NovelToon NovelToon
Teman Dekat

Teman Dekat

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Epik Petualangan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:838
Nilai: 5
Nama Author: Rohos Otaku

Agnes hanya bisa memperlakukan Kelvin sebagai teman.. Begitu juga Kelvin.. Mereka benar hanya berteman biasa.. Bukan sebagai sahabat... Tidak bersapa saat di sekolah.. Tapi Agnes bisa saja keluar masuk rumah Kelvin seenaknya layaknya rumah sendiri... Bagaimana bisa??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohos Otaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengakui Hubungan Mereka

" Sayang.. Apa kamu baik-baik saja?? Minggu ini mama sama papa pulang ke sana.. Ada yang ingin mama tanyakan.. Ini soal kamu dan Kelvin..." pesan dari Susan...

Satu minggu sejak berita itu menyebar membuatkan Agnes merasakan baru satu hari terjadi karna dia harus pulang dan menemui ibunya...

" Aku sudah di bawah.." pesan dari Kelvin...

Agnes turun ke bawah asramanya lalu melihat mobil Kelvin sudah menunggunya.. Agnes masuk ke dalam mobil Kelvin...

" Jadi mau dianterin ke mana??" Kelvin bertanya.. Lalu mengusap keringat Agnes...

" Ke toko sutra di jalan XX.."

Agnes hanya diam sepanjang perjalanan..

" Apa kamu mau kita terus terang aja?? Aku gamau liat kamu gugup seperti ini.. Atau apa kamu mau aku ikut masuk ke sana juga??"

" Aku gak tau.. Mungkin aku hanya dengerin saja dulu apa yang ingin dikatakan oleh mama.."

Tiba-tiba ponsel Kelvin berbunyi karna panggilan dari Robert... Kelvin menyambut panggilannya...

" Kel.. Mungkin kamu juga dalam perjalanan ke sini bersama Agnes.. Kamu juga harus ikut masuk.. Papa, mama, tante Susan dan Om udah nungguin kalian berdua..."

" Ya pah..." lalu Robert mematikan panggilannya...

" Lalu gimana menurut kamu Kel?? Apa kamu masih mau terusin kesepakatan kita??" Agnes bertanya kepada Kelvin

" Aku hanya nurutin kamu Nes.. Menurut kamu apa dua orang teman itu enggak bisa memiliki hubungan?? Sebetulnya enggak kan.. Lagian kita hanya sepakat dengan apa yang sudah kita udah lakukan dari awal.."

" Ya benar.. Lalu kalo mereka nanya.. Jawaban kita itu harus sama.."

Saat mereka sampai di depan toko.. Mereka keluar dari mobil.. Di depan mobil Agnes dan Kelvin bersalaman lalu pelukan.. Sambil masing-masing bersama mengelus belakang..

Di ruangan rapat toko..

" Kalian liat tuh tingkah dua anak itu.. Gimana bisa saya percaya kalo mereka lagi pacaran.." Robert memegang kepalanya..

" Non.. Nyonya ada di ruangan rapat.. Non bisa masuk ke sana.." salah satu karyawan Susan bicara kepada Agnes.. Agnes membalasnya dengan senyuman...

" Tok.. Tok.. Tok.." Agnes mengetok pintu ruang rapat lalu perlahan membuka pintunya...

Agnes dan Kelvin duduk di hadapan mereka..

" Kalian minum dulu.. Jangan tegang begitu wajah kalian.." Susan bicara.. Agnes merasa seperti rohnya sudah keluar dari jasadnya...

" Maafkan kami.. Kalian bisa tanyakan saja apa pun yang kalian ingin tanyakan.." Kelvin buka bicara...

" Jadi apa kalian berdua emang benar pacaran??" Robert bertanya...

" Ya benar.." Agnes dan Kelvin menjawab bersamaan..

" Sejak kapan kalian pacaran??" tanya Susan

" Sejak SMA.." Agnes dan Kelvin menjawab bersamaan..

" Soal kejadian baru-baru ini.. Papa, mama, tante Susan sama om Daren sudah melihatnya.. Jadi sejak kapan kalian sudah tidur bersama??"

" Sejak SMA" Agnes dan Kelvin menjawab bersamaan..

" Hah?? Jadi.. Rekaman itu.. Apa benar kalian tidur bersama??" Robert bertanya lagi...

" Benar.." Agnes dan Kelvin menjawab bersamaan lagi...

" Hah.. Jantungku bisa copot.." Robert memegang kepalanya

" Agnes.. Saat SMA di mana kalian pernah tidur bersama?? Apa motel?? Apa kamu bisa katakan di mana.." Susan bertanya lagi...

" Pertama saat di rumahku di atas gedung resto.. Aku, Kelvin, Randy dan Monica... Kami ngobrol, mabuk lalu ketiduran..." jelas Agnes..

" Kedua di desa.. Aku, Kelvin sama kak Sunny.. Kami tidur di dalam kamar yang sama..

" Ketiga di rumah paman di dalam kamar Kelvin.. Aku, Kelvin dan kak Sunny tidur bersama..

" Kelvin.. Kalian enggak pernah tidur di Motel??" tanya susan..

" Enggak.. Buang-buang uang.. Lalu ngapain mau tidur di motel kalo rumah juga ada.. Papa juga bisa liat rekening saya kan" jelas Kelvin.. Agnes mengangguk kepalanya...

" Kel saat kuliah ini.. Kalian pernah tidur bersama??" tanya Robert

" Pernah.. Pertama kami berdua sama kak Sunny.. Lalu minggu lalu tapi hanya kami berdua di kamar saya...

" Baik.. Sekarang.. Katakan saja jujur.. Kami enggak akan marah.. Karna kalian udah tidur bersama.. Berdua.. Jadi apa kalian juga pernah melakukan hubungan intim??" tanya susan...

" Tante.. Maaf.. Tapi kami emang pernah ciuman sama pelukan lalu sentuhan fisik gitu.. Tapi kami enggak pernah berhubungan intim seperti dalam pikiran kalian.. Saya bisa menjaminnya.. Mau di periksa juga bisa..."

" Enggak.. Enggak.. Kami enggak bermaksud gitu lho... Kami ini hanya khawatir karna setelah lulus gimana?? Kalian akan berjauhan karna pekerjaan kalian.." jelas Robert...

" Sekarang.. Mama udah faham.. Agnes.. Mama enggak ngelarang kamu pacaran.. Lalu Kelvin.. Kalo benar kalian pacaran.. Tolong perhatian Agnes.. Tante enggak marah kalian pacaran.. Hanya saja kami enggak percaya karna kalian terlihat seperti teman dekat aja... Kalian juga udah 23tahun.. Jadi harus hati-hati aja.. Jangan sampai hubungan di atas ranjang itu bisa jadi perhatian orang..." Susan menjelaskan dengan tenang...

" Benar.. Papa juga enggak ngelarang... Papa hanya kaget karna rekaman itu saja.. Benar kata tante.. Kalian harus hati-hati kalo soal hubungan di ranjang... Papa sedikit kesal aja karna hal-hal seperti itu terjadi sama kalian.." jelas Robert..

Agnes mengangguk tanda mengerti dengan penjelasan kedua orang tua mereka...

" Ya sudah.. Kalo gitu sekarang kalian mau kemana??" Robert bertanya

" Ke rumah saya di atas gedung resto om.. Karna di sana punya wifi.. Kami berdua bersama Randy dan Monica harus melakukan tugas kelompok...

" Jadi sekarang ini Randy dan Monica di mana??" tanya Susan..

" Mereka di dalam resto nungguin kami berdua..." jelas Agnes...

" Aduhh jadi kasian dua anak itu.."

" Ya sudah.. Kalian berdua bisa pergi sekarang.. Kasian kedua anak itu nungguin kalian..." Robert bicara lagi...

Agnes dan Kelvin pun keluar dari ruangan lalu menaiki mobil..

" Haaahhh.. Kayak mau berperang aja.." Agnes bicara sambil memegang dadanya.. Kelvin hanya diam lalu memegang tangan Agnes dan mencium belakang tangan Agnes...

" Sebaiknya kita harus punya panggilan untuk kita.. Supaya mereka enggak curiga..." Kelvin mengusulnya kepada Agnes

" Ya juga tuh.. Babe sama dear.. Kita bisa gantian menggunakan panggilan itu.."

Mereka berangkat ke rumah Agnes... Randy dan Monica keluar dari resto saat sudah melihat mobil Kelvin pakir di samping resto...

Agnes membawa mereka masuk.. Mereka mengerjakan tugas kelompok mereka.. Setelah selesai.. Semuanya ketiduran..

Monica dan Agnes tidur di atas kasur... Kelvin tidur di lantai berdekatan Agnes.. Randy tidur di lantai berdekatan meja...

" Pip.. Pip.. Pip.." bunyi tombol kata sandi rumah Agnes.. Susan perlahan masuk lalu melihat keempat mereka tidur.. Laptop mereka di atas meja bersama kertas yang berselerakan lalu Randy dan Monica yang masih memegang kertas di tangan mereka.. Kelvin kertas di atas wajahnya.. Lalu Agnes kertas sudah di atas kepalanya...

Susan mengambil beberapa foto lalu mengirimkan kepada Siska.. Siska memperlihatnya kepada Robert...

" Haahhhh.. Kasian.. Mereka itu sungguh-sungguh sama apa yang merek lakuin... Papa suka liat Kelvin sama Agnes.. Gimana kehidupan mereka selanjutnya juga pasti mereka udah tau... Mah.. Kelvin udah dewasa kayaknya.. Lain kali biarkan saja mereka datang kesini.. Kamar di bawah tangga itu mereka bisa gunakan..."

" Eya.. Nanti aku bilang sama Kelvin..."

Saat di kampus...

" Apa tahun kelima emang banyak tugas kelompok yah??" Randy mengomel..

" Kali ini bikin di rumahku aja.." Jelas Kelvin..

Untuk tahun kelima.. Mereka bisa pulang kapan saja merek inginkan.. Karna akan lebih sibuk.."

Selesai kelas sore itu.. Kelvin, Agnes, Monica dan Randy bersama 2orang siswi dan 1orang siswa termasuk dalam kelompok mereka membuat tugasan di rumah Kelvin...

" Apa kamu bisa antarkan tugasan yang sudah siap ke email saya??" Kelvin bicara kepada siswi itu..

" Nes.. Apa kamu udah ketemu soal faktanya??" Randy bertanya kepada Agnes..

" Eya sudah.. Aku anterin ke email kamu sekarang.. Cough.. Cough.. Cough.." Agnes demam karna terlalu banyak tugasan..

Selesai tugasan kelompok bersama Kelvin.. Teman yang lain pulang.. Hanya tinggal Randy dan Monica...

" Mon... Ran.. Tugasan kita lagi.. Apa kalian masih bisa?? Cough.. Cough.. Ini baru jam1.."

" Besok juga bisa Nes.. Tapi kita lakuin yang semampunya aja dulu.." jelas Randy..

" Ting.. Ting.. Ting..." bunyi pesanan email yang saling bergantian..

" Cough.. Cough.." suara batuk Agnes...

Tanpa sadar Agnes ketiduran saat masih duduk.. Kelvin perlahan membaringkan Agnes lalu menempelkan pereda demam di dahi Agnes.. Kelvin menutup tubuh Monica dengan selimut.. Begitu juga Randy.. Lalu berbaring di samping Agnes dengan memakai selimut yang sama...

1
Amiera Syaqilla
hi
Rohos Otaku: Hai 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!