NovelToon NovelToon
One Night Tragedy

One Night Tragedy

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Dipusingkan oleh pekerjaan, membuat Dakota Cynthia Higgins melampiaskan rasa lelah dengan bersenang-senang di club malam bersama teman. Dia yang sedang mabuk pun ditantang untuk menggoda seorang pria yang tak lain adalah Brennus Finlay Dominique.

Dalam kondisi terpengaruh alkohol, mabuk berat hingga kehilangan akal sehat, Dakota sungguh merayu Brennus hingga terjadi satu malam penuh tragedi. Padahal sebelumnya tak pernah melakukan hal segila itu dengan pria manapun.

Ketika sadar, Dakota benar-benar menyesal. Bukan akibat kehilangan mahkota yang selama ini dijaga, tapi karena pria itu adalah Brennus, salah satu keturunan Dominique. Di matanya, keluarga itu memiliki sifat menyebalkan.

Brennus berusaha untuk menerima segala konsekuensi atas apa yang terjadi malam itu, tapi ternyata Dakota tidak menginginkan hal serupa. Wanita itu sudah anti dengan keluarga Dominique.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 3

Mata Brennus membulat ketika merasakan telapak tangan halus membelai paha. Gelenyar aneh perlahan menjalar dari pangkal paha. Ada sengatan listrik yang membangkitkan bulu-bulunya akibat ulah tak terduga Dakota.

Ludah biasanya begitu mudah tertelan, tapi kali ini sulit sekali dilakukan oleh Brennus. Dadanya mulai berdebar ketika ada bibir bergerak di lehernya. Memberikan sesap di sana, menggelitik dengan lidah hingga pikiran nyaris gila karena kini ia mulai terpengaruh oleh segala pancingan yang dilakukan oleh Dakota.

Sesaat Brennus terpedaya, terlena oleh sensasi nikmat walau sekadar percikan geli dan pemantik hasrat biasa. Tapi, ia teringat bahwa saat ini memiliki kekasih. Tidak boleh tergoda dengan wanita lain, sama saja berselingkuh kalau sampai terjadi.

Kedua tangan kekar Brennus berusaha mendorong pundak Dakota agar menjauh. Tidak dengan cara kasar, dia berusaha tak menyakiti wanita.

“Cukup, Dakota. Kau sedang mabuk.” Brennus menahan dua tangan wanita itu supaya tidak membelai kulitnya lagi.

Kepala Dakota menggeleng tak beraturan. Mata saja sudah tak fokus dan nampak sayu. Begitu masih mengatakan tidak mabuk. “Ayolah ... biarkan aku menggodamu. Sekali ini saja.” Ia meronta, meminta tangannya supaya dilepaskan.

Brennus tetap menolak walau wanita itu terang-terangan merayu. Dia masih cukup waras untuk tidak selingkuh, meski saat ini sedang bertengkar dengan kekasih.

Tiba-tiba suara tawa Dakota meledak bagai manusia yang tidak bisa mengendalikan diri. “Jangan bilang kalau ... ini—” Ia menunjuk bagian pangkal paha pria di hadapannya. “Kecil dan tidak bisa memuaskan, ya?” Terkikik geli penuh ejekan. “Pantas saja menolak, ternyata ukurannya seperti cacing,” selorohnya kemudian.

Tidak mungkin Brennus membiarkan wanita yang mabuk berat dan menggoda lelaki seperti itu. Meracau tidak jelas sampai mengejek miliknya yang bahkan belum pernah dilihat. “Untung pria itu adalah aku, masih waras untuk tak menyeret dan menyetubuhi langsung. Coba saja orang lain yang digoda, pasti sudah habis,” gumamnya.

“Bibirmu seksi saat bicara.” Dakota mengusap bagian wajah yang tadi diamati.

“Aku antar pulang saja, ya?” tawar Brennus dengan berbisik di telinga. Bisa saja ia pergi sendiri dan biarkan Dakota di sana. Tapi, tidak setega itu meninggalkan wanita mabuk yang kehilangan akal sehat. Bisa jadi ada pria jahat yang akan memanfaatkan Dakota.

“Oh, mau bermain di apartemenku? Ayo, boleh.” Dakota menarik pria itu agar bergerak menjauh dari bar.

“Sebentar, aku bayar dulu.” Dengan satu tangan, Brennus mengeluarkan dompet dari saku celana. Mengambil uang cash karena ia tak habis terlalu banyak.

“Ikuti aku.” Dakota berjalan mendahului. Sempoyongan sampai menabrak bahu orang-orang disekitar.

Brennus lekas menyusul dan reflek merangkul pinggul saat Dakota hendak jatuh karena dibalas tubruk oleh orang. “Hati-hati.”

“Wah ... superhero.” Dakota sambil memukul dada Brennus.

Brennus tak memedulikan pujian itu. “Di mana tasmu?”

“Sana.”

Brennus pun menuju meja yang ditunjuk oleh Dakota. Tidak ada satu orang pun di sana, hanya ada satu tas saja.

“Kau datang ke sini sendirian?” tanya Brennus. Mengambil totebag dan ia membawa tas wanita itu di tangan, tanpa ada rasa malu sedikit pun.

“Ada dua temanku.” Telunjuk dan jari tengah Dakota diangkat ke atas. “Lupakan saja mereka, yang penting malam ini aku akan menggodamu sebagai hadiah ulang tahun.”

Brennus membawa Dakota keluar. Memasukkan ke dalam mobilnya karena tidak mungkin membiarkan wanita itu berkendara sendiri. Waras saja tidak, nanti yang ada kecelakaan.

“Oke, Dakota, di mana apartemenmu?” Brennus siap memijak pedal gas, tapi ia tak tahu tempat tinggal wanita itu.

1
mamaqe
asik
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
lah udah tamat aja thor...🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya sah juga, babby nya sudah ngerjain ortunya tuh pengen tau kali masih lanjut apa batal nikahnya kalau dia tes.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wooyy halalin dulu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wkwkwkk baru sebentar di cuekin saja sudah hampir nyerah apa kabar dengan Brennus yg lebih lama berjuang buat kamu Dakota
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sekarang berbalik arah jadi kamu yg harus ngebujuk Brennis, Dakota jadi tau kan rasanya di cuekin dan ngebujuk itu kayak gimana.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudah terbukti kan kalau Brennus prioritain kamu jadi nunggu apa lagi Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
oowhh punya trauma dari keluarganya toh makanya susah percaya pada orang lain trs gimana tuh ortuny Dakota apa ga nyoba cari anaknya ya, kenapa sih mesti ada perbedaan gender hanya untuk mendapatkan kasih sayang dari ortu sendiri padahal yg melahirkan sosok laki² juga kan seorang perempuan kenapa mesti pilih² anak perempuan di abaikan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kegedean gengsi kamu Dakota tar giliran Brennusnya ngilang kamu yg nyesel juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm Brunnes ga bisa tegas sama Laura jadinya nambah masalah lg
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
coba tuh cara om mu Brennus siapa tau manjur.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hebat perjuangan Brennus pantang menyerah, kayaknya babby'nya ga mau jauh tuh dari daddy nya makanya muntah² trs kalau berjauhan dan giliran nempel sama daddy nya nyaman kan makanya jangan ngeyelan Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener kan hamil, udahlah Dakota terima takdirmu harus masuk ke keluarga Dominiqeu lagian ngatain mereka keluarga pongah tapi kamu sendiri sama lebih pongahnya berasa serba bisa sendiri padahal hidup itu juga butuh orang lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
manut bae lah Dakota ga usah banyak nolak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Dakota keras kepala ga mau denger omongan orang lain berasa paling bener sendiri saja...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudahlah Dakota nurut saja sama Brennus ke rs buat diperiksa biar tau kondisimu benar ga nya hamil baru putusin lagi gimnanya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmmm tanda² Brennus junior hadir nih jadi kesempatan Brennus menikahi Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhhh jadi curiga apa Dakota hamil ya.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
gkgkgkk moduuss kamu Brennus, pangku² jadi berakhir lebih dari sekedar duduk doang.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
siap² gumoh kamu di ganggu sama Brennus Dakota.🤣🤣
gass lah Brennus maju yrs jangan mundur takut nabrak.🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!