NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Fantasi Isekai
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Jun

Zhou Ming, seorang pekerja kantoran di Bumi yang mati karena kelelahan bekerja berlebihan, tiba-tiba terbangun di dunia yang asing—dunia tempat para kultivator bertarung demi kekuatan, umur panjang, dan kedudukan tinggi. Ia masuk ke dalam tubuh tuan muda keluarga Zhou yang terkenal sebagai orang sampah: tidak memiliki akar spiritual, tidak bisa berkultivasi, selalu dihina, disiksa, dan akhirnya dibuang ke Hutan Kematian yang penuh bahaya saat tubuhnya sudah penuh luka parah.

Di saat harapan hampir lenyap, sebuah Sistem Poin Tak Terbatas muncul di pikirannya. Poin yang didapatkan dari setiap tindakan, pencapaian, atau bahkan hal kecil bisa ditukar menjadi segala sesuatu yang diinginkan: batu spiritual, teknik dewa, tubuh sekuat dewa, senjata legendaris, akar spiritual tingkat tertinggi, bahkan langsung menaikkan tingkat kultivasi dalam sekejap.

Dengan pengalaman hidup, pengetahuan, dan barang-barang unik yang hanya ada di Bumi—mulai dari masakan lezat yang bisa meningkatkan energi,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Jun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3: Kecerdikan Mengalahkan Musuh, Akar Dewa Pertama

Setelah tubuhnya pulih sempurna, Zhou Ming tidak lagi bersembunyi dengan ketakutan. Ia tahu, untuk mendapatkan poin lebih banyak, ia tidak bisa hanya sekadar menghindari bahaya—ia harus berani menghadapinya, bahkan menaklukkannya. Ingatan tentang Serigala Tanah yang hampir memangsanya tadi masih jelas di kepalanya, dan sekarang, bukannya menjauh, ia justru berencana untuk menjadikan binatang itu sebagai sumber poin pertamanya yang besar.

Di dunia kultivasi ini, semua orang hanya mengandalkan kekuatan energi dan teknik bertarung. Mereka menganggap kecerdikan sebagai hal yang lemah, bahkan memalukan. Tapi bagi Zhou Ming yang berasal dari Bumi, tempat manusia menguasai dunia bukan karena tubuh terkuat, tapi karena akal pikiran yang paling tajam, kekuatan otak adalah senjata paling mematikan yang ada.

Ia mulai bergerak mengikuti jejak Serigala Tanah itu. Berkat pengalaman melihat acara bertahan hidup dan pengetahuan dasar alam yang ia pelajari di Bumi, ia sangat mudah mengenali jejak kaki yang tertanam di tanah lunak, bekas gesekan tubuh di batang pohon, dan bahkan aroma khas binatang buas yang tertinggal di udara.

Perlahan, ia sampai di sebuah daerah terbuka yang dikelilingi semak-semak lebat. Di tengahnya, Serigala Tanah itu sedang duduk menjilat luka kecil di kakinya, akibat tergores ranting pohon saat mengejar Zhou Ming tadi. Binatang itu tampak kesal, sesekali menggeram rendah, matanya terus mengawasi sekeliling dengan waspada.

Zhou Ming bersembunyi di balik pohon besar, mengamati gerak-gerik musuhnya dengan teliti.

“Kekuatan fisiknya jauh di atasku, kecepatannya juga lebih cepat. Jika aku bertarung langsung, aku akan mati dalam tiga detik. Tapi binatang buas ini hanya mengandalkan insting dan kekuatan kasar, mereka tidak punya akal untuk berpikir panjang. Itu kelemahan terbesarnya,” pikir Zhou Ming dengan tenang.

Ia segera mulai bergerak cepat namun senyap. Di sekitar tempat itu, ia melihat banyak akar pohon yang panjang dan kuat, serta bebatuan tajam yang berserakan. Menggunakan batu tajam itu, ia memotong beberapa akar pohon, lalu menjalinnya menjadi tali yang cukup kuat. Kemudian, ia menggali lubang sedalam setengah meter di jalan yang pasti dilalui Serigala Tanah itu untuk kembali ke sarangnya, menaruh ranting kering dan daun-daun tipis di atas lubang itu, lalu menutupinya dengan tanah tipis agar terlihat sama persis dengan tanah di sekitarnya.

Itu adalah perangkap lubang jebakan, hal yang sangat dasar di Bumi, tapi hal yang sama sekali tidak pernah terpikirkan oleh siapa pun di dunia ini. Bagi para kultivator, jika ingin menangkap binatang buas, mereka hanya akan menyerang langsung dengan kekuatan, tidak pernah repot-repot membuat jebakan seperti ini.

Setelah jebakan selesai dibuat, Zhou Ming mengambil sepotong daging sisa hewan kecil yang mati di dekat situ, lalu mengikatnya di ujung tali akar, dan mengikatkan tali itu ke dahan pohon yang melengkung kuat. Ia menarik dahan itu ke bawah, menegangkannya sampai penuh, lalu menahan ujungnya dengan pasak kayu yang mudah lepas jika tersentuh sedikit saja.

Semua persiapan selesai dalam waktu kurang dari satu jam. Zhou Ming mundur ke tempat persembunyiannya, lalu mengambil batu kecil, dan melemparkannya tepat ke arah tubuh Serigala Tanah itu.

PLAK!

Batu itu menghantam punggung binatang itu dengan suara nyaring.

Serigala Tanah itu langsung meloncat kaget, matanya menyala merah karena marah. Ia melihat ke arah datangnya batu, dan melihat Zhou Ming yang sengaja menampakkan diri sedikit di balik pohon.

“Aummmm!!!”

Dendam lama masih ada di benaknya. Binatang itu langsung melompat kencang, berlari secepat kilat ke arah Zhou Ming dengan mulut terbuka lebar, siap merobek tubuh pemuda itu menjadi bagian-bagian kecil.

Zhou Ming tersenyum dingin, lalu segera berbalik berlari ke arah jalan yang sudah ia siapkan. Ia berlari tepat di atas lubang jebakan itu, lalu melompat melompati ujung lubang dengan gesit.

Serigala Tanah yang sedang terbakar amarah sama sekali tidak memperhatikan perubahan tanah di bawah kakinya. Ia berlari penuh kecepatan, dan tepat saat kakinya menginjak bagian yang tertutup daun…

KRAK!!!

Tanah di bawah kakinya runtuh seketika. Tubuh besar Serigala Tanah itu jatuh masuk ke dalam lubang yang dalam, tubuhnya terhantam bebatuan tajam di dasar lubang, membuatnya meraung kesakitan dengan suara yang mengerikan.

Ia berusaha melompat keluar, tapi dinding lubang itu curam dan licin, setiap kali ia mencoba memanjat, tanah longsor dan ia jatuh kembali ke bawah. Ia terperangkap sepenuhnya!

Zhou Ming berhenti berlari, berbalik dan berdiri tenang di tepi lubang, menatap binatang buas yang sekarang sedang mengamuk di dalam sana.

“Kau kuat, kau cepat, tapi kau bodoh. Di dunia ini, kekuatan saja tidak cukup,” ucap Zhou Ming pelan.

Ia kemudian menarik pasak kayu pada perangkap kedua. Dahan pohon yang sudah ditegangkan itu melesat naik dengan kecepatan tinggi, dan batu besar yang sudah ia ikatkan di ujungnya langsung terayun kuat, menghantam kepala Serigala Tanah yang sedang berusaha keluar dari lubang.

DUK!!!

Suara hantaman yang berat terdengar, diikuti raungan yang makin lemah. Kepala binatang itu terluka parah, matanya berputar-putar, tubuhnya terkulai lemas, dan akhirnya berhenti bergerak sama sekali.

[Selamat! Kamu telah mengalahkan Binatang Tingkat Rendah: Serigala Tanah]

[Penilaian Sistem: Mengalahkan musuh yang memiliki selisih kekuatan besar dengan cara cerdas dan strategis, penilaian SANGAT LUAR BIASA]

[Poin Diperoleh: +80 Poin]

[Total Poin Sekarang: 80]

Suara sistem yang penuh pujian itu membuat hati Zhou Ming meloncat gembira. Delapan puluh poin! Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan sekadar menghindar atau bertahan hidup. Strategi yang ia gunakan benar-benar terbukti sangat efektif, bahkan sistem pun mengakuinya sebagai prestasi yang hebat.

Zhou Ming turun ke bawah, mengambil inti energi berwarna putih kecil yang ada di dalam kepala Serigala Tanah—bagian paling berharga dari tubuh binatang buas di dunia ini. Kemudian ia segera kembali ke tempat persembunyiannya yang aman, dan dengan semangat tinggi, ia membuka kembali Toko Sistem di dalam pikirannya.

Sekarang, tujuan utamanya sudah jelas: mendapatkan Akar Spiritual.

Tanpa akar spiritual, ia sama sekali tidak bisa menyerap energi alam, selamanya akan tetap menjadi orang biasa, tidak peduli seberapa pintar atau seberapa kuat tubuh fisiknya. Pemilik tubuh aslinya dihina seumur hidup, hanya karena satu hal: tidak memiliki akar ini.

Zhou Ming menatap daftar harga dan jenis akar yang tersedia:

- Akar Spiritual Tingkat Rendah: 50 Poin → Hanya bisa menyerap energi dalam jumlah sedikit, batas maksimal mencapai Tingkat Pengumpul Energi.

- Akar Spiritual Tingkat Menengah: 200 Poin → Menyerap energi cukup cepat, batas maksimal mencapai Tingkat Kelahiran Jiwa.

- Akar Spiritual Tingkat Tinggi: 800 Poin → Menyerap energi sangat cepat, murni dan padat, batas maksimal mencapai Tingkat Dewa Sejati.

- Akar Spiritual Tingkat Raja: 5.000 Poin → Di atas akar biasa, langka sekali, potensi tidak terbatas.

- Akar Spiritual Tingkat Dewa: 20.000 Poin → Akar legendaris, hanya ada di dongeng, energi yang diserap berubah menjadi energi dewa murni.

Melihat angka itu, napas Zhou Ming tercekat. Akar Tingkat Dewa harganya sangat mahal, tapi Tingkat Tinggi pun sudah sangat bagus, jauh di atas rata-rata penduduk Kota Awan Hijau yang kebanyakan hanya memiliki akar Tingkat Rendah atau Menengah.

Namun, Zhou Ming bukan orang yang suka puas dengan yang biasa saja. Ia melihat poin yang ia miliki sekarang: 80 poin. Masih kurang 120 poin untuk Tingkat Menengah, dan masih jauh sekali untuk Tingkat Tinggi.

Ia mengertakkan gigi, matanya tajam penuh tekad.

“Aku tidak mau akar yang biasa-biasa saja. Jika aku mau berjuang, aku harus dapatkan yang terbaik yang bisa aku jangkau sekarang. Akar Tingkat Tinggi adalah syarat mutlak jika aku mau mencapai puncak kekuatan nanti. Kalau 80 belum cukup… aku akan cari poin lagi sampai cukup!”

Selama tiga hari berikutnya, Zhou Ming tidak keluar dari kawasan itu. Ia terus membuat berbagai perangkap baru menggunakan pengetahuan dari Bumi: perangkap jaring, perangkap batu jatuh, perangkap racun dari tanaman beracun yang ia kenali, bahkan membuat obor khusus yang baunya menakutkan bagi binatang buas.

Setiap hari, ia berhasil mengalahkan 3 sampai 5 binatang buas tingkat rendah, bahkan dua ekor binatang tingkat menengah yang lengah. Poinnya bertambah terus dengan cepat.

Pada hari keempat, saat angka poin di tampilan sistem menunjukkan 820 Poin, Zhou Ming akhirnya tersenyum puas.

“Cukup! Sekarang saatnya!”

Ia langsung memberi perintah pada sistem dengan suara tegas.

“Sistem! Tukar 800 Poin untuk mendapatkan Akar Spiritual Tingkat Tinggi!”

[Konfirmasi diterima! Sedang memproses pertukaran…]

[Dikurangi: 800 Poin]

[Sisa Poin: 20]

[Akar Spiritual Tingkat Tinggi sedang ditanamkan ke dalam tubuh tuan rumah…]

Seketika itu juga, rasa hangat yang luar biasa muncul di perut bagian bawah, tepat di tempat yang disebut Lautan Energi oleh para kultivator. Rasa hangat itu berubah menjadi rasa gatal yang nyaman, lalu perlahan tumbuh menjadi sesuatu yang padat, halus, dan penuh daya hidup, seperti ada akar pohon raksasa yang sedang tumbuh dan menyebarkan cabang-cabangnya ke seluruh pembuluh darah di tubuhnya.

Zhou Ming merasakan sensasi yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya. Di sekelilingnya, udara yang dulunya terasa biasa saja, sekarang terasa berisi jutaan butiran cahaya halus yang berwarna-warni—itulah Energi Spiritual Alam!

Ia bisa merasakan energi itu bergerak, bisa merasakan energi itu tertarik masuk ke dalam tubuhnya melalui pori-pori kulit, lalu diserap oleh akar spiritual barunya, disaring, dimurnikan, kemudian dialirkan ke seluruh bagian tubuhnya.

Rasa segar yang luar biasa memenuhi setiap sel tubuhnya, kekuatan yang dulunya harus ia dapatkan dengan susah payah, sekarang masuk ke dalam dirinya secara alami, terus menerus, tanpa henti.

Zhou Ming duduk bersila, menutup matanya, dan mulai mengikuti cara menyerap energi dasar yang ada di ingatan pemilik tubuh aslinya. Ia membiarkan energi itu masuk, mengumpulkannya di Lautan Energi di perutnya.

Semakin lama ia menyerap, semakin ia merasakan bedanya akar tingkat tinggi dengan akar biasa. Energi yang masuk jumlahnya sangat banyak, jauh lebih murni, dan proses penyerapannya sepuluh kali lebih cepat dibandingkan orang yang punya akar tingkat rendah.

Setengah hari berlalu, sampai akhirnya, suara gemuruh halus terdengar di dalam tubuh Zhou Ming. Energi yang ia kumpulkan sudah mencapai batas maksimal orang biasa, dan akhirnya menembus batas itu.

[Selamat! Tuan Rumah telah berhasil menembus ke Tingkat Pemula]

[Karena memiliki Akar Spiritual Tingkat Tinggi, kualitas energi dan dasar tubuh jauh lebih kuat dibandingkan orang lain di tingkat yang sama]

Mata Zhou Ming terbuka, memancarkan kilatan cahaya samar yang indah. Ia merasa tubuhnya sekarang jauh lebih ringan, lebih kuat, indra penglihatan dan pendengarannya menjadi tajam berlipat ganda. Sekarang, ia sudah resmi menjadi seorang kultivator!

Namun, ia baru saja menyadari satu hal penting yang belum ia ketahui sebelumnya.

“Sistem, katakan padaku, apakah Tingkat Pemula ini juga dibagi lagi menjadi tingkatan yang lebih kecil?”

Suara sistem segera menjawabnya dengan jelas.

[Benar. Setiap tingkat besar kultivasi dibagi menjadi 9 Tingkatan Kecil, dari Tingkat 1 sampai Tingkat 9. Semakin tinggi angkanya, semakin dekat dengan tingkat besar berikutnya.]

[Rincian Tingkat Pemula:]

- Pemula Tingkat 1–3: Baru bisa menyerap energi dasar, kekuatan sedikit di atas orang biasa, baru dasar saja. (Posisi Zhou Ming saat ini: Pemula Tingkat 1)

- Pemula Tingkat 4–6: Energi di tubuh sudah stabil, bisa mengeluarkan serangan energi kecil, tubuh sudah tahan pukulan biasa.

- Pemula Tingkat 7–9: Puncak Tingkat Pemula, energi sudah cukup padat, kekuatan fisik sangat kuat, siap untuk menembus ke Tingkat Pengumpul Energi.

Mendengar penjelasan itu, Zhou Ming mengangguk paham. Ternyata jalan di depannya masih cukup panjang. Sekarang ia baru berada di langkah paling awal dari Tingkat Pemula, masih jauh dari puncak.

Tapi ia tidak khawatir sama sekali. Ia memiliki akar tingkat tinggi yang penyerapan energinya sangat cepat, ditambah lagi dengan Sistem Poin yang bisa langsung menaikkan tingkatnya kapan saja ia mau.

Zhou Ming berdiri tegak, mengepalkan tangannya, merasakan aliran energi hangat yang mengalir deras di dalam tubuhnya.

“Pemula Tingkat 1? Tidak masalah. Sebentar lagi aku akan mencapai puncak Tingkat Pemula, lalu melesat ke tingkat-tingkat yang lebih tinggi lagi. Dengan akar spiritual tingkat tinggi ini, ditambah kecerdikan dan sistemku, aku akan membuat semua orang di dunia ini terkejut melihat seberapa cepat aku naik ke puncak!”

Di dalam hatinya, semangatnya membara semakin besar. Langkah pertamanya menjadi kultivator sudah dimulai, dan dengan dasar yang sekuat ini, tidak ada lagi yang bisa menghentikan langkahnya menuju puncak kekuatan tertinggi.

1
verto
10 poin lagi dari mana? kan hargnya 20
Bang Jun: Aduh maaf kak,kesalahan dan kelalaian autor.maklum baru belajar nulis🙏,sebagai ganti nya,ke depan autor akan perbaiki lebih baik lagi.juga mohon dukungan dari para sahabat ya,kita usahakan tembus 300 episode kalau ramai tidak nutup kemungkinan 500 sampai 800 episode💪.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!