NovelToon NovelToon
Menjaga Hati

Menjaga Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rabiha Adzra

Hati-hati kalau kamu suka diusilin temen cowokmu bisa jadi dia cinta sama kamu. Why not??

Seperti kisah Adinda dan Dimas. Adinda si anak rohis dan Dimas anak paskibra sewaktu mereka masih SMA. Semasa SMA mereka dikenal seperti kucing dan anjing atau bagaikan air dan minyak. Adinda sangat membenci Dimas. Kejahilan Dimas kepada Adinda masih membekas sampai mereka dipertemukan dalam ikatan pernikahan. Lho kok bisa nikah?? Bisakah Adinda mencintai Dimas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rabiha Adzra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 19: Ada Apa Dengan Hasna

Adinda tidak menyangka bisa bertemu kembali dengan teman SMA-nya. Hasna bukan saja temannya ketika di SMA yang hanya satu tahun mereka di sekolah yang sama, tetapi sudah sejak SMP mereka satu sekolah. Kini gadis itu telah bermetamorfosa menjadi gadis yang cantik dan elegan. Ya, apalagi dengan Hasna bekerja di perusahaan papanya sendiri. Tentunya punya modal untuk mempercantik diri dengan berbagai macam perawatan kecantikan.

"Kenapa sampai laki-laki yang diceritakan Hasna itu menolaknya?" batin Adinda penasaran.

Karena waktu pertemuan itu Adinda pulang lebih dulu, pastilah Hasna sudah banyak bercerita dengan Sinta. Adinda pun mencari Sinta untuk menanyakan hal itu kepadanya. Dia tidak mau ketinggalan info tentang teman lamanya itu.

Salah satu siswa memberitahu Adinda bahwa Sinta berada di perpustakaan sedang mengawasi siswa belajar di sana. Adinda kemudian berjalan menuju ke sana dan berpapasan dengan Amanda di koridor kelas. Dia cuek saja melewati Amanda tanpa senyuman sedikit pun. Hatinya masih terluka dan belum bisa berdamai dengan Amanda. Adinda hanya butuh waktu untuk menata hatinya kembali agar bisa melupakan kejadian itu.

"Sin ... Sinta!" panggil Adinda memunculkan wajahnya di balik pintu perpustakaan.

"Masuk aja, Din" perintah Sinta. Adinda lalu masuk ke dalam perpustakaan dan duduk di samping Sinta.

"Kamu nggak ada jam mengajar?" tanya Sinta.

"Nggak, nanti dua jam terakhir baru aku masuk ke kelas" jawab Adinda sambil memperhatikan siswa kelas Sinta sedang mengerjakan tugas di meja baca perpustakaan.

"Sin, Hasna cerita apa aja setelah aku pulang kemarin. Dia cerita sama kamu nggak tentang calon suami yang telah menolaknya itu?" tanya Adinda lagi.

Sinta sempat terdiam mendengarkan pertanyaan Adinda. Hasna memang sempat melanjutkan ceritanya tentang laki-laki itu.

"Apa Adinda harus ku beritahu juga, ya?. Dinda baru saja mendapat musibah gara-gara Amanda. Kalau aku beritahu tentang ini, apa nggak akan menambah masalah baru buat Adinda" batin Sinta galau.

"Mmm. Laki-laki itu teman SMA-nya" ujar Sinta memulai cerita.

"Hm. Pasti laki-laki itu teman SMA-nya yang satu kota dengan Hasna sekarang" timpal Adinda. Sinta hanya diam saja tidak menanggapi ucapan Adinda.

"Terus..." ucap Adinda makin kepo.

"Setelah kuliah, mereka bertemu kembali ketika papa Hasna mau menjodohkannya dengan anak dari teman papanya itu. Tapi belum sempat perjodohan itu berlanjut, papa laki-laki itu meninggal dunia dan tidak ada kabar lagi tentang perjodohan itu. Padahal Hasna sudah berharap perjodohan itu berlanjut ke jenjang pernikahan meskipun mereka masing-masing masih kuliah"Sinta melanjutkan ceritanya.

"Kenapa sampai tidak ada kabar lagi dari laki-laki itu?" Adinda tampak berpikir.

"Mereka kan, tinggal di kota yang berbeda. Laki-laki itu melanjutkan usaha papanya dan tidak memikirkan perjodohan itu lagi" jelas Sinta menatap Adinda.

"Oh, mereka beda kota, ya. Jadi laki-laki itu ada di kota ini?" tanya Adinda lagi. Sinta hanya mengangguk, mengiyakan.

"Tapi kenapa Hasna tidak mencoba menanyakan lagi kepada laki-laki itu?" pikir Adinda.

"Apa Hasna pernah menanyakan perjodohan tersebut kepada laki-laki itu?" tanya Adinda lagi kepada Sinta.

"Pernah, saat itu mereka sudah sama-sama selesai kuliah. Papa Hasna berkunjung ke perusahaan laki-laki itu yang dulu dipimpin oleh papa laki-laki itu. Ternyata laki-laki itu tidak bisa melanjutkan perjodohan yang diinginkan oleh papanya karena laki-laki itu sudah menemukan wanita yang dicintainya selama ini. Hati Hasna pun hancur berkeping-keping mendengarnya. Sejak itu dia tidak mau menginjakkan kaki lagi di kota tempat laki-laki itu berada" jawab Sinta.

"Ya, Allah" gumam Adinda ikut merasakan kesedihan yang dialami temannya itu.

"Jadi laki-laki itu telah menikah dengan wanita yang dicintainya?" tanya Adinda semakin kepo. Sinta hanya mengangguk.

"Terus bagaimana? Hasna bukannya mau bertemu dengan laki-laki itu lagi?" tanya Adinda lagi teringat dengan ucapan Hasna di food court kalau dia mau mewakili papanya untuk bertemu laki-laki itu.

Sinta hanya mengangguk saja, tidak mau banyak komentar lagi. "Jangan sampai Dinda menanyakan siapa nama laki-laki itu" Batin Sinta menggigit bibirnya.

Tet.Tet.Tet.

Bel istirahat berbunyi, Adinda dan Sinta meninggalkan perpustakaan kembali menuju ke ruangan guru.

***

Ketika pulang mengajar, Dimas memberitahu Adinda bahwa dia tidak bisa menjemput Adinda karena ada meeting.

"Kenapa, Din?" tanya Sinta menghentikan motor maticnya di samping Adinda yang sedang menunggu di teras kantor.

"Dimas nggak bisa jemput" jawab Adinda pelan. "Aku naik bis aja, deh"

"Ya, udah. Hati-hati, Din" pamit Sinta mendahului Adinda.

Entah kenapa Adinda tiba-tiba turun dari bis menuju ke arah perusahaan Dimas. Walaupun suaminya itu sedang meeting, Adinda akan menunggu saja di ruangan Dimas. Akhirnya memutuskan untuk mampir ke kantor Dimas.

Adinda masuk melalui pintu lobi. "Selamat siang, Bu Dinda" sapa security yang sedang menjaga di pintu lobi perusahaan.

"Siang juga, Pak. Pak Dimas masih meeting, ya?" balas Adinda menyapa Pak Amad, begitulah nama yang tertera di bajunya.

"Meetingnya udah lama juga, Bu. Mungkin udah selesai" jawab Amad.

"Makasih infonya, Pak. Saya ke atas dulu, ya" pamit Adinda.

"Silahkan, Bu" ujar Pak Amad ramah.

Adinda berlalu dari pintu masuk lobi dan berjalan melewati lobi menuju ke arah pintu lift. Baru berapa langkah, Adinda lantas mengurungkan niatnya berjalan ke arah lift.

Adinda melihat Dimas sedang berjalan beriringan dengan seorang wanita berjilbab yang sangat anggun dan elegan. Mereka baru saja keluar dari lift.

Adinda terkejut bukan main. Dia benar-benar tidak menyangka akan melihat pemandangan yang dapat membuat hatinya bergemuruh.

1
Lala Fatimah
/Heart/
Aba Bidol
Kerennn karyanyaa
Sasa Al Khansa 💞💞
ish, Amanda. jauhin tuh ibu-ibu tukang gibah.. bukan masalah aktivis atau bukan.. yang penting hanif..
Sasa Al Khansa 💞💞
tadi kan udah bilang pernah suka ke seseorang..
Sasa Al Khansa 💞💞
sama.. pertama kenalan sama suami, yang di tanya adalah ngerokok atau gak?. saking gak mau punya suami perokok
Adinda Fitriawati
seneng baca nya cerita nya bagus
Fikavindia
mampir
Nur Azizah
aku suka semua karyamu ❤️❤️
Ratih gianti
lari ke sini karena baca d aplikasi sebelah ceritanya pangeran zamraan dan putri Balqis ..
Rimendatarigan 2810
saya suka novel ini...bagus ceritanya..
Ryanti Heart
ko cakepan bang Hendra se
safira aini
seneng ya punya suami pengertian banget istrinya makin cinta.suamiku boro2 cuci piring aja g pernah🤦semua pekerjaan rumah istri yg ngerjain semua.habis melahirkan ataupun lagi sakit.jadi sedih😭😭😭
safira aini
wah Hendra suami setia.klu d dunia nyata mungkin seribu satu yg seperti itu.👍👍
safira aini
ingin punya sahabat seperti itu d kehidupan nyata.klu lagi ada masalah masing2 saling berbagi.saling membantu ketika susah.minta pendapat tidak menjatuhkan👍👍
safira aini
kak Rabiha novelmu itu enak d baca bahasanya g terlalu vulgar tpi tetep bikin baper.kata2nya g tumpang tindih.klu bahasa Sunda MH teu pabeulit.top deh👍👍👍👍
Rabiha Adzra: terimakasih 🥰
total 1 replies
safira aini
cerita k Rabiha sesalu menarik g bikin bosen.🥰.my bos ia my husbend ceritanya panjang tpi slalu bikin baper.aku baru baca dua novelmu kak👍👍👍👍
dina
wow benci tapi cinta😘😁🙏
Dh@ U Lee
Dimas... Dimas...
gimana mo jd dambaan...
di awal kenal aja dGangguin mulu, sampai Adinda kena hukum...
ya iyalah Dinda g bakal ngeidolain kamu...
secara kan dia anak rohis, ya idolanya g jauh dr itu...
coba dr dulu kamu baik² kin, pasti Dindanya Luv You😂😂😂
Ari Libry
ayo Shinta bantuin temen mu..
Marlida Yusuf
cakep ceritanya saya suka gak panjang panjang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!