Arumi Bakhtiar tak kuasa menahan isak tangisnya kala mendapati perselingkuhan suaminya di hari pertama pernikahannya .Wanita itu merasa terkhianati karena kelakuan Raihan. Saat menjadi janda , ia sering menerima bulian dari teman sekantornya. Hingga ia bertemu dengan seorang loper koran yang akan membuat cintanya kembali menyala.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Wahyuning, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Hampir tujuh hari berada di rumah,tanpa melakukan aktifitas apapun membuat Arumi merasa sangat jenuh. Ia berinisiatif jalan - jalan di taman yang berada cukup dekat dengan rumahnya untuk mencari udara segar di pagi hari.
Wanita itu butuh refreshing kecil - kecilan sekalian memanfaatkan waktunya untuk olah raga kecil agar tubuhnya tidak kaku karena selalu berada diranjang. Jalanan taman kota masih sangat sunyi saat itu . Masih belum banyak kendaraan motor ataupun mobil yang berlalu lalang melintasi jalan tersebut saat pukul lima pagi diwaktu setempat.
Arumi tersenyum simpul saat menatap bunga - bunga yang mulai bermekaran disepanjang hamparan taman yang ia lewati . Kupu - kupu berwarna warni banyak yang datang dan menghisap sari bunga yang berwarna - warni tersebut . Hal yang nampak kecil itu terasa sangat sedap dipandang matanya .
Seraya menikmati udara segar yang disuguhkan di taman kota tersebut , gadis itu mulai menggerakkan otot - otot tubuhnya yang sudah terasa sangat kaku karena lama tak banyak bergerak . Wanita itu mulai berjalan - jalan kecil mengitari taman tersebut .
Namun , tanpa diduga ada tangan seseorang yang melilit di belakang tubuhnya . Seorang laki - laki yang telah membuntuti Arumi , bahkan dari rumahnya tadi .
Sebelum Arumi membalikkan tubuhnya , orang itu menahan Arumi agar tidak mengubah pososi tubuhnya.
"Maafkan aku Sayang ! Tolong jangan hukum aku seperti ini ",suara Raihan mulai terdengar dan membuat Arumi kaget setengah mati.
Sontak Arumi melepaskan diri dari tangan laki - laki yang sangat dibencinya tersebut.
Sebuah tamparanpun melayang dipipi Raihan. Wanita itu tidak mengira paginya yang indah ini dirusak oleh laki - laki yang sangat dibencinya tersebut.
Plak ...
Sebuah tamparan melayang dipipi Raihan .
"Berani sekali kamu memelukku . Aku tidak sudi ya kamu sentuh ",emosi Arumi meninggi saat bertemu dengan Raihan di taman kota tersebut. Wanita itu merasa begitu jijik saat mengingat kelakuan bejat suaminya tersebut.
Memang melupakan Raihan tidaklah mudah , seperti membalikkan tangan . Namun , hatinya begitu perih dan dirinya tidak bisa menerima semua pengkhianatan Raihan kepadanya. Dengan sekuat tenaganya , wanita itu berupaya melepaskan dirinya dari laki - laki yang sangat dibencinya tersebut.
Sesaat setelah mendapat tamparan tersebut, Raihan malah menangkap tubuh Arumi dan
malah mengkungkung tubuh Arumi dengan kedua tangannnya.
Arumi secara reflek terkejut sekaligus marah besar pada laki - laki yang ada dihadapannya tersebut. Wanita itu hendak menampar Raihan tapi Raihan bisa menghindarinya dan bahkan makin mendekap tubuh Arumi yang menempel pada tubuhnya .
"Sudah cukup kamu membenciku Sayang ,kembalilah padaku dan kita bisa memulai dari awal lagi . Aku janji tidak akan pernah mengecewakan dirimu lagi ", ucap Raihan .
Sedangkan Arumi meronta - ronta ingin dilepaskan dari pelukan paksa Raihan .
" Lepasin aku . Dasar laki - laki bedebah , brengsek , tak tahu malu. Lepasin aku Raihan ...Lepas ... ",umpat Arumi yang sama sekali diabaikan oleh Raihan . Raihan berniat memaksa Arumi untuk ikut kembali keapartemennya , rumah idaman milik Raihan dimana laki - laki itu membangunnya dari jerih payahnya sendiri. Dan dulunya ia mempersiapkan apartemen mewah itu untuk wanita yang sangat dicintainya yaitu Arumi.
"Tolong ....tolong ....",teriak Arumi ketika ucapannya diabaikan oleh Raihan . Wanita itu berharap ada seseorang yang bisa menolong dirinya saat itu.
"Tidak ...aku tidak akan melepasmu Sayang ...Apa kamu tidak rindu padaku ? Lihatlah aku Sayang ! Aku masih Raihanmu yang dulu . Selain itu , status kita masih suami istri . Sudah seharusnya kamu kembali kerumah kita dan hidup bersama ",celoteh Raihan yang tidak mau kalah dari Arumi. Laki - laki itu benar - benar sudah hilang akal sekarang. Kerinduannya pada Arumi begitu meluap - luap setelah sekian lama tak bersua dan setelah wanita yang statusnya masih sah menjadi istrinya tersebut ada didekapannya, ia tidak ingin melepasnya lagi.
"Tolong ...tolong ...",beberapa kali Arumi berteriak namun belum seorangpun yang mendekat dan memberikan pertolongan untuknya .
"Dasar laki - laki brengsek ! Lepasin aku atau aku akan melaporkan tindakanmu ini ke kantor polisi ! ",ancam Arumi yang masih berupaya melepaskan lilitan tubuhnya dari Raihan yang sudah gelap mata.
" Tidak Sayang , mau tidak mau kamu harus kembali ke rumah kita . Kamu masih menjadi istriku dan aku ingin kembali rujuk kepadamu ",paksa Raihan pada Arumi. Raihan hendak membopong tubuh Arumi dan membawanya ke mobil yang tidak jauh dari taman tersebut.
Tia ternganga.
Tak percaya dengan ancaman yang baru dilontarkan Michael padanya.
Jadi..Tia ikut atau menolak ?
Baca novelnya "MENGEJAR CINTA KAKAK KELAS"
Klik aja akun ini..
Selamat membaca 😘
bagus
semangat