NovelToon NovelToon
Madina Is Cellina

Madina Is Cellina

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Single Mom / Anak Kembar / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:39.4k
Nilai: 5
Nama Author: maheer qirani

Setelah Madina tahu jika dia bukanlah darah daging Puspa, diapun bertekad memberanikan diri mencari Sang ayah ke negri kelahirannya Singapura.

Dan siapa sangka karena pencariannya itu dia justru bertemu dengan seorang gadis yang sangat mirip dengannya dan nyaris tiada beda.
Madina pun ternyata jatuh hati pada pria sama yang gadis itu cintai.

Siapakah wanita itu? dan apakah Madina bisa menemukan sang ayah?

simak cerita Madina bukan anak haram season 2 ya ..tentunya dengan tokoh dan cerita yang berbeda.
MARKICA (Mari kita baca)
happy reading all 🥰
semoga terhibur
jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komentarnya di setiap bab ya 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maheer qirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hasil tes DNA

Celina hanya diam dengan tatapannya yang kosong kemudian berjalan pelan menuju kamar mandi sesuai dengan permintaan Dikta.

"Selagi kamu mandi, aku akan buatkan sarapan untuk kamu"

Lanjut Dikta coba menghibur Celina dengan membuatkan sarapan pagi untuknya.

Celina pun masuk dan mengunci kamar mandi.

Setalah itu Dikta pun langsung pergi menuju dapur hendak membuatkan sarapan untuk dirinya dan Celina.

Dikta tersenyum sendiri karena sudah merasa menang atas apa yanga terjadi pada Celina.

Karena sebenarnya yang terjadi semalam setelah Celina minum jus yang berhasil Dikta beri obat perangsang, tidak lama kemudian Celina merasa kepanasan hingga meminta Dikta untuk pergi keluar dan bahkan memintanya untuk membukakan bajunya.

Dikta belum merasa puas melihat geliat tubuh Celina yang ingin selalu bersamanya, itu sebabnya untuk memenuhi semua hasratnya Dikta pun mengajak Celina untuk pesta minuman keras bersama rekannya yang lain.

Disana Celina berubah seakan bukan diri Celina yang feminim, pada malam itu Celina yang berpakaian seksi begitu erotis menari mengikuti irama musik mengalun dan membuat hasrat Dikta mulai naik.

Kecantikan dan tubuh Celina yang mempesona membuatnya mulai terpikat ingin menyentuhnya. Dan disaat itu lah semua terjadi mereka pun akhirnya pergi ke apartemen Dikta dan melakukan semua ritual cinta mereka untuk yang pertama kali bagi Celina.

Dikta pun tersenyum manis menyadari jika Celina ternyata memang masih perawan.

...

Saat Dikta selesai membuatkan sarapan untuk Celina, ponselnya berdering nyonya Zakaria menelponnya untuk menanyakan keadaan Celina.

Dikta menceritakan semua yang terjadi dan membuat Bu Zakaria bahagia karena dia akan mendapatkan komisi yang lumayan besar darinya.

"Ya dia masih perawan, nanti akan aku transfer bonus untuk kamu"

jawab Dikta bahagia.

Tidak kalah dengan rasa bahagia Bu Zakaria, dia sangat meras gembira karena akhirnya setelah beberapa kali berusaha maksa dan membujuk Celina untuk mau bekerja sama dengannya akhirnya dia bisa membuat Celina terjebak dengan pria malamnya yaitu bersama Dikta.

"Akhirnya aku bisa beli berlian, haha"

Ujar Bu Zakaria girang.

***

Dilain tempat Madina meminta Zamrun untuk membawanya pulang dari rumah sakit, karena dia sudah merasa lebih baik.

"Apa hari ini Madina bisa pulang om?"

Tanya Madina pada Zamrun.

Zamrun menjawab jika dia akan bicara pada dokter, jika memang Madina bisa pulang hari ini maka dia akan langsung membawa Madina ke rumahnya.

Dokter pun datang untuk memeriksa keadaan Madina.

Madina yang memang sudah terlihat segar berupaya bersikap sehat agar dokter mau mengijinkannya untuk pulang.

"Bagaimana keadaanmu dok? Sudah membaik?"

Dokter menjawab jika keadaan Madina memang sudah lebih baik namun dia menyarankan jika memang Madina ingin pulang sekarang maka Madina jangan dulu beraktifitas yang berat ataupun mengerjakan sesuatu yang akan menguras pikirannya, karena itu akan memicu kembali luka di kepalanya.

"Baik dok, saya akan menjaga diri saya "

Jawab Madina merasa bahagia karena dia bisa pulang walau dengan banyak persyaratan.

Zamrun ikut merasa bahagia melihat senyum dan tawa Madina.

Dokter pun meminta Zamrun untuk menemuinya di ruangan karena ada yang ingin dia sampaikan.

"Tuan Zamrun! Apa bisa anda ikut bersama saya ke ruangan ku?"

Pinta sang dokter.

"Tunggu dulu ya Madina, om pergi sebentar ke ruangan dokter"

Kata Zamrun meminta Madina untuk menunggunya.

"Baik om"

Saat Joe tiba di rumah sakit, dia melihat pamannya keluar dari ruangan Madina menuju ruangan dokter dengan wajah yang terlihat sangat serius.

Karena penasaran Joe mengikuti pamannya untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Zamrun pun masuk ke ruangan dokter dan duduk di depan mejanya, dia bertanya apakah hasilnya sudah keluar?

"Bagaimana dok? Apa hasilnya sudah keluar?"

Tanya Zamrun pada sang dokter mengenai hasil tes DNA.

Joe yang tidak mengerti hasil yang pamannya maksudkan pun semakin dibuat penasaran ingin tahu.

"Hasil apa yang di maksudkan paman Zamrun?"

Tanya hati Joe.

Dokter pun mengeluarkan sebuah amplop berisi hasil tes DNA dirinya dengan Madina.

"Ini hasilnya tuan, anda bisa melihatnya sendiri"

Ucap sang dokter memberikan amplop tersebut pada Zamrun.

Dengan perasaan yakin namun tidak percaya Zamrun menerima amplop tersebut dan coba membukanya perlahan.

Tatapannya terus tertuju pada kertas dan dokter.

Zamrun pun membuka amplop tersebut dan membuka kertas yang ada didalamnya, dengan menutup mata Zamrun membuka hasil tes tersebut dan

"Ini tidak salah dok?"

Tanya Zamrun saat melihat hasil tes DNA dirinya.

"Hasil tes darah akan lebih sangat akurat tuan"

Seakan tidak percaya akan hasil tes yang dia lihat, Zamrun pun tertunduk dan menangis air matanya menetes dengan tangan yang di kepal.

"Madina ... Madina ternyata kamu"

Ucap Zamrun tidak jelas terdengar oleh Joe.

"Sebenarnya tes apa yang sudah paman lakukan? "

Joe semakin penasaran karena melihat pamannya menangis.

Melihat sang paman hendak keluar, Joe pun segera bersembunyi.

Zamrun menyembunyikan hasil tes DNA nya kedalam saku jas yang dia pakai dan kembali menuju ruangan Madina yang sudah bersiap untuk pulang ke rumahnya.

Zamrun menyeka air matanya yang masih basah terlebih dahulu agar Madina tidak menyadarinya, saat dia masuk kedalam Madina sedang menunggunya dengan semua pertanyaan yang membuatnya penasaran.

"Apa yang dikatakan dokter om?"

"Apa dokter tidak mengijinkan aku pulang?"

Dan banyak lagi pertanyaan yang membuatnya semakin penasaran.

1
Olha Alamri
Buruk
maheer qirani: terimakasih sudah mampir . mudah2an ke depannya bisa lebih baik lagi 🙏🏻
total 1 replies
khazanah
lnjut
khazanah
lnjutan
khazanah
lnjut
Infinix Smart6
p
maheer qirani: semoga mnjadi kebaikan juga untuk kka 🤲
total 2 replies
khazanah
next...
khazanah
next
khazanah
oh ternyata ceo madina jewerly itu adalah ayah kandung madina sendiri .... omg
khazanah
wawwww madina jewerly
khazanah
sepetinya akan ada cinta sgitiga nih disini.. btw celina juga tidak kalah cantik ya ♥️♥️
khazanah
meski wajah madina tertutup cadaar, namun jika dari dasarnya sudah cantik, melihat tatapan matanya saja sudah ferpana oleh madina.... next next next thor
khazanah
celina dan madina itu kembar ya thor ?
khazanah
lanjutan
khazanah
jonathan
khazanah
next thor
maheer qirani
terimakasih untuk semuanya 🙏🏻🙏🏻 atau terus nunggu up nya ya 🥰
khazanah
siapa tuh natasha dan zamrun?
khazanah
kaaihan madina ...
khazanah
twrnyata ini yng sbenarnya terjadi ....oalah
khazanah
bagus tuh madina tegas aja sekalian ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!