NovelToon NovelToon
Cinta Arkana

Cinta Arkana

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:11.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ni R

KETERANGAN: Di harap kan untuk membaca novel "Wanita Taruhan Elvan" karena novel ini adalah anak nya🤭🤭

Ini adalah lanjutan kisah cinta anak-anak dari ke dua sahabat yang pernah berselisih paham di masa lalu. Dengan ketulusan hati, persahabatan mereka kembali seperti semula hingga mereka menjadi tua dan anak-anak mereka saling jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.Kedatangan Elvan dan Zura

"Apa yang sedang kau pikirkan Nara?" tanya Kean.

"Sebentar lagi Arka ulang tahun kak, bagaimana cara nya aku bisa memberi nya hadiah?"

"Arka lagi...Arka lagi....!! kau harus ingat tujuan mu datang ke sini." ucap Kean mulai kesal.

"Maafkan Nara kak." lirih nya.

Kean sebenarnya mengerti dengan perasaan adik nya. Biar bagaimana pun Kinara tidak akan bisa melupakan Arka, karena mereka sudah bersama-sama sejak kecil bahkan ulang tahun mereka saja hanya selisih satu hari.

Malam mulai larut, Kinara masih belum mengantuk dan memutuskan untuk menghubungi Saffa.

Jauh di seberang lautan sana, Arka baru saja bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Allena menatap aneh ke arah adik nya itu.

"Arka, sejak kapan kau menggunakan baju bergambar seperti itu?" tanya Allena heran.

"Aku tidak pernah membeli nya." jawab nya datar.

"Lalu, kau dapat dari mana?"

"Pemberian Kinara." jawab nya singkat kemudian berlalu begitu saja. Allena hanya bisa menggelengkan kepala nya.

Di kampus, Arka yang baru saja masuk kelas tidak sengaja melihat wajah Kinara di handphone Saffa. Arka langsung merampas ponsel milik Saffa, sedangkan Kinara yang sadar akan hal itu langsung mematikan panggilan nya juga ponsel nya.

"Kau membohongi ku selama ini!" ucap Arka kesal.

"Kenapa? apa urusan nya dengan mu?"

"Katakan, di mana Kinara?" tanya nya memaksa.

"Aku tidak tahu! kau cari saja sendiri!" ujar Saffa. Pertengkaran mereka lagi-lagi menjadi bahan tonton mahasiswa lain.

Arka menarik kasar tangan Saffa namun dengan cepat di tepis oleh Agga yang baru saja masuk. "Kenapa kau sangat kasar?" bentak Agga.

"Kalian berdua menyembunyikan keberadaan Kinara! cepat katakan di mana dia?" tanya Arka dengan nada tinggi nya.

"Kau! keluarga Kinara saja menyembunyikan nya dari mu apa lagi kami. Kau tidak berhak memaksa kami." ujar Agga kemudian mengajak Saffa pergi.

Berhubungan di tempat Kinara malam, gadis itu tidak bisa tidur semalam. Ini adalah pertama kali nya ia melihat wajah Arka sejak kepergian nya. "Aku jadi khawatir kepada Saffa, apa dia baik-baik saja?" lirih Kinara lalu menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuh nya.

Pagi menjelang, Kinara yang tidur terlalu larut membuat ia belum bangun-bangun juga. "Nara bangun...." ucap Kean sambil mengetuk pintu kamar adik nya. Tak mendapat respon, Kean masuk begitu saja dan mendapati adik nya masih berada di dalam selimut nya. "Kinara bangun." ujar Kean sambil menarik tangan adik nya.

"Apa sih kak? masih ngantuk." lirih Nara dengan suara serak khas bangun tidur.

"Apa kau tidur larut malam? apa yang kau kerjakan?" tanya Kean.

Kinara mengubah posisi nya menjadi duduk, sambil menguap dan menggaruk kepala nya. "Video call sama Saffa, eh gak sengaja ketahuan sama Arka." jawab nya.

"Apa Arka sudah tahu?" tanya Kean penasaran.

"Tidak! Saffa tidak akan memberi tahu keberadaan ku." ujar nya.

"Sana mandi dan sarapan. Jangan lupa jika kita akan ke bandara jemput ayah dan bunda." ujar Kean kemudian pria itu pergi.

Jika di tempat Kinara pagi, di negara asal nya pasti malam. Ya...malam ini Elvan dan Azura akan berangkat untuk melepas rindu dengan ke dua anak nya. Banyak kue yang mereka bawa dan beberapa makanan Khas dari negara asal mereka sesuai permintaan Kean dan Kinara.

Cukup jauh penerbangan mereka, mambuat Azura kelelahan. Azura dan Elvan hanya menghabiskan waktu mereka dengan tidur di sepanjang perjalanan mereka. Pesawat yang semula mengambang di udara kini sudah jejak berada di atas tanah. Kean dan Kinara celingukkan mencari ayah dan bunda nya.

"Ayah sama bunda mana sih? kok lama banget."

"Sabar, mungkin masih ada di dalam." ujar Kean.

"Kita sudah dua jam di sini." rengek nya.

"Kamu menunggu dua jam saja sudah mengeluh, bunda dan ayah menunggu kita dua tahun biasa saja." balas Kean membuat adik nya hanya tersenyum cengir.

Tak berapa lama Kinara menangkap sosok yang selama ini ia rindukan. Tanpa melapor ke kakak nya, gadis itu berlari ke arah ayah nya dan meminta gendong. Elvan yang kaget hanya bisa menahan malu karena jadi bahan tontonan orang.

"Turun, kau tidak malu." tegur Kean namun gadis itu tidak mau turun. Kean memeluk bunda nya untuk melepaskan rasa rindu mereka.

"Bunda sangat rindu kalian.." ucap Zura sambil membalas pelukan anak nya.

"Kean juga, bunda sehat?"

"Sehat, kalau gak sehat gak mungkin sampai ke sini." jawab Zura.

"Turun, gantian." ujar Kean memaksa turun adik nya dari gendongan ayah nya.

"Rese.....!!" ujar Kinara lalu beralih memeluk bunda nya.

"Gimana, apa semua baik-baik saja?" tanya Elvan saat memeluk anak nya.

"Baik-baik saja. Ayah gak usah khawatir." jawab Kean.

Mereka kemudian pulang, Kean membawa sendiri mobil nya meski ayah nya sudah menyiapkan supir pribadi untuk anak-anak nya.

"Ayah sangat jarang pergi ke negara ini, sudah banyak berubah ternyata." ujar Elvan sambil memandang ke luar jendela mobil nya.

"Ya karena ayah memiliki orang-orang yang bisa di percaya." ujar Kean.

"Bunda bawakan pesanan Nara?" tanya gadis itu sambil membongkar tas kecil milik bunda nya.

"Bawa...bunda bahkan bikin sendiri khusus untuk anak cantik bunda." ujar Zura.

Mereka akhirnya tiba di apartemen, dengan tidak sabarnya Kinara membongkar dua koper besar khusus pesanan nya bersama kakak nya.

Elvan dan Zura hanya bisa tertawa melihat tingkah ke dua anak nya. "Kean, besok ayah akan meninjau perusahaan." ujar Elvan.

"Baik ayah, sekarang ayah dan bunda istirahat dulu." ucap Kean lalu menggiring ke dua orang tua nya menuju kamar.

Kinara, gadis itu masih sibuk dengan apa yang di bawa orang tua nya. Bagaimana melihat harta karun, tak henti-henti nya Kean dan Kinara berebut.

1
Ani Kurniati
𝙠𝙚𝙧𝙚𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙣𝙮𝙖
Susanti Susanti
Luar biasa
Ernawati💕
luar biasa
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
ELVAN AZURA🥰🥰🥰
Dyah Oktina
wokeh aja deh...😍
Dyah Oktina
🤭😁😁dendam nih ye.. 🤭
Dyah Oktina
pantas aja ortu nya begitu..anaknya.jd sadis... tega menghabisi nyawa orang demi ambisinya
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
hah...basi...dah lewat... tp entah kla kamu mau terus berjuang
Dyah Oktina
p wawan masih hidup ya..pdhal cucunya dah pd dewasa.. berarti dah tua bener ya
Dyah Oktina
yg naik k atas panggung kinara & zava thor... typo ya... 🤭
Dyah Oktina
kenapa kean.. pakai sembunyi2
Dyah Oktina
hati yg sdh pecah...sulit u d satukan kembali. . kamu sdh menyakitinya terlalu dalam..
Dyah Oktina
😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kaktus kok bisa bersuara...
Cee Suli
akhirnya ketemu kamu lagi Arkana bisa lanjut baca,gara" hp rusak download maneh 🤦🤣🤣
Oniq Zha
Luar biasa
Saujanar Renjana 88
part sedih saat semua orang tahu Zava sakit. /Cry//Cry/
Borahe 🍉🧡
Arka sengaja kali biar Kinara tdk mengikuti Arka. agar kinara bisa mengikuti keinginan sesuai impiannya
Borahe 🍉🧡
aku sampai lupa komentar saking asiknya baca
Bagas Samuel
aku langsung marathon dari jam 2 sampai jam 6 min ceritanya asik banget aku suka/Sob//Drool/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!