NovelToon NovelToon
The Way To Be Empress

The Way To Be Empress

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur / Iblis / Transmigrasi ke Dalam Novel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit
Popularitas:295.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Dewi Agustina

*DI BARENGI PERBAIKAN*


Serena adalah seorang gadis yatim piatu tomboy yang pintar beladiri. saat bekerja ia tak sengaja melihat novel diatas meja. karna tertarik Serena pun membacanya

Namun saat bangun dari tidurnya dipagi hari dirinya berada ditempat yang sangat asing untuk dirinya.

apa yang sebenarnya terjadi pada Serena?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Agustina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

Berlin mengantar duchess Charon sampai tempat pertemuan. Selama perjalanan Berlin sangat waspada. Ia bahkan tidak naik kereta melainkan menggunakan Kuda sendiri sambil mengawal kereta yang dinaiki ibunya.

"Ibu pulang jam berapa?"

"Mungkin sedikit sore. Tidak usah jemput ibu, ibu tau jalan pikiranmu Berlin."

"Tapi ibu...."

"Jagalah Serena di rumah dan ibu akan baik-baik saja."

"Baiklah ibu."

Berlin pergi meninggalkan kediaman marquis Megan. Ia memacu kudanya dengan cepat. Pemikiran pemikiran akan kata kata Alex terus melayang di benaknya.

'Siapa yang dimaksud Alex? Kenapa dia tau lebih banyak dari diriku? Siapa sebenarnya Alex?'

Entah karena apa sampai timbul pertanyaan terakhir di benak Berlin. Siapa sebenarnya Alex?. Dia selalu menghilang di saat genting dan kembali saat keadaan membaik dan selalu tepat waktu.

Seolah-olah dia pergi entah kemana untuk menyelesaikan masalah dan datang untuk menyaksikan keberhasilan misinya. Ini buka pertama kalinya untuk Berlin melihat hal itu. Tapi entah mengapa baru pertamakali pikiran itu terlintas di benaknya.

"Siapa kau sebenarnya Alex Ghou? Kau terlihat begitu tebuka namun secara bersamaan terlihat misterius."

Berlin bermonolog pada dirinya sendiri. Selama ia mengenal Alex, Alex selalu bersikap ceria dan terbuka. Namun selalu ada guratan kebohongan dalam raut wajah Alex yang Berlin tidak pernah memperhatikan.

☆☆☆

Alex mengajak Serena kebawah pohon yang langsung menghadap ke danau dan hamparan kebun mawar.

"Kau lihat semua pemandangan di sekitar sini terlihat sangat cantik. Persis dirimu."

"Maaf."

Alex membulatkan matanya. Satu kata lirih dari Serena berhasil membuatnya terdiam. Ia sangat terkejut.

"Kau mengatakan sesuatu? Serena bagaimana aku harus member tau kakak dan kedua orang tuamu."

Alex sangat senang. Ia tak bisa menyembunyikan wajah bahagianya. Ia mengusap kepala Serena dan menciumnya.

"Jika kau sudah sehat aku akan menepati janjiku."

Serena menatap Alex dengan tatapan kosong. Wajahnya kembali tak menampakkan barang secuil saja ekspresi. "Ketika kau sudah tersenyum maka salju ku juga akan turun untuk mu sebagai permintaan maaf ku."

Seperti biasa Jesica hanya bisa menatap dari jauh. Kali ini wajahnya merengut sambil tangannya menyangga pipi gembilnya.

"Ah~ aku sangat iri. Alex dan Ane selalu di dekat Serena sedangkan aku selalu bersembunyi untuk hanya melihatnya. Menyebalkan."

Jesica langsung duduk dengan benar ketika dari kejauhan ia melihat Ane bersama Valendra. Ane tampak diam saja dengan wajah di tekuk. Nampak sekali bahwa Ane sedang tertekan.

Ane bersama Velendra mendekat kearah Serena dan Alex. Seperti biasa Velendra melakukan pemeriksaan rutin kepada Serena. Namun entah mengapa ia merasa ada yang janggal.

"Apa ada perkembangan?"

"Tidak ada."

"Bagaimana bisa?"

"Aku sendiri juga tak tau. Bahkan dengan sihirku aku tetap tidak menemukan penyebab jiwanya tak kembali sepenuhnya."

'Karena dia sudah mati.'

Serena menatap Valendra dengan tatapan yang terkesan kosong namun sebenarnya itu tatapan penuh ancaman. 'Dia berbahaya.' Ane kembali mengantarkan Valendra kembali.

Alex menatap kepergian mereka berdua dengan tatapan cemas. "Ane. Aku benar-benar tak bisa menjagamu." Alex berucap dengan nada putus asa.

...☆☆☆...

Ane berjalan dengan menunduk. Ia bahkan tak berani untuk sekedar menoleh kearah Valendra. Tiba tiba saja Valendra berhenti membuat Ane mau tak mau ikut berhenti dan menoleh ke arah Valendra.

"Kembalilah ke rumah Ane Magrita."

Ane langsung memalingkan arah pandangannya. Itu pernyataan yang paling Ane tidak ingin dengar. Ane muak dengan pernyataan itu lebih tepatnya muak dengan keluarga Duke Magrita. Hanya saja selama ini ia diam tak melawan.

"Kau ingin membunuhku?"

"Apa maksudmu Ane?"

"Kau menyuruh aku pulang sama saja kau menyuruhku mati dengan perlahan. Kalian selalu menyiksaku kalau kau lupa."

"Ane kami benar benar menyesal. Kami minta maaf."

"Penyesalan tidak akan mengembalikan semuanya dan memaafkan tak semudah membalikkan telapak tanga kau tau itu."

"Ane aku mohon. Apa yang harus kami lakukan agar kau memaafkan kami?"

"Tidak ada. Yang kalian harus lakukan hanya diam dan menghilang dari kehidupanku. Biarkan aku bahagia dengan caraku sendiri."

"Ane kau bisa mendapatkan segala yang kau mau jika kau pulang. Kumohon pulang bersamaku."

"Aku tak aka mengubah keputusan ku tuan muda Valendra Magrita."

Ane mangataknnya dengan penuh penekanan. Valendra tak suka mendengarnya. Valendra benci di bantah apa lagi itu Ane. Ia merasa Ane kelewat batas.

"Kau juga bagian dari Magrita jika kau lupa."

Valendra mengubah nada bicaranya menjadi dingin dan mengintimidasi. Ane tertegun. Jujur dia sangat takut. Masa masa dimana ia selalu di siksa kembali muncul namun ia menepis jauh jauh perasaan itu.

"Kembalilah selagi aku bicara baik-baik."

"Ti... tidak aku tidak akan kembali."

"Ikut atau..."

"Atau apa? Atau kalian akan menghancurkan hidupku? Kalian sedari awal sudah menghancurkannya. Jujur aku muak dengan kalian. Aku muak dengan keluarga Duke Magrita."

"ANE MAGRITA!!!"

" AKU KATAKAN SEKALI LAGI AKU BUKAN BAGIAN DARI KALIAN JADI JANGAN PANGGIL AKU DENGAN NAMA ITU."

Valendra terkejut bahwasanya Ane membalas perkataan nada tingginya dengan nada tinggi juga. Ini mungkin bukan kali pertamanya hanya saja Valendra membenci itu. Valendra meraih pergelangan tanga Ane dengan kencang sehingga ia meringis karena dicengkeram terlalu kuat.

"Ikut aku pulang."

"Tidak! Lepaskan aku."

Valendra tak perduli. Ia menganaikan ocehan Ane apa lagi tempat itu sangat sepi. Ia menarik tangan Ane agar Ane berjalan mengikutunya. Namun sebuah tangan menghentikannya.

"Laki-laki tak boleh kasar pada perempuan loh. Itu aturan dasar dan umum loh masa kau tak tau."

Orang itu melepaskan tangan Valendra dari tangan Ane. Ane sangat mengenal suara ini. Suara yang sangat familiar ditelinganya.

"Jesica." Ane langsung berlari kenelakang Jesica. Jesica paham betul Ane sedang ketakutan.

"Siapa kau?"

"Siapa aku bukan urusanmu yang pasti aku tak menyukaimu."

Jesica membalikkan badan lalu menghilang secepat angin bersama Ane. Khas Jesica sekali.

"Sial. Aku pasti mendapatkan mu Ane."

Valendra meninggalkan tempat itu dengan perasaan kesal bercampur marah. Dirinya benar benar marasa gagal karena gagal membawa Ane pulang.

Yang lebih parahnya lagi ia kalah cepat dengan seorang gadis yang ia ketahui bernama Jesica.

'Aku tak akan memaafkan mu Jesica. Kau telah mencampuri urusa keluargaku dan mempersulit diriku.'

1
Qiandra Leana Angelica
kadang aq juga merasa begitu "manusia itu lebih iblis dari pada iblis itu sendiri". tanpa sadar kita ini juga melebihi iblis. kalau tidak percaya amati perkembangan sosial media, dan sifat manusia kepada kerabatnya sendiri.. karna rasa iri,dengki,dan kecewa takpernah luput dari manusia itu sendiri, yang bisa menjadikan manusia melebihi iblis itu sendir..
Shen月呀: Mampir kak ke Invisible friend 😄
total 2 replies
Qiandra Leana Angelica
sepertinya laki laki misterius itu salah satu keluarga Serena yang memiliki sesuatu insiden sehingga menghilang, lalu dia mendirikan organisasi itu dan melindungi Serena sebagai adiknya. dan belati yang di bawa kakak Serena itu adalah pemberian dari laki laki misterius itu atau juga yang di sebut dengan kak Al.
Sri Aisyah
lo tanya kenapa ? emang lo siapa 😠😠😠😠😠😠💀💀💀💀
Sri Aisyah
hanya author yang bisa menjelaskan 😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Nadeak Ristaulina
aku baru mampir Thor ceritanya menarik semoga dapat di pertahankan sampai akhir
Dewi Agustina: Makasih ya udah mampir( ꈍᴗꈍ)
total 1 replies
Siti Nurain
👍
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
semangat kk
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
aku mampir kk
Zuckeny Ayu
thor trimakasi sudah up
Andri Ari
thorr aku kok bingung membacanya thorrr....
susah di mengerti....
BUBBYS
Authornya kemana ya? Kok lama bet upnya atau jangan2 pindah lapak? atau authormya hiatus? atau jangan2 authornya sudah.. anu... ihk serem..

SEMOGAAA AJAAA CUMA KARENA HIATUS 1 TAHUN
reader
kapan update lagi nih thor?
selalu di nanti nih ceritanya.
Nofi Natalia
up dong
Blue Twins
Jangan - jangan kamu GAY ya Alex, kok suka sama Herlis
NN
lanjut thor
AfNrl.
Next thor, semangat ya
Wulan Sya A
ella itu kaka pertama serena kah???
Wulan Sya A
thor serena minta penjelasan tuh jawab napa
Inyh05ts _
tuh serena perasaan rambutnya perak kan?
Inyh05ts _
ini pemeran utama serena atau ane ya?😅
bingung sumpah banyak teka-tekinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!