NovelToon NovelToon
Istri Kedua Yang Dicintai

Istri Kedua Yang Dicintai

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Bella Oceana adalah istri kedua dari Alan Elvis. Alan menikahi Bella karena Tevy sudah tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai istri untuk melayani Alan. Tevy sudah lumpuh sejak tiga tahun terakhir karena kecelakaan. Karena alasan tersebut, Alan menikah lagi dengan wanita yang ia kenal dari sebuah restaurant. Karena pada saat itu Bella adalah Manager Restaurant tersebut. Pernikahan Alan dengan Bella tentunya tidak di ketahui oleh Tevy. Alan sangat menyayangi Tevy, ia tidak akan sampai hati jika harus mengatakan hal yang sejujurnya kepada istrinya. Namun Alan juga pria normal yang membutuhkan sentuhan wanita. Sudah satu minggu ini sikap Tevy begitu berbeda kepada Alan, menjadi sangat manja dan tidak ingin ditinggal terlalu lama. Tentu saja sikap Tevy membuat Alan serba salah karena ia juga harus bekerja dan tentunya menemui Bella, istri keduanya. Setiap Tevy mulai menyentuh tubuh Alan, yang terbayang dalam benaknya adalah wajah Bella, desahan Bella, dan juga erangannya diatas ranjang. Dan itu semua membuat Alan memiliki hasrat berlebih untuk bersama dengan Bella. "Sayang, aku pikir kamu udah gak bergairah, ternyata sentuhanku masih bisa membuat kamu seperti ini" ucap Tevy Seketika mata Alan terbuka, ia menyadari jika yang sedang menyentuh miliknya bukanlah Bella, melainkan Tevy istri sahnya sejak tujuh tahun ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Event malam ini dibuat sangat meriah, Bella hadir dengan membawa Nanda bersamanya. Meskipun mereka sangat canggung, namun Bella tetap berusaha bersikap normal agar tidak memicu rasa curiga orang lain.

 

"Sayang" Panggil Alan

 

Alan terlihat mendekat ke arah Bella, meraih pingangnya san kemudian sedikit berbisik. Apa yang terjadi diantara Bella dan Alan, membuat Nanda juga ingin memiliki pasangan. Tentunya pasangan yang sama seperti Bella, pria tampan dan kaya raya.

 

"Nanda, ikut Pak Alan ya. Aku mau ketemu orangtuanya" ucap Bella yang hanya di jawab anggukan kepala oleh Nanda

 

"Nanda, aku mau kenalin kamu sama temanku" ucap Alan

 

"Baik Pak"

"Kamu single kan?"

"Iya Pak"

"That's good"

 

"Pak Calvin, apa kabar?" sapa Alan

 

"Pak Alan, saya baik. What about you?"

"Pretty well, thanks. Dan kenalkan ini Nanda, adiknya Bella"

 

"Oh, hai Nanda. Calvin" ucap Calvin sambil mengulurkan tangan

 

"Nanda" jawabnya ramah

 

"Nanda kerja dimana?"

"Di kantor Pak Alan, Pak"

"Oh, bagian apa?"

"Purchasing"

"Wah rumit"

 

"Silahkan ngobrol Pak Calvin, saya mau menemui beberapa tamu" ucap Alan

 

"Baik Pak Alan terimakasih"

 

Alan meninggalkan keduanya supaya mereka semakin akrab. Melihat Bella yang sedang bersama orangtuanya, Alan langsung menghampiri Bella dan menyapa kedua orangtuanya.

 

"Okay sayang, mereka lagi ngobrol" bisik Alan

 

"Hai Ma, Pa"

"Hai Alan, selamat ya sudah resmi menjadi duda"

"Pa..."

"Hahaha"

 

Setelah basa-basi dengan orangtuanya, Alan mengajak Bella untuk menemui beberapa partner businessnya. Semua orang memuji kecantikan Bella bahkan di belakang Bella sekalipun mereka membahas jika Bella jauh lebih cantik dan ramah di bandingkan mantan istri Alan sebelumnya.

 

Dari jauh Bella memeperhatikan Nanda dan Calvin yang terlihat sudah mulai akrab, seketika bibir Bella tersenyum tipis melihat adiknya bersama pria yang menurut suaminya, Calvin bukanlah pria yang nakal.

 

Acara sedang di mulai, namun di tengah acara orangtua Bella menelfon. Seketika Bella meminta izin kepada Alan untuk keluar ruangan tersebut.

 

"Halo Ma"

"Bella, gimana acaranya?"

"Masih belum selesai Ma, nanti aku telepon Mama"

"Tunggu dulu, terus Nanda gimana?"

"Gak gimana-gimana, Nanda lagi sama teman Alan"

"Syukurlah dia gak mengacau"

"Aman kok Ma"

"Ya sudah nanti kabarin mama ya, Nanda gak balas pesan Mama"

"Oke Ma"

 

Tut! Panggilan di matikan

 

Bella kembali masuk ke dalam acara, dan duduk kembali di samping Alan, semua fokus dengan acara yang sedang berlangsung saat ini.

Beberapa pelayan mulai berkeliling meja dan menambahkan minuman para tamu dan juga menyajikan beberapa makanan.

 

"Aku ke toilet dulu sayang" ucap Alan

 

"Iya" jawab Bella

 

Alan meninggalkan meja kemudian di susul oleh Calvin dan keduanya bersama menuju toilet.

 

"Banyakan alkohol jadi sering ke toilet Pak" ucap Calvin

 

"Hahaha iya Pak. Gimana sama Nanda?"

"Dia cukup menarik, masih malu-malu"

"Oh, karena mungkin juga kenalan di acara seperti ini Pak, jadi dia kurang nyaman"

"Benar Pak"

 

Calvin dan Alan menuju ke toilet, dan setelah selesai calvin meninggalkan Alan lebih dulu. Sementara Alan masih menghubungi Ghaly untuk menyelesaikan pekerjaannya karena saat ini Alan masih berada di event dan belum bisameninggalkannya.

 

Alan meninggalkan toilet dan saat melewati toilet perempuan ia melihat sesorang duduk di lantai.

 

"Nanda" panggil Alan

 

"Hei Nanda, bangun"

 

Nanda membuka matanya, kemudian ia berusaha berdiri dengan di bantu Alan. Namun tiba-tiba Nanda justru memeluk Alan dan meracau.

Alan menyadari jika Nanda sedang mabuk saat ini, lalu Alan berusaha menelpon Bella namun ponselnya mati karena kehabisan daya.

 

Mata Alan terbelalak seketika, ketika ia menyadari Nanda tengah melu-mat bibir Alan dengan rakusnya.

Alan mendorong tubuh Nanda, kemudian berusaha menyadarkan Nanda.

 

Karena tidak sabar, Alan lebih memilih menggendong Nanda dan membawanya ke parkiran, dan memasukannya ke dalam mobil lalu meminta sopir untuk mengantarkannya pulang.

 

"Pak Alan" panggil Calvin yang masih diluar ruangan.

 

"Pak Calvin, Nanda mabuk saya harus memebawa dia ke mobil dan meminta driver mengantar pulang"

"Saya boleh temani Pak?"

"Silahkan Pak"

 

Calvin dan Alan menuju parkiran bersama, kemudian membawa Nanda ke dalam mobil lalu Calvin menemani sopir Alan untuk mengantarkan Nanda pulang kerumahnya.

 

Alan yang menyadari dicium oleh Nanda seketika mengusap bibirnya, dan ia tidak ingin ada salah paham dengan Bella.

 

"Kok lama sayang?" tanya Bella

 

"Nanda mabuk di toilet, sekarang Calvin lagi antar Nanda pulang"

"Astaga. Dia minum banyak"

"Sepertinua gitu. Mau pulang?"

"Acara belum selesai"

"Tapi ada yang harus kamu selesaikan"

 

Bella tersenyum tipis seolah mengerti apa yang suaminya inginkan. Bella meninggalkan hotel bersama dengan Alan dan memilih kembali kerumahnya.

 

Sementara Calvin saat ini sedang bersusah payah membuka pintu sambil menggendong Nanda, dan setelah itu Calvin membawa Bella ke kamarnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!