NovelToon NovelToon
Dosenku Bosku

Dosenku Bosku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Dosen
Popularitas:699.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Atanade

Elsya seorang mahasiswi cantik di salah satu kota besar di Indonesia. Dia tak sengaja bertemu dengan seseorang yang menurutnya sangat menyebalkan di suatu mall saat ia dan temannya sedang menonton bioskop

Karena ia telat pulang, ia diberikan hukuman bekerja di kantor teman Papanya. Ternyata bosnya itu adalah orang yang sama dengan dosennya. Yaitu seseorang yang sangat menyebalkan bagi Elsya

Bagaimana Elsya menghadapi perilaku bos sekaligus dosennya itu? Akankah Elsya sanggup untuk bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atanade, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mama Voni

"Halo Pa, kita mau meeting dimana Pa?" tanya Arlan

"Baiklah aku sekalian pulang kalau begitu"

Arlan memperhatikan Elsya yang sedang mengerjakan kerjaan yang ia berikan

"Sya" panggil Arlan

Elsya pun menoleh dan menghampiri Arlan. "Iya pak"

"Kamu ikut saya pulang ke rumah ya. Papa mau meetingnya disana. Nanti kita meeting bareng sama mas Vicky juga"

"Iya pak. Kapan kita berangkat?" tanya Elsya

"Sebentar lagi Sya"

"Pak tapi gimana sama tugas kuliahku dan dokumen di meja bapak? Aku belum sempat mengerjakannya"

"Khusus untukmu, batas waktu tugas kuliahnya aku perpanjang sampai dengan 2 hari kedepan"

"Wah makasih pak" Elsya senang dan menampilkan wajah cerianya

"Lama lama aku bisa gila jika melihat dia seperti ini. Kenapa hatiku menjadi sangat tenang ketika melihat senyuman di wajahnya?" gumam Arlan

"Kalau gitu aku siap siap dulu ya pak. Pak apa kita ajak mas Niko?" tanya Elsya

"Ga usah. Niko sedang saya tugaskan di tempat lain"

"Baiklah kalau begitu. Aku selesaikan pekerjaanku dulu ya pak"

"10 menit kita berangkat ya Sya"

"Siap pak"

Sekitar 10 menit kemudian, Elsya sudah siap untuk berangkat. Dia masih menunggu Arlan yang sedang ke toilet sebelum pulang

"Kenapa pak?" tanya Elsya ketika melihat wajah Arlan yang berubah menjadi cemas

"Papa sudah tau tentang kinerja karyawan disini. Ah harus bagaimana saya mempertanggung jawabkannya pada Papa. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memperhatikan kinerja karyawan kita" Arlan mengacak ngacak rambutnya

"Pak. Ini kan bukan salah bapak tapi mereka yang mencoba mencari celah untuk korupsi" Elsya memberanikan diri untuk menepuk nepuk punggung Arlan

"Kamu.. Kamu tau darimana kalau mereka berdua korupsi?" Arlan heran dengan perkataan Elsya karena ia merasa tidak memberitahukan hal itu pada Elsya. Arlan adalah tipe pimpinan yang lebih suka untuk menyelesaikan masalah tanpa membongkar perbuatan buruk dari karyawannya

"Tadi waktu aku buat kopi untuk bapak, beberapa karyawan membicarakan mereka. Mereka mengatakan kalau pak Bimo dan pak Leo korupsi besar besaran pak"

Arlan mengusap wajahnya kasar. "Ternyata gosip sudah menyebar dengan sangat cepat. Baiklah kita pikirkan nanti saja. Sekarang ayo kita berangkat ke rumahku"

"Iya pak"

"Sya gimana kalau kamu saja yang menyetir? Pikiran saya lagi kacau banget, saya takut ga fokus"

"Iya gapapa pak. Nanti tunjukin saja alamatnya dimana"

Elsya dan Arlan akhirnya tiba di rumah Arlan. Selama di perjalanan, Arlan terlihat terus saja memikirkan 2 orang karyawannya itu. Arlan menghela napas sebelum turun

"Pak" panggil Elsya yang langsung membuat Arlan menoleh padanya

"Hwaiting" Elsya berkata untuk menyemangati Arlan dengan wajah ceria

"Thanks" Arlan tersenyum pada Elsya dan Elsya membalasnya dengan senyuman juga

"Arlaaaaaannnnn. Kamu sudah pu" Mama Voni tidak melanjutkan perkataannya karena ia melihat seorang wanita cantik turun dari mobil beserta dengan anaknya

Arlan lalu memeluk mamanya dan mencium kedua pipi mamanya itu

"Ma, apa papa dan kak Vicky sudah pulang?"

"Sudah" Mama Voni terus saja memfokuskan matanya untuk melihat wanita cantik yang berada di hadapannya itu. Wajahnya terlihat sangat familiar di matanya

"Dia Elsya ma" Arlan yang menyadari tatapan mamanya yang mengarah ke Elsya langsung memperkenalkan asistennya itu

"Elsya? Elsya anaknya bu Dina dan pak Budiman?" tanya mama Voni

"Iya tante. Apa kabar tante?" Elsya lalu memberikan salamnya pada mama Arlan

"Ya ampun. Pantesan saja wajah kamu begitu familiar. Kamu sekarang berubah menjadi gadis yang sangat cantik" mama Voni terus saja menatap Elsya

"Makasih tante" Elsya memberikan senyuman hangatnya

"Eh jangan tante. Mama saja. Kaya Arlan manggil mama"

Elsya langsung menoleh ke arah Arlan. Arlan mengganggukan kepalanya tanda meminta Elsya untuk mengikuti kemauan mamanya itu

"Baiklah tante eh mama"

"Nah gitu dong. Mama senang deh kamu datang kesini" Mama Voni menggandeng tangan Elsya dan mengajaknya ke dalam ruang keluarga

"Eh ada calon adik ipar" Vicky menyapa Elsya

"Kak sudah deh jangan mulai" Arlan memberikan tatapan mata tajamnya

"Ya siapa tau jadi kenyataan kan, iya ga ma?"

"Betul itu. Mama sangat setuju lho kalau kalian menikah"

"Apa?" Elsya mengernyitkan keningnya dan langsung menoleh ke arah Arlan

"Ma. Ga usah kaya gitu. Aku ngajak Elsya kesini untuk buat notulen rapat. Bukan untuk membicarakan hal itu"

"Jadi kamu ngajak Elsya kesini untuk rapat sama papa dan Vicky?"

"Iya" jawab Arlan datar

"Biasanya kalian ga pernah ngajak orang lain selain kalian bertiga. Kenapa sekarang ngajak Elsya?"

"Itu karena aku butuh notulen dan Elsya dapat mencatat apa yang aku butuhkan. Rapat sekarang juga sangat serius oleh karena itu harus di buatkan notulensinya"

"Baiklah baiklah. Mama ga akan mengganggu kalian kalau sudah mulai rapatnya. Tapi nanti hari Sabtu tetap datang kesini lagi ya Sya" pinta mama Voni

"Iya ma"

"Kalian rapat jam berapa?"

"Habis makan malam ma" jawab Arlan

"Sya, kamu mau ga bantuin mama masak?"

"Boleh ma" jawab Elsya dengan wajah cerianya

"Duh senang deh kalau punya mantu kaya kamu"

Elsya hanya tertawa canggung sedangkan Arlan tidak menanggapi ucapan mamanya

Di dapur, Elsya membantu mama Voni memotong motong sayuran dan memotong buah

"Sya kamu bisa masak?"

"Bisa ma"

"Sudah mama duga. Pasti mama kamu itu ngajarin kamu dari kecil ya?"

"Iya betul ma. Dari sd aku sudah lihatin mama waktu lagi masak di dapur"

"Kalau begitu, bisa ga kamu masak cah kangkung Sya?"

"Bisa ma, aku sering ko masak itu"

"Yasudah kamu yang masak Sya, khusus cah kangkung ini"

Elsya pun mulai memasak cah kangkung. Dan tak lama kemudian, masakannya jadi

"Hmm harum sekali Sya. Coba mama icipi"

"Wah enak banget Sya. Arlan pasti suka banget. Kamu tau ga dia itu paling suka kalau dibuatin cah kangkung lho. Ini pasti akan jadi masakan favoritnya"

"Iya ma" jawab Elsya sambol terkekeh

"Mama jadi ga sabar lihat reaksi Arlan begitu makan ini. Dia pasti suka banget deh" Elsya hanya tersenyum mendengar perkataan mama Voni

"Oh iya Sya, kamu harus sering sering datang ke sini dong. Mama kesepian nih disini. Sebetulnya Vicky dan keluarganya sudah pindah dari rumah ini tapi Vicky sering ke sini karena meeting dengan papa" Elsya lagi lagi tersenyum mendengar perkataan mama Voni

Mama Voni membunyikan bell yang ada di ruang makan. "Itu apa ma?" tanya Elsya

"Itu tanda agar semua orang yang ada di sini berkumpul di meja makan"

"Oh gitu"

"Kalau dirumahmu ga seperti ini Sya?"

"Ga ma. Karena kami hanya bertiga, jadi setiap kali makan papa selalu turun duluan sebelum dipanggil"

1
Iin Niyati
marathon bacanya,,
iyang nurdin
bagus ceritanya..
Errna Errna Errna
Luar biasa
Rini Maryani
keburu lupa ceritanya
Rini Maryani
lanjut thoor up nya yg bnyk
Rini Maryani
lanjut thor
Norlin Buniran
terbaik
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Duwi Chan
23 or 25?
Dwi Rahmawati
thor katanya elsa umurnya mau 23 kok jadi mau 25?
Adreena
bagus kak, hanya up nya lama bgt kita nunggunya...
ʀ𝖍𝒚𝖓𝖆
Kapan Arlan ma Elsya Nikah
Siti Fatimah
upnya terlalu lama sampai lupa cerita sebelumnya apa😔
pdhal awalnya bagus banget lo
Niken Hapsari
ceritanya semakin panjang datar semakin tdk menarik
ʀ𝖍𝒚𝖓𝖆
aihhh manisnya mas Arlan ma Elsya😍
Niken Hapsari
ceritanya datar
🍭ͪ ͩιȥȥα🏹𝕸у💞
selamat ya thor
Atanade: makasih kak
total 1 replies
Atanade
makasih kakak2
Denog'e Kagoll Asmoro
Selamat ya thor
Siti Robiatul
selamat ya kk smoga mjd anak yg Sholih sholihah dan menjadi kebanggaan kedua orangtuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!