NovelToon NovelToon
My Friend Is My Husband

My Friend Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Duda
Popularitas:176.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bellerose Daily

Follow Ig aku juga yahh 💙:
@bellerose_daily





Jatuh Cinta Dengan Sahabat Sendiri Bukanlah Hal Baru Di Dunia Ini, Namun Itulah Yang Terjadi Kepada Sandra. Dia Mencintai Raka Sahabat Nya Sendiri Sejak Masih SMP Bahkan Sampai Mereka Menjadi Seorang Mahasiswa.

Namun Tuhan Memiliki Rencana Lain, Raka Jatuh Cinta Kepada Seorang Perempuan Dan Berencana Untuk Menjadikannya Pacar Dengan Meminta Bantuan Sandra Sang Sahabat, Tak pernah Di Ketahui Bahwa Ada Hati Yang Terluka Menyaksikan Cinta Pertamanya Menyatakan Perasaan nya Kepada Orang Lain.

Itu Bukan Salah Siapa-siapa, Ini Adalah Salah Sandra Yang Tak pernah Mengungkapkan Perasaannya. Dan Keputusan Terbaiknya Adalah Pergi Dimana Sandra Dapat Melupakan Cinta Pertamanya Itu.

Lantas Kemanakah Sandra Akan Pergi? Bagaimana Dengan Raka?
Bagaimana Dengan Persahabatan Mereka Kedepannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bellerose Daily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Di Rumah Sakit.....

Begitu sampai di lobi rumah sakit tempat dafa anak nya di rawat, raka langsung berlari menuju UGD sesuai yang di ucapkan oleh sandra tadi. Raka terus berlari di ikuti oleh asisten nya dari belakang begitu raka hampir tiba di UGD dia bisa melihat sandra bersama laki-laki yang belum di ketahui siapa nama nya itu, raka segera menghampiri dua orang tersebut.

" Dafa dimana? "

2 orang yang sedang menunggu pun langsung menoleh ketika mendengar suara seseorang, mereka dapat melihat sosok raka yang berantakan dan peluh keringat yang mengucur akibat dari aksi lari-larian tadi. Bahkan sandra dapat melihat kilatan amarah di mata raka yang membuat nyali nya menciut seketika, Sandra tidak pernah melihat seorang Raka marah besar seperti ini jikapun iya pasti tidak seperti saat ini.

Melihat lawan bicara nya hanya diam saja dan hanya menunduk membuat emosi Raka semakin besar, apalagi melihat laki-laki asing baginya yang berdiri di samping Sandra sambil menggenggam erat tangan perempuan itu semakin membuat Raka emosi entah karena apa.

" DIMANA DAFA "

Sandra dan Simon terkejut karena suara bentakkan dari Raka yang cukup keras sehingga nembuat beberapa orang di sekitar mereka menoleh karena terkejut, apalagi Sandra semakin takut mendengar suara bentakkan Raka membuat matanya berkaca-kaca.

" Dafa masih di periksa oleh dokter "

Itu suara Simon, dia yang menjawab pertanyaan dafa melihat Sandra yang ketakutan dan tidak berani untuk menjawab nya. Raka pun masih belum mengalihkan tatapan nya dari Sandra hingga membuat perempuan yang di tatap nya semakin takut.

" Bagaimana bisa Dafa masuk rumah sakit? "

Kalimat dingin dan datar itu pun keluar dari mulut seorang Raka sehingga membuat Sandra akhir nya mengangkat kapalanya membalas tatapan datar Raka.

" Ma-maafkan aku, A-ku lu-lupa bahwa dafa a-lergi se-sefood "

Jawaban yang di berikan oleh Sandra membuat Raka terkejut, bagaimana bisa perempuan itu melupakan hal tersebut bahkan dia sebagai ayahnya pun berusaha agar anak kesayangan nya itu tidak sembarang memakan - makanan yang dilarang oleh dokter, tapi ini.......

" BAGAIMANA BISA KAU MELUPAKANNYA?, bahkan dafa belum 24 jam bersamamu tetapi kau sudah membuat nya masuk rumah sakit seperti ini "

" Hiks.....hiks ma-maafkan a-ku hiks "

" Jika terjadi sesuatu kepada dafa, aku tidak akan pernah memaafkanmu "

" Hiks.....hiks maaf hiks... "

Raka pun meninggalkan 2 orang itu dan lebih memilih berdiri di depan pintu UGD, Raka sangat ceman saat ini dia sangat ingin masuk dan memastikan keadaan anak nya sendiri baik-baik saja. Sunggu Raka menyesal menitipkan sang anak kepada sandra jika kejadian nya seperti ini.

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya dokter pun keluar, dafa yang melihat itu pun segera menghampiri sang dokter di ikuti oleh Sandra dan Simon serta asisten Raka.

" Dok, bagaimana keadaan anak saya, anak saya baik-baik sajakan? "

" Tenar sir, anak anda baik-baik saja untuk nya makanan yang di makan anak anda tidak terlalu banyak dan kami bisa menyelamatkan nya. Untuk saat ini anak anda belum sadar dan kami akan memindahkan anak anda ke kamar rawat dan anda bisa menjenguknya"

" Syukurlah, baik dok terimakasih "

" Sama-sama, kalau begitu saya permisi dulu "

" Iya, silahkan "

Dokter itu pun pergi meninggalkan mereka, begitupun juga dengan Raka bergegas menuju ruang rawat sang anak di ikuti sang asisten dari belakang sementara itu Sandra dan Simon masih berdiri di depan ruang UGD entah apa yang harus mereka lakukan sekarang sementara sandra masih setia menangis sejak tadi. Simon yang melihat itu pun jadi tak tega apalagi Sandra juga mendapatkan bentakkan keras dari Raka padahal dirinya saja tidak pernah sekalipun membentak Sandra seperti itu karena dia tau Sandra tipe perempuan yang tidak bisq di bentak, jika sekali dia di bentak maka akan berujung menangis seperti ini.

Lain hal nya dengan Sandra, saat ini dia sangat ingin pergi ke ruang rawat Dafa tapi dia juga takut menghadapi Raka saat ini jujur saja sandra masih sangat menyesal karena kejadian ini meski sebenarnya bukan dia sepenuhnya yang memasak hari ini karena Simon lah yang melanjutkan masakannya tersebut sejak Dafa datang dan dia yang berakhir dengan melamun otomatis Simon juga lah yang memasak makanan tersebut karena laki-laki itu sangat suka dengan hal yang berbau seafood. Tapi bukan berarti dia menyalakan simon karena ini juga salahnyq karena tidak memperhatikan makanan yang di minta oleh Dafa, jika saja dia tidak ceroboh hal ini tidak akan terjadi dan Dafa tidak akan masuk rumah sakit.

...⏳⏳⏳⏳⏳⏳⏳...

Saat ini Sandra dan Simon masih berada di depan UGD, Sandra sejak tadi gelisah ingin menuju ruang rawat Dafa ingin mengetahui kondisi Dafa, apakah dafa baik-baik saja atau tidak tetapi rasa takut dan penasaran lah yang saat ini di rasakan oleh Sandra. Tapi tidak dia harus bisa, dia harus memastikan sendiri kondisi Dafa saat ini hingga tiba-tiba.

" Eh san kamu mau kemana? "

Simon yang sejak tadi diam pun angkat bicara setelah dia menahan sandra karena melihat perempuan itu akan pergi. Bukan nya dia tidak tau jika Sandra sejak tadi gelisah di samping nya dan Simon pun tau jika saat ini sandra ingin sekali melihat kondisi Dafa, tapi dia diamkan karena dia ingin tau sampai mana sandra bertahan di sisi nya tetapi ternyata itu tidak bertahan lama karena Sandra langsung berdiri begitu saja.

" A-aku aku "

Simon tetap diam menunggu Sandra untuk melanjutkan perkataannya namun sandra tetap diam tidak menjawab pertanyaannya, Simon pun hanya menghela nafas pasrah.

" Kamu mau keruangan Dafa? "

Sandra hanya mengangguk saja

" Yah sudah ayo aku temani "

Simon pun berjalan terlebih dahulu menggandeng tangan sandra agar mengikutinya karena dia yakin Sandra tidak akan ikut berjalan mengikutinya dan masih berdiri di liputi perasaan ragu dan takut padahal simon tau jika Sandra sangat menghwatirkan keadaan Dafa anak kecil yamg baru dia temui hari ini dan itu semua terlihat dari gerak gerik serta ekspresi perempuan itu.

...🔗🔗🔗🔗🔗🔗🔗...

Simon dan Sandra telah sampai di depan pintu ruang rawat Dafa, mereka berniat untuk masuk tetapi terhenti ketika pintu tersebut tiba-tiba terbuka menampakkan seorang pria asing yang sejak tadi mengikuti Raka lalu di ikuti oleh sosok Raka sendiri yang ikut keluar dari ruang rawat tersebut.

Raka tampak mengeraskan rahangnya setelah melihat kehadiran Simon dan Sandra bahkan aura di sekitar mereka tampak tegang membuat siapa saja yang ada di sekitar mereka akan lebih memilih menghindar dari mereka, bahkan Sandra saja menunduk takut ketika melihat tatapan tajam Raka membuat nyali mereka menciut.

" Untuk apa kalian kesini? "

Sandra ingin menjawab tapi tidak berani ketika mendengar nada dingin dari Raka membuat nya semakin menggeratkan peganggan tangannya pada Simon membuat Simon paham akan ketakutan Sandra.

" Kami ingin menjengguk Dafa "

Raka tetap diam tidak membalas perkataan Simon dia masih memfokuskan tatapannya kepada Sandra dan tanpa sengaja dia melihat tautan tangan antara Sandra dan laki-laki asing di hadapannya membuat kepalan tangan Raka semakin mengerat dan emosi raka semakin meningkat hingga dia memalingkan kepalanya ke samping.

" Sebaiknya kalian pergi dari sini, anak saya sedang istirahat dan tidak boleh di ganggu "

" Ta-tapi a-aku "

" Apa anda mengerti apa yang saya bilang?, saya tidak perlu mengulang kembali apa yang saya ucapkan bukan "

" Tapi kam- "

" Sebaiknya kalian segera pergi "

Sandra merasa sedih karena dia belum bertemu dafa di tambah dengan Raka yang saat ini terlihat membencinya karena kelalaian dirinya.

" Maaf "

" Huh, kata maaf anda tidak akan bisa mengembalikan kecerian anak saya lagi, maaf anda tidak bisa membuat anak saya sehat seperti semula dan maaf anda juga tidak akan bisa mencegah anak saya masuk kerumah sakit "

Sandra semakin menundukkan kepalanya mendengar perkataan Raka, bahkan tanpa sadar air mata nya telah keluar.

" Saya menyesal membawa anak saya untuk menemui anda jika kejadian nya seperti ini "

Raka menarik nafasnya sejenak untuk meredakan emosi nya.

" Sebaiknya kalian pergi saya tidak ingin melihat kalian disini dan satu lagi sebaiknya kalian tidak usah datang lagi karena kami akan kembali ke jakarta secepatnya "

Setelah mengatakan itu Raka di ikuti asisten nya beranjak pergi menuju ruangan dokter meninggalkan 2 orang yang masih setia berdiri di depan ruangan sang anak, meninggalkan sandra yang masih terkejut mendengar perkataan Raka tadi.

Sedangkan raka telah sampai di depan ruangan dokter yang menangani sang anak tetapi tiba-tiba dia berhenti membuat sang asisten ikut berhenti dan merasa bingung.

" Kenapa tuan "

Raka berbalik menatap sang asisten.

" Sebaiknya kamu kembali ke kantor karena saya tidak akan kembali lagi, nanti sore kamu jemput saya untuk kembali ke hotel karena saya ingin mengambil barang-barang saya dan anak saya "

" Baik tuan "

" Hm, saya akan berbicara dulu dengan dokter untuk membawa anak saya pulang ke jakarta lalu setelah itu saya akan menelfon nanti, dan pesan kan saya tiket pulang ke jakarta "

" Baik tuan "

" Yah sudah pergilah "

" Saya permisi tuan "

" Hm "

Setelah sang asisten pergi Raka pun masuk ke ruang dokter setelah mengetuk pintu nya dia menanyakan kondisi dafa kepada dokter sekaligus meminta izin untuk membawa dafa pulang ke jakarta dan melanjutkan perawatan nya disana.

1
larasatiayu
menarik alur openingnya semangat yah tapi mau gak buat kt sama2 slg support buat karyanya bisa di bc satu sama lain
Mylla
kenapa gak ada lanjutannya...?
padahal ceritanya bagus...
gaby
Ko gw gedek sm Raka, emangnya Sandra pembantu di bentak2 gt. Anak2 dia, main titipin ke org lain. Giliran anaknya knp2 malah nyalahin Sandra. Kalo anaknya ga mau knp2, ngapain di titipin k org lain. Kasih aja ke emak kandungnya si Melisa. Enak bgt Raka, dia yg enak2 sm Melisa tp Sandra yg di jadiin babu. Dulu Sandra dsuruh nyomblangin pas sekolah & skrg dsuruh jadi pengasuh anak mereka.
RRQ B I R U
kalo cerita ta nya si suka namun tempat GK suka nya selalu ada si semon itu trus gini gini aja alur GK ada adegan lain selain kaku gugup Ama malu sekali kali ngomong lah basa Bai trus bagian episode pake Kata chapter chapter kalo Lo males kata episode lebih baik Lo gak usah buat novel bosen bacanya anjing GK tau yang terjadi setelah chapter nya selesai kan kalo ada chapter mudah bisa tau juga judul nya goblok lo
Annysa Idris Sanga
kapan ya Raka ungkapin cintanya ke sandra
FUZEIN
Raka ni...dari dulu sampai time ni....ego sangat...tinggi lagi...
FUZEIN
Ish...raka ni....cemburu tapi gila...
FUZEIN
Berdebar juga bacanya
FUZEIN
Semangatnya
FUZEIN
Ya..pilihan tepat...jangan menghadiri apa2 majlis mantan...
FUZEIN
Baru start nak baca..
Ratna Yuliasih
ini author niat nggak sih buat cerita????????🙈🙈🙈🙈🙈🙈🙈
Ratna Yuliasih
aduh knp ya thor kok lama pake banget update nya sampai lupa jl cerita nya🙈🙈🙈🙈 niat nggak sih thor
mom's Azril
udah lupa ceritanya apa ini??kelamaan si authornya update
Mylla
jangan lama" up nya thor
mom's Azril
kelamaan up-nya Thor
mom's Azril
kapan lanjut lagi thor
Rini Restiani
lanjut
nadya insan
lanjut kak
Ratna Yuliasih
Thor up nya kok lm banget sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!