NovelToon NovelToon
My Vampire Ceo

My Vampire Ceo

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Supernatural / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:235.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Affxxvi

Revonelle Dent, vampir sekaligus CEO yang selalu mendapatkan apa yang diinginkannya dengan mudah. Harta, tahta, bahkan wanita merupakan hal mudah baginya.

Hingga suatu hari dia merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya kepada seorang wanita cantik. Dan ternyata dia adalah salah satu model yang bekerja di Agency miliknya.

Revon berusaha membuat Rose tahu bahwa dia sangat mencintai dia. Segala cara lelaki itu lakukan hingga rela mengorbankan dirinya sendiri. Akankah cara Revon berhasil? Apakah Rose bisa mencintai Revon juga?

🔞🔞🔞
Hanya untuk yang sudah umur 18+

.
.
Hello readers
Vote my novel
Don't forget to like
or comment ✨

IG : @affxxvi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Affxxvi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3 - Good morning

Silau, ada suara langkah kaki samar - samar. Bukannya aku dikamar hotel sendiri?

Rose pun membuka matanya dan menggerakkan tubuhnya.

Aww.. Tubuhku serasa sakit semua. Seketika ingatan tadi malam menyelinap kedalam otaknya. Pipinya merona dan refleks semakin menyelimuti dirinya.

"Nona.. nona sudah bangun? Apa nona bangun karena kami?" tanya seorang pelayan dengan ragu-ragu.

"Ehh.. tidak aku bangun karena memang waktunya bangun." Jawab Rose.

"Kalau begitu kami pamit nona. Kamarnya sudah selesai dibersihkan dan kami sudah menyiapkan baju ganti untuk nona ada di meja sofa. Dan juga jangan lupa memakan sarapan yang sudah kami siapkan." Jawab seorang pelayan.

"Baiklah. Terimakasih." Balas Rose dengan ramah.

Rose mengambil makanan terlebih dulu, karena semalam dia belum sempat makan dan sekarang terasa laparnya. Terdapat 2 porsi sandwitch dan segelas orange juice. Sambil mengecek ponsel di mulai memakan sandwitchnya.

Tidak lama kemudian, terdengar suara seseorang memasuki kamar. Dia terlalu fokus dengan ponselnya hingga tidak sadar bahwa Revon yang sudah berada di hadapannya.

Lalu saat Rose mengigit sandwitchnya tiba - tiba, Revon sudah berada di depannya, wajah mereka sangat dekat. Dan tanpa aba - aba Revon mengigit sandwitch yang disisi lainnya.

Rose yang terlalu kaget hanya bisa berkedip dan menjatuhkan ponsel yang berada di tangannya.

"Rasanya... Manis." Ujar Revon dengan senyumannya.

"..........." Sedang mengunyah sandwitchnya.

Rose menatap Revon dengan kesalnya. Apa memang dia suka menggoda wanita?

Revon merasa gemas dengan wanita di hadapannya ini.

Raut wajahnya seperti anak - anak yang kesal karena di goda. Dia ingin tahu lebih banyak ekspresi dari wanita itu. Perlahan Revon melepas hoddie hitam yang dipakainya dan meninggalkan kaos putih yang basah oleh keringat.

Benar saja Rose menatapnya dengan lekat dari atas sampai bawah dan berhenti di area badannya.

"Ehmm.. Jangan menatapku seperti itu. You have made me turn on, bae." Ujar Revon dengan suara yang mulai serak.

Rose merasa pipinya memanas dan segera mengalihkan pandangannya. Lelaki itu mendekat dan duduk disampingnya. Dia mengulurkan tangannya lalu bermain dengan rambut hitam lurus milik Rose.

"Apa kegiatanmu hari ini?" Tanya Revon.

"Masih sama, menghadiri Fashion Week lagi. Jika managerku tidak memberi jadwal lain hari ini. Berbicara tentang Fashion Week, apakah kemarin ada berita mengenaiku?" Tanya Rose sambil melanjutkan memakan sandwitch.

"Aku sudah mengatur semuanya. Tidak ada kejadian apapun kemarin dan hanya kita yang terlibat yang mengetahui kejadian kemarin. Aku akan membalas siapapun yang menjadi penyebab dari kejadian kemarin." Ujar Revon.

Entah mengapa perasaan Rose senang dan merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama ada lelaki itu. Apa dia sudah berhasil mencuri perhatianku?

Tapi aku sudah lama tidak menjalin hubungan romantis dengan siapapun. Semua hubungan itu tidak pernah sampai ke hubungan intim karena aku tidak mau melakukannya.

"Revon, kamu belum bercerita mengenai dirimu. Seharusnya kamu juga menceritakannya, kan?" Tanya Rose.

"Mmm.. Berikan aku ciuman. Lalu akan aku ceritakan semuanya." Ujar Revon sambil tersenyum.

"Aku tidak mau mencium orang yang bau keringat." Ujar Rose dengan tertawa kecil.

Rose menuntaskan sarapannya dan meminum orange jusnya. Lelaki itu memindahkan nampan ke meja dan mendekatinya. Dia menatap lekat mata dan bibirnya secara bergantian.

Revon mencium Rose dengan lembut sambil menikmati rasa dari bibir wanita itu. Semakin lama ciuman itu berubah semakin intim. Tersadar Rose segera menghentikan ciumannya dan mendorong lelaki itu.

"Stop! Aku harus segera kembali ke hotel. Aku tidak ingin membuat managerku cemas karena aku tidak pulang semalam." Ujar Rose.

"Tinggallah lebih lama. Jika managermu bertanya kamu bisa memberi alasan bukan?" Ujar Revon.

"Aku tidak mau merepotkanmu lebih banyak lagi. Kamu sudah menolongku tadi malam dan aku sangat berterimakasih." Ujar Rose.

"It's okay. Kamu sama sekali tidak merepotkanku. Bae" Ujar Revon.

Saat Rose mencoba bangkit dari ranjang. Rasa sakit di bagian intim masih terasa dan kakinya juga lemas, sepertinya dia akan terjatuh ke lantai. Namun dengan cepat Revon menangkap Rose sehingga dia tidak terjatuh ke lantai.

Revon melihat reaksi itu pun segera menggendong dan membaringkannya kembali di atas ranjang.

"Jangan bergerak. Aku akan memanggil dokter." Ujar Revon.

Saat diluar kamar, Revon memanggil Mr. Pont.

Mr. Pont pun datang menghampiri.

"Ya, Tuan." Ujar Mr. Pont.

"Mr. Pont, berapa hari pemulihan setiap wanita yang pernah bercinta denganku?" Ujar Revon.

"Maaf tuan, saya hanya tahu beberapa dari mereka pernah bergumam kalau butuh 1 minggu untuk pemulihan." Ujar Mr. Pont.

"Hmm.. Lalu apa dokter bisa mengobati hal semacam ini?" Ujar Revon.

"Maaf Tuan, saya kurang mengetahuinya. Tuan bisa mencoba untuk memanggil dokter. Apa saya saja yang memanggilkan?" Ujar Mr. Pont.

"Ya, kamu panggil dokter yang berpengalaman dan cari yang wanita. Aku beri waktu sampai jam makan siang" Ujar Revon.

"Baik tuan. Nanti akan saya kabari jika sudah ada." Ujar Mr. Pont.

Revon kembali ke dalam kamar dan melihat Rose yang tertidur. Mungkin dia ingin mengurangi rasa sakitnya dengan tidur. Dia mengambil pakaian yang disiapkan tadi dan memakaikannya dengan hati - hati agar wanita itu tidak terbangun.

Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian. Ada panggilan dari Robert.

"Boss, saya sudah mendapat informasi yang boss minta." Ujar Robert.

"Antar ke rumah sekarang. Dan hari ini aku tidak pergi ke kantor." Ujar Revon.

"Baik boss. " Ujar Robert. Lalu panggilan berakhir.

Kalau pemulihan Rose membutuhkan waktu lebih lama. Lebih baik aku memberitahu managernya dulu, dengan begitu dia tidak perlu cemas lagi. Aku harus mengatakan kalau Rose terlalu mabuk di acara banquet dan tidak sengaja bertemu aku.

Lalu dia pingsan sehingga aku bawa ke kediamanku karena aku tidak tahu harus mengantarnya pulang kemana (Karena aku tidak menemukan card hotel atau semacamnya). Apa aku harus memberitahu identitasku juga?

Ah, aku melupakan lelaki brengs*k itu. Tunggu saja permainan apa yang cocok untukmu.

Sepertinya aku juga harus memulihkan kekuatanku. Darah, aku akan menghabisi targetku kemarin yang lolos.

"Van Count, kau sudah berani membuat masalah denganku. Aku akan segera mengunjungimu."

Van Count seorang perancang busana yang cukup terkenal. Dia pernah menawarkan rancangannya kepada Revon.

Selain itu dia juga ingin menjadi pasangan Revon karena ketampanan, kepintaran dan kesuksesannya dapat memberikan dia status yang tinggi. (Jelas ditolak karena Revon bukan gay) Namun, karena ditolak oleh Revon atas ketidaksesuaian desain dengan keinginannya.

Dia tetap tidak menyerah dan mencari cara lain untuk mendekatinya. Pada saat Fashion Week dia berencana merusak semua pakaian yang akan dipakai para model dari agency miliknya.

Tentu Revon berhasil mengagalkan aksinya dengan menyuruh anak buahnya mengamankan pakaian itu. Van merasa kesal dan marah. Dia meninggalkan acara Fashion Week, Revon mengikutinya dan berencana untuk memberi pelajaran kepadanya.

1
Endang Sulastri
maaf terlalu banyak bahasa inggrisnya saya tidak mengerti artinya hhh maaf thor tp critamu menarik kok
siccasiccasic
Udah baca sampe abis, bahkan yg part 2 juga ngikutin on going. Satu yg bingung sih, Rose tau kalo Revon itu vampire ada di episode berapa ya? Aku baca keknya ga ada part Rose tau kalo Revon itu pampir. Tau² Rosenya langsung paham aja kalo Revon tuh pampir, ga kaget ato denial apa gimana kah?
siccasiccasic: Iya kan diawal² Rosenya bisa ngebaca buku kuno punya Revon kak Affa.. Trus Rose nanya itu buku apa tapi sama Revon selalu ditutup²in ga mau kasih tau.. Nah abis gitu kan gak Rose diculik, disitu kok Rosenya gak kaget kalo tau Revon pampir ya kak Affa? Sebenernya pengen commet gini udah lama sih kak Affa, tapi yaudahlah ya nikmatin aja ceritanya ampe tamat trus ke part 2. Cuman jadinya ngganjel aja kepikiran, hehehe 😁✌
total 2 replies
Sis Wanti
jantungku ikut berdebar
Sis Wanti
rose lebayyyyy
Amat Kings
nanggung thor, penasaran revon yg dtusuk oleh rose
Amat Kings: yg mna novel sebelah maksudx novel lain bukan yg vampir.
total 3 replies
Mutiara
di mana ya bisa ketemu vampir ganteng kg gini,hidup lagi banyak mslh baca novel jdi kebanyakan haluu😭😭😭,andai ketemu yg model ginian berasa langsung ilang kek nya beban hidup aq
Affandi: jangankan kamu, author aja sampe kebawa mimpi jadi halu😂
total 1 replies
Jenna Joni
harusnya klo vampir tau donk ya dimana kekasih hatinya disekap..
Jenna Joni
harusnya klo vampir tau donk ya dimana kekasih hatinya disekap..
Jenna Joni
harusnya klo vampir tau donk ya dimana kekasih hatinya disekap..
Yhu Yhy
cerita. y seru, tapi banyak bahasa inggris. y..
aku jdi loyo baca. y soal. y aku gk bisa ngerti
Nenk mulyani
ditunggu yach part 2 nya
Affandi: sudah ada ya part 2 nya. bisa langsung klik profil ku judulnya "my vampire CEO after death"
total 1 replies
Nenk mulyani
cocok banget yaaaa
Nofry Shinta
thot bikin hamil rose anak revon penasaran hasil dr vampir🤣🤣
Putri
okelah, cocok jg...
kerenlah pokoke..
Putri
maen gesek2 aja babang revon nya, ntar lecet bang...
Putri: hihihi😁😁😁😁
total 2 replies
Putri
Thor, kamar mandiku gak pake shower.🤣🤣🤣
Putri: 🤦🏻‍♀️
total 2 replies
Putri
ni authornya kbanyakan nonton Harry Potter kayaknya ni🤔🤔😁✌️🙏
Putri
Thor, apa tu "Bae"...🤔🤔
panggilan sayang kah itu...😎
Nurhaedah
sementara nyimak✌️
أندي دينيس
ros ros ga berterima kasih bnget uda ditolong....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!