NovelToon NovelToon
Hanya Ibu Untuk Anakmu, Mas!

Hanya Ibu Untuk Anakmu, Mas!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:80.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Alysia percaya pernikahannya adalah jawaban atas doa setelah bertahun-tahun hidup sendiri. Saat Demian datang melamarnya, dia mengira akhirnya menemukan laki-laki yang memilih dirinya, bukan karena belas kasih, bukan karena keadaan, melainkan karena cinta.

Namun kenyataan yang menunggunya jauh lebih menyakitkan. Demian adalah duda muda dengan seorang anak kecil yang kehilangan sosok ibu. Dan Alysia baru menyadari satu hal setelah resmi menjadi istrinya. Dia tidak pernah benar-benar hadir sebagai perempuan yang dicintai. Dia hanya dipilih karena dianggap paling tepat menjadi ibu bagi anak Demian. Arkhasa.

“Aku menikahimu supaya anakku punya ibu.”
Kalimat itu mengubah segalanya.
Untuk pertama kalinya, Alysia memilih berhenti menunggu dicintai. Dia memutuskan pergi, meski harus meninggalkan anak yang sudah dia sayangi seperti darah daging sendiri.

Namun saat Alysia benar-benar menjauh, Demian mulai menyadari sesuatu yang terlambat dia pahami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alysia 15

Pintu kamar tamu tertutup dengan suara debuman pelan, namun bagi Damian, suaranya terasa seperti pintu besi yang membanting tepat di depan wajahnya. Dia masih berdiri mematung di tengah ruangan yang kini terasa jauh lebih luas dan menyesakkan daripada sebelumnya.

Aroma parfum Alysia perlahan memudar, digantikan oleh keheningan yang mencekam.

Damian berjalan lunglai ke tepi ranjang, tempat yang selama enam tahun ini menjadi saksi bisu sandiwaranya. Dia mendudukkan diri, menatap tangannya sendiri. Tangan yang baru saja mencengkeram lengan Alysia. Dia masih bisa merasakan sisa kehangatan kulit wanita itu di jemarinya, juga getaran kepedihan yang baru saja disadari oleh Damian.

Selama ini, dia menganggap Alysia sebagai "properti" yang stabil dalam hidupnya yang berantakan. Dia menganggap peran Alysia sebagai ibu bagi Arkhasa adalah sebuah transaksi yang berjalan lancar. Namun, Damian tidak pernah menyangka bahwa di balik rutinitas yang tenang itu, ada seorang wanita yang perlahan-lahan merapuh karena haus akan pengakuan.

Dia lupa jika Alysia adalah seorang wanita yang memiliki perasaan. Apalagi dia menikahi Alysia dengan cara baik-baik tanpa Alysia tahu niatan dadi Damian hanyalah untuk menjadikannya sebagai ibu dari Arkhasa.

Kamar dan ran-jang dingin jadi bukti betapa dia yang membangun benteng menjulang di antara mereka berdua. Tak ada kehangatan satu kalipun di sana antara mereka berdua. Di saat Alysia berusaha mencari perhatian dan bahkan merendahkan harga dirinya sebagai wanita dan istri di depannya. Damian selalu memberikan penolakan yang cukup membuat Alysia sakit hati luar biasa.

"Wanita itu..." gumam Damian dengan suara parau yang nyaris tak terdengar.

Bayangan masa lalu, wajah yang selalu dia simpan di sudut terjauh ingatanny muncul kembali. Sosok yang membuatnya bersumpah untuk tidak membiarkan siapa pun lagi masuk ke dalam hatinya. Namun, apakah benar dia masih mencintai bayangan itu? Atau justru, selama ini dia hanya sedang menghukum dirinya sendiri dengan menciptakan neraka bagi orang-orang di sekitarnya?

Damian menyandarkan punggungnya ke kepala ranjang, menatap langit-langit kamar yang gelap. Kata-kata Alysia terus bergema di kepalanya, menghantam pertahanannya yang selama ini kokoh.

“Dunia yang kau bangun itu kosong, Mas!”

Damian menutup matanya rapat-rapat. Untuk pertama kalinya, ia merasa kalah. Bukan oleh pesaing bisnis atau krisis perusahaan, melainkan oleh kebenaran yang diucapkan oleh istrinya sendiri.

"Aku bukan pecundang," bisik Damian pada ruangan kosong. "Aku hanya tidak tahu caranya..."

Tapi kalimat itu menggantung di udara, terasa tidak berguna dan picik.

Tiba-tiba, Damian bangkit dari tempat tidur. Dia tidak bisa diam saja. Rasa gelisah yang hebat menyerang dadanya. Apalagi selama enam tahun dia terbiasa dengan kehadiran Alysia yang tidur di ranjang sisi sebelahnya. Walau berjarak tapi kehadiran, aroma dan juga dengkuran halus Alysia sudah terbiasa di setiap malamnya.

Dia melangkah keluar dari kamar, menyusuri lorong yang sunyi menuju kamar tamu. Langkahnya terhenti tepat di depan pintu kayu itu. Dia mengangkat tangan, bersiap mengetuk, namun jemarinya gemetar.

Apa yang akan dia katakan? Meminta maaf? Damian tidak pernah meminta maaf kepada siapa pun dalam hidupnya. Namun, saat dia menempelkan telinganya ke pintu, dia mendengar suara samar. Suara isak tangis yang tertahan, suara seorang wanita yang berusaha keras untuk tidak meledak dalam kesedihan.

Setiap isakan itu seperti goresan di harga diri Damian, sekaligus menghancurkan lapisan es di hatinya. Dia tidak mengetuk. Dia hanya berdiri di sana, mendengarkan isakan dari wanita yang selama enam tahun menahan beban di hatinya. Kesepian di tengah kemewahan yang dia ciptakan.

Damian akhirnya berbalik, kali ini dia pergi ke ruang kerjanya yang tak jauh dari kamar tamu yang di tempati oleh Alysia.

Malam itu, Damian tidak tidur. Ia terjaga, membiarkan rahasia yang dia kunci rapat mulai retak oleh kejujuran Alysia.

Damian terduduk di kursi kerjanya yang luas, menatap layar ponsel yang kini sudah menyala kembali. Dengan jemari yang sedikit kaku, dia menekan satu nama yang tersimpan di daftar panggil cepat. Arga. Sahabat satu-satunya yang tahu siapa sosok wanita yang selama ini dia kunci di masa lalunya.

Setelah beberapa dering, suara berat Arga terdengar dari seberang, sedikit terkejut karena Damian menelepon di jam yang sudah sangat larut.

"Dam? Ada masalah apa? Ini sudah hampir tengah malam," suara Arga terdengar waspada.

Damian tidak langsung menjawab. Dia menghela napas panjang, membiarkan keheningan mengisi ruang di antara mereka.

"Dia ingin meninggalkanku dan Arkhasa, Arga. Alysia... bahkan malam ini dia pindah ke kamar tamu."

Terdengar helaan napas panjang dari seberang.

"Sudah kuduga. Cepat atau lambat, dia pasti akan lelah dengan tembok yang kau bangun di antara kalian. Apa yang terjadi? Apa dia sudah tahu semuanya?"

"Tidak! Dia tidak tahu akan hal itu! Dia menuntut perhatian. Bukan hanya untuk dirinya, tapi untuk Arkha," Damian menyandarkan kepalanya, memijat pangkal hidungnya yang terasa nyeri.

"Dan dia benar. Dia bilang, hatiku sudah mati. Dia bilang aku tidak pernah menganggapnya istri karena aku terlalu sibuk menjaga 'seseorang' yang sudah lama pergi."

Di balik pintu ruang kerja yang tidak tertutup rapat, Alysia yang baru saja berniat mengambil segelas air di dapur, mematung. Niatnya untuk melewati ruang kerja itu terhenti seketika. Jantungnya berdegup kencang saat mendengar namanya disebut, lalu napasnya seolah tertahan saat mendengar Damian mengakui keberadaan "seseorang" itu.

"Apa kau masih mencintai dia, Dam?" suara Arga bertanya dengan nada serius.

"Atau kau hanya terobsesi dengan rasa bersalahmu sendiri karena kecelakaan itu?"

"Kau bahkan tak pernah menyentuh dan melihat Alysia sebagai seorang wanita apalagi sebagai seorang istri! Sebaik dan sesabar apapun Alysia. Dia memiliki batas kesabaran. Jangan sampai kamu menyesal setelah benar-benar kehilangan dia. Apalagi kehilangan hatinya!"

Alysia membekap mulutnya sendiri agar tidak menimbulkan suara. Kakinya terasa lemas. Kecelakaan? Pikirnya. Jadi, itu alasannya? Tapi siapa wanita itu? Apa ibunya Arkhasa? Alysia bisa mendengar dengan jelas karena Damian menyalakan tombol load speaker. menyimpan ponselnya di meja dan dia menyandarkan kepalanya di kursi kerja.

1
Muft Smoker
Mantaap👍👍👍👍
Muft Smoker
waah alhamdullah udh tamat dg ending yg di harap kan ,,
HAPPY ,,
mom zie ,,
makasih buat kerja keras ny sehinggga menghasil kan cerita hebat yg memberi kami para pembaca pelajaran ,,
sukses trus buat mom zie ,,
Dan sehat selalu ,,
sampai bertemu lgi di cerita kk yg baru ,,
luph2 sakebon pak rt ,,
🫰🫰🫰🫰🥰🥰🥰🥰🥰😁😁😁😁
Ambu Rinddiany Thea
Alhamdulillah happy ending maaak ... bahagia dah klo seperti ini mah 🥰🥰🥰
nely_48
happy ending 🥰🥰🥰🥰🥰
terimaksih kk outhor untuk semua karya-karya mu, sukses sll untuk karya baru mu 🥰🥰🥰🥰🥰
nely_48
akhirnya Dimitri sehan kembali, bs hidup bersama dgn Damian n alysia menjaga arkhasya n elano
nely_48
semangat sembuh Dimitri
nely_48
welcome home adik elano
Ambu Rinddiany Thea
Alhamdulillah ya Dimitri udh mau berjuang untuk sembuh total, semoga kebahagiaan terus menyertai kalian semua , d jauh kan dari orang2 yg berniat jahat ... aamiin .🥰🥰
Muft Smoker
cepat sembuuuh Dimitri ,, msh ad arkha yg menunggu km pulang tanpa harus balik lgi ke RSJ ,, 😁😁
Ambu Rinddiany Thea: betul itu
total 1 replies
nely_48
semangat sembuh n kembali normal Dimitri
nely_48
selamat ya alysia atas kelahiran baby boy nya
Muft Smoker
akhirny keluarga mereka kembali utuh ,, meski Dimitri Blum sepenuhny pulih ,, meski tanpa meylan Dan bu chintya yg terlambaat menyadari kesalahan ny ,,
tp melihat mereka saat ini ,, bukan kaah hanya kebahagiaan yg mereka rasakan ,,
nely_48
syukur lah akhirnya Dimitri sembuh n normal kembali
waw alysia mau melahirkan pas lg berkunjung d RSJ tempat Dimitri d rawat,, sing lungsur lancar ya alysia proses melahirkan nya
nely_48
lekas pulih n normal kembali Dimitri
Muft Smoker
Luka seorang anak akibat ke egiosan sang ibu demi ambisi ,,
nely_48
semoga bu cyntiya tenang d alam sana, klau nanti ketemu sm meylin trs gelud d alam sana awas jgn balik lg ya bu cyntiya
Muft Smoker: ok ,, aq juga dukung 1000% kak ,,
😂😂
total 7 replies
nely_48
astaga Dimitri 🤭
Muft Smoker
yaaaaa Rian ,, Ari maneeeh ,, ulah di omongkeun heula atuuh ,,
hoyong di kadek siga na si Rian ,, jdi ngareog kan si Dimitri ,,
buru geura di ais si Dimitri na ku maneh ,,😒😒😒😒😒😒😒😒
Ambu Rinddiany Thea
dih ari s rian weh gawe ath bet ngomng kitu , jempe we nya kedeui ngomng kituna ges nepi rs ..😩
Ambu Rinddiany Thea: dasar mudasir ya mak 🤣
total 4 replies
nely_48
Dimitri km jgn ngamuk d jln,, nanti ngamuk nya pas udh ketemu ibu mu
nely_48: 🤭🤭 kasian sm perawat n Riyan ath ngamuk d jln mh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!