NovelToon NovelToon
Sistem Penguasa Alam

Sistem Penguasa Alam

Status: tamat
Genre:Perperangan / Sistem / Harem / Penyeberangan Dunia Lain / Budidaya dan Peningkatan / Poligami / Fantasi Timur / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: dian_nurlaili

Arsaka Dirgantara harus menelan kenyataan pahit usai mendapat pengkhianatan dari rekan seperjuangan hingga tim yang dipimpinnya disergap musuh. Saat mengira dirinya akan mati, ternyata jiwanya pindah ke tubuh seorang pemuda lemah berusia 17 tahun dengan basis kultivasi yang rusak. Belum lagi, ia harus menghadapi hinaan dan pemutusan pertunangan karena ia yang sekarang dianggap sampah.

Di dunia yang tak dikenalnya itu, semua hal yang selama ini ia anggap mitos benar-benar ada. Kejutan belum selesai, Arsaka juga mendapatkan sebuah sistem yang selama ini hanya ia baca dari novel.

Tingkatan kultivator :
1. Prajurit (1-9)
2. Jenderal (1-9)
3. Raja (1-9)
4. Bumi (1-9)
5. Langit (1-9)
6. Immortal (1-9)
7. Saint (1-9)
8. Saint King (1-9)
9. Mahayana (1-9)
10. Dewa (1-9)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dian_nurlaili, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merampok Sistem 1

[Ding! Menunjukkan status]

Nama : Wisaka Hirawan

Status : Calon Penguasa Alam

Kultivasi : Ranah Bumi⁶

Tingkat Tubuh : Fisik Dewa Abadi

Ketrampilan Aktif :

- Tinju militer (max)

- Taekwondo (max)

- Snipper (max)

- Langkah angin (4/10)

- Harimau membelah gunung (3/10)

- Mata Dewa (1/10)

Pekerjaan : Master Array 3/10

Elemen : Api Naga Abadi

Energi mental : 75/100

Ketrampilan Pasif :

- Teknik Penyerapan Ilahi

Poin Pengalaman : 56.000/100.000.000

Poin Sistem : 0 ps

Inventory : Senapan Steyr SSG 69, revolver

Versi Sistem : 1.0

Saka menghela napas panjang. Ia menyadari tanggung jawabnya yang berat saat mengetahui tentang klan darah. Mungkin saja ada sebuah misteri di alam kultivator ini.

Sembari mengenakan pakaian, Saka terus memutar otak. Langkah apa yang harus ia lakukan demi menghimpun kekuatan agar bisa melindungi orang-orang yang ia sayangi.

[Ding! Tuan, jangan lupa kalau Tuan memiliki satu voucher pemanggilan bawahan setia tingkat Saint King]

Suara sistem menyentak kesadaran Saka. Ia sempat lupa jika masih ada hadiah lain yang tak kalah hebat.

Dengan wajah berseri Saka memerintahkan sistem untuk menggunakan voucher pemanggilan.

[Ding! Menggunakan voucher pemanggilan]

Kemudian dari udara, kumpulan kabut terlihat sebelum menampakkan sesosok pemuda yang tak kalah tampan dari Saka sendiri. Rambut abu-abu gelap, baju ungu dan pupil mata ungu yang tajam. Namun, tatapan tajam itu melembut saat menatap Saka.

"Salam, Tuan! Hamba menghadap!" Pemuda itu berlutut dengan satu kaki, dan tangan kanan bertumpu pada lutut kanan yang tegak.

Saka terpana sekaligus kecewa. Ia pikir, bawahan setianya seorang wanita, ternyata malah pemuda tampan tak terkira. Saka bergidik geli saat tak sadar memuji ketampanan seorang pria.

"Berdirilah! Jangan bersikap seolah kau adalah budak. Meskipun statusmu adalah bawahan setiaku, tapi aku ingin kau menjadi kakakku. Panggil aku Saka, atau Tuan Muda saja."

Pemuda itu menyunggingkan senyum lembut dan berdiri, menuruti perintah Saka.

"Siapa namamu?" tanya Saka penasaran.

"Hamba belum mempunyai nama, Tuan Muda!"

Saka menggaruk pelipisnya heran. Masa iya seseorang hidup tanpa nama?

"Ya sudah, aku saja yang memberi nama. Sekarang, namamu adalah Orion Dirgantara. Menggunakan nama margaku karena aku ingin kamu menjadi kakakku. Bagaimana, Kak Rion?"

"Nama yang bagus, terima kasih Tuan Muda!" Orion sangat bersuka cita. Ternyata tuannya adalah sosok yang hangat dan tidak pernah memandang rendah orang lain meski statusnya lebih tinggi.

Saka menatap Orion, dan tampaklah panel status yang menandakan identitas Orion.

Nama : Orion Dirgantara

Status : Bawahan setia (tidak akan pernah berkhianat)

Kultivasi : Saint King⁴

Elemen : Petir

"Wow! Kamu mempunyai elemen petir?" Saka tak bisa membendung rasa penasarannya.

"Benar, Tuan Muda! Bagaimana Tuan Muda bisa tahu?" Orion heran.

"Hehehe, karena pupil matamu berwarna ungu." Saka menjawab asal. Ia tak bisa bilang kalau mendapat informasi dari sistem kan? Meskipun Orion didatangkan oleh sistem, tapi sepertinya hal tentang sistem hanya ia sendiri yang tahu.

"Benarkah? Lalu, pupil mata Tuan Muda yang berwarna emas itu menandakan elemen apa?"

"Aku memiliki elemen api," jawab Saka sembari mengeluarkan Api Naga Abadi miliknya.

"Api Naga Abadi?" Mata Orion membelalak.

"Kamu mengenalnya?"

"Tentu saja, Api Naga Abadi adalah tingkatan api paling tinggi di seluruh alam. Api ini tidak bisa dikuasai oleh siapapun bahkan oleh ras naga, tapi ...."

Saka tersenyum. "Hanya keberuntungan."

Orion tampak masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Rasa kagum semakin mengakar untuk Tuan Mudanya.

"Sekarang sudah sangat larut, sebaiknya kau istirahat, besok kita akan keluar," ucap Saka sambil menunjuk ranjang. Ranjang miliknya sangat besar, jadi tidak masalah jika satu ranjang berdua. Eits, jangan salah! Di militer, Saka justru terbiasa tidur ramai-ramai seperti ikan asin yang dijemur. Jadi, ia tak terlalu risih untuk berbagi ranjang, dengan selimut berbeda tentunya.

"Tidak, Tuan Muda! Sebaiknya Tuan Muda yang beristirahat dan saya akan berjaga," tolak Orion.

Saka terkekeh. "Tidak perlu dijaga. Di sini sangat aman. Selain monster, tidak akan ada yang berani datang ke sini. Tapi monster pun hanya berada di ranah Raja yang paling tinggi di pegunungan tengah ini."

Alis Orion terangkat sebelah. "Jika monster hanya berkekuatan rendah, kenapa tidak ada manusia yang berani datang ke sini?"

"Karena ada kabut yang membatasi persepsi dan pandangan, sehingga mereka tidak berani naik lebih tinggi."

Orion hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Sudahlah! Besok aku akan menunjukkan kepadamu! Aku juga penasaran, apakah pembatasan kabut itu juga berlalu untuk seseorang yang berada di ranah Saint King, karena kultivator tertinggi di kerajaan Victoria kabarnya hanya berada di ranah Saint, itu pun leluhur kerajaan." Saka langsung merebahkan diri di ranjang dengan kedua tangan yang dia letakkan di belakang kepalanya.

Orion tampak ragu-ragu sejenak sebelum menyusul Saka berbaring di sebelahnya.

Saka memejamkan mata, berkomunikasi dengan sistem, tetapi Orion yang melihat mengira jika Tuan Mudanya sudah tertidur. Ia pun memilih bangkit, mengambil sikap lotus dan berkultivasi.

Saka membuka sebelah matanya sedikit, lalu tersenyum. Orion sangat bertekat dan disiplin dengan dirinya sendiri.

"Sistem, apakah aku bisa membeli apapun yang aku mau tanpa batasan dengan voucher belanja gratis 24 jam?"

[Ding! Iya Tuan, Tuan bebas membeli apapun dan tidak ada batasan]

Hehehe ....

Saka menyeringai dalam hati. Ini adalah kesempatan. Membuka panel toko, Saka menggulir semua item sebelum memutuskan ingin membeli yang mana. Sembari mengingat-ingat, Saka memikirkan kira-kira apa yang sebaiknya ia prioritaskan.

Pil? Eliksir? Itu memang perlu, tapi jangan dulu.

Teknik? Ya! Saka masih sangat kekurangan teknik bertarung. Tinju militer dan taekwondo tidak akan terlalu berpengaruh jika bertemu lawan yang ranahnya jauh di atasnya.

Membuka bagian teknik, Saka memilih dan memilah teknik yang cocok untuknya. Di toko sistem, ada milyaran teknik, dari yang sudah hilang jutaan tahun yang lalu sampai teknik yang baru. Namun tidak sembarang teknik bisa digunakan, Saka yang memiliki elemen api tak mungkin bisa menguasai teknik yang berhubungan dengan elemen lain.

Teknik jari setan : 873.000.000 poin sistem.

(Deskripsi : Teknik jari setan adalah teknik yang memusatkan energi di ujung jari. Jari pengguna teknik ini akan berguna menjadi senjata untuk serangan jarak jauh maupun jarak dekat)

"Sistem, apakah teknik jari setan bisa digunakan layaknya pistol, hanya saja aku mengubah peluru menjadi energi dan aku tembakkan lewat jariku?" Setelah membaca deskripsi, Saka mempunyai beberapa bayangan yang cukup konyol.

[Ding! Bisa Tuan! Teknik jari iblis bisa Tuan kembangkan sendiri untuk penggunaanya]

Saka hampir saja tersedak air liur mendapat jawaban sistem.

"Sistem, kalau begitu beli teknik jari iblis."

[Ding! Memproses pembelian teknik jari iblis menggunakan voucher gratis 24 jam ... pembelian berhasil! Apakah Tuan ingin langsung memasangnya?]

"Pasang!"

Arus hangat disertai pusing yang mendera terasa oleh Saka, selang beberapa hela napas, rasa pusing berganti dengan kesemutan seolah jutaan kutu tengah gerak jalan di kepalanya. Hal itu terjadi bersamaan dengan masuknya jutaan informasi tentang teknik jari iblis dan penerapannya. Hanya dalam waktu satu menit, Saka sudah menguasai keseluruhan teknik. Saka tersenyum lebar saat tekniknya bertambah lagi. Ia semakin bersemangat menggulir layar hingga netranya bertemu dengan salah satu teknik dengan poin selangit.

Teknik hukum, ruang dan waktu : 100 kuadriliun poin sistem.

Hisss!

Jika tidak ada voucher gratis 24 jam, mungkin Saka harus merampok lima kerajaan baru bisa membeli teknik ini.

1
ZAHRANI
apa gunanya pengetahuan tingkat SEMESTA thor???🤔
ZAHRANI
yang bener thor,kok ranahnya berubah ubah,padahal ceritanya bagus😏
Matisekali Hidupsekali
membosankan.
Matisekali Hidupsekali
novel ni lagi sampah dari yang pertama.
saniscara patriawuha.
mantaffff
@ᴹᴿ乂⁴⁵・☂
tes
Chella
Ditunggu karya selanjutnya kak
Abady Ehm
mulai membosankan ceritanya nih,.. gak seru lagi,..
Dir Dirman: mukamu gak seru dilihat goblok😄😄
total 1 replies
Ari Kkmr
makin gacor saka malam pertama 🤣
Bar Bar
kudune diarani BEJO
Bar Bar
enakan ciu yAa🤣
abdillah musahwi
nih MCnya males apa🤔 kok nggak ada point pengalaman
abdillah musahwi
asem nih banget nih MCnya, mulut nyerocos kayak sepur tanpa rem🤭😄
abdillah musahwi
nih, bocah kurang ajer🤭 nggak ada angin dan badai tiba-tiba mau jadi Mak comblang 😄😁
abdillah musahwi
Thor, kenapa harus ada revolver atau senpi di dalam cerita dunia kultivator. memangnya kultivator segitu gampangnya ditembus sama senpi🤔/Shy/
abdillah musahwi
itu sih bukan keuntungan lainnya, Thor. sebab nama lain dari langkah angin adalah Langkah Seribu🤭
abdillah musahwi
lah bukannya tadi Jendral, thor🤔
Hasan Udin
lanjut Thor
Eva
jangan makhluk Tuhan thor...ganti dengan makhluk Ilahi gitu lho...
Eva
bener" pikun...bukannya di dalam surat tadi ibunya menjelaskan bahwa ia berasal dari alam bintang kerajaan api yang melarilan diri dari lamaran kaisae elemen...😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!