NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

Niat datang menghadiri acara pernikahan,dirinya harus berakhir menjadi Pengantin pengganti mempelai pria.Yang dimana Pria itu sangatlah dingin dan takdir membuat dirinya menjadi seorang istrinya.
Apakah semua berakhir dengan bahagia atau perpisahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

"Apa Om tidak berniat mencari keberadaan calon istri Om sendiri."

 "Tidak." Jawab singkat Leo yang tidak terlalu memperdulikan wanita itu, apalagi dia memiliki alasan tertentu.

 "Apa aku hanya salah dengar." Batin Karina yang melihat sisi aneh dari pria disampingnya itu.

 "Kenapa..."

 "Karena aku tidak menyukai wanita itu,apalagi sebuah atas dasar paksaan." Jawab Leo yang akhirnya jujur dengan apa yang sebenarnya yang terjadi.

 "Aku menikah karena atas dasar paksaan,tidak ada cinta antara kami." Leo menyadarkan badannya ke sofa.

 "Bukannya dengan nantinya Om saling mengenal akan timbul perasaan cinta?" Tanya Karina yang mencoba berpikir positif.

 "Tidak semudah itu." Jawab Leo yang menganggap semua hanya sandiwara saja.

"Untuk apa kita berdebat tentang hal itu,sedangkan posisiku sudah menikah denganmu." Jawab Leo dengan santai.

 "Aku pun disini terjebak,disisi lain Luxy memohon ku dan Om sendiri mengiyakan bersedia menikahiku.Semua ini hanya pernikahan palsu." Karina masih menganggap semua itu hanyalah kebohongan.

 "Tapi pada akhirnya kamu menyetujui kan." Karina tak bisa menjawab apa-apa setelah kebenarannya seperti itu.

 Leo memandangi wajah Karina,"Walaupun dimatamu pernikahan kita hanyalah sebuah kepalsuan tapi tetap saja kamu sekarang adalah istriku.Tidak ada alasan lainnya untuk kamu menolaknya." Ucap Leo yang menatap Karina dari dekat, apalagi posisi keduanya duduk sangat berdekatan.

 "Aku akan memperlakukanmu seperti selayaknya istri,asalkan kamu menuruti apa keinginan ku." Bisik Leo yang langsung membuat Karina meneguk ludahnya dengan jantung berdetak cepat.

 "Istri,bukannya sedari awal semua hanyalah status saja."

 "Bagiku tidak, sekarang kamu sudah menjadi istriku bagian dari keluarga Alexander." Ucap Leo dengan nada suara menekan.

 Leo berdiri dari tempat duduknya,"Pergilah ke kamarmu,waktunya istirahat." Perintah Leo pada Istrinya,nampak ekspresi istrinya menghembuskan nafas lega.

 "Aku sekarang sudah memiliki suami." Batin Karina yang tak menyangka nasib hidupnya akan seperti ini.

 Sesampainya di kamar,Karina langsung membersihkan diri, setelah selesai mandi dia memakai baju tidur yang sudah disiapkan oleh pelayan.

 Baju yang dia pakai sebuah piyama satin tipis berwarna Hitam yang sangat pas ditubuh Karina.

 Tiba-tiba saja pintu perlahan dan Leo muncul dengan membawa sesuatu ditangan kanannya.

 "Ada apa?"tanya Karina yang terkejut dengan kedatangan Leo di kamar miliknya.

 "Ini, untukmu."Leo memberikan sebuah Kartu.

 "Ini..." ekspresi Karina terkejut.

 "Ini untukmu,itu sudah menjadi hak milikmu karena kamu sudah menjadi istriku." Ucap Leo yang memberikan sebuah black card untuk istrinya.

 "Untukku,apa tidak terlalu berlebihan?" Tanya Karina yang seumur hidupnya baru sekali ini memegang Black Card.

 "Tidak, karena kamu adalah istriku.Kewajibanku memberikan itu semuanya padamu." Jawab Leo yang sejenak melihat wajah Karina.

 "Tapi Om."

 "Kita sudah resmi menjadi suami istri,jangan memanggil namaku Om lagi.Panggil namaku Leo."

 "Tapi..."

 "Tidak ada tapi-tapi." Leo langsung memotong pembicaraan Karina.

 "Baiklah L-leo." Karina sampai terbata-bata mengucapkan nama pria.

 "Bagus." Jawab Leo yang puas mendengar namanya di sebut dengan namanya.

 "Aku anggap panggilan itu sangat manis." Ucap Leo yang diam-diam tersenyum tipis.

"Maksudnya manis apanya?" Tanya Karina yang nampak belum mengerti apa yang dimaksud oleh Leo.

 "Sepertinya aku mulai tertarik denganmu,sayang." Bisik Leo yang berbisik tepat didekat telinga Karina.

 Karina membeku saat pria itu secara langsung mengucapkan kata'Sayang' dari mulut pria itu.

 "Om-om..." Karina mulai terbata-bata.

 "Jangan mengatakan sesuatu yang aneh-aneh." Karina mencoba menenangkan diri dan perlahan-lahan mengontrol rasa ketakutannya.

 Leo terkekeh mendengar jawaban itu,"Aneh apanya, sekarang kamu adalah istriku jadi tidak ada yang aneh melainkan rasa penasaran untuk mencoba menyentuh kehangatan." Leo berjalan mendekati karina.

 "Mundur Om." Karina mulai ketakutan melihat sikap dari Leo seperti sedang menyergap dirinya.

 "Aku tak akan mundur,semakin kamu menolak aku akan semakin mendekat."ucap Leo yang berjalan mendekati Karina hingga Karina tak menyadari jika dia berjalan mundur sampai menabrak ranjang tempat tidur.

 "Sekarang tidur."Perintah Leo yang langsung menyuruh Karina untuk segera tidur.

 "Baiklah,aku akan tidur sekarang." Saat hendak akan menuju tempat tidurnya, tiba-tiba tangannya dihentikan oleh pria itu.

"Bukan disini,tapi di kamarku." Jawab Leo yang langsung menarik tangan Karina menuju kamar milik Leo

 "Apa kamar Om!" Teriak Karina yang tak percaya jika dirinya akan tidur bersama pria itu.

 Leo menarik paksa tangan Karina hingga keduanya sudah masuk kedalam kamar milik Leo.

 Dengan langkah cepat Leo menutup pintu kamarnya,"Mulai sekarang kamu akan tidur di kamarku sampai seterusnya."

 "Apa,tidak mau!" Teriak Karina yang tak percaya jika akhirnya dia akan tidur bersama suami palsunya.

"Om jangan bercanda,bukannya kamar Karina sudah ada untuk apa aku tidur sama Om." Karina langsung menolak.

 Leo menatap wajah Karina dari dekat,"Aku suamimu,jadi kamu harus menuruti apa perintah suamimu." Ucap Leo yang seperti tak ingin ditolak.

 "Keputusanku bisa berubah kapan saja sesuai dengan keinginanku, jadi jangan pernah menolak.Jika tidak,nanti tahu sendiri apa yang akan aku lakukan." Leo secara langsung mengingatkan untuk tidak lagi menolaknya.

 Lima menit kemudian

Leo kini sudah berganti baju kaos hitam dengan celana panjang hitam.Ia duduk bersandar di dashboard ranjang tempat tidurnya dengan memegang tablet miliknya.

 Posisi Karina duduk didekat jendela,yang saat ada sofa panjang di dalam kamar milik Leo.

 "Kenapa duduk disana,duduk disini." Leo memerintahkan Karina untuk duduk di tempat tidur miliknya.

 "Aku akan tidur di sofa saja."

 Leo menghembuskan nafas dengan kasar,hingga ia menaruh tablet disamping meja di samping ranjang.

 "Jangan sampai aku mengingatkanmu untuk kedua kalinya."kesabaran Leo sudah habis, setelah ia memperingatkan Karina.

 "Tapi aku..."

 "Kemari atau aku paksa tarik." Potong Leo yang secara langsung memperingatkan dengan keras.

 Karina benar-benar kesal,ia terpaksa harus menuruti perintah pria itu yang tidak lain suaminya sendiri.

Karina memilih tidur di paling ujung hanya untuk menjauhi dari Leo.Karina memilih tidur dalam posisi membelakangi Leo,hingga Karina menutupi tubuhnya dengan selimut.

 Suasana kamar menjadi hening,dan Karina mencoba untuk tidur. Tapi tetap saja dia tak bisa tidur,hingga ia merasa ada pergerakan sesuatu tepat disampingnya.

 Tanpa Karina sadari Leo selalu menatap kearah Karina yang sedari tadi tidur membelakangi dirinya," Apa kamu sudah tidur?" Tanya Leo yang mencoba bertanya.

 "Belum Om." Jawab Karina.

 "Panggil aku Leo jika kita berdua seperti ini,aku ini bukan pamanmu sampai kamu memanggil namaku Om." Leo menegur Karina untuk selalu mengingat memanggil namanya bukan menyebut dengan sebutan Om.

1
partini
ga penting berarti banyak dong
apa dia Casanova huekkkk kasihan kau dapat suami posesif
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!