Setelah sang ayah—ketua mafia legendaris—tewas misterius, Livana ikut terlempar ke dunia novel dan menjadi Bellamy, si antagonis manja yang ditakdirkan mati tragis.
Kejutan besar menantinya! Jiwa sang Papa ternyata ikut bertransmigrasi menjadi ayah Bellamy. Namun, sang Papa terikat Sistem Novel yang akan mengurangi umurnya jika ia berani mengubah alur cerita.
Untungnya, jiwa barbar Livana adalah sebuah glitch yang kebal dari hukuman Sistem!
Menggunakan celah ini, duet maut ayah-anak mafia ini kompak bekerja sama mengacak-acak plot, menendang parasit manipulatif, dan memikat Dallas—si penguasa bayangan yang dingin.
Dua jiwa mafia vs satu Sistem Novel. Siapa yang akan menang?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26: Kepingan Masa Lalu yang Tercecer
Di dalam mobil limusin yang bergerak membelah keheningan malam pasca-badai di pesta gala, atmosfer terasa begitu pekat. Dallas menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi kulit, matanya menatap kosong ke luar jendela yang basah oleh rintik hujan. Tangannya yang masih bertautan dengan jemari Bellamy perlahan mengendur, bukan karena ia ingin melepaskannya, melainkan karena beratnya beban rahasia yang mendadak dibongkar oleh Fernando.
"Kau masih memikirkan ucapan anjing tua itu, Dallas?" suara Bellamy memecah kesunyian, lembut namun sarat akan ketegasan.
Dallas mengembuskan napas panjang, suaranya terdengar begitu parau. "Dia tidak sepenuhnya berbohong, Bellamy. Ibuku... memang terikat oleh ancaman itu selama belasan tahun. Tapi dia menyembunyikan fakta yang sebenarnya dariku."
Bellamy memajukan tubuhnya, menatap suaminya dengan intens. "Fakta apa?"
"Ibuku tidak pernah mencintai Fernando. Pria yang dia cintai sejak awal adalah ayah kandungku, Diego Costa," Dallas menjeda kalimatnya, kilat amarah kembali merayap di matanya. "Pernikahan ibuku dengan Fernando belasan tahun lalu adalah bentuk penyerahan diri yang dipaksakan. Fernando... pria itu terobsesi pada ibuku hingga menghancurkan seluruh hidup kami."
"Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dengan kecelakaan Delara, ibu Javier?" tanya Bellamy, sifat mafianya membuat ia ingin menggali akar masalah ini secara taktis.
Dallas mengepalkan tinjunya. "Awalnya, ibuku dijodohkan dengan Fernando oleh kedua orang tuanya. Tapi ibu menolak karena dia sudah memberikan hatinya pada Diego. Orang tua ibuku menentang keras, menganggap Diego hanya pria miskin berandalan yang tidak jelas asal-usulnya. Karena cinta, ibuku nekat kawin lari dengan ayahku."
"Lalu Fernando murka?" tebak Bellamy dengan alis bertaut.
"Sangat murka," Dallas terkekeh sinis, sebuah tawa yang sarat akan kepedihan. "Untuk membalas sakit hatinya, Fernando menikahi Delara dan memiliki Javier. Tapi obsesinya pada ibuku tidak pernah mati. Dia menggunakan kekuasaan Enrique Group untuk membuat bisnis orang tua ibuku bangkrut total hingga jatuh miskin. Fernando mengancam akan menghabisi seluruh keluarga besar ibuku jika ibu tidak menceraikan Diego."
"Benar-benar bajingan manipulatif," desis Bellamy tajam.
"Ibu dan Ayah terpaksa berpisah demi keselamatan keluarga. Saat itu, ibuku sudah mengandungku," lanjut Dallas, suaranya merendah. "Bertahun-tahun kemudian, Delara entah bagaimana mengetahui bahwa Fernando diam-diam masih mengejar dan mencintai ibuku. Delara murka. Dia berniat melabrak ibuku yang saat itu sedang membawa mobil bersamaku yang masih kecil. Terjadilah aksi kejar-kejaran mobil yang gila di jalanan."
Bellamy mendengarkan dengan saksama, menahan napasnya.
"Ibuku panik. Dia berniat menemui Diego untuk menitipkan aku bersamanya agar aman. Namun naas, mobil Delara mencoba menghantam mobil kami dari samping. Mobil ibuku terpelanting dan kami selamat, tapi mobil Delara justru kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan masuk ke dalam jurang yang dalam," Dallas memejamkan matanya erat-erat, memori masa kecil itu terasa begitu nyata. "Delara tewas di tempat. Dan Fernando memanfaatkan momen itu untuk memutarbalikkan fakta, mengancam akan memenjarakan ibuku atas pembunuhan Delara jika ibu tidak sudi menikahinya."
Bellamy mengusap punggung tangan Dallas dengan lembut, mencoba menyalurkan kekuatan. "Jadi... selama ini kau pura-pura patuh di rumah neraka itu hanya untuk melindungi ibumu, sambil diam-diam membangun kekuatan distrik barat ini?"
Dallas menoleh, menatap Bellamy dengan tatapan yang mendadak berubah menjadi penuh misteri. "Aku tidak sendirian dalam membangun kekuatan ini, Bellamy. Ada seseorang... seorang pria kaya raya yang bergerak di balik bayangan yang selalu menyuplai dana dan melindungiku dari jangkauan intelijen Fernando."
"Siapa?"
Dallas menggeleng pelan. "Aku belum bisa mengatakannya. Dia pria yang sangat tertutup, namun dia memiliki dendam yang sama besarnya pada Fernando. Dia yang mengajariku cara bermain cantik sebagai bawahan yang tertindas sebelum memotong leher musuh di saat yang tepat."
...****************...
Sementara itu, di dalam ruang kerja utama mansion Guinevere, James duduk terpaku di depan meja kerjanya. Pikirannya benar-benar kacau. Nama Diego Costa terus berdengung di dalam kepala Sylvester seperti alarm bahaya yang tidak bisa dimatikan.
"Diego... Diego Costa..." James memijat pelipisnya yang berdenyut nyeri.
Ingatan masa lalu sebagai bos mafia Minerva perlahan membuka sebuah tabir rahasia yang selama ini terkunci di dunia nyata. Sylvester ingat, ia memiliki seorang kakak laki-laki kandung—namun beda ayah—yang bernama Diego. Berbeda dengan Sylvester yang memimpin ordo mafia Minerva secara terang-terangan di permukaan, Diego adalah tipe mafia bayangan yang bergerak di bidang pendanaan gelap internasional dan manipulasi pasar saham. Diego sangat kaya, bergerak seperti hantu, dan tidak pernah membiarkan wajahnya terekam oleh kamera media mana pun.
“Novel bersampul emas berinisial 'D' itu... D itu adalah Diego!” batin James berteriak, sebuah kesadaran gila menghantam otaknya. “Apakah Diego juga terlempar ke dalam dunia ini? Atau... apakah dia yang sengaja menciptakan atau mengirimkan buku sialan ini untuk mengubah takdir kami?”
Layar Sistem Novel di hadapan James mendadak berkedip dengan tulisan yang tidak stabil.
[ Sinkronisasi Alur Tersembunyi: Hubungan darah sejati terdeteksi antara Entitas 'James/Sylvester' dan Pelindung Bayangan 'Dallas/Diego'. Plot utama mengalami pergeseran destruktif. ]
James mendengus keras, seringai kejamnya kembali muncul. "Jadi, bocah kaku bernama Dallas itu adalah anak dari Diego? Anak dari kakak kandungku sendiri di dunia nyata? Yang berarti... dalam silsilah sialan ini, Dallas adalah keponakanku sendiri?!"
James tertawa rendah, sebuah tawa mafia yang terdengar sangat mengerikan di dalam keheningan kamar. Teka-teki ini perlahan mulai menampakkan benang merahnya. Jika Diego adalah pria di balik inisial 'D' yang memegang kunci novel ini, maka kehancuran keluarga Enrique bukan lagi sekadar misi sistem, melainkan urusan darah dan harga diri keluarga mafia yang sesungguhnya.
"Fernando Enrique..." James mengetuk meja kerjanya dengan ritme lambat, matanya berkilat penuh haus darah yang amat pekat. "Kau sudah berani menyentuh wanita milik kakakku, dan kau menyiksa keponakanku selama belasan tahun... Aku bersumpah, aku sendiri yang akan menguliti seluruh aset dan nama besarmu hingga kau mengemis kematian di bawah kakiku."
keren nih othor...
jadi alasan Sylvester masuk ke dunia novel untuk menyelamatkan ponakannya kali yaa... tapi belum tentu pasti plot twist lagi ah nanti... 🤣
ah di othor nih... bikin penasaran aja.. dibuat nama-namanya huruf depannya D semua lagi🤣
lagi tegang gini malah ngelawak Bellamy sama Dallas mah..🤣🤣
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉