NovelToon NovelToon
Suami Khianat, Brondong Mendekat

Suami Khianat, Brondong Mendekat

Status: tamat
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Pelakor / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:302.9k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tring
" Melalui pesan ini aku talak kamu. Mulai hari ini kita bukan lagi suami istri."
Dunia wanita 35 tahun itu seakan runtuh. Dia baru saja selesai melakukan operasi sulit pagi ini. Dan pesan yang berisi talak dari suaminya membuat wanita itu terhuyung.
" Kenapa, kenapa kamu ngelakuin ini ke aku."
Dia tentu bingung, selama 3 tahun menjalin pernikahan mereka terlihat baik-baik saja. Tidak pernah sekalipun berseteru.
Jadi, apa penyebab pesan talak itu sampai terjadi?
Apakah pernikahan wanita itu akan benar-benar hancur? Atau dia akan berusaha untuk mempertahankannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TSMSC Chapter 21

Sudah lewat seminggu dari kejadian hari itu, Neha tentu beraktifitas seperti biasa. Sebagai dokter dia tentu harus profesional, tidak mencampur adukkan masalah pribadi dengan pekerjaan. Tapi Neha bersukur, melalui kesibukannya di rumah sakit, dia tidak lagi memikirkan perihal hubungan pernikahannya.

Seperti yang diucapkan oleh sang ayah, Neha membiarkan Dimitri yang menggugatnya. Dia menunggu surat dari pengadilan yang akan dikirimkan oleh Dimitri. Dan Neha juga tidak pernah menduga bahwa Dimitri sebelumnya sudah pernah membuat surat gugatan cerai. Semua itu hasil dari penyelidikan Nayaka.

" Haah, aku nggak ngira ternyata dia pernah akan menceraikan aku. Rupanya selama ini aku yang kelewat bodoh. Aku berusaha mempertahankan pernikahanku, tapi dia nggak," gumamnya lirih.

Berbeda dengan Neha yang sudah bisa atau dikatakan memaksakan diri untuk bisa beraktivitas normal, Dimitri sama sekali tidak keluar rumah. Ia tidak pergi ke perusahaan dan juga dia mengabaikan semua panggilan serta pesan yang masuk ke ponselnya. Pria itu seperti tengah merasakan stres yang luar bias.

Dia juga tidak membukakan pintu ketika Nilam datang. Nilam yang tidak mengetahui pin kunci rumah Dimitri hanya bisa menggedor-gedornya saja. Waktu itu Nilam bisa masuk ke dalam rumah karena memang pintu rumah masih terbuka sedikit, jadi dia tidak bersusah diri memikirkan cara untuk masuk.

" Mas ... Keluar! Sampai kapan kamu mau kayak gini hah!" Nilam kembali datang, ia memukul pintu lebih keras lagi agar Dimitri mau membukanya.

Dugh dugh dugh

" Sialan, kalau kayak gini terus nggak akan bisa apa-apa aku. Apalagi aku udah dipecat dari AD. Haah, kampret."

Beberapa hari yang lalu, tepatnya dua hari yang lalu, Nilam yang baru datang ke kantor langsung di panggil oleh atasan. Ia pikir hanya Tuan Bhumi saja yang memanggilnya, tapi ternyata di dalam ruangan itu ada kedua orangtuanya Tuan Bhumi yakni Tuan Abra dan Nyonya Ciara.

Tentu saja Nilam bingung mengapa sepagi itu dia sudah dipanggil. Terlebih lagi jika diingat-ingat, ia yakin bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan apapun. Bahkan dia menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.

" Muli hari ini kamu tidak perlu bekerja di AD. Ino ku berikan gaji bulan ini dan sekaligus pesangon mu."

Bukan Tuan Bhumi yang memecatnya tapi langsung Tuan Abra. Nilam masih belum mengerti mengapa dua tiba-tiba mendapat pemecatan.

" Tunggu Tuan, saya ada salah apa ya?"

" Kesalahan kamu adalah karena kamu telah berbuat buruk kepada kerabat kami. Mungkin kamu pikir ini nggak ada hubungannya. Tapi tidak bagi kami. Neha bagi kami sudah seperti kerabat, kami berteman dekat, dan kamu bisa-bisanya menjadi wanita perusak rumah tangga Neha. Kami jelas nggak bisa memperkerjakan orang semacam itu. Jadi pergi lah, cari perusahaan yang mau mempekerjakan mu."

Degh!

Nilam sangat terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa istri dari Dimitri itu berkenalan baik keluarga pemilik perusahaan tempat ia bekerja.

Melihat Nyonya Ciara yang bicara dengan sinis dan menggebu-gebu, jelas sekali bahwa saat ini wanita itu membencinya.

" Pergilah, sudah bagus kamu hanya saya pecat. Saya mungkin bisa lebih kejam lagi dengan membuat referensi buruk tentang mu ke semua perusahaan sehingga kamu tidak bisa bekerja dimanapun. Tapi itu bukan tugas saya. Silakan pergi," imbuh Nyonya Ciara. Wanita paruh baya yang masih cantik itu berwajah sangat masam dan seolah ingin meremass wajah Nilam.

Maka dari itu Nilam yang tadinya santai kini mulai panik. Dimitri terlebih tidak menjawab semua panggilan dan pesannya. Ia datang juga selalu diabaikan. Jadi sekarang Nilam bertekad bagaimanapun caranya dia harus bisa bertemu dengan pria itu.

Dugh dugh dugh

" Mas, buka! Kalau kamu nggak mau buka pintu, aku bakal bawa security buat dobrak pintu rumah kamu. Mas Dimi, buka pintunya!"

Nilam semakin keras berteriak dan menggedor pintu. Dia acuh tak acuh saat ada beberapa orang yang lewat dan memerhatikannya. Saat ini yang harus dilakukan adalah bertatap muka dengan Dimitri dan itu tidak bisa ditunda hingga esok atau esoknya lagi.

" Maas !"

Klaak

" Masuk, brisik banget."

Nilam mengerutkan alisnya ketika Dimitri keluar dan mempersilahkan dirinya masuk. Dia kaget melihat tampilan Dimitri yang tidak karuan.

Pria itu hanya mengenakan kaos oblong, celana pendek, rambut acak-acakan, jambang yang tumbuh lebat dan mata yang kuyu. Nilam semakin terkejut saat melihat isi rumah yang begitu berantakan. Bungkus makanan dan minuman berserakan, kain-kain tergeletak dimana-mana. Sungguh kacau.

" Mas, apaan sih semua ini. Kamu udah gila ya?"

" Cerewet."

Hanya satu kata itu yang meluncur dari mulut Dimitri. Nilam membuang nafasnya kasar. Rupanya Dimitri sangat hancur saat ini tapi dia tidak boleh diam saja. Jika dimitri hancur, maka bagaimana nasib dirinya dan anaknya nanti. Apalagi dia sudah tidak memiliki pekerjaan.

" Mas, gimana proses cerai kamu sama Bu dokter? Dan kapan kamu mau nilkahin aku."

" Kan aku udah bilang kalau aku nggak bakalan ceraiin Neha. Jadi mending kamu pulang aja deh sana."

Plak!

Jika beberapa hari yang lalu Nilam yang ditampar oleh Dimitri, maka sekarang gantian Nilam yang menampar Dimitri. Ia sangat kesal melihat Dimitri yang sekarang ini. Dimitri yang ia lihat saat ini sangat jauh berbeda dengan Dimitri yang ia kenal selama ini.

" Jangan jadi pria bodoh Mas, apa yang terjadi padamu seolah-olah semua ini adalah salahku. Nggak, kamu juga salah, jadi jangan merasa hidupmu hancur gara-gara aku. Lihat saja, kalau dalam waktu dua minggu ini kamu nggak juga nikahin aku, maka aku bakalan ngelakuin apa yang waktu itu aku bilang. Aku nggak mau hancur sendiri. Dan aku minta uang, aku harus priksa ke dokter kandungan. Jangan lupa, ini adalah anakmu."

Sreeet

Tap tap tap

Braaak

" Arghhhh, brengseeek!!!"

Dimitri berteriak dengan begitu keras. Dia melemparkan apa saja yang ada di depannya. Ia sama sekali tidak menduga bahwa hidupnya akan menjadi seperti ini.

Ia berjalan dengan terhuyung, meraih ponsel yang sudah beberapa hari ia tidak sentuh itu. Banyak sekali pesan dan panggilan yang masuk ke sana. Dimitri melihat satu per satu, tidak ada nama Neha di sana yang ia tulis dalam kontak menjadi 'istriku'.

Dari sekian banyak pesan dan panggilan telepon yang masuk tidak satu pun dari Neha.

" Kamu beneran mau pisah sama aku Neha?" Dimitri tergugu, sekarang dia menangis pilu menyesali apa yang sudah dilakukannya.

Dimitri menghapus air matanya. Ia lalu kembali melihat ponselnya. Ada nama sang ayah mertua disana. Dan itu lah yang pertama kali Dimitri buka dan baca.

" Segera ajukan gugatan cerai, aku tunggu dalam seminggu ini. Jika kau tak kunjung mengirimkan surat gugatannya, maka kau akan habis."

Membaca pesan itu, Dimitri hanya bisa mengusap wajahnya kasar. Agaknya ia tidak akan bisa lagi terus bersama sang istri, namun Dimitri tiba-tiba tersenyum simpul.

" Aku tahu apa yang harus aku lakukan."

TBC

1
antha mom
👍👍👍👍👍👍👍👍
Netty Netty
ok thorr, semoga kedepannya , othorr bisa membuat cerita yg lebih menarik lagi 💪💪💪💪💪💪
Netty Netty
Salam kenal thorr, jujur baru othorr IAS yang aku baca sampai beberapa judul nya, semuanya baguss 👍👍👍
Sindy Sintia
aku kurang sreg, soalny kaya neha terpaksa gitu blom benar2 cinta Neel gtu, tetap semangat kak
Bunda
hai kak,ijin baca ya🙏
mimief
heran yaa... perempuan sekarang kalau menggatal pada totalitas banget
mimief
yah... firasat wanita ga pernah salah bukan?
padahal semesta udah menunjukkan tanda tandanya
tapi terkadang atas nama cinta kita.... mengabaikan nya🥹
Nurlaila Hasan
makanya due ati ojo suudzon,, overthinking,, iri,, dadine lara ati dewek 🤣
Nurlaila Hasan
critanya gercep,, suka cerita yg ke gini,, jdi ga brtele tele, 💪💪
nuraeinieni
aq mampir thor
christin novip
orang tua si dimitri tuh kemana ya sebenarnya...
kayak gak care gitu ke anak dan mantunya.
yatim piatu kah ? tapi tetep aja, pasti dimitri punya sodara dong..
Memyr 67
𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗅𝖾𝗆𝖺𝗁 𝗂𝗆𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗇 𝗂𝗆𝗂𝗇. 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺𝗂 𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗍, 𝗄𝗅𝖾𝗉𝖾𝗄 𝗄𝗅𝖾𝗉𝖾𝗄, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝗂𝗄𝗂𝗋.
Memyr 67
𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆, 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂. 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗅𝖾𝗉𝖺𝗌 𝖽𝗂𝗋𝗂 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗌𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆.
Memyr 67
𝖿𝖺𝗍𝗍𝖺𝗁 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺? 𝖽𝖾𝗐𝖺𝗇𝖽𝖺𝗋𝗎? 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗀𝖺𝗎𝗋𝗂𝗄𝖺𝗁?
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗈𝗍𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆. 𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗍𝖺𝗎 𝖻𝗈𝗌𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗋𝖺𝖻𝖺𝗍 𝗇𝖾𝗁𝖺, 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗀𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗇𝖾𝗁𝖺 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌. 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎𝗍
Memyr 67
𝗒𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗁𝖾𝖻𝖺𝗍 𝖽𝗂 𝗋𝖺𝗇𝗃𝖺𝗇𝗀, 𝗇𝗈𝗅 𝖽𝗂 𝗈𝗍𝖺𝗄. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗇𝗀𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗇𝖺𝖿𝗌𝗎, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗉𝖺𝗄𝖾 𝗈𝗍𝖺𝗄.
Memyr 67
𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗆𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗌𝖺𝗃𝖺, 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗁𝖺𝗇𝖼𝗎𝗋, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝗂𝗇𝗂 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝖺𝗉𝖺 𝖽𝗂𝗆𝗂𝗍𝗋𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗃𝖾𝗋𝖺𝗍 𝗄𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗂𝗀𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆? 𝖼𝖺𝗋𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗌𝖾𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗒𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖾𝗋𝖻𝖾𝖽𝖺
Memyr 67
𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗄𝖾𝗋𝗃𝖺 𝖽𝗂𝖻𝖺𝗐𝖺𝗁 𝖻𝗁𝗎𝗆𝗂. 𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗉𝖺 𝖼𝗂𝗋𝖼𝗅𝖾 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗇𝖾𝗁𝖺? 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗇𝗀𝗄𝗂𝗋𝗄𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗁𝖺? 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗆. 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗌𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗂𝗍𝗎 𝖣𝖨𝖯𝖤𝖯𝖤𝖳 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗂 𝗇𝖾𝗁𝖺. 𝗉𝖺𝗌𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!