NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan

Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: Virisani

Dahulu, Yin Xiang hanyalah seonggok sampah tidak berguna dan berasal dari keluarga pengkhianat kekaisaran. Kehadirannya bahkan dianggap sebagai pembawa sial bagi setiap orang. Karenanya, Yin Xiang kerap sekali direndahkan dan disiksa.

Suatu hari, Yin Xiang terjatuh ke jurang neraka tanpa dasar. Di sana, Yin Xiang menemukan serpihan jiwa Dewa Kegelapan dan Yin Xiang ditunjuk sebagai penguasa kegelapan berikutnya. Yin Xiang bangkit dan menjadi orang yang kuat. Yin Xiang bertekad membalas dendam semua orang yang sudah menghinanya serta keluarganya. Selain itu, Yin Xiang harus berhadapan dengan kaum vampir yang mengganggu kehidupan manusia.

Bagaimana kisah Yin Xiang membalaskan dendamnya? Apakah Yin Xiang bisa menghadapi para kaum vampir yang datang mengganggu? Ikuti kisah Yin Xiang dalam cerita 'Kembalinya Sang Pendekar Kegelapan'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virisani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Kedatangan Kaisar

Kabar mengenai bangunan Klan Yin yang kembali utuh sudah sampai ke telinga Kaisar Yu Zhan. Telinganya cukup panas mendengar hal itu. Klan Yin dianggap sebagai pengkhianat bukan tanpa sebab. Bukan karena Kaisar Yu Zhan takut akan tampuk kekuasaan yang bisa saja berpindah tangan pada Klan Yin. Melainkan, Kaisar Yu Zhan tidak ingin keberadaan Klan Yin mengancam keselamatan rakyat kekaisaran Yu.

Kaisar Yu Zhan dengan pakaian kebesarannya bergegas menitahkan para jenderal perangnya untuk mengumpulkan semua pasukan elit milik kekaisaran. Kaisar Yu Zhan berniat untuk mendatangi kediaman Klan Yin dan meruntuhkannya langsung oleh para prajurit terbaiknya.

Kaisar Yu Zhan menaiki kuda kesayangannya. Mengendalikan tali kekang kuda dengan lihai. Membelah angin menuju Klan Yin. Diikuti oleh puluhan pasukan perang terlatih milik kekaisaran.

"YANG MULIA KAISAR TIBA!"

Teriakan akan kedatangan sang kaisar menggema ke seluruh arah. Yin Xiang memasang senyum miringnya saat mendengar teriakan itu. Inilah yang gadis itu tunggu. Kedatangan sang kaisar.

"Hormat kami bagi cahaya kekaisaran," semua orang bersusah payah memberi hormat pada Kaisar Yu Zhan. Namun, tidak dengan Yin Xiang dan kelompoknya. Mereka bahkan tidak menundukkan kepala sama sekali. Sebaliknya, mereka memasang wajah datar, tidak ada rasa takut atau terasa terintimidasi oleh kedatangan orang nomor satu di kekaisaran Yu.

"Beraninya kalian tidak memberi hormat pada kaisar!" sentak salah satu jenderal kekaisaran.

Yin Xiang memiringkan kepalanya, bibirnya semakin menyeringai, "Oh, haruskah aku memberi hormat pada orang yang memerintahkan untuk meruntuhkan Klanku? Bahkan, setelah membantai seluruh keluargaku?"

"KAU-"

"Hentikan, jenderal," ucapan Kaisar Yu Zhan menghentikan gerakan sang jenderal yang akan menghunuskan pedang pada Yin Xiang.

Sang kaisar turun dari kudanya. Mata tajam dan tegasnya menelisik dengan seksama bangunan Klan Yin. Mereka semua masih berada di luar bangunan utama. Jadi, yang tampak di mata hanyalah bagian luar dari bangunan Klan Yin.

"Apa kau tidak mau menyambut kedatanganku, Nona Yin?" tanya Kaisar Yu Zhan datar.

Yin Xiang terkekeh kecil mendengar pertanyaan yang bernada sindiran itu. Yin Xiang kemudian mempersilakan Kaisar Yu Zhan untuk masuk ke dalam sambil berkata, "Maafkan saya, yang mulia. Saya kira anda tidak mau melihat ke dalam," yang berarti 'aku tidak ingin kau lama-lama di sini'.

Kaisar Yu Zhan mengepalkan tangannya saat menangkap maksud dari Yin Xiang. Tapi, pria itu tetap mempertahankan ketenangan dan ketegasan di wajahnya. Jangan sampai wibawanya sebagai seorang kaisar rusak hanya karena gadis kecil seperti Yin Xiang.

Kaisar Yu Zhan berjalan berdampingan bersama Yin Xiang. Yin Xiang dengan sengaja memperlihatkan bangunan Klan Yin yang terbilang megah. Mungkin bisa menyamai atau melebihi kemegahan istana kekaisaran. Kekuatan gelap Yin Xiang yang bisa mendeteksi emosi negatif manusia, merasakan sedikit amarah dan rasa iri dari Kaisar Yu Zhan. Hal itu membuat Yin Xiang tertawa geli di dalam hati.

Yin Xiang mencoba sesopan mungkin untuk menjamu Kaisar Yu Zhan. Gadis itu menyajikan teh dan camilan di gazebo halaman Klan Yin. Hal ini atas keinginan Kaisar Yu Zhan sendiri. Sedikit aneh memang, apalagi Kaisar Yu Zhan membawa banyak prajurit kekaisaran. Walau begitu, Yin Xiang sudah bisa menebak dengan kasar apa yang akan dilakukan oleh pria itu.

"Nona Yin, sudah sangat lama sejak saya melihat anda. Terakhir kali ketika anda dikejar oleh hampir seluruh rakyat seperti binatang buruan. Bagaimana anda bisa bertahan di jurang neraka selama ini?" tanya Kaisar Yu Zhan. Intonasi dan gaya bicaranya jelas sekali sedang merendahkan dan menghina Yin Xiang. Namun, gadis itu tetap tenang, tidak menampilkan raut apapun. Membuat Kaisar Yu Zhan cukup sulit menerka emosinya.

Yin Xiang mengulum senyum sebelum menjawab, "Tidak ada yang tahu mengenai nasib kita selanjutnya, Yang Mulia. Hari ini anda menjadi seorang kaisar yang disegani. Besok, bisa saja saya yang menjadi kaisar. Dunia ini penuh dengan misteri. Saya bisa bertahan, karena dendam yang ada di hati saya. Saya seharusnya mengucapkan terima kasih pada anda dan semua rakyat. Berkat perlakuan biadab kalian, saya memupuk benci dan dendam di hati saya. Menjadikannya tujuan utama dari kehidupan yang fana ini. Dan membuat saya berambisi untuk tetap hidup sebelum dendam saya terlaksana. Salah satunya, dengan menjatuhkan anda".

Perkataan Yin Xiang tentu menyulut emosi Kaisar Yu Zhan. Gadis itu dengan jelas menekan dan mengancamnya. Yin Xiang menyeringai lebar melihat perubahan emosi Kaisar Yu Zhan. Gadis itu dengan santai menyesap tehnya dengan anggun.

"Nona Yin, perkataan anda barusan cukup berbahaya. Ada puluhan prajurit terbaik yang saya bawa saat ini. Menurut anda, apakah bangunan Klan Yin yang sangat anda banggakan ini bisa menahan serangan mereka semua?" Kaisar Yu Zhan balik mengancam. Matanya semakin mendingin dan menggelap. Kepalan tangannya mengerat seiring dengan giginya yang bergemelatuk menahan emosi yang ingin meluap.

Anehnya, Yin Xiang masih tidak terusik. Satu prajurit elit kekaisaran bisa saja meratakan sebuah bangunan dalam lima kali serang. Dengan catatan bangunan itu hanyalah sebuah bangunan biasa tanpa segel pelindung yang kuat. Sepertinya Kaisar Yu Zhan melupakan hal itu.

Setiap bangunan klan, baik itu klan besar maupun kecil tentu memiliki pelindung masing-masing. Tidak mudah untuk menghancurkan segel pelindung. Bagi prajurit kekaisaran, dua orang terkuat dalam sepuluh kali serang baru bisa meruntuhkan satu bangunan di klan kecil. Sedangkan untuk klan besar, membutuhkan tiga prajurit dengan 15 kali serang. Itu pun mungkin hanya menimbulkan sedikit keretakan saja.

"Kaisar Yu Zhan, anda terlalu bersemangat. Jika memang anda berniat seperti itu, seharusnya bangunan ini sudah runtuh sedari tadi. Tapi, mengapa tidak terdengar satu pun suara?" Kaisar Yu Zhan membolakan matanya. Dia baru menyadari hal itu. Tujuannya adalah untuk merubuhkan bangunan Klan Yin. Kaisar Yu Zhan ingin saat dia berbincang dengan Yin Xiang, para prajurit pilihannya meruntuhkan seisi bangunan dari luar.

Kaisar Yu Zhan bangkit dari duduknya. Dia mengeluarkan pedang yang tersarung dari pinggangnya. Dengan intonasi sarat akan amarah, Kaisar Yu Zhan bertanya, "APA YANG KAU LAKUKAN PADA PRAJURITKU?!"

"Yang Mulia, kenapa anda sangat emosi? Saya tidak melakukan apapun pada prajurit anda. Sedari tadi, saya berbincang di sini dengan anda. Bagaimana mungkin saya melakukan sesuatu pada mereka? Kecuali, jika itu adalah ulah dari para anggota saya," kata Yin Xiang santai.

Belum sempat Kaisar Yu Zhan berucap, jenderal yang dia bawa terpental dari luar ke dalam. Seteguk darah segar keluar dari mulutnya. Kaisar Yu Zhan menghampiri sang jenderal tergesa.

"Apa yang terjadi?" sang jenderal tidak menjawab. Tubuhnya terasa remuk setelah dilempar dengan energi spiritual. Matanya memicing tajam pada kelompok Serigala Perak milik Yin Xiang.

Kaisar Yu Zhan mencapai batas kesabarannya. Tanpa kata, Kaisar Yu Zhan langsung menyerang Yin Xiang yang masih santai menyesap tehnya. Melihat serangan yang datang, Yin Xiang berdecak sebal. Gadis itu mengarahkan telapak tangannya pada Kaisar Yu Zhan. Seketika sebuah tombak terbuat dari esensi kegelapan keluar dari tangan Yin Xiang. Mengarah lurus pada Kaisar Yu Zhan.

Kaisar Yu Zhan memiliki reflek yang sangat baik. Kaisar Yu Zhan langsung menangkis tombak itu dengan pedangnya. Yin Xiang menatap gerakan Kaisar Yu Zhan dengan seksama. Meneliti celah yang bisa Yin Xiang manfaatkan.

Yin Xiang mengeluarkan pedang kematian dari sarungnya. Gadis itu melompat dan mendarat tepat di hadapan Kaisar Yu Zhan dengan pedang yang terhunus. Gadis itu tersenyum miring, "Sepertinya ini duel di antara kita, Yang Mulia".

Yin Xiang langsung menyerang Kaisar Yu Zhan dengan kemampuan berpedangnya. Jangan remehkan Kaisar Yu Zhan. Kaisar Yu Zhan adalah sosok mengerikan saat di medan tempur. Pria itu ditakuti oleh seluruh lawannya. Hanya melawan Yin Xiang, pria itu merasa di atas angin.

Kaisar Yu Zhan menangkis dan menyerang dengan gesit. Gerakannya tajam serta menusuk. Sayangnya, gerakan Yin Xiang lebih lincah dan cekatan. Gadis itu bisa dengan mudah membalikkan setiap serangan pada Kaisar Yu Zhan.

Dua bilah pedang itu saling beradu satu sama lain. Mencoba menusuk dan memberikan goresan di kulit lawan. Menjatuhkan satu sama lain. Pegangan pada pedang Yin Xiang pererat. Dirinya menatap sengit Kaisar Yu Zhan. Cukup sulit menemukan celah untuk menyerang. Dan di saat kesempatan itu datang, Yin Xiang memanfaatkan energi kegelapannya untuk memukul dada Kaisar Yu Zhan.

"UHUK!!"

Kaisar Yu Zhan terpental dan menabrak tembok bangunan Klan Yin. Pria itu juga memuntahkan darah dari mulutnya. Kaisar Yu Zhan menatap tidak percaya Yin Xiang. Pikirannya berkecamuk. Tidak mungkin dia dikalahkan oleh gadis ingusan seperti Yin Xiang. Bagaimana bisa?

"YANG MULIA!!"

Jenderal kekaisaran langsung menghampiri junjungannya. Dia menatap tajam Yin Xiang. Amarah membakar hati dan pikirannya. Ingin dia menyerang balas, tapi, kondisi sang kaisar adalah prioritas utama.

Jenderal itu memapah Kaisar Yu Zhan dengan hati-hati. Kaisar Yu Zhan merasa sulit untuk bernapas. Dalam hati, Kaisar Yu Zhan bersumpah akan membalas perlakuan Yin Xiang. Wajahnya serasa dicoreng.

"Gadis kecil, kau menantang kuburanmu sendiri," ucap Kaisar Yu Zhan sebelum pergi meninggalkan Klan Yin bersama rombongannya.

Yin Xiang tersenyum puas. Bisa melukai sosok utama di kekaisaran Yu merupakan kesenangan tersendiri bagi Yin Xiang. Awal dari permainan yang sesungguhnya.

"Kaisar Yu Zhan, saya menanti anda dalam permainan saya".

***

1
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
semangat thor
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
semangat kak
Maya Raharjo
Luar biasa
Rosmiana 22
lanjut
xixi
crazy up
xixi
next
Rosmiana 22
lanjut
Nilaaa🍒
hadir kak
saling dukung yukk
Nilaaa🍒
Nggak terbalik yang mulia?
Nilaaa🍒
Apakah ini penyebabnya? Giok Nirwana?
Nilaaa🍒
Penasaran sama masa lalunya, apakah ada konspirasi di balik kehancuran klan Yin?
Nilaaa🍒
Mantap jawabannya
Nilaaa🍒
Setuju, hitam belum tentu hitam dan putih belum tentu sebersih warnanya
ninena
kek, kalo pengen dikenal semua orang
mending cetak aja mukamu di koin atau lembaran mata uang
dijamin, semua orang bakal kenal
Nameless
semangat thor!
Nur.Syit_
mantul
Nur.Syit_
Benar benar udah hilang yh perikemanusiaan mereka'))
Mine 💜
ceritanya seru banget, lanjut thor
Tiani jee
kasian banget kamu yin Xiang🥺
FY Han
Wowo keren thor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!