NovelToon NovelToon
MAGIC STAR

MAGIC STAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Romansa Fantasi
Popularitas:596.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Syira Faozi Lestari

Bintang Laurencia adalah seorang gadis yang sangat cantik lebih tepatnya sempurna.
Terlahir dengan keajaiban diluar nalar, dia dilahirkan di dalam mobil pada malam hari saat bulan purnama tepat bersama bintang jatuh bahkan kedua cahayanya menyatu menyinari tubuhnya dan membuat tubuhnya pun ikut bersinar, tak lama kemudian terdapat tanda bintang di bagian atas dada kanannya. Disitulah awal keajaiban yang dimilikinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syira Faozi Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Markas 'Dangerous Stars'.

"Boy apa yang terjadi disini selama aku tidak ada?" Tanya Bintang.

Boy menarik nafas panjang.

"Markas kita diserang beberapa kali oleh musuh Queen, karena mereka tau kalau Queen hilang. Padahal kita sudah menutup rapat-rapat tapi...

"Penghianat." Ujar Bintang santai memotong ucapan Boy membuat Boy dan Angel menunduk.

"Benar Queen." Ucap Boy.

"Apa kalian sudah membereskannya?" Tanya Bintang.

"Sudah Queen, ada 3 orang penghianat dan kita menyisakan satu orang untuk Queen, karena kita yakin kalau Queen pasti kembali." Jelas Boy.

"Baguss!" Ucap Bintang datar.

"Kau kumpulkan semua anak buah kita dilapangan! Aku masih mencium penghiatan disini." Tegas Bintang membuat Boy dan Angel saling bertatap bingung .

"Baik Queen." Jawab Boy kemudian keluar.

Ketiga sahabat Bintang hanya tersenyum melihat sahabat ajaibnya itu.

"Angel kau cari tau dimana keberadaan pembunuh bayaran suruhan si tua bangka Gerald dan mafia mana yang telah membantunya!" Perintah Bintang membuat Angel terkejut.

"Kau tahu semuanya Queen?" Tanya Angel.

"Hmmm. Cukup satu kejapan mata aku juga bisa tau apa yang kau bicarakan dengan hatimu Angel jika aku mau." Jawab Bintang datar membuat Angel gelagapan.

"Sepertinya ada yang kurang, dimana Nando?" Tanya Bintang.

"Jimmi memerintahkan Nando untuk turun tangan di Universitas XXXX milik mendiang tuan Maddison untuk semantara By." Jawab Risa.

"Pwwht apa aku tidak salah dengar? Seorang pemimpin pasukan mafioso kini menjadi pemimpin pasukan mahasiswa." Ujar Bintang menahan tawa membuat sahabatnya ikut terkekeh.

"Semua sudah siap Queen." Ujar Boy yang baru saja datang.

"Hmmm ayo!" Balas Bintang.

Bintang, Boy dan Angel keluar menuju lapangan. Sedangkan ketiga sahabat Bintang memilih ke tempat pelatihan daripada harus melihat atraksi Bintang nanti.

Di Lapangan.

Bintang berdiri tegak didepan para mafioso dengan tangan bersedekap dan menatap tajam anak-anak buahnya.

Sementara Boy disebelah kanannya dan Angel disebelah kirinya.

Suasana seketika mencekam membuat para mafioso tegang dan merinding ngeri.

Bintang dengan santainya mulai berjalan berlenggak lenggok bak model menyusuri barisan.

"Kalian tahu hukuman apa yang pantas untuk seorang penghianat?" Tanya Bintang masih berjalan dengan santainya, namun berbeda dengan matanya yang melotot ke arah anak-anak buahnya.

"Aku paling benci dengan PENGHIANAT!" Seru Bintang dengan penekanan.

"Tamatlah riwayat kita." Bisik salah satu penghianat pada rekannya.

"Diam kau!" Balas rekannya yang juga mulai takut.

Bintang menuju barisan yang paling belakang dan berhenti didepan salah satu mafioso yang terlihat tetap tenang.

Kemudian berbalik maju selangkah menatap mafioso yang disebelah kanan dan kirinya, lalu mengambil pistol pemberian Ricko yang disematkan dalam saku bajunya.

Kedua mafioso itu memejamkan matanya dan keringatnya mulai bercucuran.

DOR DOR

Dua peluru melesat dari pistol Bintang tepat menembus kepala dan jantung mafioso yang dibelakang Bintang tadi, mafioso itupun langsung ambruk dan tak bernyawa lagi.

"Hah aku masih hidup. Terimakasih Tuhan." Batin mafioso yang disamping Bintang membuka matanya dan bersyukur.

Bintang menyimpan pistolnya lagi kini berganti mengambil pisau lipat cantiknya, kemudian berjalan ke tengah-tengah para mafioso lalu berhenti di belakang kedua mafioso yang sedang ketakutan.

JLEB

Aaaaaa

Bintang menusuk salah satu mafioso itu dari belakang dan mengarah kedada mafioso itu, ditekannya pisau itu hingga benar-benar tembus sampai jantungnya sampai akhirnya tubuhnya ambruk.

CREETTT

Bintang kembali beraksi menyayat leher mafioso yang bersebelahan dengan mafioso yang sudah ambruk hingga setengah lehernya terpotong kemudian juga ikut ambruk.

GLEK

Boy, Angel dan mafioso yang lain masing-masing menelan salivanya susah.

Para mafioso kini benar-benar mulai ketakutan, keringat dingin mulai membasahi wajah mereka.

Bintang kembali berjalan, kali ini melangkah kearah mafioso paling depan sampai langkahnya berhenti didepan Boy dan Angel.

BRUKK

Salah satu mafioso bersimpuh menangis dikaki Bintang.

"Ampun Queen, ampuni saya.. Tolong ampuni saya Queen." Mohonnya.

"Cih aku tidak suka anak buah yang cengeng!" Ujar Bintang dingin.

"Boy! Bawa dia kedalam tahanan, dan kau urus mayat menjijikan itu!" Titah Bintang tegas lalu melangkah pergi.

"Baik Queen!" Seru Boy.

"Queen ampuni saya." Teriak mafioso yang akan dibawa ketahanan.

"Jangan membuat masalah jika kalian tidak ingin mati seperti mereka! Kembalilah ketempat kalian!" Seru Angel dingin pada para mafioso.

"Baik nona." Jawab para mafioso serempak.

Diruang tahanan.

Tuk Tuk Tuk

Suara sepatu Bintang dan Boy berjalan ke salah satu tahanan.

Seorang pria tidak sadarkan diri, wajahnya lebam dan tubuhnya terikat rantai di sebuah kursi.

"Bangunkan dia!" Seru Bintang pada mafioso penjaga.

BYUUURR

"Aakh." Pekiknya.

Bintang berjalan mendekatinya. Diangkatnya dagunya menggunakan ujung telunjuknya lalu melepasnya kasar.

"Mau apa kau?" Tanyanya.

"Siapa yang menyuruhmu? Apa tujuan bosmu mengirimimu kesini ?" Tanya Bintang tegas.

"Tidak ada." Jawabnya singkat tanpa rasa takut.

"Sepertinya kau tidak takut sama sekali, menyenangkan!" Ujar Bintang menyeringai.

"Apa maksudmu?" Tanyanya lagi.

"Boy?" Panggil Bintang.

Boy mendekat menyerahkan pisau miliknya pada Bintang.

"Aku harus memulai dari mana Boy." Tanya Bintang dingin.

"Sesuka hatimu Queen." Jwab Boy datar.

"Kau ingin aku memulai dari mana hmm? Dari sini, sini atau ini?" Tanya Bintang menunjuk mata, mulut dan telinga pria itu dengan ujung pisau Boy.

"Hahahaha.." Bukannya takut pria itu justru tertawa.

"Cih aku suka jiwa psikopatmu man. Aku tidak perlu sungkan lagi dan melakukannya dengan senang hati!" Ucap Bintang datar.

Boy hanya menonton sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

CREETH

"Aakh Shitt." Umpatnya.

Bintang menggores wajah pria itu.

"Apa itu sakit?" Tanya Bintang santai.

"Cuihh tidak ada kata sakit dalam sejarahku!" Jawabnya sembari berludah, sombong membuat Bintang geram

"Ck menjijikkan, kau terlalu sombong man. Ingin sekali aku merobek mulut busuk mu itu!" Ujar Bintang menahan emosi membuat pria itu tertawa lagi.

"Kau menguras kesabaranku man!" geram Bintang.

Kini mata biru Bintang menjadi sangat tajam . Bintang mencengkram lengan tangan pria itu seketika tangan Bintang memancarkan sinar biru. Pria itu kini merasa lengannya terbakar membuatnya meringis.

"Kau tau man? Bintang itu sangat cantik dan indah, namun disisi lain Bintang itu sangat berbahaya. Dan itu Aku!" Bisik Bintang ditelinga pria itu lalu melepas cengkramannya.

Kini Bintang mengepalkan tangannya yang masih bersinar lalu memejamkan mata menetralisir emosinya hingga sinar itu hilang.

"Kau... IBLIS!" Seru pria itu.

"HAHAHA." Tawa devil Bintang kini menggema diruangan itu membuat para tahanan lain bergidik ngeri.

Drrttt Drrttt Drrrrtt

Ponsel Bintang bergetar.

Bintang mengambil ponsel disakunya dan melihat siapa yang melakukan panggilan untuknya.

📞 Sean calling...

"Kak Sean.." Lirih Bintang.

"Ck mengganggu kesenanganku saja!" Gerutunya.

Bintang melihat jam tangannya. Lalu menarik nafasnya berat.

"Boy aku harus pergi sekarang. Lagi pula aku sudah tau semuanya, dia tidak berguna lagi. Tadi aku hanya ingin bermain-main saja. Kau bereskan pria itu." Titah Bintang pada Boy lalu pergi keluar.

"Sebaiknya aku membersihkan diriku dulu!" Ujarnya lagi sambil berjalan.

1
Nur indah Sari
lanjut dong thor , udah 2th aku nunggu kelanjutanya
ig @ismitzknfsh
C'mon kak next dong menasaran nih.
ini udh ganti tahun loh kak.
certny menarik syng kalo berhenti ditengah jalan.
Rika Sartika
lanjut thor
Ira Rahayu
kemana ini
Ira Rahayu
Thor lanjutkan. sehat kan
Sugiyarti Gik
lanjut ko lama tak tunggu
Ira Rahayu
THOR Sahat THOR
Ira Rahayu
THOR LANJUUT
Ira Rahayu
Hello
Apni Oktavia
Thor... kapan up
Apni Oktavia
lanjut...

semangat terus Thor...
yunia
Lnjut thorrr
Rika Sartika
lanjut!!!!!
☠ᵏᵋᶜᶟ𝐌𝐢𝐬𝐭𝐲
kok nggak up lgi yah
black white_❄
lanjuttt semngttt thorrr
black white_❄
buat mereka saling mencintai yh thor semngttttt
Risty_key🌸
thor knp lama ga up sih ..di gantung trs
Tatik Purwati
msh lnjut g sh thor crta y
yunia
Thor kok lama up nya sih
Selima Ardiansyah
Up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!