NovelToon NovelToon
Kejar Daku Kau Kujerat

Kejar Daku Kau Kujerat

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

PLAK!!

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Ervano. Pria itu memegangi pipinya yang terasa panas sambil melihat pada Naima. Gadis itulah yang sudah memberikan tamparan tadi. Mata gadis itu menatap nyalang pada Ervano. Dia sama sekali tidak menyangka pria yang dekat dengannya bisa melakukan hal yang melecehkan harga dirinya sebagai wanita.

“Ima, maafin aku.. aku..”

“Aku ngga nyangka, bang. Serendah itu pikiran abang sama aku!!”

“Ngga, Ima. Ngga begitu. Aku… ngga sengaja. Aku khilaf, maaf.”

“Laki-laki yang baik adalah laki-laki yang bisa menjaga pandangan dan tidak menyentuh yang bukan miliknya. Terima kasih, bang. Aku cukup tahu kelakuan abang seperti apa. Mulai sekarang, lebih baik kita ngga ketemu lagi. Aku tidak membenci abang, tapi bukan berarti aku bisa terus berteman dengan abang.”

Setelah mengatakan itu, Naima segera pergi meninggalkan Ervano dengan perasaan marah, kecewa sekaligus malu. Ervano hanya bisa memandangi kepergian Naima tanpa bisa melakukan apapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teknik Pelangi

Ervano mendaratkan bokongnya di kursi yang ada di private room Premium Restoran. Selain pria itu, ada juga Zar, Arya, Irzal dan Aidan. Dia sengaja mengundang para pria beristri untuk makan siang bersama. Ervano berharap keempat pria ini bisa membantunya memberi ide bagus untuk mendapatkan Naima. Dia tidak mungkin meminta saran dari para sepupunya yang masih jomblo. Bisa menyesatkan saran mereka semua.

Sebelum mengutarakan maksud dan tujuannya mengajak makan bersama, para pria itu memilih untuk makan siang lebih dulu. Pelayan juga sudah menyiapkan makanan yang mereka pesan. Sambil makan, mereka membicarakan urusan pekerjaan yang disambung dengan membicarakan anak-anak mereka. Ervano hanya menjadi pendengar saja karena dirinya satu-satunya jomblo di antara mereka berlima.

“Van.. hubungan lo sama Ima gimana? Dia udah maafin elo?” tanya Zar.

“Belum. Makanya gue sengaja ngajak makan kalian supaya kalian bisa ngasih ide gimana caranya dekatin Ima lagi.”

“Bukannya lo udah dekat sama Ima?” tanya Irzal yang tidak tahu menahu soal insiden yang terjadi.

“Ima lagi ngambek. Dia sih bikin gara-gara, pake acara civ*k si Ima,” ceplos Arya.

Mata Irzal langsung melotot mendengar penjelasan Arya. Dengan kesal Ervano menjejak kaki sepupunya itu. Dia tahu benar bagaimana sifat Irzal, Bisa-bisa dirinya mendapat ceramah panjang lebar dari suami Arsy tersebut.

“Kapan kejadiannya” tanya Irzal.

“Sebelum ulang tahun Metro East. Pokoknya sebelum Ima pake hijab,” terang Zar.

“Kalian itu bukan mahram, kenapa pake cium-cium segala? Ima itu ngerti agama walau belum berhijab. Jadi dia tahu benar kalau yang lo lakukan itu salah. Wajar aja kalau dia marah. Makanya kalau mau melakukan sesuatu tuh dipikir dulu. Sekarang kalau kaya gini, nyesel kan? Mana Ima anaknya keras kepala lagi.”

Sesuai dugaan, ceramah Irzal langsung terdengar. Tapi itu resiko yang harus diterima Ervano karena sudah melakukan kesalahan.

“Iya.. iya.. gue salah. Makanya tolong kasih gue ide, gue harus gimana?”

“Kasus lo tuh beda sama kita-kita. Irzal dijodohin, Zar harus nangkep Richie cs sebelum nikah sama Rena. Gue harus jungkir balik buat dapetin Shifa, Tapi selama pedekate, gue ngga pernah ngelakuin kesalahan kaya elo.”

“Bang Idan gimana?” Ervano melihat pada Aidan.

“Lupa lo, kalau gue dibikin malu nyanyi di perempatan lampu merah sambil pake daster?”

“Hahaha..”

Terdengar tawa keempatnya ketika mengingat momen bersejarah ketika Aidan harus menyanyi di depan lampu merah sambil mengenakan daster. Aidan hanya mendengus kesal. Sepertinya momen itu akan terus menempel di otak para sahabatnya.

“Ah elah, kaga guna dong gue ajakin kalian kumpul,” seru Ervano frustrasi.

Sebelum bertemu dengan keempat pria ini, Ervano memang sudah mencoba untuk mendekati Naima kembali. Mengunjunginya di kantor L’amour, di rumahnya, namun gadis itu masih belum mau menemuinya. Pesan yang dikirimkan hanya dibaca saja, jika ditelepon tidak pernah diangkat.

“Mending minta saran sama nenek Rena,” usul Irzal.

“Nah benar tuh. Nenek Rena pasti tahu luar dalamnya Ima. Kalau mau ekspress, ya temui nenek Rena. Minta bantuannya.”

“Nenek Rena sekarang lagi di mana?”

Sejak anak-anaknya menikah dan suaminya meninggal dunia, Rena memang tinggal berpindah-pindah. Kadang tinggal di rumah kedua anaknya. Kadang tinggal di kediaman Elang, kadang di rumah Reyhan, kadang di tempat Farel.

“Sekarang nenek Rena lagi di rumah papa Rey,” jawab Irzal.

“Oke deh. Nanti pulang kerja gue bakal langsung temuin nenek Rena. BTW, nenek Rena suka makan apa? Masa iya gue bawa tangan kosong.”

“Bawain aja roti madu. Nenek Rena paling suka roti madu.”

Kepala Ervano mengangguk. Sepulang kerja nanti dia akan langsung mengunjungi wanita itu. Semoga saja dia mendapat pencerahan setelah bertemu dengan Rena. Nenek dari Irzal itu memang memiliki banyak jurus jitu dalam menyatukan pasangan. Salah satunya adalah Dayana dan Rafa.

🍄🍄🍄

“Assalamu’alaikum.”

Dengan kantong berisi oleh-oleh untuk Renata, Ervano memasuki kediaman Reyhan. Rumah pria itu nampak sepi. Sekarang hanya Reyhan, Ayunda dan Rena saja yang tinggal di sini. Daffa masih berada di Amerika untuk menyelesaikan program fellowship-nya. Dan tentu saja Geya ikut menemani suaminya.

“Waalaikumsalam.”

Terdengar suara Ayunda dari dalam menjawab salam Ervano. Pria itu langsung mencium punggung tangan wanita yang masih terlihat cantik di usianya yang sudah setengah abad lebih.

“Sehat, tante?”

“Alhamdulillah. Kok sendiri? Ima mana?”

“Lagi perang dingin tante, hehehe..”

“Ngga sekalian perang nuklir?”

“Hahaha.. tante bisa aja. Euung.. nenek Rena ada?”

“Ada. Lagi nonton tivi di ruang tengah. Ayo..”

Ervano mengikuti langkah Ayunda menuju ruang tengah. Nampak Rena sedang anteng menonton tayangan di televisi. Disangkanya wanita itu tengah asik menonton drama ikan terbang, ternyata Rena sedang asik melihat tayangan Boboiboy.

“Nek, sehat?” sapa Ervano sambil mencium punggung tangan Rena.

“Alhamdulillah.”

“Ini aku bawa roti madu buat nenek.”

“Wah kamu tahu aja kesukaan nenek. Makasih, ya.”

“Sama-sama nek.”

Rena menepuk ruang kosong di sebelahnya, meminta Ervano untuk duduk. Pria itu segera mendudukkan diri di samping Rena.

“Widih, nenek gaul nih, nontonnya Boboiboy.”

“Iya, dong.”

Ervano membukakan kotak makanan yang dibawanya. Enam buah roti madu terdapat di dalamnya. Rena mengambil sebuah roti madu, kemudian memakannya dengan lahap. Ervano berpura-pura menyimak tayangan di depannya, sesekali dia melirik pada Rena.

“Kenapa lirik-lirik nenek? Kamu naksir?”

“Hahaha.. nenek bisa aja.”

“Kamu ada masalah apa? Minta bantuan apa sama nenek? Pasti soal Ima ya.”

“Widih nenek kaya cenayang aja, bisa tahu apa mauku.”

“Heleh.. jomblo lapuk kaya kamu kan apalagi tujuannya kalau ketemu nenek. Pasti minta trik-trik buat dapetin pasangan.”

“Jomblo lapuknya ngga usah disebut juga nek.”

“Hahaha.. ayo sekarang cerita ada apa?”

Senyum terbit di wajah Ervano. Tanpa berlama-lama pria itu langsung menceritakan permasalahan yang menimpanya. Keinginannya ingin segera meminang Naima harus terpentok kasus dirinya dengan gadis itu. Kepala Renata mengangguk-angguk tanda mengerti.

“Terus aku harus gimana, nek?”

“Kamu udah berapa lama usaha?”

“Seminggu, nek.”

“Baru seminggu udah nyerah. Lanjut terus.”

“Bagusnya seperti apa, nek.”

“Setiap hari kamu harus terus coba menemui Ima. Biar ditolak, terus aja temui. Pagi-pagi coba jemput ke rumahnya, antar dia ke kantor. Kalau ngga berhasil, sorenya jemput ke kantor. Ngga mempan juga, datangi ke rumahnya saat libur. Pokoknya tiap hari kamu harus setor muka di depan Ima. Gimana caranya Ima harus lihat kamu dan jangan lupa bawa sesuatu biar dia ingat kamu terus.”

“Bawa apa, nek?”

“Apa aja, makanan kek, minuman kek, atau belikan bros, kerudung atau apa aja. Bunga juga boleh. Yang penting apa yang kamu bawa bisa bikin dia ingat kamu terus. Lakukan itu selama sebulan. Ima tuh gengsinya gede, dia pasti mati-matian buat ngga ketemu kamu. Makanya selama sebulan ini kamu harus kerja keras, terus datengin dia tiap hari.”

“Dia bakalan muntah gerobak ngga nek, kalau aku datengin tiap hari?”

“Ngga, palingan juga muntah truk molen, hahaha..”

Tak ayal Ervano ikut tertawa juga mendengar gurauan Rena. Berbicara dengan Rena ternyata benar-benar menyenangkan. Ide yang diberikannya laksana air yang mengalir. Berbeda dengan sang kakek yang selalu memberikan ide di luar prediksi BMKG.

“Nah, di bulan kedua, kamu pakai teknik pelangi.”

“Teknik pelangi apaan, nek?”

“Pelan-pelan menghilang. Biasanya kamu nongol tiap hari, sekarang dikurangi jadi dua hari sekali. Minggu kedua, rubah lagi jadi tiga hari sekali. Masuk minggu ke tiga, ketemunya empat hari sekali. Minggu keempat, ketemunya enam hari sekali. Nah begitu masuk bulan berikutnya, kamu menghilang. Muncul lagi dua minggu kemudian bawa perempuan lain di depan Ima. Nenek yakin, dia langsung kasih kamu serangan gravitasinya Yaya.”

“Yaya siapa, nek?”

“Temannya Boboiboy.”

“Astaga,” Ervano menepuk keningnya.

“Gimana, udah paham?”

“Siap, udah nek.”

“Jangan lupa, harus kasih laporan tiap minggunya sama nenek, biar nenek bisa evaluasi.”

“Wokeh.”

Rena benar-benar seorang mak comblang yang memiliki banyak ide. Kalau wanita itu membuka jasa mak comblang, dijamin akan banyak klien yang menggunakan jasanya. Ervano masih betah berbincang dengan Rena. Wanita itu banyak bercerita tentang kebiasaan Ima, apa yang disukai dan tidak disukai gadis itu. Tentu saja itu bisa menjadi bahan referensi untuknya mendekati Ima.

🍄🍄🍄

Rena emang Mak comblang sejati😂

1
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Lina Suwanti
berharap Izabel selamat, mendapatkan kesempatan ke2 tuk menjadi orang yang lebih baik
Lina Suwanti
Abi pasti senang lah n bisa berbangga diri di depan Pandawa 4 klo cucunya bisa cari jodoh sendiri😄
Sopi Yani
sangat luar biasa
zen
⭐⭐⭐⭐⭐
Dicky Sugandi
keren
duoNaNa
disebelah apa sih mak???? sebelah kan banyak
P_nR
keren 👍🏻 pake banget😘
tini_evel
thor anaknya deski bukannya namanya shakira ya 🙄
Kas Mi
thor ank.y fahrul yg g d publish
loura cahya
sangat bagus tdk monoton keren pokoknya😍😍😍
ida wati
seruuu, ngocok perut bikin melek, karya2 mak author emang bukan kaleng2, keep going mak, suksess 😚🤗
ida wati
kejadian jugaa 🤣🤣🤣🤣 tapioka sekalian🤣
ida wati
dapeeett ajeee mak 🤣🤣🤣
ida wati
ajibbb Fabian dapet duo combo rese sekaligus, mantaff 🤣🤣🤣🤣
ida wati
🤣🤣🤣🤣
ida wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ida wati
sekalian aja lahh wkwkwkwk aturan pake helm biar ga malu2 amat 🤣🤣🤣🤣🤣
ida wati
sekalian ajah jabanin 🤣🤣🤣🤣🤣
ida wati
eleuhhhh 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!