NovelToon NovelToon
Nadia, The Indigo Girl

Nadia, The Indigo Girl

Status: tamat
Genre:Matabatin / Suami Hantu / Romansa / Dunia Lain / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:136.4k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Mengisahkan seorang gadis indigo yang mencintai hantu Belanda, ia adalah Nadia mencintai seseorang yang sudah tak memiliki raga. Roh Nadia di tarik keluar saat malam hari saat ingin tidur melewati lorong waktu menuju Batavia.

Musuh abadi gadis ini adalah siluman biawak, buaya, dan ular yang selalu mengambil rontokan rambutnya entah apa yang akan siluman itu lakukan untuk mengambil rambut, kuku, dan darah gadis indigo seperti Nadia.
tetapi Hanson sang kekasih selalu melindungi Nadia dari siluman itu yang ingin menyakiti kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Operasi usus buntu

Hari ke tiga Nadia memilih memainkan game di ponselnya karena hari ini Dokter Ridwan rullah akan memeriksanya dan saat Dokter Ridwan menghampirinya, Ibunya berdiri dari kursi di sampingnya dan Nadia memberikan ponselnya kepada Ibunya.

Nadia tak terlalu memperhatikan Dokternya jadi ia tak melihat Dokternya tampan atau tidak.

"Nona Nadia Sabrina, maaf boleh di angkat bajunya saya ingin memeriksa perutnya,” kata Dokter Ridwan. Ibunya Nadia yang melakukannya.

Sampai akhirnya Nadia mengeluh kesakitan saat perutnya di tekan sedikit oleh dokter itu di bagian bawah pusar sebelah kanan, “usus buntu ini Bu.” Sang dokter.

“Harus di operasi,” lanjut sang dokter.

“Jadi kapan Dok, bisa di operasi?” tanya sang Ibu.

“Mungkin nanti malam jam empat pagi, jadi mulai jam sebelas harus puasa ya.” Ucap dokter Ridwan setelahnya keluar kamar para pasien.

“Nadia-Nadia ada aja kamu,” Ujar Ibunya.

Nadia membaringkan diri sambil menatap langit-langit entah mengapa hatinya mulai jatuh cinta pada laki-laki berambut pirang yang ada di mimpinya waktu itu.

“Huft.” Nadia menghembuskan nafas dalam-dalam.

Malam harinya Nadia mengecheck ponselnya dan meminta sang Ibu memberikannya roti sobek rasa coklat ia makan dengan lahap entah karena kesal atau Lelah dengan semua ini ia makan sebelum jam sebelas malam.

Setelah makan roti jam sembilan malam ia merebahkan diri di brankar rumah sakit tidur sambil mendengarkan music lewat youtube. Nadia kembali membuka matanya saat baru lima menit memejamkan mata ia melihat sekeliling nampak hening.

“IBU!” panggil Nadia menoleh kesana-kemari tak ada siapapun termasuk di sampingnya yang juga tempat pasien di batasi dengan tirai.

Seolah hanya ada barang rumah sakit dan tidak ada manusia satu pun kecuali dirinya, sampai di hadapannya ada tirai pembatas jadi ia putuskan turun dari brankar rumah sakit untuk membuka tirai itu.

Tangannya gemetar saat membuka tirai pembatas berwarna biru di depannya.

“IBU!” panggil Nadia kepada Ibunya seperti melihat bayangan seseorang berdiri di hadapannya.

Saat tangannya membuka tirai pembatas ia melihat mendiang Ayahnya yang wajahnya pucat, matanya tanpa berkedip, dengan menggunakan seragam Polisi.

 “A-yah. Ayah.” Nadia tersenyum lalu berlari untuk mendekap Ayahnya ke dalam pelukannya, ini pertama kali ia bermimpi sang Ayah.

Waktu Ayahnya meninggal dua tahun lalu. “Ayah aku capek, aku mau ikut ayah.” Nadia melepaskan pelukannya sambil menggenggam erat tangan Ayahnya yang dingin seperti sebongkah es.

“Belum saatnya kamu ikut saya," Ucap sang Ayah sambil membelai lembut kepala Nadia.

“Apa maksud Ayah?” tanya Nadia.

“Hidupmu, masa depanmu masih Panjang, dan masih banyak orang yang membutuhkanmu. Terutama anggota keluarga kita...,” kata sang Ayah bibirnya yang putih pucat tersenyum dan tangannya masih setia membelai kepala Nadia.

“Tapi aku capek yah, selalu di musuhin mulu ama temen sepergaulanku_hiks_hiks_aku pengen ikut Ayah_hiks_ada banyak_hiks_kesakitan_hiks_dan kesedihan disini_hiks.” Nadia dengan terisak-isak menangis.

“Anakku bukanlah seorang yang lemah jangan menangis, sekarang kamu sudah dewasa!” ucap sang Ayah yang datang ke mimpinya.

“Kamu punya indra keenam akan ada keluarga dan orang lain yang butuh bantuanmu, Ayah cuman pesan satu lindungi Ibu dan Adikmu, Defani.” Pesan Ayahnya yang masih membelai kepala Nadia.

 “Hiks...hiks...Hiks.” Nadia kembali memeluk Ayahnya sambil memejamkan mata dan tak lama Ayahnya menghilang begitu saja di gantikan dengan keheningan.

“AYAH!!” panggil Nadia kepalanya menoleh kesana-kemari tak lama ia kembali terisak-isak karena tak mendapati sang Ayah.

“Nadia!!” Ibunya membangunkannya di jam empat pagi, “kamu kenapa? Hem." Sang Ibu heran melihat anak gadisnya seperti habis menangis, Nadia langsung memeluk sang Ibu dan menangis di hadapan dua orang perawat satu perempuan dan yang satu laki-laki yang membawa kursi roda.

“Udah ayo operasinya mau dimulai.” Nadia mengangguk patuh ia bangun dari brankar rumah sakit di bantu Ibunya untuk duduk di kursi roda dan memindahkan kantung infusnya di gantungan infus kursi roda, sepanjang perjalanan menuju ruang operasi Nadia di temani Ibu juga dua perawat tadi.

Matanya sambil melihat sekeliling nampak sepi tanpa adanya manusia, tetapi banyak para hantu dimana-mana.

 Nadia diam tatkala seorang anak kecil menyapanya dalam wujud hantu, tetapi di abaikan oleh Nadia.

Sesampainya di dalam ruang operasi Nadia memakai baju pasien kemudian di suruh melepas celana dan hanya menyisakan celana dalam saja, untuk menunggu giliran di opersi gadis itu di suruh pindah dari kursi roda untuk membaringkan diri di brankar yang lain dan sudah di siapkan.

 Waktunya di operasi ia memasuki ruang operasi dan melihat para tim medis sudah siap Nadia di suntikan sesuatu di infusnya perlahan rasa kantuk mulai menyerang dan saat itulah operasi di mulai.

1
lyv.viaz
wow ada juga nama gue di pake, sama lagi gue juga dulu indigo
Lanting Baruga
karya yg bagus
Lanting Baruga
lanjut kan author dan semangat ya
Siti maesaroh Saroh
cerita y bagus aq suka bayak campuran bahasa 🥰🥰
Alista
mampir
Marvel Boy
Nathan itu reinkarnasinya Hanson ya?
Putri Sabina: bukan kak, jangan lupa baca yang sequelnya yaa
total 1 replies
kh!@#g fu sh3=g
62 like teoah mendarat, semangat thor. salam kenal dari author"jangan panggil aku monster"
Miss GH
yeiiy mampir yuuks . aku baca semua nya seru.


adain season 2 nya thour biar cepet up. dtggu.


salam "Dady danzel."
Dewi Kusrini
kog sering diulang2
Putri Sabina: yang mana aja?
total 1 replies
Novi Astuti
ini udah apa gimana thor?
Putri Sabina: udah ada sequelnya kak
total 4 replies
Novi Astuti
teeimakasih thor
saya suka ceritanya
Putri Sabina: alhamdulillah kalo suka
total 1 replies
Fia_fi
ini cerita nya kok gtu sih tulisan nya *direvisi ulang* gtu doang 😑
Fia_fi: alamak, mau tau critnya eh gtu trnyta 😑
total 2 replies
anhacu
aku belum ngeh sama akhir ceritanya
Smile
Aku jg sedikit bingung dgn alur ceritanya,, disini Thor menceritakan kl Nadia dan Hanson meninggal tp di Bab berikutnya malahan mereka bertemu dan Nadia nya mengandung anaknya Hanson
𝐊𝐧𝐬𝐲𝐯𝐚•乂𝙆𝙋𝙊𝙋𝙎𝙊𝙁𝙏: gw prnh ngalamin thor)
total 4 replies
Smile
Thor,, aku agak sedikit bingung dgn ceritanya.. di Bab ini dibilang kl Mevrouw (ibunya) Hanson sudah meninggal tp di Bab entah 40 atw 50 dibilang ketika Nadia sedang hamil,, ibunya Hanson datang dr Belanda.. aq jd sedikit bingung dgn ceritanya
Putri Sabina: Yang ibunya Hanson sudah tiada itu kan Nadia lagi dalam keadaan koma saat operasi.
total 2 replies
Smile
Thor,, knp semua bab nya jd di revisi ulang... Pdhl td udh baca sampe bab 56 pas mw ke 57 dibilang revisi ulang eh gak taunya dari Bab 1 di revisi ulang
Putri Sabina: maaf soalnya banyak yang ke bolak-balik
total 1 replies
Novi Astuti
sampe 4x d ulang
Putri Sabina: oke nanti di revisi ulang
total 1 replies
Novi Astuti
kenapa balik lagi?🤔🤔🤔
Putri Sabina: balik gimana?
total 1 replies
Novi Astuti
kok kaya bolak balik sih?
Putri Sabina: bolak balik gimana?
total 1 replies
Kinanda Husnancandra
masih bingung sama tanda bacaa sama karakternya..
katanta nadia nya berjilbab tapi kesan dari bahasa nya ke ibu nya kok kurang sopan x ya..
Putri Sabina: udh aku perbaikin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!