NovelToon NovelToon
Sistem Ekstraksi Surgawi

Sistem Ekstraksi Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
​Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
​Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
​[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
​Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kota Angin Azure

​Perjalanan menuju Kota Angin Azure memakan waktu setengah hari. Sepanjang jalan, Lin Ruoxi dan para pengawal Keluarga Lin tidak berani bernapas terlalu keras di dekat Ye Xuan. Pemuda berpakaian hitam itu berjalan dalam keheningan mutlak, namun setiap langkahnya seolah menyatu dengan ritme alam, memancarkan tekanan tak kasat mata yang membuat binatang buas di hutan menyingkir jauh-jauh.

​Saat matahari mulai condong ke barat, siluet sebuah kota raksasa akhirnya terlihat.

​Mata Ye Xuan sedikit menyipit. Kota Angin Azure jauh lebih besar dari kota mana pun yang pernah ia lihat di Wilayah Utara. Tembok kotanya terbuat dari Batu Berlian Hitam setinggi seratus meter, memancarkan fluktuasi formasi pertahanan tingkat tinggi. Di langit kota, kereta-kereta terbang yang ditarik oleh monster jinak berlalu-lalang.

​"Bahkan penjaga gerbang kotanya berada di tahap Pembentukan Qi Lapis Kesembilan," batin Ye Xuan saat Kesadaran Spiritualnya menyapu gerbang utama. "Benua Tengah memang tempat yang menarik. Standar kekuatan di sini satu alam penuh lebih tinggi."

​Kafilah Keluarga Lin memasuki kota tanpa hambatan berarti karena mereka memiliki plakat jalur khusus. Mereka langsung bergegas menuju Kediaman Lin di distrik timur kota.

​Suasana di Kediaman Lin sangat suram. Kain putih bergelantungan di beberapa pilar, dan bau obat-obatan yang pekat tercium tajam di udara.

​Begitu Lin Ruoxi turun dari kereta, seorang pelayan tua berlari menghampirinya dengan wajah penuh air mata.

​"Nona Muda! Syukurlah Anda kembali! Kondisi Tuan Besar semakin memburuk. Racunnya sudah mencapai jantung!"

​"Apa?!" Wajah Lin Ruoxi pucat pasi. Ia segera berlari menuju ruang perawatan utama, sepenuhnya melupakan tata krama. Ye Xuan mengikuti dari belakang dengan langkah santai, tangannya disilangkan di belakang punggung.

​Di dalam kamar yang luas namun pengap, seorang pria paruh baya terbaring di ranjang es. Tubuhnya kurus kering, kulitnya berwarna ungu kehitaman, dan napasnya sangat putus-putus. Ia adalah Lin Zhentian, Kepala Keluarga Lin, seorang kultivator Puncak Alam Pondasi Spiritual yang kini sekarat.

​Di samping ranjang, berdiri seorang pria tua berjubah alkemis dengan tiga bintang emas tersulam di dadanya—menandakan ia adalah Alkemis Bintang Tiga. Pria itu mengelus jenggotnya dengan ekspresi arogan dan meremehkan.

​"Tuan Yun! Bagaimana keadaan ayah saya? Kami membawa Teratai Salju Berumur Tiga Ratus Tahun yang Anda minta!" Lin Ruoxi menyerahkan sebuah kotak giok dengan tangan gemetar.

​Alkemis Yun melirik kotak itu sekilas, lalu menggeleng pelan dengan senyum sinis.

​"Terlambat, Nona Lin. Racun Teratai Hitam Pemakan Tulang di tubuh ayahmu sudah merasuk ke dalam sumsum. Teratai Salju ini hanya bisa memperpanjang nyawanya selama tiga hari."

​"T-Tidak mungkin..." Kaki Lin Ruoxi lemas. "Lalu apa yang harus kami lakukan? Tolong, Alkemis Yun! Berapa pun harganya, Keluarga Lin akan membayarnya!"

​Mata Alkemis Yun memancarkan kilau keserakahan yang mesum saat menatap lekuk tubuh Lin Ruoxi.

​"Ada satu cara. Aku bisa menggunakan Pil Pembersih Sumsum Tingkat Tiga milikku. Tapi pil ini adalah harta karun sekte kami. Untuk menebusnya, Keluarga Lin harus menyerahkan 70% aset tambang batu roh kalian... dan kau, Nona Lin, harus setuju menjadi selirku yang kesembilan untuk 'merawatku' siang dan malam."

​"KAU!" Para tetua Keluarga Lin di ruangan itu langsung menghunus senjata karena marah. Meminta 70% aset sama saja dengan menghancurkan keluarga mereka, apalagi meminta Nona Muda mereka sebagai selir!

​"Marah? Silakan," Alkemis Yun mendengus dingin. "Jika kalian berani menyentuh seorang Alkemis Bintang Tiga dari Asosiasi Alkemis, seluruh Keluarga Lin akan dihapus dari Kota Angin Azure besok pagi. Pilihlah, aset dan selir, atau kubur ayahmu besok lusa!"

​Ruangan itu seketika hening. Rasa putus asa menyelimuti Lin Ruoxi. Ia menatap ayahnya yang sekarat, lalu menatap Alkemis Yun. Ia menggigit bibirnya hingga berdarah.

​"Aku... aku setuju—"

​"Menyingkir."

​Sebuah suara datar dan dingin tiba-tiba memotong perkataan Lin Ruoxi.

​Semua orang menoleh ke arah pintu. Ye Xuan melangkah masuk. Ia berjalan melewati para tetua Keluarga Lin, melewati Lin Ruoxi yang terpaku, dan langsung menuju ranjang es tempat Lin Zhentian terbaring.

​"Siapa kau, gembel?! Beraninya kau masuk ke ruang perawatan saat aku sedang bicara?!" bentak Alkemis Yun, merasa otoritasnya diinjak-injak oleh seorang pemuda yang berpakaian seperti pengembara rendahan.

​Ye Xuan tidak memandangnya. Ia hanya menatap kulit ungu kehitaman Lin Zhentian.

​Bagi orang lain, itu adalah racun mematikan yang tak ada obatnya. Tapi di mata Ye Xuan yang diperkuat oleh Sistem, tubuh Lin Zhentian tampak seperti sebuah peti harta karun raksasa yang memancarkan cahaya ungu terang.

​Racun Teratai Hitam Pemakan Tulang. Sebuah racun langka yang terbuat dari puluhan bahan beracun tingkat tinggi, mengendap dan menjadi energi mematikan yang sangat padat.

​"Kau menghalangi makananku, Pak Tua," ucap Ye Xuan tanpa menoleh. Ia langsung menempelkan telapak tangan kanannya tepat di atas dada Lin Zhentian yang membusuk.

​"BERANINYA KAU!" Alkemis Yun murka. "Jika kau menyentuhnya, racun itu akan langsung menyebar ke tubuhmu dan membunuhmu dalam tiga detik! Jangan salahkan aku jika kau mati!"

​Ye Xuan tersenyum tipis. "Membunuhku?"

​"Sistem. Ekstrak racunnya hingga tetes terakhir."

​[Ding! Mendeteksi Entitas Racun Tingkat Tinggi: 'Racun Teratai Hitam Pemakan Tulang'.]

[Memulai ekstraksi... Menyaring miasma beracun...]

[Ekstraksi berhasil!]

​WUUUUUSSSHH!

​Sebuah fenomena yang membuat mata semua orang di ruangan itu nyaris copot terjadi. Garis-garis ungu kehitaman yang menjalar di seluruh urat nadi Lin Zhentian tiba-tiba bergerak mundur, seolah ditarik oleh magnet raksasa. Semua energi racun itu mengalir deras masuk ke dalam telapak tangan Ye Xuan!

​"A-Apa yang dia lakukan?! Dia menyerap racunnya langsung ke tubuhnya?!" teriak seorang Tetua Keluarga Lin ketakutan.

​Namun, alih-alih membusuk, tubuh Ye Xuan justru memancarkan kilau perunggu yang sehat. Di dalam kepalanya, notifikasi Sistem terus berdering.

​[Memperoleh: 80.000 Poin Qi Murni!]

[Memperoleh: Atribut Racun Pemakan Tulang (Pasif - Dapat ditambahkan ke dalam serangan Niat Pedang Inang)!]

[Memperoleh: 150 Poin Ketahanan Racun!]

​Hanya dalam waktu lima kedipan mata, kulit Lin Zhentian yang tadinya ungu pekat kembali ke warna normal. Pria paruh baya itu tiba-tiba tersentak bangun, memuntahkan segumpal darah hitam yang berbau busuk ke lantai, lalu menarik napas panjang.

​"Ukh... Dadaku... rasa sakitnya hilang?" Lin Zhentian memandang tangannya sendiri dengan tak percaya. Fluktuasi kultivasinya di Puncak Pondasi Spiritual perlahan kembali stabil.

​Ruangan itu sunyi senyap. Mulut Lin Ruoxi terbuka lebar, air matanya berhenti mengalir. Para Tetua Keluarga Lin mematung seperti patung batu.

​Sedangkan Alkemis Yun... matanya menonjol keluar seperti ikan tercekik. Jenggot yang tadi ia elus dengan bangga kini berantakan.

​"M-Mustahil! Kau memindahkan racun tingkat tinggi langsung ke tubuhmu?! Kenapa kau tidak mati?! Sihir iblis macam apa ini?!" Alkemis Yun berteriak histeris, menunjuk Ye Xuan dengan jari gemetar.

​Ye Xuan perlahan menarik tangannya. Ia membalik telapak tangannya, di mana sebuah kabut hitam kecil—sisa racun murni—berputar di ujung jarinya dengan patuh sebelum diserap masuk.

​"Sihir iblis?" Ye Xuan menoleh perlahan ke arah Alkemis Yun. Matanya yang sedingin es neraka membuat suhu ruangan anjlok sepuluh derajat.

​"Kau menyebut dirimu alkemis, tapi kau hanya bisa menggunakan pil sampah untuk memeras orang yang sedang sekarat. Di mataku, kau bahkan tidak pantas disebut sampah."

​Wajah Alkemis Yun memerah karena malu dan marah yang luar biasa. "Bocah arogan! Kau pikir kau siapa berani menghina Asosiasi Alkemis?! Aku adalah Alkemis Bintang Tiga! Pengawalku berada di Alam Pondasi Spiritual Lapis Ketujuh! Bunuh dia!"

​Dua pengawal bertubuh kekar yang sejak tadi berdiri di luar pintu langsung melesat masuk. Keduanya menghunus golok besar yang memancarkan Qi mengerikan, menebas langsung ke arah kepala Ye Xuan.

​"Senior, awas!" jerit Lin Ruoxi.

​Ye Xuan bahkan tidak berkedip, apalagi menghindar. Ia mendengus pelan.

​"Berisik."

​BZZZZZT!

​Ye Xuan tidak menggunakan pedang. Ia hanya melepaskan sepersepuluh dari tekanan aura Inti Emas Kehancuran miliknya.

​Sebuah gelombang kejut hitam-emas meledak dari tubuhnya!

​KRAAAK! BANG!

​Kedua pengawal Lapis Ketujuh itu seolah menabrak dinding baja yang terbuat dari gunung berapi. Golok mereka hancur berkeping-keping. Tubuh mereka terlempar ke udara, menabrak tembok batu ruangan hingga jebol, dan muntah darah sebelum jatuh pingsan tak berkutik di halaman.

​Tekanan aura itu tidak berhenti di situ. Sisa gelombang Niat Kehancuran menghantam Alkemis Yun.

​BRUK!

​Kedua lutut Alkemis Yun hancur. Ia dipaksa berlutut dengan keras hingga lantai batu di bawahnya retak. Wajahnya menghantam lantai, tak mampu mengangkat kepalanya akibat tekanan mutlak yang menghancurkan tulang punggungnya.

​"I-Inti... Inti Emas?!" Suara Alkemis Yun terdengar seperti rintihan babi yang akan disembelih. Kesombongannya hancur menjadi debu. "T-Tuan Senior Inti Emas! Ampuni saya! Saya buta! Saya tidak mengenali Gunung Tai!"

​Lin Zhentian, Lin Ruoxi, dan seluruh anggota Keluarga Lin di ruangan itu langsung menjatuhkan diri dengan satu lutut. Tubuh mereka gemetar hebat.

​Seorang kultivator Alam Inti Emas! Di Kota Angin Azure, kultivator tingkat ini biasanya adalah leluhur sekte besar atau penguasa kota itu sendiri. Dan pemuda berwajah dingin yang menyelamatkan mereka ini adalah salah satunya!

​Ye Xuan melangkah perlahan mendekati Alkemis Yun yang bersujud berlumuran darah.

​"Asosiasi Alkemis, katamu?" Ye Xuan tersenyum sinis. "Menarik. Aku kebetulan sedang mencari banyak pil gagal dan material beracun.

1
Night Watcher
percuma kalo cuma "100% kepastian" utk melarikan diri, mending gak usah beradapan dulu... 🤭🤭🤦
Night Watcher
wedeee... mau nekat kabur lu Ye????🤦
Night Watcher
untung bisa lolos kamu Ye... ⛷️🤦
Night Watcher
jangan dimatiin... mending hancurin pusat meridiennya, biar jd org yg sangat lemah dan dihina dimana2🤭
Night Watcher
lanjut baca.. gak banyak drama menderita...💪🤭
Night Watcher
seru nih kyknya.. mudah2an cocok dgn selera, dan bisa dijadikan hiburan bg org2 yg hobby baca2..🤭
TIEL
mampir novel gua cuy
Hadi Hadi
is good😍
Hadi Hadi
bantai🤭🤭💪
Hadi Hadi
up up😍
Hadi Hadi
semangat😍😍
Hadi Hadi
up🤭l
Hadi Hadi
lanjut💪😍
Hadi Hadi
mantap😍
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
mantap💪💪💪
Hadi Hadi
bunuh😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!