Di Novel kali ini Aku membuat 3cerita sekaligus, Namun jangan sawah dulu ya, walaupun ada tiga Cerita di satu Novel namun cerita mereka pendek-pendek ko..
S1. Menceritakan tentang Rumah tangga yang hancur karena suaminya Ternyata selingkuh dengan adik tirinya.
S2. Menceritakan tentang Anak pertama dari Ayu dan juga Bima yang bernama Bayu harus di asingkan kesebuah Desa karena kesalahannya sendiri, namun siapa sangka Di desa itulah Bayu mendapatkan Jodohnya...
S3. Menceritakan tentang Adik Bayu yang bernama Yuma. Cerita Yuma juga tidak akan kalah seru dari cerita Ibu dan juga Kakak nya.
.
.
.
.
Yuk simak cerita mereka..... 🥰♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TERNYATA
Ting.. tong...
Bima langsung membuka Pintu Ia mempersiapkan Masuk kepada seorang pria " silahkan Masuk " kata Bima
" Terimakasih tuan " jawab nya
Ayu yang sedang mengupas Apel langsung menatap ke arah Pria tinggi, gagah dan.. " Tutup mata mu dan hapus air liur mu kalo tidak aku akan menyuruh Jey untuk pergi lagi " tegur Bima ketika Melihat Ayu yang tidak berkedip melihat Pria yang gagah dan rupawan di depan mata nya
" Is sedikit lagian Aku juga ingin cuci mata " Ucap Ayu sambil bercanda
" Jay lain kali kalo kamu ke sini lagi pakai pakaian yang jelek dan biarkan rambut kamu acak-acakan aku tidak suka ada pria tampan sekali diriku " tegur Bima kepada Jay
" Siap Tuan "
Sedangkan Ayu ia malah melebarkan kedua mata nya ko bisa-bisanya Bima berkata seperti itu lagian Jay kan adalah Asisten Atasannya yang selaman ini di kagumi oleh para Wanita
JAY: Jay adalah Asisten Bima. Ia adalah orang kepercayaan Bima yang selama ini memegang Perusahaan nya. karena Bima Ingin menyamar menjadi orang biasa demi bisa dekat dengan Ayu Cinta masa kecilnya.
" Duduk " kata Bima
plak...
" Sakit Ay.. " Keluh Bima yang kena Tabukan pelan dari Ayu
" Lagian Ama atasan kita ngomong nya seperti itu " keluh Ayu
Bima tidak habis pikir dengan Ayu yang masih menganggapnya sebagai Bawahan dan Jay adalah Atasan mereka
" Dia ini asisten ku Ay.. yang selama ini aku percaya untuk mengurus semua perusahaan " kata Bima lagi
" Kalo mimpi jangan ke tinggian, lagian yang sopan sama atasan " Kata Ayu yang langsung melirik kearah Jay lalu tersenyum " Silahkan Tuan. mau minum apa? " tanya Ayu sopan
" Maaf Nyonya. saya ke sini karena ingin memberikan berkas ini kepada Tuan Bima " kata Jay yang memberikan beberapa berkas kepada Bima " Dan saya juga mau memberi tahu jika saya adalah Bawahan Tuan Bima. saya Asisten sekaligus orang kepercayaan Tuan Bima " lanjut Jay
" Hahaha jangan bercanda deh " kaya Ayu tertawa namun tawa itu langsung lenyap ketika melihat raut wajah kedua pria yang ada di hadapan nya ini terlihat serius " Kamu bohong kan? " tanya Ayu kepada Jay
Uhuk... uhuk...
" Kaya nya aku harus ngambil minum " ucap Ayu yang langsung pergi ke dapur Mengambil air minum lalu meminumnya langsung
" Hah.. benarkah ini? aku tidak mimpi kan? " gumam Ayu Sambil memukul-mukul kepalanya
" Stop Kamu menyakiti kepalamu " tegur Bima
" Aaa... Aku harus tidur lebih awal karena besok harus masuk kerja " elak Ayu
Namun Bima langsung meraih tangan Ayu lalu memeluknya " Jangan bersikap seperti ini aku tidak suka kamu menjauhi ku " kata Bima Yang masih memeluk Ayu
" a.. aku tidak menjauh hanya saja "
" Hanya saja apa? " tanya Bima
" Aku sedikit terkejut dengan kejadian barusan " kata Ayu jujur. bagai mana tidak Terkejut Ayu mengenal Bima sebagai seorang pria biasa bahkan Ayu juga selalu membangga-banggakan Kan Jay kepada Bima karena Jay terlihat seperti pria yang sempurna Bahkan Ayu sempat menjelek-jelakkan Atasannya karena selama Ayu bekerja ia tidak pernah Ketemu dengan atasannya itu.
" aku mengerti. tapi jangan lakukan lagi, Hati ku sakit melihat kamu menjauh dari ku "
" Bima " Ucap Ayu yang melonggarkan Pelukan nya
" Iya Ay.. " Jawab Bima
" Aku seperti mimpi di siang bolong. Dulu aku mengenalmu Sebagai Pria Biasa bahkan Aku sering mengejek mu karena kamu yang selalu berlaku konyol dan aneh, tapi Sekang Kamu malah Terlihat seperti pria sempurna bahkan sangat sempurna sehingga aku merasa minder berada di sisi mu " Lirih Ayu
" Dengar Aku Ay.. Mau aku yang dulu atau aku yang sekarang Itu tidak akan merubah apa-apa kamu tetap no satu di hati aku. jangan pernah minder berada di sisi ku karena hanya kamu yang pantas berada di sisi ku " kata Bima serius
" Tapi.. "
" Sssssuutt " Bima menaruh telunjuk tangan nya di bibir Ayu " Cukup kamu berada di sisiku Dan menemaniku Itu semau sudah cukup karena bagiku semua itu tidak berharga jika tidak ada kamu di sisiku "
" Abang.. ayu meleleh " Ledek Ayu dengan tatapan yang menggemaskan
pletak...
" Sakit " keluh Ayu
" Makanya Kalo Aku lagi ngomong serius itu di dengerin bukan di ledek " tegur Bima
" Hahaha.. tapi Kamu tidak berniat gitu buat menaikan gajihku? " goda Ayu
" Tanpa aku Naikan gajih mu aku akan memberikan ini untukmu " Bima mengeluarkan kartu kredit tanpa batas yang berwarna hitam " Kamu bisa gunakan ini untuk keperluan mu "
Uhuk...
Ayu terbatuk " Aku hanya bercanda kepada kamu malah menganggap nya serius " kata Ayu
" Tapi bagiku tidak ada yang nama becanda Apa lagi tentang kamu " jawab Bima " Sudah kamu pegang kartu ini dan gunakan untuk membeli kebutuhan mu dan Jika kamu berkenan Aku ingin kamu tinggal saja di rumah menunggu aku pulang kerja "
" Kenapa? " tanya Ayu heran
" Karena aku tidak Tega melihat kamu kelelahan dan kecapean " jawab Bima. Mana tega melihat wanita yang ia cintai harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan nya sendiri
Ayu tersenyum " Aku baik-baik saja. justru dengan aku berhenti aku semakin merasa tidak pantas bersanding dengan mu Bang.. aku tidak ingin Orang lain menilai ku sebagai wanita matre yang hanya mengandalkan mu Saja "
" yaudah jika itu mau mu aku bisa apa tapi Jika kamu ingin sudah ingin berhenti, berhenti saja aku tidak akan Memaksamu untuk bekerja karena aku juga masih mampir memberi apa yang kamu Ay.. "
" Siap Pak Sultan yang kekayaan nya tidak akan habis Tujuh turunan heheheh " Ucap Ayu sambil terkekeh
Karena merasa gemas kepada wanitanya Bima langsung membawa Ayu kedlsma kamar " Aaaaaa....Ampun Hahhaha... "
" Mau meledek lagi hah.. " Bima terus menggelitik Ayu Samapi Ayu menangis karena tidak tahan ketawa terus
" Ampun hahhaha... Ampun " Kata Ayu
Di kediaman Bima Dan Ayu mereka sendang tertawa bahagia Namun beda hal nya Di Rumah Ibu Astuti yang keadaan nya agak panas
" Tante.. Kenapa Mas Rahman belum pulang juga " keluh Kirana. Tadi Rahman sempat pulang namun ia kembali pergi setelah ia tau jika Kirana juga ada di rumah Ibunya
" Mungkin Rahman sedang ada kerjaan. sabar saja dulu " kata Bu Astuti
" Sabar Sabar, Sabar sampai kapan " keluh Kirana " Bagai mana jika Mas Rahman mencari Kak Ayu? aku gak mau di madu pokonya aku mau Mas Rahman Menceraikan Kak Ayu dan segera menikahi aku kalo tidak jangan harap Jika Tante bisa melihat cucu Tante " Ancam Kirana
" Tidak.. tidak.. tidak... kamu sabar ya nak, Tante janji akan menyuruh Rahman untuk menikahi mu secepatnya " Kata Bu astuti.
Mampir kesini yuk " I love You Mbak "