NovelToon NovelToon
Affair With My Step Brother

Affair With My Step Brother

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:545.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Yulfiana

Berselingkuh dengan calon duda yang merupakan kakak tiri sendiri. Apa jadinya?

Follow IG @honey.queen174

Hai guys! Dukung terus ya biar aku bisa semangat nulis ceritanya sampai tamat😁

Happy reading~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21

Apa? Darimana ibu tahu mengenai hubunganku dengan kak Rey? Seingatku aku tidak pernah memberitahukannya pada ibu atau siapa pun. Yang tahu mengenai hubunganku dengan kak Rey hanya mas Darren, Laras, beserta Mawar, karyawanku di toko.

Dan lagi, jika ibu tahu mengenai hubungan kami, menurutku sekarang terlalu cepat untuk membahas mengenai masa depanku bersama kak Rey. Aku bahkan baru satu bulan menjalin hubungan dengannya. Bagaimana bisa langsung memikirkan mengenai masa depan. Lagi pula, aku juga belum mencintai kak Rey. Jadi aku sama sekali tidak pernah berpikir untuk membawa hubungan kami ke tahap yang lebih serius.

"Maksud Ibu apa?" Seketika ponsel yang ada di dalam genggaman tangan kiriku dirampas oleh mas Darren. "Ada apa dengan Kei dan Rey, Bu?"

Mas Darren menatapku bergantian dengan wajah ibu yang ada di layar ponsel. Genggaman tangannya juga semakin erat dia genggamkan pada tanganku. Ku lihat ekspresi wajah mas Darren juga berubah, seperti memiliki firasat buruk.

"Darren, pacar adik kamu, si Rey, tadi sore sempat menghubungi Ibu dan ayah. Katanya, dia ingin membawa hubungannya dengan Kei ke jenjang yang lebih serius. Rey tadi sore meminta restu dari Ibu dan ayah," jelas ibu pada mas Darren.

"Maksud Ibu, Rey mau melamar Kei, begitu?" tanya mas Darren lagi.

"Iya. Rencananya kalau ayah dan Ibu sudah setuju, bulan depan Rey bersama kedua orang tuanya akan datang melamar adik kamu secara resmi," jawab ibu.

Mendengar penjelasan ibu, aku langsung menyela ucapan beliau. "Tapi, Bu, kami bahkan baru 1 bulan berpacaran. Kei belum mengenal dengan baik sifat kak Rey seperti apa."

"Masa? Ibu tidak percaya. Tadi nak Rey bilang, kalian berdua sudah saling mengenal selama lebih dari 4 tahun," ucap ibu.

"Iya Bu, saling mengenal memang sudah lama. Tapi pacarannya itu yang baru 1 bulan. Kei bahkan belum mengenal betul bagaimana sifat kak Rey yang sebenarnya, masa sudah mau main lamar aja. Kei nggak setuju, Bu," jelasku.

Aku tidak mau ibu dan ayah Gilang menerima lamaran kak Rey dan keluarganya begitu saja. Aku benar-benar belum siap untuk menikah. Aku takut tidak bahagia karena menikah dengan laki-laki yang tidak aku cintai.

Lagian kak Rey juga, kenapa sudah berencana melamarku tapi tidak pernah meminta persetujuanku terlebih dahulu. Masa dia langsung tanya ke orang tuaku sih. Memang kak Rey pikir, aku bisa langsung setuju begitu saja untuk menerima lamarannya. Tidak, Kak Rey salah besar. Janjinya saja untuk membuatku jatuh cinta padanya belum terpenuhi, ini sudah main lamar-lamar saja. Apa dia sudah lupa dengan janjinya itu?

Ku akui, yang paling salah di sini adalah aku. Bulan lalu aku menerima pernyataan cinta kak Rey padahal aku tidak mencintainya sama sekali. Alasannya karena aku tidak tega menyakiti hati kak Rey karena ditolak olehku. Tapi sepertinya aku salah dalam mengambil keputusan, ujung-ujungnya aku akan tetap menyakiti hati kak Rey juga. Pfft ....

"Saling mengenal lebih dekat itu bisa nanti toh, Nduk. Nanti setelah kalian berdua menikah. Nak Rey itu anaknya baik, sepertinya dia juga tipe laki-laki yang bertanggung jawab. Ibu yakin, dia pasti bisa membahagiakan kamu nanti," jelas ibu.

"Tapi Bu, masalahnya, Kei belum siap menikah. Kei masih muda. Kei nggak mau nikah muda," jelasku.

Tiba-tiba mas Darren kembali mengambil alih ponsel dari genggaman tanganku untuk yang kedua kalinya. "Bu, sebaiknya kita biarkan Kei berbicara dengan Rey terlebih dahulu, karena sepertinya Rey mengambil tindakan tanpa meminta persetujuan dari Kei terlebih dahulu. Kita juga tidak boleh memaksa Kei. Ini bukan hanya menyangkut tentang masa depan Kei, tapi juga menyangkut mengenai kebahagiaan putri semata wayang Ibu. Jadi sebaiknya, keputusan sepenuhnya kita serahkan pada Kei, Bu."

Ibu terdiam sesaat, lalu kemudian beliau menyetujui usulan dari mas Darren. "Kamu benar Darren. Ibu setuju dengan usulan kamu."

Setelah ibu mengakhiri sambungan teleponnya dengan kami, aku pun meminta mas Darren untuk melepaskan tanganku dan membiarkan aku sendiri. Di saat seperti ini aku butuh waktu untuk menyendiri.

"Sebelum kamu menjawab pertanyaan Mas, Mas tidak akan melepaskan tangan kamu," kata mas Darren sambil menatapku dengan lekat.

"Memangnya Mas Darren mau nanya apa? Ngomong aja sekarang. Lebih cepat lebih baik, karena Kei benar-benar butuh waktu untuk menyendiri sekarang. Kei butuh waktu untuk memikirkan jalan keluar dari masalah ini," ucapku.

"Mm ... mengenai perasaan kamu ke Mas. Mas hanya ingin bertanya, apa sekarang kamu masih mencintai Mas, sama seperti yang kamu katakan waktu itu?" Mas Darren bertanya sambil terus-terusan menatapku dengan lekat.

Mendengar pertanyaan mas Darren, aku terdiam. Disaat seperti ini aku bingung harus menjawab apa. Sebelum mengakhiri hubunganku dengan kak Rey, aku tidak boleh memberikan banyak harapan pada mas Darren. Meski pun pada kenyataannya hingga detik ini aku masih sangat mencintainya.

Tapi aku juga tidak boleh egois. Kak Rey adalah kekasihku, dan dia juga sangat mencintai dan menyayangiku dengan tulus. Bahkan dia sudah serius ingin melanjutkan hubungan kami ke jenjang yang lebih serius, padahal hubungan kami baru saja di mulai. Apa aku tega menyakiti hati orang sebaik kak Rey hanya demi mas Darren yang pernah menolak cintaku sebanyak dua kali? Saat ini aku benar-benar seperti sedang disuguhi buah simalakama.

"Dek, tolong jawab pertanyaan Mas. Apa kamu masih cinta sama Mas?" tanya mas Darren lagi.

"Maaf Mas, untuk saat ini Kei nggak bisa ngasih jawaban apa pun. Jadi tolong lepaskan tangan Kei. Kei sedang butuh waktu untuk menyendiri," jawabku seraya berusaha menarik tanganku agar terlepas dari genggaman tangan mas Darren.

"Kenapa? Coba jelaskan sama Mas, apa alasannya sehingga kamu tidak mau menjawab pertanyaan Mas?" tanya mas Darren lagi.

Karena aku berusaha melepaskan tanganku, mas Darren malah semakin mempererat genggamannya. Sampai-sampai pergelangan tanganku terasa sedikit sakit.

"Mas Darren, tolong lepasin tangan Kei, tangan Kei sakit."

"Iya, Mas akan melepaskan tangan kamu. Tapi dengan satu syarat, kamu harus menjawab dulu pertanyaan, Mas."

Tidak. Aku tidak mau menjawabnya. Lebih baik aku diam saja. Toh kalau nanti mas Darren lelah menunggu jawabanku, dia pasti akan menyerah dan pergi dengan sendirinya.

"Baik. Karena kamu lebih memilih diam, jadi  jangan salahkan Mas kalau Mas memilih jalan lain untuk mencari tahu jawaban atas pertanyaan Mas."

Cup.

Rupanya aku salah menduga, seketika mas Darren malah langsung menciumku, dan katanya, itu untuk mengetahui jawaban atas pertanyaannya. Aku benar-benar sangat terkejut bukan main karena perbuatannya. Anehnya, aku tidak menolak sedikit pun atas perlakuan lancang kakak tiriku tersebut. Malah, aku ikut memejamkan mata saat melihat mata mas Darren terpejam. Ditambah lagi saat aku mulai merasakan lembutnya bibir mas Darren saat mulai men***** bibirku dengan perlahan.

Dag dig dug.

Jantungku bergemuruh, sama seperti saat kak Rey menciumku tadi sore. Tapi entah mengapa aku merasa ada yang berbeda dari ciuman kedua pria itu. Saat kak Rey menciumku, aku deg-degan karena baru pertama kali dicium oleh seorang pria. Tapi saat dicium oleh mas Darren, rasanya ada yang berbeda. Rasa gugup yang aku rasakan itu sepertinya agak susah untuk dijabarkan. Aku juga tidak mengerti kenapa. Yang jelas, rasanya jauh berbeda.

Setelah ciuman itu berlangsung selama beberapa saat, mas Darren mulai melepaskan ciumannya saat merasakan aku kesulitan bernapas. Dengan napas yang juga terengah-engah,  mas Darren pun berkata, "Sekarang, Mas sudah tahu jawabannya."

Ku lihat mas Darren tersenyum lalu menempelkan jidatnya pada jidatku. Kedua ibu jarinya juga ikut mengusap kedua belah pipiku dengan lembut.

Sementara aku, tidak bisa berkata apa-apa. Aku hanya sibuk mengatur napas tanpa mampu melakukan aksi protes sedikit pun atas perlakuan lancang mas Darren barusan. Mungkin karena aku mencintainya, jadi aku tidak keberatan sedikit pun dengan semua perlakuan mas Darren barusan.

Cup.

Belum puas aku mengatur napasku, namun untuk yang kedua kalinya, mas Darren kembali menciumku. Tapi rasanya kali ini jauh berbeda dari ciumannya yang pertama. Kali ini mas Darren menciumku dengan lebih ganas, sambil sebelah tangannya melingkar di pinggangku untuk membuat posisi kami berdua menjadi semakin intim, sebelah tangannya lagi menahan tengkukku untuk semakin memperdalam ciumannya.

Saat merasakan mas Darren menciumku lebih panas dari sebelumnya, tanpa sengaja aku ikut membalas perlakuannya, membuat mas Darren tersenyum puas kemudian kembali menciumku dengan penuh semangat dan gairah.

1
Yani Cuhayanih
ribet amat sihh hidup mu kei..lama2 kamu bisa tepar sendiri../Smug/
L.s
aku mampir Thor jgn lupa mampir juga dikarya ku 'Terjebak dalam kebencian'
gaby
Mending Kei aja yg mati kelindes truk. Aq ga suka karakter Kei yg tukang php di dua pria
gaby
Kei plin plan. Aq malah ga menyalahkan Darren sm skali karena dr awal emang Kei naksir Darren & Rey cm dijadikan pelarian tanpa ada rasa cinta. Kei itu cwek sok paling laku, ngasih php ke smua cwok. Jujur aq lbh suka bila jln critanya Kei menikah dgn Rey, abis itu Darrren mati bunuh diri, biar Kei trauma seumur hdp.
Ruk Mini
ko ga sesuai judul sih thorrr..aq kira jdi ame abank ye..tpi gpp lh ..yg penting Happy ..tq thorr d tgg lgi karya2 mu🙏
Athie Roesmana
klo loe diem aj kei, b'ati emank loe jg gatel...
Athie Roesmana
panik panik panik... keceplosan saking panik nya rey rey🤣🤣🤣
Athie Roesmana
cowok egois loe pacarin kei...
Athie Roesmana
darren di pikirin...
fitria widyani
bagus kaak ceritanya. penulisannya rapi tata bahasanya mudah dipahami.. pokoke keren deeh kaak.. gak sabar baca karya kakak yg lain🤗🤗🤗
Komangnovi Andayani
kira kira bakal sama darenkah?
Athie Roesmana
gila...bnr2 manusia terlahir tanpa otak dan hati si darren, auto ilfeel gw
Athie Roesmana
sumpah jijok bgt sm si kei...
Athie Roesmana
aneh kok ad cewek dgn gampang pilih cowok yg ga ad perjuangan nya buat dia, malah cowok yg prnh buang dia....
Athie Roesmana
team rey tentu nya aq
Athie Roesmana
dih kocak malih....loe aj blm cere dah dekati cewek
Athie Roesmana
salahin ibu loe lah yg egois, bis dpt laki baru seenak nya misahin anak sm sesuatu peninggalan ayah nya... ga abis pikir deh
Athie Roesmana
narasi nya panjang beut...
meli
bagus bangett di tunggu exra part thoor semangat ngetik 🌹👍👍👍
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
Darren kayaknya sih cemburu itu🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!