NovelToon NovelToon
Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Sistem / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel / Balas dendam pengganti
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Setelah sang ayah—ketua mafia legendaris—tewas misterius, Livana ikut terlempar ke dunia novel dan menjadi Bellamy, si antagonis manja yang ditakdirkan mati tragis.
Kejutan besar menantinya! Jiwa sang Papa ternyata ikut bertransmigrasi menjadi ayah Bellamy. Namun, sang Papa terikat Sistem Novel yang akan mengurangi umurnya jika ia berani mengubah alur cerita.
Untungnya, jiwa barbar Livana adalah sebuah glitch yang kebal dari hukuman Sistem!
Menggunakan celah ini, duet maut ayah-anak mafia ini kompak bekerja sama mengacak-acak plot, menendang parasit manipulatif, dan memikat Dallas—si penguasa bayangan yang dingin.
Dua jiwa mafia vs satu Sistem Novel. Siapa yang akan menang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: Pecutan dan Harga Diri yang Tercabik

​Langkah kaki Dallas terhenti tepat di depan pintu jati ganda ruang kerja Fernando Enrique. Perasaan hangat dan sisa-sisa kasmaran akibat pesan teks Bellamy yang baru dibacanya beberapa menit lalu instan menguap, digantikan oleh hawa dingin yang menusuk tulang. Hans, asisten pribadinya, berdiri di samping pintu dengan wajah pucat menggeleng pelan—sebuah sinyal bahaya.

​Cklek.

​Begitu pintu terbuka, pemandangan di dalam ruangan langsung membuat rahang Dallas mengeras. Di atas sofa kulit, Javier duduk menyilangkan kaki dengan segelas wiski di tangan, menatapnya dengan pandangan penuh penghinaan dan kepuasan yang sinis.

​Namun, bukan Javier yang membuat napas Dallas tercekat. Di atas lantai marmer yang dingin, seorang wanita paruh baya berwajah pucat sedang bersimpuh sambil terisak pelan, meremas ujung daster usangnya.

​"Ibu...?" desis Dallas, langkahnya bergegas maju, namun sebuah suara bariton yang menggelegar menghentikannya.

​"Berhenti di situ, anak haram!" Fernando Enrique berdiri di balik meja kerjanya, sebilah pecutan kuda berbahan kulit hitam legam berada di cengkeraman tangan kanannya. "Siapa yang mengizinkanmu melangkah mendekati ibumu?"

​"Tuan Besar Fernando, saya mohon... ampuni Dallas... Ini semua salah saya yang tidak bisa mendidiknya dengan benar," tangis Danila pecah, tubuhnya gemetar hebat di atas lantai. Saat wanita itu mengangkat tangannya untuk memohon, Dallas melihat sebuah gari memar merah keunguan yang mengeluarkan darah segar di lengan ibunya. Bekas pecutan baru.

​Darah Dallas mendidih seketika. Matanya berkilat penuh kilat murka yang amat sangat, namun ia mati-matian menahan tinjunya agar tidak melayang ke wajah ayah tirinya. "Apa yang Ibu lakukan hingga Anda harus menyentuhnya dengan benda itu, Tuan Fernando?!"

​"Kau masih berani bertanya, Dallas?!" Javier menyela dari sofa, berdiri lalu berjalan mendekati kakak tirinya dengan senyuman mengejek. "Kau pikir tindakan pengecutmu merebut Bellamy di pelelangan kemarin tidak akan sampai ke telinga Papa? Kau menggunakan uang perusahaan untuk bermain gila dengan wanita yang jelas-jelas milikku!"

​"Aku menggunakan dana pribadi dari keuntungan lini bisnisku sendiri, Javier. Tidak ada sepeser pun uang Enrique Group yang kusentuh," sahut Dallas, suaranya sangat rendah dan bergetar menahan amarah yang meledak-ledak di dadanya.

​"Diam!" Plak! Fernando mencambuk meja kerja mahagoninya hingga menimbulkan suara dentuman yang memekakkan telinga. "Berani-beraninya kau membantah adikmu! Kau di sini hanya karena belas kasihanku pada ibumu yang pelayan desa ini! Tanpa nama Enrique, kau bukan apa-apa!"

​"Dallas... Ibu mohon, minta maaflah pada Tuan Besar... Minta maaf pada Tuan Muda Javier..." Danila merangkak, memegang ujung sepatu Dallas dengan tangan yang gemetar.

​"Ibu, berdiri. Jangan merendahkan dirimu di depan mereka," Dallas mencoba membantu ibunya berdiri, namun Fernando sudah bergerak cepat dari balik meja.

​Wusss—Plak!

​Pecutan kulit itu melayang di udara, menghantam telak punggung Dallas hingga setelan jas hitamnya robek dan menyisakan garis panas yang membakar kulitnya. Dallas tidak mengerang, ia hanya memejamkan mata erat-araf, memasang tubuhnya sebagai perisai di depan Danila.

​"Ini hukuman karena kau tidak tahu diri, Dallas!" bentak Fernando, napasnya memburu tua. "Kau sengaja mendekati Bellamy Guinevere untuk mempermalukan Javier di depan publik, bukan?! Kau ingin merebut aliansi Guinevere dari tangan adikmu?!"

​"Bellamy yang mendatangi saya, Tuan Fernando. Dia yang memilih untuk memutuskan hubungan dengan anak manja Anda ini," jawab Dallas, menatap lurus ke dalam mata Fernando dengan pandangan yang sama sekali tidak menunjukkan rasa takut, meskipun punggungnya terasa seperti disayat pisau.

​"Kau berbohong!" Javier berteriak murka, wajahnya memerah karena egonya terluka parah. "Bellamy mencintaiku! Dia hanya memanfaatkan pria kaku sepertimu untuk membuatku cemburu! Papa, pecut dia lagi! Dia tidak tahu sopan santun!"

​Plak! Plak!

​Dua sabetan beruntun kembali mendarat di bahu dan punggung Dallas. Danila menjerit histeris, mencoba memeluk kaki suaminya. "Tuan Besar, saya mohon hentikan! Jangan pukul anak saya lagi! Dallas, Ibu mohon bicaralah yang baik!"

​Dallas tetap bergeming di posisinya, membiarkan tubuhnya menerima hantaman fisik yang sudah menjadi makanan sehari-harinya sejak kecil di rumah terkutuk ini. Sambil menahan rasa sakit yang luar biasa, matanya beralih menatap Javier dengan tatapan dingin yang amat mematikan.

​"Kau boleh memukulku seratus kali lagi, Tuan Fernando," ucap Dallas, suaranya terdengar begitu tenang namun sanggup membuat bulu kuduk Javier meremang. "Tapi faktanya tidak akan berubah. Minggu depan di pesta gala, aku yang akan berdiri di samping Bellamy Guinevere sebagai pasangannya. Bukan Javier."

​"Kau bajingan keras kepala!" Fernando mengangkat pecutannya tinggi-tinggi, bersiap melayangkan hantaman yang lebih keras ke arah wajah Dallas.

​"Papa, tunggu," Javier tiba-tiba menahan tangan ayahnya. Sebuah ide licik mendadak muncul di kepala pria mabuk itu. Javier menatap Dallas dengan senyuman meremehkan. "Biarkan dia pergi ke pesta gala itu, Pa. Aku ingin melihat bagaimana wajah anak haram ini saat Bellamy mencampakkannya di depan ribuan pasang mata dan kembali berlutut memohon cintaku."

​Fernando menurunkan tangannya perlahan, mendengus kasar lalu melemparkan pecutan kulit itu ke atas meja. "Keluar dari ruanganku sekarang juga, Dallas! Dan bawa wanita penyakitanmu ini pergi dari pandanganku!"

​Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Dallas langsung menggendong tubuh ibunya yang lemas berlumuran air mata. Ia membalikkan tubuhnya, melangkah keluar dari ruangan neraka itu dengan punggung yang basah oleh darah segar yang mulai merembes di kain jas hitamnya.

​Di koridor luar yang sepi, setelah menyerahkan ibunya ke tangan Hans untuk diobati, Dallas bersandar pada dinding marmer yang dingin. Ia mengeluarkan ponselnya dari saku celana, menatap layar yang menampilkan pesan terakhir dari Bellamy: 'Selamat malam, Calon Suamiku.'

​Dallas mengepalkan tangannya hingga urat-urat di lengannya menonjol ekstrem. Sepasang matanya menggelap penuh dengan kabut obsesi dan dendam yang sudah mencapai puncaknya. "Javier... Fernando... kalian sudah salah memilih hari untuk menyentuh Ibuku. Di pesta gala nanti... aku bersumpah akan meruntuhkan seluruh kesombongan Enrique dari tangan kalian."

1
Ariska Kamisa
Terima kasih untuk semua yang sudah meluangkan waktu membaca novel ini. Cerita ini saya tulis dengan sepenuh hati, menghadirkan perjalanan penuh emosi, konflik, dan perkembangan karakter yang saya harap bisa meninggalkan kesan bagi para pembaca. Semoga kisah ini dapat menghibur dan membuat kalian ikut tertawa, menangis, serta jatuh cinta pada setiap tokohnya. Selamat membaca, dan jangan ragu berbagi pendapat kalian di kolom komentar. Dukungan kalian adalah semangat terbesar bagi saya untuk terus berkarya. ❤️
umie chaby_ba
ondel-ondel nih jahat bae ga kapok kapok lah .
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
owalah... sahabat Javier kagak ada yang bener nih... mengambil kesempatan dalam kesempitan 🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: iyah kasian javier yaa🤭🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
syukurin lu....
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
tuh kan... dibuat semuanya bersangkutan,
keren nih othor...
jadi alasan Sylvester masuk ke dunia novel untuk menyelamatkan ponakannya kali yaa... tapi belum tentu pasti plot twist lagi ah nanti... 🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
Diego costa lagi nih nambah..
ah di othor nih... bikin penasaran aja.. dibuat nama-namanya huruf depannya D semua lagi🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
nambah lagi aja nih nama dengan huruf depan D lagi.. Delara, Danila, Dallas siapa lagi hayo...
Ariska Kamisa: ayo siapa sebenarnya si D?🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
lucu sih ngelamar kok dua-duanya gitu,
lagi tegang gini malah ngelawak Bellamy sama Dallas mah..🤣🤣
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
bushet 🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Dew666
🔮
Ariska Kamisa: terimakasih love nya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
falea sezi
lanjut donk
Ariska Kamisa: otw ngedraft nih kak...
total 1 replies
falea sezi
D apakah dallas🤭🤣
Ariska Kamisa: stay read ya kak biar tau🤭.. soalnya banyak yang nama depannya D nih... 🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
kesel banget sama javier ini/Right Bah!/
Ariska Kamisa: sabar kak..🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
apakah danila di nikahi hanya untuk di jadikan babu? panggilannya aja tuan..
Ariska Kamisa: betul sekali dibawah ancaman Fernando sih kak
total 1 replies
umie chaby_ba
jangan-jangan D itu Dallas.. siapa sih thor... aku jadi penasaran inisial D nya ini namanya banyakan yang D nih 🤣
Ariska Kamisa: siapa ya???..🤭🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
akan tiba nih malam yang ditunggu
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak
komentar dan like nya ♥️♥️♥️
total 1 replies
umie chaby_ba
sebentar lagi riwayatmu hancur kau Lucifer..🤭🤣
Ariska Kamisa: bisa aja jadi Lucifer 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
kasian banget Dallas...
Ariska Kamisa: tenang aja kka... 🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
jadi penasaran deh sumpah
Ariska Kamisa: stay read ya kak biar ga penasaran 🤭🤣🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!