan seperti mu."
Makhluk itu terdiam sejenak dan terkejut kaget, ia merasa bahagia mendengar nya
"Tuanku akhirnya menanyakan nama ku setelah sekian lama! aku hidup!!" ucap Makhluk itu yang kegirangan.
Aku menghela nafas dan berkata "Woi jangan membuat aku menunggu tahu"
Makhluk itu langsung diam dan berkata "EKhm.. baiklah tuanku, perkenalkan aku sang pembawa keputusasaan Zetsubo penguasa alam Kurushimeru, alam yang berada di bawah sadar anda.."
Aku bingung dan heran mendengar nama itu "K..kapan aku membuat kau?" tanya ku heran.
"Aku bukan di buat, tapi aku di selamatkan oleh anda. Ingatan tuan mungkin menghilang, jadi tuan tidak mengingat nya..."
Aku berpikir sejenak dan berkata "Tapi aku merasa kalau aku tidak hilang ingatan.."
Makhluk itu diam lalu menggaruk kepala nya "Agak susah menjelaskan nya sih... intinya aku ini makhluk yang anda selamatkan saat aku hampir mati."
Aku malah semakin kebingungan mendengar hal itu
"Suatu saat anda akan mengingat nya tuan ku, bersabarlah."
Tiba tiba, tubuh ku samar samar mulai menghilang, Makhluk itu yang menyadari nya berkata
"Seperti nya waktu untuk mengobrol hanya sebentar.." ucap Makhluk itu sambil memegang kepala ku.
Tiba tiba tubuh ku samar samar mulai menghilang.
"T..tunggu sebentar! kita belum selesai bicara, masih ada banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan tentang masa lalu yang hilang!"
"Itu tidak bisa, Tuan terkena suatu kutukan, itu akan membuat tuan mati jika mengingat semua masa lalu tersebut..."
****
Aku perlahan sadar dari pingsan ku dan mulai membuka mata ku secara perlahan, aku mendengar seseprang berteriak pada ku "Ukh......."
"FELIX! akhirnya kau sadar juga!" teriak Lunox, kepala Lunox terluka dan mengeluarkan darah. Ia terlihat kecapean dan pakaian nya lusuh..
Aku terkejut melihat Lunox terluka, aku khawatir melihat itu dan buru buru untuk bangkit
"Lunox? kau baik ba.. ukhuk!" saat aku bangkit, ternyata aku masih batuk darah walau tidak separah tadi.
Aku mengelap mulut ku yang berdarah dan mengecek kepala Lunox "Kau kenapa Lunox? apa yang terjadi?" tanya ku yang khawatir.
"K..kami terjatuh dari lantai atas sana dan bertemu dengan makhluk yang bernama Lich.." ucap Lunox sambil menunjuk ke atap, aku melirik ke atap dan menyadari kalau atap tersebut berlubang.
"Lich? kau tidak berbohong dengan itu kan?" tanya ku yang terkejut mendengar nama Lich.
"Aku tidak berbohong, lihat lah" ucap Lunox sambil menunjuk ke arah Lich yang sedang duduk di singgasana nya sambil memakan salah satu prajurit.
"L..Lich?.. i..itu benar benar dia..." batin ku yang sedikit kagum melihat tengkorak yang berada di OPEN RPG menjadi nyata.
"Putri Rose ada dimana? aku tidak melihatnya."
"Dia terluka cukup berat bersama kak Zet, sekarang mereka terbaring pingsan disana." ucap Lunox sambil menunjuk ke arah Zet dan Rose yang tersungkur lemas dan bersimbah darah.
Lich tertawa terbahak bahak melihat Lunox yang tersisa "HAHA! LEMAH! INI BENAR BENAR LEMAH! MANUSIA TELAH DI BERI BERKAH ELEMEN CAHAYA TAPI KARERA WA HONTONI YOWAI!!"
"AKU BINGUNG! BENAR BENAR BINGUNG, KENAPA TUHAN YANG AGUNG MENCIPTAKAN MAKHLUK BUSUK SEPERTI KALIAN!! KALAU PUN ADA YANG HARUM, ITU PUN HANYA 124 RIBU!!"
Lunox kesal mendengar ocehan Lich, ia perlahan berdiri dan berkata "Cih... dasar tengkorak sombong! jangan kira kau sudah menang!"
"BUAHAHAHAH!! LUCU! LUCU SEKALI!!! AKU TIDAK TAHU KENAPA DIA MEMILIH MU! PADAHAL KAU SANGAT LEMAH! BENAR BENAR LEMAH!!" ucap Lich sambil mengerahkan para tengkorak nya ke arah Lunox.
Aku perlahan berdiri dan melukai tangan ku menggunakan gigi ku, aku mengoles darah ku ke kepala Lunox. Luka yang berada di kepala Lunox langsung sembuh, Lunox terkejut melihat hal tersebut.
"YOH! lama tidak berjumpa... Lich.." ucap ku sambil tersenyum menatap Lich dan bersiap menarik Katana ku ke arah para tengkorak yang berlari ke arah kami berdua.
Aku mulai menebas para tengkorak itu, Lich terkejut melihat katana yang ku pegang.
"S...Sourubureikā? B..bagaimana cara nya dia menggunakan itu!" batin Lich yang terkejut melihat katana itu.
"KAU LIHAT KEMANA HAH?!! DASAR TENGKORAK EMAS!!!" Teriak ku yang tiba tiba muncul di depan Lich menggunakan teleportasi dan bersiap menebas kepala nya.
"ITU DIA! SKILL PEMINDAH RUANG DAN WAKTU!! BERAKHIR SUDAH!" ucap Lunox yang bersemangat melihat itu
"Tubuh itu, wajah itu, senyuman itu, suara ini, pakaian itu dan K..kekuatan sihir ini!! T..tidak salah lagi... d..dia adalah wadah dari SHADOW KNIGHT!!" batin Lich yang terharu melihat ku bersiap menebas kepala nya.
ZRAAK!! kepala Lich tertebas dan hancur. Namun aku tersenyum kecil sambil melirik ke samping ku, disana sudah ada Lich yang sudah berdiri di depan ku.
"A..a.. apa yang terjadi? bukan kah Felix sudah menebas nya? b..bagaimana bisa dia masih hidup!" batin Lunox yang terkejut melihat Lich baik baik saja dan sudah berada di samping ku.
"A..apa yang Felix lakukan? kenapa dia diam disana sambil menatap nya.." batin Lunox yang heran.9
"Yoh.. lama tidak berjumpa.. Lich.." ucap ku sambil tersenyum lebar.
Lich tidak pakai lama langsung berlutut di depan ku dan berkata dengan sopan "Lama tidak berjumpa, Felix Blossom atau bisa di sebut Felix Fortune. Pewaris tahta kerajaan Blossom.."
Aku diam sejenak mendengar itu "Hah? K..Kerajaan Blossom? lalu Felix Blossom? A..apaan itu?" batin ku yang bingung. Lunox melotot dan terkejut mendengar kata kata Lich.
"Siapa sangka kalau anda masih hidup, penerus kerajaan Blossom... Raja iblis keberuntungan.."
"R..raja iblis keberuntungan?" batin ku yang semakin kebingungan mendengar nya.
"Apa "Tuan agung" sudah memasuki tubuh anda?" tanya Lich.
Aku tiba tiba merasakan rasa sakit yang luar biasa di kepala ku "T....tunggu sebentar, a..apa yang maksud mu? raja iblis keberuntungan?" tanya ku yang bingung, kata kata itu terus berdengung di kepala ku.
"A..apa anda kehilangan ingatan?"
"I..ingatan?" tanya ku yang semakin bingung. Kata kata "Ingatan" "Leviathan" "Blossom" "Drake" mulai bermunculan di kepala ku dan membuat kepala ku semakin sakit.
"S..sial.. kepala ku sakit.."
Lich yang mendengar itu langsung berdiri, ia merasa khawatir mendengar hal itu "F..Felix, maaf kan saya sudah mengingat kembali ingatan anda, apa anda ingin ke dunia iblis lagi?" Tanya Lich yang khawatir.
"A..aku tidak tahu apa yang kau maksud dasar tengkorak wibu.." ucap ku sambil menahan rasa sakit tersebut.
Lich terkejut mendengar kata "Wibu", karena hanya satu orang yang memanggil nya seperti itu "A..apa tuan sudah masuk ke dalam wadah pewaris tahta? b..berarti di depan ku ini adalah T..tuan yang agung??" batin Lich yang bertanya tanya dan sedikit gemetar ketakutan.
Saat Lich ketakutan sambil memegang pundak ku, ia tiba tiba teringat dengan Lunox dan langsung melihat ke arah Lunox. Lunox terlihat melotot ke arah kami berdua
"Kuso ̄ , kore wa watashi no seidesu...." batin Lich yang panik
"F..Fel?" ucap Lunox yang gemetar, ia tidak bisa mempercayai apa yang ia lihat sekarang. Aku yang menyadari itu langsung berjalan ke arah Lunox.
Aku sendiri bingung ingin menjelaskan seperti apa kepada Lunox "L..Lunox, aku bisa menjelaskan ini.."
Lunox menatap ku dengan tatapan benci dan menjijikkan "M..Menjauh..." ucap Lunox yang masih gemetar ketakutan, aku tidak mempedulikan perkataan Lunox dan terus berjalan mendekati Lunox.
"SUDAH KU BILANG MENJAUH! JANGAN MENDEKAT!!" bentak Lunox sambil mengambil pedang yang tergeletak di kaki nya dan menghunuskan pedang tersebut ke arah ku, aku tersentak kaget saat Lunox membentak seperti itu.Tanpa basa basi, aku langsung menghentikan langkah ku.
"L..Lunox.."
Lunox menelan ludah dan berkata "K...kenapa? kenapa aku sempat percaya kepada mu dasar IBLIS!"
"T..tidak, ini adalah kesalahpahaman.."
"Seharus nya aku sudah sadar, elemen kegelapan pada manusia dan sifat brutal mu, diajari oleh iblis? ya iblis itu mau mengajari mu KARENA KAU ADALAH IBLIS!"
Aku hanya bisa diam tidak berkutik mendengar perkataan Lunox yang membenci ku.
"Sudah, tidak usah kau sembunyikan raut wajah lemah lembut mu itu. Kau itu hanya ingin memanfaatkan kami lalu menghancurkan kami, BUKA SAJA TOPENG MU ITU DASAR IBLIS!" teriak Lunox.
Aku mulai menyadari sesuatu dan tersenyum lebar mendengar hal tersebut lalu tertawa keras "Begitu ya? jadi dia mengirim ku kesini untuk itu? Yah... aku bukan iblis, aku bukan malaikat, aku bukan manusia... "
Aku mulai merentangkan kedua tangan ku tangan ku "AKU ADALAH SHADOW KNIGHT!, SANG LEGENDA TELAH KEMBALI!!"
"S..Shadow...Knight?.." tanya Lunox yang tidak percaya mendengar itu.
"Yah, sudah waktu nya, sudah waktu nya dunia tenggelam dalam kegelapan. Sudah waktu nya memusnahkan para hama!"
Lunox perlahan berjalan mundur menjaga jarak dengan ku "Ras yang jauh lebih menjijikkan dari iblis, ras yang jauh lebih kuat dari seluruh raja iblis, dan ras yang jauh lebih licik dari siapa pun..."
Aku tertawa mendengar sebutan itu dan melirik ke arah Lich "Wahah aku disini cukup terkenal... Oi Lich, sudah berapa lama aku tertidur?"
Lich gemetar melihat tatapan ku dan menjawab dengan gugup"L..Lima ratus tahun.."
Aku tersenyum kecil dan berpikir sejenak "Hm.. lama juga, yah seharus nya para Sloven sudah bangun dan mencari tuan nya...."
Tiba tiba Lunox berlari mendekati ku dan mencoba menyerang ku yang sedang berpikir, aku menghindari serangan itu dengan mudah sambil terus berpikir dan mengabaikan Lunox.
Lunox kesal melihat ku yang mengabaikan diri nya "Jangan meremehkan ku dasar brengsek!" ucap Lunox sambil mencoba menyerang ku lagi
Aku menangkap wajah Lunox dan langsung membanting Lunox ke tanah dengan keras "Diam lah, aku sedang berpikir bagaimana cara untuk memanipulasi pikiran mu sekarang.." ucap ku sambil tersenyum.
"JAUHKAN TANGAN BUSUK MU DARI WAJAH KU DASAR LICIK! KAU PIKIR KAU BISA DENGAN MUDAH MEMANFAATKAN KAMI HAH?! KAU TIDAK AKAN BISA MEMANIPULASI PIKIRAN KU!" teriak Lunox yang sanga kesal dan berusaha melepaskan tangan ku.
Aku kemudian memberi kode kepada Lich untuk kemari "Yah, itu memang mudah.. karena perasaan mu itu yang membuat mu ragu ragu nanti.." ucap ku sambil bangkit dan berdiri saat Lich sudah berada di samping ku.
"Kau bisa mengurusnya kan? Lich.." ucap ku sambil berjalan menuju singgasana emas.
"Sesuai keinginan mu tuan ku" ucap Lich yang langsung menjulurkan tangan nya kepada Lunox dan mulai membaca suatu mantra.
"HAH! KAU PIKIR MANTRA KONYOL MU I...." Sebelum Lunox menyelesaikan perkataan nya, ia langsung tertidur pulas..
Aku duduk santai di singgasana emas itu sambil tertawa. Lich berjalan ke depan singgasana dan mulai berlutut di depan lalu para tengkorak yang berada di sana bersujud di depan ku..
"Tuan ku, para Death Knight sudah siap di alam iblis dan tinggal menunggu perintah dari mu. Apa anda sekarang ingin kembali ke istana anda?" tanya Lich dengan sopan.
"Tidak, aku masih terlalu lemah saat ini. Untuk sekarang aku harus membangun kembali kekuatan ku sambil mengaruk informasi dari para manusia itu, aku akan mengikuti para manusia tersebut lalu membangun kepercayaan dengan mereka..." ucap ku sambil melirik ke arah Lunox yang tertidur.
"Lich, kau untuk sekarang cari lah seluruh keberadaan Sloven, setelah itu aku akan kembali ke alam iblis dan memimpin kembali bendera.."
"Siap laksanakan tuan ku.."
Aku tersenyum mendengar Lich dan berkata dengan lantang "Nah, dunia baru akan lahir!"
Lich beserta seluruh tengkorak bersorak atas kembali nya tuan agung mereka.. Shadow Knight..
Bersambung
saran thoor pakai bahasa baku, dirampok kek