NovelToon NovelToon
Istri Kontrak Tuan Muda

Istri Kontrak Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Mia Novita

Follow sosmed author
IG:Mia novita23
Tiktok:Miss Mia Novita

"Lo emang istri gue, Tapi jangan pernah lupa kalo gue nikahin Lo hanya untuk Maura!" Dilan menatap pada Ana yang juga menatap malas ke arahnya.
"It's okee, Gue tidak akan pernah lupa. dan loe juga harus ingat kalo gue juga mau nikah sama lo juga karna terpaksa!" balas Ana tak kalah pedas.

Berawal dari pernikahan kontrak yang saling menguntungkan, Dilan dan Ana membangun rumah tangga tanpa dasar cinta. Dilan yang ingin memberikan sosok ibu untuk Maura, begitu juga dengan Ana terpaksa menerima tawaran Dilan karna butuh uang untuk biaya pengobatan ibunya. kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya? temani author melanjutkan kisah ini yuk

Update rutin setiap hari Rabu dan jumat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa begini?

"Mau ngapain lo, Ar?" suara itu menghentikan apa yang hendak Arka lakukan. Arka menoleh kearah sumber suara, siapa lagi kalau bukan Dilan. Dilan baru saja kembali dari apartemennya yang ditempati oleh Monica. ya, Dilan memang sering menginap di sana.

"Dari mana saja lo? jam segini baru pulang" bukannya menjawab pertanyaan Dilan, Arka justru melemparkan pertanyaan tersebut diiringi dengan tatapan tajam.

"bukan urusan lo. mau gue ngapain aja itu sama sekali tidak ada hubungannya sama lo," balas Dilan"seharusnya gue yang tanya kenapa lo bisa ada di kamar ini? apa yang mau lo lakukan sama Hana?" tanya Dilan menatap Arka lalu melirik pada Hana yang masih terlelap dalam tidur setelahnya.

"sebagai sahabat yang baik gue hanya menggantikan tugas lo sebagai papa dari Maura." Arka berlalu dari hadapan Hana setelahnya. namun, langkahnya kembali terhenti dan menatap pada Dilan yang berdiri di ambang pintu

"gue ingatkan sekali lagi, kalau elo masih mengabaikan mereka, biarkan gue yang menggantikan peran lo menjadi kepala keluarga dirumah ini!" ucap Arka dengan tatapan dingin dan terdengar tegas. lalu Arka berlalu keluar setelahnya meninggalkan Dilan yang masih mencerna kalimat dari sahabatnya tadi.

sungguh setelah mengetahui fakta bahwa Hana dengan Dilan hanyalah menikah kontrak membuat Arka ada keinginan untuk memperjuangkan Hana. membahagiakan gadis yang sudah tidak memiliki siapapun lagi di dunia ini. karna ibu Hana meninggal satu tahun yang lalu.

Dilan mengabaikan apa yang dia dengar dari Arka tadi. Kini tatapannya kembali fokus pada Maura dan juga Hana yang masih tidur di atas sofa di kamar itu. untuk beberapa saat Dilan terpaku menatap gadis yang berstatus istrinya itu.

Dtttttt....dtttttt..dtttt

suara dering ponsel berhasil mengalihkan perhatian Dilan. saat menatap layar ponselnya ternyata ada pesan masuk dari Monica.

[ Kamu dimana? kenapa aku bangun kamu sudah tidak ada ]

[ maaf, sayang. aku baru saja sampai dirumah. setelah memastikan keadaanmu membaik aku memutuskan pulang sebentar karna harus menyelesaikan pekerjaan yang kemarin aku tinggal. nanti aku akan kembali ] Send

setelah itu Dilan keluar dari kamar Maura tanpa memindahkan tubuh Hana yang meringkuk di atas sofa.

Jam 06:30 Hana sudah menyiapkan sarapan untuknya juga untuk Maura. namun tak berselang lama terdengar suara langkah kaki yang tergesa-gesa menuruni anak-anak tangga.

"Semalam kemana? kenapa nggak pulang?" tanya Hana dan berhasil menghentikan langkah Dilan. Dilan menoleh kearah meja makan dan menatap Hana yang sedang mengoleskan selai kacang kesukaan Maura.

"Sorry. semalem gue ada urusan penting yang nggak bisa gue tinggal" Hana menoleh menatap Dilan "soal Monica?"gadis itu tersenyum kecut menoleh kearah Dilan"sudah gue duga kalau elo pasti akan memprioritaskan dia dari pada Maura. ingat Lan, Maura itu anak Lo, dia butuh lo selaku ayahnya. jangan terus-terusan lo mengabaikan dia seperti ini!" Hana membuang nafas sejenak sebelum kembali melanjutkan kalimatnya.

"Gue tau lo cinta mati sama Monica. tapi apa Lo pernah memikirkan perasaan Maura? apa pernah memikirkan bagaimana perasaan anak sekecil dia yang sering elo bohongi. tolong sekali saja elo jangan ingkar kalau sudah janji sama Maura."

"Asal lo tau, Lan. semalam Maura nggak mau tidur karna nungguin elo pulang. untung ada kak Arka yang mau dateng dan membujuk Maura sampai mau tidur. Ayolah, Lan. sekali aja lo jangan egois" ucap Hana menatap pada Dilan

Dilan masih diam dan membiarkan Hana menyelesaikan kalimatnya.

"sudahlah, Han. bukankah sejak awal menikah kita sudah membahas soal ini. selama ini kamu selalu bisa mengatasi Maura yang rewel dan meminta gue untuk ada di sampingnya. lalu kenapa sekarang seakan Lo keberatan mengurus anak gue. ingat ya perjanjian kontrak kita kan? Maura sepenuhnya tanggung jawab Lo sampai masa kontrak itu berakhir"

"dan satu lagi, sampai kapan pun lo tetaplah orang asing dalam hidup gue. jadi stop ikut campur urusan pribadi gue. Lo cukup urus Maura dengan baik." kata Dilan yang berhasil membuat Hana menunduk. ternyata selama ini bagi Dilan Hana hanyalah orang asing yang dia bayar untuk mengasuh anaknya. seperti itu lebih tepatnya.

"Baiklah, jika memang itu yang lo inginkan. mulai hari ini mari bersikap selayaknya orang asing seperti yang Lo katakan. tugas gue hanya menjadi ibu pengganti sementara untuk Maura kan? lakukan apa saja yang mau Lo lakukan, gue janji tidak akan mengganggu lo lagi" kalimat itu kembali berhasil menghentikan langkah Dilan yang sempat berlalu. Hana berusaha bersikap biasa saja saat mengatakan kalimat tersebut, walaupun sebenarnya hatinya terasa luka saat mendengar kata orang asing dari mulut Dilan. ternyata selama ini memang hanya dirinya yang menginginkan lebih dari pernikahan itu.

Dilan hanya berhenti sejenak kemudian kembali melanjutkan langkahnya menuju kantor.

sedangkan Hana ini menatap dirinya dari pantulan cermin yang ada di kamar mandi. hatinya benar-benar terasa sakit. dadanya sesak seakan pasokan oksigen itu menyempit. entah kenapa kalimat Dilan berhasil melukai perasaannya. kenapa harus begini? Hana mulai sadar jika dirinya sudah jatuh cinta pada sosok Dilantara Adiwangsa. pria yang menikahinya dua tahun lalu. biarpun pernikahan itu hanyalah pernikahan kontrak, namun pernikahan Hana dengan Dilan sah menurut agama dan negara.

"Nggk. aku gak akan terjebak cinta dari pernikahan ini. ini pasti hanya perasaan sementara yang bisa hilang kapan saja. iya,, ini hanyalah perasaan biasa karna aku terbawa suasana kebersamaan ku dengannya selama dua tahun" Hana menggeleng dan berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa apa yang dia rasakan saat ini hanyalah perasaan sementara. tapi kenapa hatinya harus sakit saat teringat kalimat orang asing yang diucapkan Dilan.? bukan kah dirinya memang orang asing yang masuk dalam kehidupan Dilan sebagai pengasuh dari anaknya. anak dari mendiang sahabatnya sendiri.

"aku harus bisa membuang perasaan ini sebelum semakin jauh. aku gak boleh jatuh cinta sama Dilan. ini gak boleh!" menggeleng dan berusaha menyangkal perasaan yang sudah sejak lama dia miliki.

Hana keluar dari dalam kamar dengan kedua mata yang masih basah. ya, sejak tadi Hana menangis di dalam kamar mandi. menumpahkan rasa sesak yang dia pendam sejak tadi. namun siapa sangka, ketika Hana keluar dari dalam kamar mandi ternyata ada Dilan di sana dan menatap wajah Hana yang berantakan.

"Lo nangis?" tanya Dilan menatap pada Hana yang sedikit terkejut karna melihat keberadaan pria itu di dalam kamar mereka. ya, biarpun Hana selalu tidur dengan Maura, namun semua barang-barangnya ada di kamar utama yang ditempati oleh Dilan. itu atas kemauan Dilan untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu kedua orang tuanya datang menginap.

"Gue? nangis? hahhaah dengan alasan apa gue nangis" balas Hana yang sudah mengubah ekspresi di wajahnya"kalo gak nangis kenapa mata Lo merah?" tanya Dilan lagi "Oh, tadi mata gue kemasukan sabun cuci muka. makanya merah. memangnya Lo pikir gue nangis apa..hahha ada-ada saja"

"Btw ngapain lo disini? bukannya tadi udah berangkat ya" tanya Hana karna mendapati Dilan di sana. "oh ini ada berkas yang ketinggalan... hm iya ada berkas yang ketinggalan"jawab Dilan yang sengaja berbohong. padahal sebenarnya dia kembali masuk bukan karna itu, melainkan ingin minta maaf pada Hana karna merasa ucapannya barusan sudah keterlaluan. awalnya Dilan pikir Hana menangis karna ucapannya karna mendengar suara isak tangis dari kamar mandi di dalam kamarnya. namun ternyata pria itu salah. dan sebab itulah Dilan tidak jadi meminta maaf karna berubah pikiran.

1
🏡s⃝ᴿ ᴷᵉᶜᵉᵇᵒⁿᵍ🐸20『⃟𝐉
mampir thor
vania larasati
next
vania larasati
lanjut
vania larasati
next
vania larasati
lanjut
Siti wahyudah Suwaji
mendingan arka
vania larasati
lanjut
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ : siap kK
total 1 replies
Ruang Rinduu
Sukurin kau monic
vania larasati
lanjut
vania larasati
lanjut kak
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᵐᵘ♉🤎𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ
Rupanya orang yg kamu cintai hanya menyukai harta mu Dilan, semoga segera terbongkar kedok si Monica itu
『⃟𝐉jasmine
Mencintai seseorang seharusnya membuat bahagia kan?
Tapi Hana tidak merasakan itu, hatinya kerap terluka karena cintanya yang tanpa sadar tumbuh untuk Dilan, sang suami kontrak yang hanya menganggapnya hanya orang asing.
Apakan Hana akan mempertahankan cintanya atau memilih pergi...
『⃟𝐉jasmine
Hidup Maura akan bahagia jika papanya itu Arka dan mamanya Hana, dia bisa dapat cinta yang utuh dari mereka berdua
『⃟𝐉jasmine
Mulai lah menjauh Hana, demi hatimu, cintamu terlalu berharga untuk seorang Dilan yang telah buta oleh cinta Monica
『⃟𝐉jasmine
Nah... nah... ulat Keket mulai menunjukkan warna aslinya.... peka dikit atuh Dilan, bucin boleh bodoh jangan ya Mas...
『⃟𝐉jasmine
Setuju banget, dan saat kita sadar kalau kita jatuh cinta pada orang yang salah, segera menepi, perlahan hapus rasa itu
『⃟𝐉jasmine
Pasti telpon dari pacarnya.... sudahlah tidak bisa diharapkan Tuan Dilan ini, dunianya hanya berputar di sekitar Monica
『⃟𝐉jasmine
Bagus Hana, biarkan saja tak usah balas, biar dia rasa bagaimana rasanya tak dihiraukan, tak dianggap
『⃟𝐉jasmine
Sudah punya anak istri dan anda suka menginap dengan perempuan yang tidak halal untukmu.... wah anda luar biasa Tuan Dilan... luar biasa br*ngs*k
『⃟𝐉jasmine
Sesayang itu Hana pada anak sambungnya... definisi ibu tiri rasa ibu kandung ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!