NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir / Aliansi Pernikahan
Popularitas:17.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Yvaine, ratu es yang legendaris di pasukan khusus, mengalami pengkhianatan dalam misinya. Dua tembakan menghantam tubuhnya, dan dia jatuh tak bernyawa di tempat.

Namun, ketika Yvaine membuka matanya lagi, dunia telah berubah. Kini dia menjadi nyonya rumah dari keluarga besar yang menyepelekan dirinya, seorang istri yang marah tapi diabaikan suaminya, dan seorang ibu yang anaknya juga tak pernah memperhatikannya.

“Kalau aku tidak salah, kita sudah bercerai. Sekarang kamu malah masuk ke rumahku, mantanku tercinta,” suara dingin sang mantan terdengar.

Yvaine mengangkat dagu, duduk di ujung sofa dengan kaki terlipat, menebarkan aura sombong yang tak terbantahkan. “Kalau begitu… kita bisa menikah lagi,” ujarnya dengan tenang tapi penuh tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Tobias menatap wanita yang duduk tepat di hadapannya tanpa berkedip.

Namun untuk pertama kalinya, tatapan itu tidak lagi sekadar lewat. Tidak lagi dingin tanpa makna seperti biasanya. Kali ini, ia benar-benar memperhatikan setiap detail kecil yang selama ini seolah luput dari perhatiannya.

Cara Yvaine duduk yang santai namun tegap. Cara ia mengangkat dagu dengan percaya diri. Dan terutama sorot matanya yang tenang.

Seolah tidak ada lagi ketergantungan, tidak ada lagi harapan yang selama ini pernah ia lihat.

Sejenak, Tobias merasa seperti sedang menatap orang asing.

Perubahan itu begitu jelas hingga membuatnya sedikit mengernyit, meskipun ia tidak menunjukkannya secara terang-terangan.

Di sisi lain, Sofia hampir tidak mampu menyembunyikan reaksinya.

Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, dan untuk sesaat ia bahkan lupa mempertahankan ekspresi elegannya. Tatapannya terus berpindah antara Yvaine dan Tobias, mencoba memahami dinamika yang tiba-tiba berubah di hadapannya.

Ia mengenal Tobias lebih dari siapa pun di ruangan itu. Ia tahu seperti apa pria itu ketika marah, ketika merasa diremehkan, atau ketika seseorang mencoba bermain-main dengannya.

Dan hasilnya tidak pernah baik.

Ingatan lama melintas di benaknya, tentang seseorang yang dulu pernah mencoba menjebak Tobias dengan cara yang hampir serupa.

Pada akhirnya, orang itu tidak hanya kehilangan segalanya, tetapi juga memilih jalan akhir yang tragis.

Itu cukup untuk menjadi peringatan bagi siapa pun.

Namun sekarang Yvaine bukan hanya berdiri di hadapan Tobias tanpa rasa takut, tetapi juga berani menekan, memancing, bahkan membalik keadaan.

Dan anehnya, alih-alih merasa khawatir, Sofia justru merasa tertarik.

Sementara itu, di ujung meja, Louis hampir kehilangan kesadaran.

Ia menundukkan kepala dalam-dalam, berusaha sekecil mungkin, seolah dengan begitu ia bisa menghilang dari situasi yang semakin mencekam.

Jika memungkinkan, ia benar-benar ingin menyelam ke dalam cangkir kopi di depannya dan tidak pernah muncul lagi.

Namun kenyataan ia sudah terjebak.

Ketegangan mengental, memenuhi setiap sudut ruangan. Bahkan suara napas terasa lebih berat dari biasanya.

Semua orang menunggu apakah Tobias akan kehilangan kesabarannya?

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Tobias menyandarkan tubuhnya dengan perlahan, gerakannya tenang dan terkontrol. Ekspresinya kembali datar, seolah semua yang baru saja terjadi tidak meninggalkan jejak apa pun.

“Sudah selesai?” tanyanya singkat, suaranya ringan dan nyaris tanpa emosi. “Kalau begitu berikan dokumennya.”

Yvaine tersenyum tipis melihat reaksinya.

Ada kepuasan yang samar di matanya, meskipun ia tidak menunjukkannya secara berlebihan.

“Cepat sekali Anda mengerti,” balasnya tenang.

Tanpa ragu sedikit pun, ia mendorong dokumen perceraian yang tadi ia tahan ke arah Tobias, gerakannya halus namun tegas.

“Mulai hari ini,” ucapnya pelan, setiap katanya terdengar jelas dan tidak goyah, “saya dan Joy tidak lagi memiliki hubungan apa pun dengan Anda.”

“Saya tidak berharap melihat Anda lagi,” lanjutnya, suaranya tetap stabil, “dan… saya juga tidak pernah ingin memiliki hubungan apa pun dengan Anda di masa depan.”

Tobias menerima dokumen itu tanpa ekspresi. Jemarinya bergerak tenang saat mengambilnya, seolah kertas itu tidak memiliki arti apa pun.

Namun saat ia mengangkat pandangan, tatapannya langsung bertemu dengan mata Yvaine.

Sejenak, dunia di sekitar mereka seolah meredup.

“Aku juga,” jawabnya singkat.

Yvaine tidak menanggapi lagi. Ia tidak mencoba memperpanjang percakapan. Ia hanya menepuk lengan Louis dengan ringan, memberi isyarat sederhana.

Louis langsung bangkit, gerakannya kaku seperti robot yang baru saja diaktifkan.

Tanpa banyak bicara, Yvaine melingkarkan tangannya kembali di lengan pria itu, sikapnya santai seolah semuanya sudah selesai.

Ia berbalik dan bersiap pergi.

Namun tanpa disadari, tatapan Tobias jatuh pada tangan mereka yang saling terkait.

Alisnya sedikit berkerut. Pemandangan itu terasa mengganggunya, namun sebelum ia sempat memahami apa artinya..

Yvaine sudah melangkah menjauh. Namun tepat sebelum mencapai pintu keluar, langkahnya terhenti.

Ia menarik Louis yang hampir terseret, lalu perlahan berbalik.

“Ah, ya.. ada satu hal lagi,” katanya santai, seolah baru saja teringat sesuatu.

Seketika, perhatian seluruh kafe kembali terpusat pada mereka.

Orang-orang yang tadi sempat kecewa kini kembali hidup, menunggu kelanjutan drama dengan penuh antusias.

Yvaine menatap Tobias.

“Seharusnya saya mengatakan ini sejak lama,” ucapnya pelan, nada suaranya terdengar ringan namun mengandung sesuatu yang lebih dalam. “Tapi saya khawatir.. jika saya mengatakannya terlalu cepat, situasinya akan menjadi tidak terkendali.”

Ia berhenti sejenak, membiarkan rasa penasaran menggantung di udara.

Lalu ekspresinya berubah menjadi lebih serius.

“Terima kasih, Presiden Tobias,” katanya jelas, suaranya cukup keras untuk didengar semua orang. “Karena telah mengambil inisiatif untuk menceraikan saya.”

Seketika, kafe itu dipenuhi bisikan.

Orang-orang saling berpandangan, wajah mereka penuh keterkejutan dan ketidakpercayaan.

Selama ini, semua orang berpikir bahwa Yvaine adalah pihak yang mengejar Tobias, namun pernyataan barusan menghancurkan semua asumsi itu.

Sofia hampir menjatuhkan majalah di tangannya.

“Apa?” gumamnya tanpa sadar. “Kamu.. sudah lama menunggu hari ini?”

Yvaine menoleh padanya.

Senyumnya kembali muncul, kali ini lebih nakal, dengan sentuhan ejekan yang halus.

“Tentu saja,” jawabnya ringan. “Sebagai kekasih Presiden Tobias.. bukankah Anda seharusnya tahu?”

Sofia tertegun.

“Aku?”

Ia benar-benar tidak mengerti. Namun di sisi lain, wajah Tobias sudah sepenuhnya menggelap.

Tatapannya tajam, terkunci pada Yvaine. Ia bahkan tidak lagi memperhatikan Sofia.

Dan saat itulah Yvaine melanjutkan.

“Ah, ya ampun,” katanya dengan nada pura-pura khawatir. “Kalau Anda tidak tahu.. saya benar-benar harus memberi tahu Anda.”

“Demi kebahagiaan masa depan Anda.”

Ia berhenti sejenak, menarik napas pelan, lalu berkata..

“Selama pernikahan kami.. kami tidak pernah benar-benar menjadi suami istri.”

“Selain..” lanjutnya santai, seolah hanya menambahkan detail kecil, “saat kami memiliki anak.”

Dan kali ini seluruh kafe benar-benar membeku.

Keheningan yang tercipta bukan lagi canggung, melainkan syok yang murni.

Sementara itu, wajah Tobias sudah sepenuhnya gelap. Ia menyadari sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan.

Bahwa hari ini ia telah jatuh ke dalam jebakan Yvaine.

1
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
kalau tolitabiss tu tak mengalah dengan anak dia urmm tak tahu la
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Lynn_: Iya.. makasih sudah mendukung🙏😇
total 1 replies
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut thor, dan semangat 💪
BONBON: serigala kah itu awokawok 🤣
total 1 replies
Uthie
Belum tau mereka Vaine yg baru sekarang 😏😏
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
yang "mengintai" menjadi banyak!!! seru
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Uthie
dasar wanita licik 😡
Nurmalasari
Luar biasa
Uthie
Wahhhh.. ada pemeran yg lainnya juga niii 😏
Uthie
keren gan 👍👍👍🤩😁
Uthie
Lanjutttt Vain👍😂
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
fayya_naz
suka karakter wanita nya sat set ga menye2
cerita nya bagus
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
lalalala🎼🎼🎶lalalala🎼🎶🎶🎼
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Anita Rahayu
ayo gampar an tendang pasangan laknatnya kalau bisa bonyok tuh muka medusa biar dtg anaknya dan merasakan sendiri rasanya arti di siksa thor🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
Uthie
Bagussss... kuliti terus orang-orang pengkhianat macam mereka 👍👍👍😡😡

seruuuuu 👍😆
Uthie
Yeayyy.. up lagiii 😍🤗
aku
si tobi suruh liat nih! biar tau yg busuk ortu vaine, biar makin gelap aura si tobi, sukur2 nyeselnya mpe ulu ati gk aggp vaine ada. #mf tor baper 😭
Uthie
Wahhh... seruuuu niiii....😍
Saat akhirnya ketenangan si Kutub mulai terusik istri tak dianggap nya 😍😁😁👍

Lagiiiiiii.... doubleeee 😆😆🤩🤩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!