NovelToon NovelToon
Kakak Angkat I Love You

Kakak Angkat I Love You

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:58.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Ani

Siena yang jatuh cinta pada kakak angkatnya! waw...., kok bisa?
Bisa dong! Bagaimana tidak, Vino seorang pria mapan, ganteng nggak ketulungan, bikin para gadis siap mengantri untuk jadi pacarnya meskipun dia sudah punya seorang pacar tentunya. lalu bagaimana nasib Siena Ya? apa dia akan dapatkan cinta Vino, sang kakak angkat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kekesalan Airin

Setelah selesai rapat pagi dengan salah satu perusahaan konstruksi, Vino hendak berjalan kembali ke ruangannya. Namun, langkahnya terhenti saat ponselnya berdering. Melihat nama Airin, kekasihnya, muncul di layar, Vino pun tersenyum dan menjawab panggilan tersebut.

"Halo, Airin," sapa Vino dengan suara lembut.

"Halo, sayang. Aku sudah di depan gedung kantor kamu."

Vino mengerutkan keningnya, "Untuk apa?" tanya Vino kemudian.

"Gimana kalau kita makan siang bareng? Aku kangen, sekalian untuk mengganti makan malam kita semalam yang gagal," suara Airin terdengar manis dan penuh harap.

Vino terdiam sejenak, memikirkan jadwalnya. "Oke, aku setuju. Aku akan segera ke sana," jawabnya akhirnya.

Sebelum keluar untuk menghampiri Airin, Vino terlebih dulu mengirim pesan pada seseorang melalui ponselnya.

Vino kemudian memasukkan ponselnya ke dalam saku setelah selesai mengirim pesan dan bergegas menuju pintu keluar gedung. Di luar, Airin sudah menunggunya dengan senyum lebar. Vino menghampirinya dan memberikan pelukan hangat.

"Ayo sayang, kita makan siang," ajak Airin sambil menggandeng tangan Vino.

Saat hendak pergi, Vino menahan tangan Airin. "Tunggu sebentar," katanya, menghentikan langkah mereka.

Airin mengerutkan kening, merasa heran. "Kenapa?"

"Ada yang harus kita tunggu." ucap Vino sembari melingkarkan lengan.kekafnya di pinggang ramping Airin.

" Apa kita menunggu Arya?" tanya Airin menduga-duga. Mungkin Vino masih ada sedikit pekerjaan dengan Arya, pikirnya.

Vino tersenyum tipis. "Tidak, kita menunggu seseorang."

"Jangan membuatku takut Vino." ucap Airin tersenyum dengan pipi yang memerah, ia merasa yakin kalau yang tengah mereka tunggu adalah orang tua Vino, karena selama satu tahun menjalin hubungan dengan Vino, pria itu belum pernah mengenalkannya dengan kedua orang tuanya.

Betapa terkejutnya Airin ketika melihat Siena yang muncul dari arah lain. Dengan santai, Vino mengatakan, "Siena akan ikut kita makan siang."

Airin merasa kesal dengan situasi ini. Ia ingin menghabiskan waktu berdua dengan Vino saja, bukan bertiga dengan Siena. Namun, ia tahu bagaimana Vino – ia selalu memperhatikan adik angkatnya lebih dari siapapun termasuk dirinya.

Sembari menahan diri, Airin memaksakan senyuman dan berkata, "Baiklah, mari kita pergi."

Mereka bertiga berjalan menuju restoran terdekat. Sesampai di restoran, kekesalan Airin semakin bertambah. Bukannya memperhatikan dirinya sebagai kekasih, Vino lebih memperhatikan Siena. Bahkan Vino duduk bersebelahan dengan Siena, bukan dirinya.

Suasana di antara mereka terasa canggung. Vino berusaha mencairkan suasana dengan bercerita tentang pekerjaan, sementara Siena sesekali menjawab dengan anggukan atau senyuman tipis. Airin, di sisi lain, lebih banyak diam, menahan rasa kesal yang semakin mendalam.

Di restoran, Vino memesan makanan favorit mereka bertiga. "Siena, coba menu yang ini, pasti kamu suka," kata Vino dengan perhatian.

Airin menatap Siena dengan tatapan tidak suka. "terus saja perhatikan Siena dan anggap aku tidak ada," keluh Airin dalam hati. Ia benar-benar merasa terabaikan, ingin rasanya pergi dari sana saat itu juga tapi jika ia melakukan itu, itu artinya ia mengaku kalah.

"Nggak, aku nggak boleh nyerah," bayinya lagi.

"Bagaimana keadaan kamu Siena, bukankah semalam kamu baru putus?" tanya Airin, mencoba berbicara dengan nada ramah meskipun hatinya masih kesal.

Siena tersenyum lemah. "Aku masih merasa sedikit sedih, tapi sekarang sudah lebih baik, untung ada kak Vino yang selalu jaga Siena, iya kan kak?" tanya Siena pada Vino.

Vino menepuk lembut tangan Siena. "Kakak akan selalu ada untukmu, Siena. Jangan pernah ragu untuk mengandalkan kakak."

"kak Vino emang, the best pokoknya." ucap Siena sembari memeluk Vino. Airin sampai kesulitan untuk menelan makanannya melihat pemandangan itu.

"Biar kakak suapi ya." ujar Vino sembari mengambil sendok yang ada di atas piring Siena dan mulai menyuapkan makanan ke mulut Siena.

Ketika Vino mulai menyuapi Siena dengan perhatian yang berlebihan, batas kesabaran Airin hampir habis.

Airin mencoba menahan diri, tapi perasaan cemburu dan kesal tidak bisa ia pendam lagi.

"Vino," katanya dengan nada yang mulai ketus, "bisakah kamu juga memperhatikan aku? Aku juga di sini, Vino?"

Vino menoleh ke arah Airin, tampak sedikit bingung. "Maaf, Airin. Aku hanya ingin memastikan Siena merasa lebih baik, kamu jangan kekanak-kanakan."

Apa? Dia bilang kekanak-kanakan....

Airin menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri.

"Aku mengerti, Vino. Tapi aku juga butuh perhatianmu juga. Kita jarang sekali bisa makan siang bersama seperti ini." ucapnya sembari melirik pada Siena yang terdiam tidak mengerti. Ia hanya merasa perhatian Vino padanya adalah wajah bagaimana seorang kakak memperhatikan adiknya.

Siena, yang merasa suasana mulai tidak nyaman, mencoba mengurangi ketegangan. "Maaf, Kak Airin. Aku tidak bermaksud mengganggu kalian. Mungkin sebaiknya aku pergi saja." ucap Siena merasa tidak nyaman lagi berada diantara kakak dengan kekasihnya.

Vino segera meraih tangan Siena, mencegahnya pergi. "Tidak, Siena. Kamu tetap di sini. Tidak ada yang boleh pergi dari sini. Jika kamu pergi, maka semua akan pergi."

Airin menggertakkan giginya, tapi kemudian memutuskan untuk mencoba bersikap lebih tenang. "Kalau begitu, biar aku yang pergi."

Airin hendak beranjak tapi dengan cepat sekali lagi Vino menahan tubuh Airin, "Airin, ayolah. Kita sudah cukup dewasa."

"Kamu yang nggak dewasa, Vino. Kamu terlalu memanjakan Siena, dia sudah besar. Jangan seperti mengurus bayi."

Vino memberi isyarat untuk menurunkan suara saya orang-orang di sekitar mulai memperhatikan mereka, berusaha meredakan ketegangan. "Baiklah, Airin. Maafkan aku. Kita bisa bicarakan ini nanti, jangan membuat keributan disini."

Vino pun kemudian mencoba membagi perhatiannya secara lebih adil antara Siena dan Airin, meskipun hatinya masih lebih condong untuk memastikan Siena merasa nyaman.

Makan siang itu akhirnya berjalan lebih tenang, meskipun perasaan tidak nyaman masih ada di hati Airin. Ia berharap situasi seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa depan.

Bersambung

Happy reading

1
Novika Riyanti
ini tidak untuk ditiru ya gays...😁😁
bahaya loh klw mengeluarkan racun dengan cara di hisab..bisa bisa berpindah racun nya lewat mulut...👍😁
sekedar info 🙏😁
Novika Riyanti
Hay kak tri😘👋
Reni Anjarwani
tau2 cpt bgt end
🌷💚SITI.R💚🌷
ternyata sdh end ya...di sangka smp vino punya anak gitu
🍒WINA🍒
Vino dan siena melepaskan rindu selama 10bulan tidak bertemu dan vino memeluk siena dan mencium siena perpisahan selama 2bulan,,,,
Syarat yg diberikan papa wijaya jika vino lolos dr ujian diberikan papa wijaya akan segera menikahi siena...
🍒WINA🍒
Tidak hrs menunggu satu tahun vino dan siena tdk sengaja dipertemukan walaupun tuan wijaya melarang vino dan siena bertemu akan tetapi berjodoh bertemu tdk sengaja....
🌷💚SITI.R💚🌷
menanti waktu 2bln memang akan terasa lama ya sen smg kalian secepatnya di pertemuan dengan indah pernikahan kalian yg penuh perjuangan..
Reni Anjarwani
doubel up thor
🌷💚SITI.R💚🌷
ternyata memang klu jodoh ga kmn bukti restoran vino ambil masakan dr seina..smg kalian cpt nikah..
Reni Anjarwani
doubel up thor
🌷💚SITI.R💚🌷
smg di pesta nanti bisa kamu ktmu vino ya seina dan menjadi keberuntungan buat kamu
🍒WINA🍒
Makin sukses vino dan smg tantangan yg diberikan tuan wijaya tercapai dan secepatnya menikah dgn siena,,,,
Vino tipe tidak menyerah pekerja keras pasti tantangan yg diberikan tuan wijaya terwujud,,,
Reni Anjarwani
doubel up thor
🌷💚SITI.R💚🌷
selamat ya vino...smg apa yg menjadi tujuan kamu benar² tercapai dengan baik..tdk ada halangan apa² lg untuk mempersunting seina dan tuan wijaya tdk berkelit lg jg membuat syarat lg jg tdk mempersulit..
🍒WINA🍒
semangat2 vino pasti ada jalannya niat yg tulus pasti akan terwujud bs buka usaha sendiri jgn menyerah berdoa terus berusaha rezeki gak akan lari kemana dan
Tantangan yg diberikan tuan wijaya bs mewujudkannya tetep semangat siena sll mendukungmu....
🌷💚SITI.R💚🌷
berat jg ya buat dapetin seina
🌷💚SITI.R💚🌷
semangat trs vino
🌷💚SITI.R💚🌷
semangaat vino smg kamu bisa bangkit dan sukses selalu dalam usaha kamu smg di permudah dlm meminang seina
🍒WINA🍒
Vino akan berjuang sekuat tenaga agar tantangan dr papa wijaya dlm waktu setahun bs terwujud vino punya usaha sendiri.....
Reni Anjarwani
doubel up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!