NovelToon NovelToon
Dihianati Setelah 20 Tahun

Dihianati Setelah 20 Tahun

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Ibu Pengganti / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: husna_az

Kenanga mengabdikan hidupnya pada sang suami dan anak sambungnya, tapi pada akhirnya dia dihianati juga. Suami yang dia kira mencintainya dengan tulus nyatanya hanya kebohongan. Di dalam hatinya ternyata masih tersimpan nama sang mantan yang kini telah kembali dari luar negeri.

Rahasia yang selama ini ditutupi sang suami dan keluarga pun terbongkar. Kenanga memilih mundur dan memulai kehidupan yang baru meskipun semua itu terasa sulit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

"Dhek, masalah tidak akan selesai jika diselesaikan dengan cara emosi. Tenangkan diri kamu dulu, nanti bicara lagi," ucap Kenanga dengan tenang.

"Mau tenang bagaimana kalau dia sudah memperlakukan Kakak seperti itu!" seru Lucky yang masih dikuasai emosi.

"Kakak tahu. Kakak juga sakit hati atas apa yang sudah Mas Bima lakukan, tapi jika Kakak marah-marah, itu hanya akan semakin menambah masalah baru. Kakak juga sudah membuat keputusan untuk bercerai dengan Mas Bima. Kakak sudah mengambil langkah untuk mengajukan gugatan perceraian."

"Itu saja tidak cukup, Kak! Kakak harus memberi dia pelajaran agar ke depannya dia tidak melakukan hal seenaknya pada wanita lain. Nanti pasti akan ada korban dia selanjutnya."

"Itu bukan urusan Kakak lagi. Lagipula dia akan kembali dengan wanita yang dicintainya. Dia tidak akan mungkin menyakitinya."

"Belum tentu juga. Lihat saja nanti, kalau dia sudah benar-benar sadar telah membuang berlian hanya untuk batu kali," ujar Lucky dengan kekesalannya.

Dia jadi tidak sabar melihat kata penyesalan yang akan dirasakan oleh kakak iparnya itu. Sudah baik mendapatkan istri seperti Kenanga, malah melepaskannya begitu saja untuk wanita lagi yang sudah jelas-jelas dulu meninggalkannya demi karir. Apakah Bima tidak bisa berpikir dengan jernih, bagaimana bisa dipermainkan wanita seperti itu dan masih mau kembali lagi.

"Sudahlah, lupakan saja. Tidak perlu membicarakan dia lagi. Yang penting sekarang Kakak tidak akan kembali dengan dia apa pun yang akan terjadi. Kamu juga jangan emosi, ingatlah jika kamu ada istri dan anak. Mereka juga pasti akan sedih jika melihat kamu yang mudah emosi seperti itu. Jadilah contoh untuk putrimu. Kamu tentu tidak ingin kalau dia jadi orang yang mudah emosi seperti kamu?"

"Kakak ini sama saja seperti Fira. Dia tadi juga bilang begitu sama aku."

"Memang benar 'kan yang aku katakan. Kamu adalah cinta pertama Vania, jangan membuat dia kecewa karena melihat ayahnya yang tidak bisa mengendalikan diri."

Lucky menghela napas panjang. Sebenarnya tadi dia ingin pergi menemui Bima dan menghajar kakak iparnya itu. Namun, Fira mencoba untuk menenangkan suaminya dengan menggunakan nama putri mereka sebagai alasan. Fira bersyukurlah karena itu berhasil membuat suami lebih tenang meskipun masih terlihat sedikit emosi.

"Kakak sekarang tinggal di mana? Apa masih di rumah atau Kakak sudah pulang ke rumah papa?"

"Persidangan perceraian Kakak sebentar lagi akan digelar, jadi Kakak tidak mungkin pulang ke rumah Papa. Kakak tinggal di apartemen. Kakak menyewanya untuk dua minggu ke depan. Setelah sidang pertama selesai Kakak akan kembali pulang kampung, ke rumah papa. Kakak ingin menghabiskan banyak waktu dengan papa dan mama, hanya sesekali saja datang ke persidangan jika diperlukan. Kalau tidak penting Kakak akan mewakilkan saja pada pengacara."

"Apa pun keputusan Kakak, aku akan mendukungnya. Kakak kalau butuh sesuatu jangan ragu untuk menghubungiku ya, Kak. Kita hanya berdua dan sebagai saudara aku tidak ingin terlambat mengetahui apa yang terjadi pada Kakak."

"Iya, apa pun yang terjadi dalam hidupku, aku pasti akan menceritakannya padamu. Seperti sekarang ini, tidak akan menutupi apa pun."

"Kakak nggak trauma 'kan terhadap laki-laki? Jangan bilang kalau setelah ini Kakak enggak mau nikah lagi?" ujar Lucky mencoba menebak isi hati kakaknya.

Kenanga yang mendengar pertanyaan adiknya pun jadi heran dan sedikit kesal. "Kenapa tiba-tiba kamu malah bertanya seperti itu? Sidang penceraian Kakak saja belum berjalan, kamu ada-ada saja malah membicarakan soal laki-laki."

"Aku khawatir saja dengan Kakak. Dulu saat Kakak putus dengan 'dia', Kakak sangat menutup diri dan tidak mau berkenalan dengan siapa pun. Bahkan selalu jutek pada setiap laki-laki yang ingin mengajak berkenalan. Hanya dengan Bima Kakak membuka diri, itu pun karena dia tidak sengaja menolong Kakak."

"Anggap saja saat itu sedang khilaf, jadi nggak usah bahas masalalu."

"Aku hanya tidak mau jika Kakak trauma. Dulu Kakak sama 'dia' masih pacaran dan putus, Kakak tidak mau lagi kenalan dengan laki-laki lain, sedangkan sekarang Kakak sudah menikah dan dikhianati sedemikian rupa. Sebagai adik tentu saja aku sangat khawatir jika Kakak kembali menutup diri."

"Kenapa kamu jadi membicarakan masa lalu? Sudahlah, aku malas bicara denganmu. Lebih baik kamu sana tidur! Ini sudah malam, aku juga mau istirahat." Kenanga pun langsung mematikan sambungan teleponnya.

Entah kenapa mendengar adiknya membicarakan tentang masa lalu membuat dia merasa tidak nyaman. 'Dia' yang dikatakan oleh Lucky tentu saja dirinya masih sangat ingat, bahkan wajahnya pun Kenanga tidak pernah melupakannya. Meskipun sudah puluhan tahun tidak bertemu, tetapi demi nama baiknya dan keluarga dia terpaksa harus merelakannya.

Apalagi perbedaan usia mereka saat itu yang menjadi bahan gunjingan orang-orang di sekitar. Entah bagaimana keadaannya kini, Kenanga tidak tahu dan tidak mau tahu. Mungkin saja 'dia' sudah memiliki anak, sama seperti Lucky sekarang ini. Kenanga ingat, saat itu kalau tidak salah pernikahan 'dia' dan Lucky hanya berjarak beberapa bulan saja.

Kenanga menggelengkan kepala pelan, tidak seharusnya dia memikirkan 'dia' lagi. Lebih baik dirinya fokus pada perceraiannya saja. Kenanga tidak ingin langkahnya kali ini terhambat karena urusan yang tidak jelas.

***

Di rumah Bima mendapat surat dari pengadilan agama untuk panggilan sidang pertama yang akan berlangsung tiga hari lagi. Pria itu tentu saja begitu marah karena tidak menyangka jika Kenanga bergerak dengan begitu cepat. Dirinya bahkan belum bisa bertemu wanita itu, tapi istrinya sudah mendaftarkan gugatan cerainya ke pengadilan agama.

Bima pun segera menghubungi pengacara keluarganya. Dia meminta untuk mendampinginya nanti saat di persidangan. Bima juga mengatakan jika dirinya masih ingin mempertahankan rumah tangganya. Apa pun caranya dia akan berusaha agar tetap bersama dengan Kenanga, tidak peduli berapa biaya yang harus dikeluarkan. Sebagai seorang pengacara tentu saja membantu kliennya untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

"Papa benar-benar akan mempertahankan Mama Kenanga? Bagaimana dengan Mama Alicia? Mama Alicia kasih sedih jika mengetahui hal ini," tanya Davina.

"Davina, sebaiknya kamu tidak usah ikut campur dengan urusan Papa. Kali ini Papa akan melakukan apa yang ingin Papa lakukan. Kamu tidak perlu tahu. Mengenai hubungan kamu dengan Alicia, Papa juga tidak akan ikut campur. Terserah kamu mau bagaimana terhadap mamamu. Papa harap kamu juga tidak akan menceritakan hal ini pada mamamu."

Davina tentu saja kecewa. Namun, dalam hati dia juga mengerti jika papanya melakukan semua itu karena ada alasannya. Jika dirinya yang ada di posisi papanya mungkin akan melakukan hal yang sama.

***

Tiga hari telah berlalu, sidang perceraian Kenanga dan Bima pun akhirnya digelar. Keduanya sama-sama hadir dalam persidangan tersebut dengan didampingi pengacara masing-masing.

1
Lisa sari katriani
Karya yang bagus thor 👍

Halo kakak2 jangan lupa mampir di karya pertamku.
Judul : cinta di balik gerobak gorengan

Terimakasih 🙏
Lisa sari katriani
Semangat thor 💪

Hai temen2, dukung dan baca karya pertamaku.
Judul : cinta di balik gerobak gorengan

Terimakasih🙏
Evy
sudah curiga hamil sih karena badan lemes dan muntah muntah..
Evy
Kalo masih ada laki laki lain...gak usah deh kenanga .. jangan mau kembali pada mantan pacar.. apalagi keluarga nya pernah menghina dimasa lalu..Ogah deh..
Evy
Apa itu anak.. Dia....yang pernah dibicarakan...
Evy
Rasain Luh Pak suami..
Aghitsna Agis
bisa datagincub aanya duu hdi ajantahu davina fibawa siapa
Aghitsna Agis
bima Pegen baiikan bukan karea Cinta tapi biar ada suntikan dana
Aghitsna Agis
mmh salma blm juga masa iddah habis udah disuruh jenal sma laki2 segimana sayangnya sm anak nanti hbs masa iddah baru bicara nasalah kenalan sm kevin nanti dikiranya memang udah pacaran sebelum cerai lagi kasihan kenanganya
Erni Susanti
lah, kan tujuan Bima gak mau cerai sekarang kan udah jelas, biar Dana untuk usahanya masih aman. lah, kok kenanga masih bingung. apaan sih
Khairul Azam
mbulet banget critanya
Khairul Azam
cerita novel yg aku benci tu begini, boleh dia pyra pura depan orang yg menghianati tp tidak dgn kedua orang tuanya
Datu Zahra
enak bgt jadi laki, udah nuakitin, nikah sm org lain giliran cerai minta balik, dih pecundang.
Datu Zahra
pret enggak mudah ditindas. sama Bima selama 20 thn kalo bukan ditindas apa namanya..? kebodohan yang mendarah daging.
Niza Neza
aneh si lana kunana ini
Kembarr Kembaarr
heran hari gini rasa empati terhadap sesama sdh mati. hati nurani pun mati antar sesama. hari gini gitu looo.....
Kembarr Kembaarr
yg ngasih obat itu berarti alycia. dasar wnita murahan hati nurani dah mati itu
Kembarr Kembaarr
menurun dr mama nya yg sangat2 mrk banggakn. kehidupannya bebas dn liar. tak terkendali. jg hukum karma untuk bpknta yg tdk mau anak dr kenanga
Kembarr Kembaarr
kenapa bima hrs menutupi keadaan nya yg sdh bangkrut. davina itu kalau disuruh sprt kenanga gak mungkin bisa. dr bibitnya saja sdh kelihatan
Kembarr Kembaarr
davina cuman di begoin temanya saja. dasar otak kosong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!