NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Dokter Jenius Di Tubuh Pewaris Asli

Kehidupan Kedua Dokter Jenius Di Tubuh Pewaris Asli

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rahmawati18

Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Yang Yang duduk di kursi kerja Ayahnya. Sementara Dokter Arya terus berdiri di sampingnya.

"Guru, boleh kah kita memproduksi ramuan-ramuan khusus lebih banyak lagi? ramuan kemarin sudah habis terjual, para kerabat ku terus mendesak ku untuk memberikannya" jelas Dokter Arya.

"Ini! Kamu produksi sendiri saja" Yang Yang memberikan sebuah buku yang berisi resep ramuan khusus yang di raciknya sendiri.

"Tapi ini,," Dokter Arya mengambil catatan resep ramuan yang diberikan Yang Yang padanya.

"Tapi guru, ini resep yang guru buat sendiri. Kenapa guru memberikannya padaku dengan sangat mudah? Ramuan ini bahkan harganya sangat mahal" tanya dokter Arya.

"Kamu kan muridku. Guru dan murid adalah satu hal. Tetapi tetap harus profesional. Keuntungannya kamu harus bagi dua dan uangnya jangan telat di transfer ya, aku tidak mau rugi" ucap Yang Yang bermurah hati.

"Baik, baik guru. Terima kasih" ucap dokter Arya dengan sangat bahagia.

Tiba-tiba asisten Yin masuk.

"Nona Yang Yang, Direktur memanggil anda keruang rapat" ucap Asisten Yin.

Yang Yang pun segera menuju ke ruang rapat dengan di antar oleh asisten Yin.

"Ayah!" panggil Yang Yang dan berlari ke arah Ayahnya.

"Aku akan memperkenalkan secara resmi. Ini adalah putriku Yang Yang. Aku memutuskan, mulai sekarang Departemen Riset dan Pengembangan Medis keluarga Pratama aku serahkan kepada Yang Yang putriku" jelas Dimas di ruang rapat tersebut.

"Mulai sekarang Yang Yang adalah bos kalian" lanjut Dimas lagi.

"Apa? Direktur yang benar saja, masa anda menyerahkan Departemen ini kepada anak umur 7 tahun" ucap Chou salah seorang karyawan di perusahaan tersebut.

"Iya, Direktur. Meskipun anda sangat memanjakan putri anda itu" lanjut karyawan lainnya.

"Kenapa? Apa kalian tidak setuju aku jadi bos kalian?" ucap Yang Yang.

"Nona Yang Yang, kamu tahu apa soal urusan perusahaan. Kamu cocoknya di taman bermain saja" Ucap Zu Tian salah seorang karyawan wanita.

"Taman bermain lagi, sungguh sangat membosankan" batin Yang Yang.

"Baik, aku akan bertaruh. Kalau aku bisa merakit mikroskop dengan cepat, kalian harus terima aku jadi bos kalian" ucap Yang Yang.

"Apa? Merakit mikroskop. Nona yang benar saja, kamu masih anak kecil mana paham. Ahli medis saja butuh waktu 3 jam untuk perakitan tersebut" ucap salah satu karyawan perusahaan.

"Betul, aku saja butuh waktu lima jam" ucap Chou.

"Pantas saja keuntungan perusahaan akhir-akhir ini sangat menurun" ucap Yang Yang.

"Baik Nona Yang Yang, kalau kamu berhasil merakit mikroskop dalam waktu enam jam, kami akan menerimamu sebagai bos kami." lanjut Chou.

"Berhasil tidaknya nanti kita lihat sendiri" ucap Yang Yang.

Dimas yang melihat tingkah putrinya itu hanya bisa tersenyum.

"Yang Yang, apa kamu perlu bantuan Ayah? Atau Ayah panggil paman Arya untuk membantu mu" tawar Dimas kepada putrinya.

"Tidak perlu Ayah. Sebagai bos, aku harus membuktikan sendiri di depan bawahanku. Ayah duduk disini saja dan tunggu hasilnya" ucap Yang Yang percaya diri.

Yang Yang kini ingin bertaruh merakit mikroskop bersama dengan Instruktur Chou. Mikroskop yang belum dirakit kini ada di depan mereka berdua.

"Nona Yang Yang, aku beri kamu kesempatan merakit lebih dulu" ucap Chou.

"Lama. Ayo mulai saja sekarang" balas Yang Yang.

Mereka pun mulai merakit Mikroskop. Yang Yang hanya tinggal memperhatikan serpihan-serpihan mikroskop tersebut. Sementara Instruktur Chou sudah mulai merakit dengan cepat.

"Lihat, instruktur Chou cepat sekali. Ini baru hebat" ucap karyawan laki-laki.

"Betul sekali, instruktur Chou memang tak tertandingi. Lihat Nona Yang Yang, dia hanya diam kebingungan" ucap Zu Tian.

"Sudah, kita lihat saja. Mungkin Nona Yang Yang punya caranya sendiri" belah salah satu karyawan.

"Bisa aku lihat diagram pemasangannya?" ucap Yang Yang.

Karyawan disitu pun memberikan diagram pemasangan mikroskop kepada Yang Yang.

"Yang Yang ini bukan mainan Lego, kenapa butuh diagram perakitan segala. Apa kamu bisa membaca tulisan bahasa inggris itu? Sudah lah menyerah saja, percuma kamu masih anak kecil tidak akan bisa merakit itu" Ucap Zu Tian meremehkan Yang Yang.

"Diam lah dan lihat" ucap salah satu karyawan disitu.

Yang Yang memperhatikan diagram pemasangan mikroskop itu. Tapi dia tampak kelihatan bingung dengan diagram yang dilihatnya.

Yang Yang memasang satu buah baut di bagian kaki mikroskop sesuai dengan panduan diagram yang dia lihat. Tetapi, Yang Yang melepasnya lagi.

"Lihat itu, dia semakin bingung. Nona kamu hanya pura-pura membaca diagram saja padahal kamu tidak tahu sama sekali. menyerah lah, kami hanya membuang-buang waktu saja untuk melihat mu merakit diagram ini" ucap Zu Tian lagi.

"Diagramnya salah" ucap Yang Yang.

"Ha? Apa kamu bilang? Ini diagram pemasangan yang dibuat oleh perusahaan kita sendiri. Kenapa kamu mengatakan seperti itu?" ucap Zu Tian lagi.

Yang Yang tidak menghiraukan apa yang dikatakan para karyawan. Yang Yang merakit mikroskop atas inisiatifnya sendiri.

"Selesai! Mikroskopnya sudah selesai aku rakit" ucap Yang Yang.

"Ha? Cepat sekali, Nona Yang Yang cuman butuh waktu 30 menit untuk merakitnya" ucap Zu Tian kaget.

"Apa, ini tidak mungkin? Kamu pasti anak ajaib. Jelas-jelas aku yang sudah profesional butuh waktu 6 jam untuk merakitnya" Ucap Chou kagum.

"Diagram rakitan kalian tidak benar. Nanti aku akan buatkan kalian diagram rakitan yang lebih sederhana. Dan lebih baik jangan menggunakan bahas inggris, kita harus menggunakan bahasa kita sendiri" jelas Yang Yang.

"Wah, keren sekali. Nona Yang Yang anda memang pantas jadi bos kami. Pasti perusahaan akan berkembang pesat dan bisa mendapat keuntungan berlipat ganda" ucap Zu Tian memuji Yang Yang.

"Nona Yang Yang, apa aku boleh jadi muridmu?" tawar Instruktur Chou.

Tiba-tiba saja Dokter Arya datang.

"Ee, ee, ee! tidak boleh, tidak boleh! Guruku hanya punya satu murid, yaitu aku sendiri" ucap Dokter Arya menghalangi Instruktur Chou.

"Dokter Arya, ini anda?" ucap Zu Tian heran.

"Kalau begitu aku cadi asisten pribadi Nona Yang Yang saja" ucap Instruktur Chou lagi.

"Tidak, tidak. Guruku tidak butuh asisten" selah dokter Arya.

"Dokter Arya jadi murid Nona Yang Yang? Wah, dia sangat beruntung sekali. Andai aku juga bisa jadi murid Nona Yang Yang" ucap Zu Tian penuh harap.

"Aduh, Dokter Arya! Anda kan tokoh paling terkemuka di dunia kedokteran. Kemampuan anda sudah diakui di dunia medis, anda tidak perlu guru lagi. Biarkan aku yang jadi murid Nona Yang Yang saja" ucap Instruktur Chou.

"Tidak bisa! Guruku tidak terima murid lagi" tegas dokter Arya.

"Sudah-sudah! bawakan daftar nama karyawan dan data perkembangan Departemen Riset dan Pengembangan Medis 3 bulan terakhir ke ruangan ku" perintah Yang Yang.

"Baik Nona Yang Yang" ucap Zu Tian.

"Mundur-mundur, kalian mundur. Guruku mau lewat. silahkan guru, silahkan" ucap Dokter Arya seolah-olah menjadi pengawal pribadi Yang Yang.

***

Lanjut lagi nggak nih?

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: oke kak...mkasih sdah setia baca ceritaku🤗🤗
total 1 replies
Nur baity Al hanan ♍
hmmm gak maksud akal dah author nya ikutan transmigrasi ke novel sendiri


lucu ajah si gak nyambung euyyy🤭🤭🤣🤣
Dewiendahsetiowati
untung ada Yang Yang jadi sembuh deh
Sribundanya Gifran
lanjut
Dewiendahsetiowati
ternyata dapatnya zonk🤣🤣🤣
Anisa Nur Afifah
baru nyampe sini ya kak nanti ku lanjut bacaa
Virgo♍: mkasih udah mampir🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: oke kak. maaf kemarin author nggak up soalnya lagi tidak enak badan..tunggu up nya nanti ya kakak🤗🤗 mkasih tetap setia membaca ceritaku
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: siyap kak..🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
Virgo♍: proses🤗🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: okey kak🤗
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Virgo♍: terima kasih kakak sudah mampir di ceritaku🤗sehat selalu. nantikan selalu updatenya
total 1 replies
Anita Rahayu
Ayo dong thor bongkar zhuzhu bukan anak dimas biar manyap😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤
Virgo♍: hehehehe sabar ya kakak🤗 tunggu up berikutnya
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: oke kakak 🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: oke kakak, proses 🤗
total 1 replies
sri mulyani
lanjut lagi ka,,ditunggu up ny semangat dan sehat sll ya ka
Virgo♍: aamiin.. tunggu up selanjutnya kak🤗
total 1 replies
Anita Rahayu
aduh thor kau lelet amat kapan nie 2 medusa anak dan emak di bongkar busuknya biar di depak jadi gemmmmmmbeeeelllĺ😡😡😡😡😡😡😡
Virgo♍: heheheee, sabar ya kakak. nggak lama lagi. tunggu up berikutnya ya🤗
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Virgo♍: tunggu up berikutnya ya kakak🤗
total 1 replies
Anita Rahayu
kapan thor lu buat 2 medusa dan licik di tendang dgn tidak elegan 😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡
Virgo♍: ehehehee, sabar ya kakak😄
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Virgo♍: oke kakak🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!