NovelToon NovelToon
Jodoh Dadakanku

Jodoh Dadakanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Ketos / Romansa Fantasi
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Wulan Antya

Hidup mati seseorang tidak ada yang tahu.
Begitupun dengan jodoh.

Hawa yang memberontak karena dijodohkan dengan kakak kelasnya akhirnya mencoba menerimanya, dengan perjanjian agar di rahasiakan. mengingat mereka masih duduk di bangku sekolah, tapi qodarullah ibu Hawa sakit dan meminta Hasby mengucap ijab kabul secara rahasia di tempat ibu Hawa dirawat. ibunya meninggal dengan tenang karena Hawa tidak sendiri lagi, sudah ada Hasby dan keluarga barunya.

Dengan berat hati Hawa menerima status barunya itu serta mencoba menjalaninya. Entah mampu bertahan atau berhenti ditengah jalan, Hawa tak tahu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Antya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 3

       Azan maghrib sudah berkumandang. Hawa dan Ibu langsung menunaikan sholat. Seusai sholat dan dzikir mereka membereskan mukenanya masing-masing. Ibu menghela nafas sebentar "Hawa, nanti akan ada teman Ibu yang hendak berkunjung, tolong ganti baju dengan yang lebih sopan ya nak!" ucap Ibu pelan sambil menatap netra anaknya. Hawa terkejut, karena selama ini tidak mengenal siapa teman Ibu. Tapi tiba-tiba akan datang berkunjung kerumahnya malam ini. Pantas saja Ibu libur dan memasak banyak. Tapi Hawa masih penasaran. Hawa hanya mengangguk perlahan menyahuti perintah Ibu.

   Tak lama terdengar suara mobil berhenti dihalaman depan rumah. Ibu langsung berjalan kepintu untuk membukakan pintu rumah. Hawa langsung menegakkan badannya. Merasa tegang dan gugup. Merasa belum tahu dan belum kenal dengan teman Ibunya.

     Terlihat Ibu menyalami seorang wanita paruh baya yang sangat cantik diusianya sekarang. Menyusul pria paruh baya yang tersenyum ramah kepada Ibu. Aku langsung menghentikan kegiatan mengintipku dan berbalik untuk duduk diruang makan. Sambil menunggu Ibu.

"Gimana kabarnya jeng?" tanya wanita paruh baya bernama Sari sambil memeluk Ibu dengan hangat. "baik jeng Sari,, tambah cantik saja ya," jawab Ibu dengan senyum yang tidak luntur dari bibirnya. "Mana anak gadisnya jeng?" ucapnya lagi sambil melihat ke kain gorden yang memisahkan antara ruang tamu dan ruang tengah.

"Ada didalem, tunggu bentar y jeng,, mari silahkan duduk dulu jeng,pak dan siapa ini namanya ?" ucap Ibu melihat pemuda yang seumuran anaknya itu dengan hangat.

"Hasby tante" jawab Hasby dengan senyum hangatnya.

"Masyaallah " gumam Ibu dengan kagum ."Tunggu sebentar ya" Ibu berlalu keruang tengah dan melihat Hawa duduk diruang makan. "Ayo nak, bantu Ibu bawa minuman kedepan. Sekalian kenalan dengan teman Ibu!" ucap Ibu lembut kepada anak gadisnya itu."Iya Bu,, biar Hawa yang bawa nampannya"Hawa meraih nampan yang berisi teh hangat yang sudah disiapkan oleh Ibunya itu.

    Ketika kain penutup ruangan dibuka Bu Sari langsung tersenyum lembut saat melihat Hawa berjalan sambil menundukkan kepalanya sedikit. Nampan telah ditaruh dimeja kecil yang berada diruang tamu itu, Hawa menggeser minumannya tapi ketika didepan seorang laki-laki tangannya menegang sebentar.

   Wangi parfum yang sangat dikenalnya memenuhi indera penciumannya saat ini. Wangi yang begitu dihafalnya. Hawa mendongakkan pandangannya pelan dan terkejut, tapi langsung berusaha biasa saja.

"Kak Hasby"gumam Hawa pelan.

Hasby hanya menatap Hawa sekilas. Lalu mengalihkan pandangannya cepat.

"Kenalin nak, ini tante Sari, dan ini suaminya pak Darman,, itu anaknya bernama Hasby" ucapan Ibu terdengar riang, Hawa pun menyalami bu Sari, kepada pak Darman dan Hasby hanya menangkupkan tangannya. Hawa ikut duduk disamping Ibunya. Mereka bercerita tentang banyak hal, menambah suasana menjadi begitu hangat. "Gimana pah, langsung saja disampaikan maksud kedatangan kita kemari aja ya" ucap Bu Sari lembut. Sambil sesekali melihat Hawa dan Hasby.

     Hasby sudah menduga akan hal ini, karena sudah dikasih tahu kedua orang tuanya sejak bulan lalu. Dia mencoba mengabaikannya tapi tidak bisa. Apa lagi Hawa adik kelasnya. Rasa gugup bercampur dengan kecanggungan yang ada membuat Hasby menghela napas pelan.

"Jeng,, tetap seperti rencana awal ya,, Hasby akan dijodohkan dengan Hawa. walaupun mereka masih sekolah tapi mereka tetap harus diikat, oleh karena itu malam ini sekalian mau memberikan cincin tanda bukti bahwa Hawa sudah memiliki Hasby sebagai calon suaminya" papar Bu Sari dengan pelan tapi tegas. tangannya merogoh tas nya dan mengeluarkan kotak kecil berwarna merah. Dan meletakkan diatas meja.

    Hawa menahan nafas sebentar setelah mendengar ucapan Bu Sari.melirik Ibu dengan tanda tanya yang besar. "Apa maksudnya Bu??" suaranya yang bergetar. Matanya memejam sekejap. "Maafin Ibu nak,, Ibu memang berencana dengan Bu Sari dan Pak Darman untuk menjodohkan kamu dengan nak Hasby." mengucap dengan lembut dan mengelus pelan kepala Hawa yang tertutup dengan hijabnya.

"Apa kami harus melakukan perjodohan ini mah?" tanya Hasby kepada mamanya. Melihat Hawa yang terdiam sambil menundukkan pandangannya. Senantiasa menatap teh yang masih mengepulkan asap tipisnya diatas meja.

"Iya nak, papah,mamah dan Ibu Rina sudah membicarakan ini dari lama. Papah harap kamu dan Hawa bersedia melakukan perjodohan ini" jawab Papah tegas. Tanpa bantahan yang berarti dari Hasby, karena Hasby anak yang penurut. Tidak ingin membuat papah mamah kecewa. hasby mengalihkan pandangannya menatap Hawa sejenak. Menarik nafas dan menghembuskannya perlahan.

"Bagaimana denganmu?" tanya Hasby melirik Hawa sebentar lalu mengalihkan pandangannya.

Hawa menarik nafas dan menghembuskannya perlahan. "Maaf kak, saya tidak bisa melakukannya" ucapnya pelan. Semua yang berada diruang tamu tidak ada yang berbicara,hening sesaat.

"kenapa?"

"saya masih ingin mengejar mimpi dan pendidikanku kak" gumam Hawa melihat Ibunya. Ada rasa sedih dan sesak. Hasby melihatnya sekilas. "Maaf pah,mah dan Ibu, karena Hawa menolaknya mungkin perjodohan ini tidak bisa dilanjutkan" balasnya dengan tegas.

Deg...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!