NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Perjodohan / Dokter / Tamat
Popularitas:981.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aisyah Yuliana S

Jantungku berdetak begitu cepat ketika aku melihat bola mata yang begitu indah. Aku tidak tahu apa yang kurasakan saat ini, namun berbeda rasanya saat bertemu dengan gadis lain.

Ada apa denganku? Mengapa aku merasakan hal yang berbeda saat bertemu dengannya?
Mungkinkah aku terkena serangan jantung? Ah sepertinya tidak, karena hanya dengan gadis itu saja jantungku terasa mau copot.

Apakah aku jatuh cinta kepada gadis itu? Sepertinya aku tidak mungkin bisa mendapatkan cintanya, karena usiaku dan usianya beda jauh.

Novel ini menceritakan tentang kisah cinta dokter muda yang jatuh cinta dengan seorang gadis remaja cantik yang imut dan menggemaskan.

Apa gadis cantik itu akan menerimanya atau justru membencinya setelah tahu bahwa dokter itu menyatakan cintanya?

🚫Dilarang untuk memplagiat novel ini
Pelaku plagiarisme dapat dijerat dengan ancaman pidana sesuai dengan pasal 72 ayat 1 UUHC

Follow IG: @linaysofficial

Cover image from pexels.com, free for commercial use

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Yuliana S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 - Mengagumi Dalam Diam

Hari ini Dion sedang melajukan mobilnya menuju ke kampusnya. Dion hari ini ada 2 mata kuliah yang harus ia hadiri. Dion memarkirkan mobilnya tepat disamping mobil Alya sang Bendahara BEM di kampusnya. Alya sudah keluar dari mobilnya dari tadi dan sambil memainkan hpnya masuk ke gedung. Dion terburu-buru ingin segera masuk ke kelas karena ia sudah terlambat datang. Tiba-tiba saja Dion menabrak Alya dan menyebabkan hp Alya jatuh berkeping-keping di lantai.

"Pyar......." hp yang berbahan dari kaca dengan kamera 3 dibelakangnya dan berlogo buah apel tak utuh itu akhirnya pecah karena jatuh di lantai.

Alya membulatkan matanya saat hpnya sudah rusak dan tidak bisa dipakai kembali. Dion tidak minta maaf atau tidak menoleh sama sekali saat sudah menabrak Alya. Ia hanya fokus agar segera sampai ke kelasnya. Alya yang tahu Dion menabraknya lalu berteriak.

"Hei kamu berhenti disitu Adion Hendrawan!"

Dion yang merasa namanya dipanggil pun langsung menoleh. Dion terkejut saat melihat siapa wanita yang menyebutkan namanya tadi. Dia adalah Alya Bendahara BEM sekaligus dulu yang mengampu di kelompok Dion saat ospek.

"Ada apa Kak? Dion udah terlambat nih untuk masuk kelas."

"Ada apa kamu bilang? Coba lihat ini." lalu menunjukkan hpnya yang sudah hancur berkeping-keping di lantai.

Dion melongo dan ingat tadi menabrak perempuan yang ternyata itu adalah Alya.

"Maaf Kak Alya, Dion tadi gak sengaja. Dion tadi buru-buru hari ini ada kelas. Nanti Dion ganti ya hpnya. Dion beneran hari ini buru-buru Kak. Besok Dion janji akan ganti hp Kakak dengan yang baru bahkan sama persis warnanya."

Dion langsung berjalan cepat meninggalkan Alya. Alya lalu berlari menarik tas Dion agar berhenti. Dion lalu menoleh ke arah Alya.

"Kakak tidak butuh hp baru karena Kakak masih sanggup membelinya sendiri dengan uang Kakak. Kakak hanya ingin kamu bertanggung jawab sebagai laki-laki atas apa yang kamu lakukan tadi itu tidaklah sopan. Sudah menabrak orang tidak langsung meminta maaf dan langsung main pergi saja. Apa kelakuan kamu diluar sana seperti itu? Setelah menabrak orang tidak mau bertanggung jawab," ucap Alya menjelaskan panjang lebar.

Dion mematung saat Alya berbicara seperti itu didepannya. Memang salahnya tadi Dion tidak langsung meminta maaf saat menabraknya.

"Ehm... Kak maaf Dion tadi.." belum sempat menjelaskan kepadanya, Alya sudah memotong pembicaraannya.

"Pokoknya Kakak gak mau tahu kamu harus jadi asisten Kakak. Saat ini Kakak sedang menyiapkan proposal untuk skripsi. Nanti kamu harus membantu Kakak mengetikkan naskah skripsi Kakak sebagai tanggung jawab atas kamu telah merusak hp Kakak," ucap Alya dengan tegas.

Dion melongo mendengar ucapan Alya yang tidak mau diganti hpnya dan malah menjadikannya sebagai asisten pribadinya.

"Tapi Kak Dion gak mau menjadi asisten pribadi Kakak"

"Tidak ada tapi-tapian Dion. Atau kamu mau saya adukan kepada kedua orang tua kamu?"

Sebenarnya Alya orangnya sabar dan lembut. Namun entah kenapa saat bertemu dengan Dion tadi yang mencari masalah dengannya tiba-tiba amarahnya menjadi meledak-ledak.

"Memang Kakak kenal dengan kedua orang tuaku? Kakak saja tidak tahu rumahku kan hahaha," ucapnya dengan tertawa.

"Kamu lupa Kakak bendahara BEM dan tentunya mudah saja untuk mendapatkan informasi tentang mahasiswa sepertimu melalui pihak akademik. Atau kamu mau Kakak laporkan ke bidang kemahasiswaan mengenai hal ini?"

"Duh gimana nih kalau Kak Alya sampai lapor ke Mama dan Papa apalagi ke bidang kemahasiswaan bisa jadi semua fasilitas dari Papa dan Mama dicabut nih. Wah gawat... Dengan terpaksa aku harus menerima tawarannya sebagai asistennya." batin Dion yang sudah tidak ada pilihan lagi.

"Baiklah Kak, Dion setuju menjadi asisten Kakak."

Sebenarnya Alya tidak tega menjadikan Dion sebagai asistennya karena Alya sebenarnya mampu kalau hanya untuk mengetik naskah skripsi saja. Hanya saja Alya ingin Dion agar belajar menjadi laki-laki yang bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan dan demi masa depannya.

"Sini mana hp kamu."

"Untuk apa Kak?"

"Menyimpan nomor Kakak lah. Lalu untuk apa lagi?"

"Eh iya Kak." Dion lalu menyerahkan hpnya lalu Alya segera mengetik nomornya di hp Dion.

"Simpan nomor Kakak dan kirim pesan WhatsApp agar Kakak dapat menghubungi kamu."

"Iya Kak."

"Ya sudah kamu boleh pergi."

Dion lalu pergi berjalan menjauh meninggalkan Alya. Alya langsung berjalan meraih hpnya yang hancur. Alya ingin mencabut kartunya yang ada di hpnya. Namun saat meraih hpnya Alya terkena pecahan kaca dari hpnya yang mengakibatkan tangannya berdarah.

"Auwww....." rintihan Alya terdengar sampai ke telinga Dion.

Dion menghentikan langkahnya dan lalu berbalik melihat ke arah Alya. Dion membolakan matanya saat tangan Alya berdarah karena terkena pecahan kaca hpnya. Dion segera berlari menghampiri Alya.

Dion mengambil kantong plastik dari tasnya untuk membungkus hp Alya. Dion ingin membantu Alya untuk mencabut kartunya yang masih menancap di hpnya.

"Tangan Kak Alya berdarah. Ayo Dion obatin Kak. Dion ada kotak P3K di mobil."

Dion khawatir dengan Alya. Karena akibat Dion menabrak Alya hpnya jadi pecah berkeping-keping. Saat ini Dion ingin mengobati tangan Alya. Dion lalu segera berdiri dan berjalan menuju ke mobilnya dan diikuti oleh Alya. Alya tidak ada pilihan lain dan harus segera diobati agar tidak terjadi infeksi.

Sebenarnya Dion tidak ingin bersentuhan dengan perempuan begitu juga dengan Alya yang tidak ingin bersentuhan dengan laki-laki. Namun saat ini dalam keadaan darurat dan Dion harus mengobati Alya. Dion membuka bagasi mobilnya untuk mencari kotak P3K nya. Setelah menemukan kotak P3K nya Dion segera mencari alkohol terlebih dahulu untuk membersihkan lukanya. Dion mencabut pecahan kaca yang menancap di tangan Alya.

"Auwww......"

"Tahan bentar ya Kak. Biar tidak terjadi infeksi."

Dion dengan telaten mengobati tangan Alya. Alya tersenyum saat Dion tadi panik saat Alya terkena pecahan kaca dan menawarkan diri untuk mengobatinya.

"Kalau dilihat-lihat Dion lumayan ganteng dan juga perhatian." batin Alya yang tiba-tiba memperhatikan wajah Dion yang masih mengobati lukanya.

"Sudah selesai," ucap Dion sambil merekatkan plaster di kapasnya dan lalu menutup kotak P3K.

Seketika Alya jadi sadar akan lamunannya tadi.

"Eh... Astagfirullah apa yang kamu pikirkan Alya? Sampai-sampai kamu memandang laki-laki yang bukan mahramnya. Ya Allah maafkan kesalahanku." batin Alya langsung menundukkan kepalanya.

"Terima kasih." Alya langsung menarik tangannya dari Dion.

"Sama-sama Kak. Maaf tadi Dion menyentuh tangan Kakak. Dion tahu tidak seharusnya Dion menyentuh Kakak. Tapi tadi dalam keadaan darurat."

Alya hanya menjawab dengan anggukan tidak berani menatap wajah Dion. Dion juga tahu bahwa Alya adalah perempuan baik-baik yang selalu menjaga pandangan matanya dengan laki-laki. Dion memang mengagumi Alya sang Kakak kelasnya itu sejak saat ospek Alya yang menjadi pendampingnya saat ospek. Dion hanya bisa mengagumi Alya dalam diam.

"Oh iya ini kartu Kakak sudah berhasil Dion cabut dari hp Kakak." sambil menyerahkan kartunya.

Alya menerima kartunya.

"Untuk hpnya mau Kakak apain?" tanyanya karena ia tidak sopan jika harus membuangnya tanpa seizin sang pemiliknya.

"Sudah kamu buang saja. Soalnya kan sudah tidak bisa untuk dipakai lagi."

"Baik Kak." Dion langsung membuang hp Alya ke tong sampah.

Dion sudah tidak bisa masuk ke kelasnya karena sudah sangat terlambat datang dan kalau nekat mau masuk kelas pasti sudah tidak bisa. Karena dosennya hanya memberikan waktu 10 menit untuk terlambat datang ke kelasnya dan ini sudah lebih dari 20 menit Dion terlambat. Dion lalu melangkahkan kakinya menuju ke perpustakaan. Sedangkan Alya hari ini akan menyerahkan proposal skripsinya.

1
ayu nuraini maulina
bagus karin
ayu nuraini maulina
jgn2 yg d temuin sama papa nya d supermarket
ayu nuraini maulina
klo bimbang g usah d lanjut aja ketimbang k dpn bikin sakit ht
ayu nuraini maulina
ko orang tua d novel pada takut y kalo ank nya masih lajang ,pdhal g mslh mau menikah umur berapa jg
👑Nara 👩‍❤️‍💋‍👨 Hansen👑
halooo... buat kalian yg masih stay di cerita ini... jangan lupa dukung audionya juga yaa...
Terimakasih 🥰❤️
Bur Sahp
lanjut lanjut
@nurrahmatillah_13
lanjut lg donk kak
Maya Risnawati
masa smpi keguguran sih ?
Ruth Khoiriyah
katanya ada bibi yg jaga kenapa bisa gak tau klo ada pelakor
Rhyri Nayla Lhyna
Lanjut Jangan Lama Thour
Ruth Khoiriyah
masak sama orang lain inget sama ceweknya gak ingat
Eva Santi Lubis
Keren thor lanjut
Puan Harahap
lanjut kk thor
S͟p͟a͟S͟i͟
Hadir 🤭
𝐀⃝🥀𝐑𝐚𝐧 ℘ṧ㊍㊍👏
semangat Lina 🥰
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
akhirnya balik nulis disini lg... Terima kasih bt updatenya... semangat selalu k Lin...
itin
nanti disisip ya cerita keisha dan ferdi. .
itin
Leon sang pejuang cinta. semangat
Ucio
lanjut thor tks
@nurrahmatillah_13
kak semangat
cepat"lah bikin season 3nya hehe
LINA: udin kk 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!