NovelToon NovelToon
Hai, Mantan. Apa Kabar?

Hai, Mantan. Apa Kabar?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: Reni t

Merelakan orang yang kita cintai demi kebahagiaannya adalah sesuatu yang tidak mudah dilakukan untuk sebagian orang. Namun, tidak bagi laki-laki bernama Lucky Pratama. Dia rela melepaskan wanita yang dia cintai menikah dengan laki-laki lain dan berharap bahwa wanita itu akan hidup bahagia.



10 tahun berlalu, Lucky kembali bertemu dengan mantan kekasihnya. Keadaan gadis itu jauh dari kata bahagia seperti apa yang dia harapkan ketika Lucky melepasnya kala itu.



Apakah Lucky Pratama akan kembali mengejar cintanya yang telah kandas? Atau, dia akan menatap lurus ke depan dan melupakan cintanya seperti yang sudah dia lakukan selama ini?



"Hi, Mantan. Apa Kabar?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HMAK Bab 18

"Tapi, Luck. Aku sudah banyak menyusahkan kamu lho. Masa sekarang aku harus tinggal di rumah kamu juga? Aku gak enak," tolak Starla seraya memeluk erat tubuh putri bungsunya yang saat ini duduk di atas pangkuannya.

"Saya tidak apa-apa, Star. Dari pada kamu dan anak-anak tinggal di jalanan?" Lucky masih tetap membujuk.

"Iya, Bu. Tak ada salahnya kita tinggal di rumah Om Lucky. Hanya untuk sementara sampai kita dapat rumah baru. Eu ... memangnya rumah ini kenapa? Ko bisa rumah kita di sita sama Bank?" tanya Lucky kecil merasa bingung.

"Ibu juga tidak tahu, Nak. Ibu juga bingung," jawab Starla seraya mengusap wajahnya kasar.

"Saya mohon, kamu tinggal di rumah saya dulu. Kalau perlu, saya akan membantu kamu untuk mencari rumah kontrakan baru, pikirkan anak-anak, Star. Kasihan mereka, apalagi Lucky baru saja sembuh," ujar Lucky Pratama bersikukuh.

Starla diam membisu. Ke dua matanya menatap lurus ke depan melayangkan tatapan kosong. Dia benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Otaknya seolah tidak dapat berpikir dengan benar. Kenapa masalah datang secara bertubi-tubi? Jujur, kehancuran rumah tangganya saja sudah membuat jiwanya merasa tertekan, sekarang dirinya harus kehilangan rumah peninggalan orang tuanya? Sungguh, Starla merasa tidak sanggup untuk menghadapinya.

"Ibu, aku lelah. Kita masuk yu? Aku ingin tidur," rengek Rani mendongak menatap wajah sang Ibu.

"Rani, sayang. Rani mau pulang ke rumah Om Lucky," tanya Lucky Pratama berjongkok tepat di hadapannya.

"Memangnya rumah kami kenapa, Om, Bu?" tanya Rani.

"Eu ... kunci rumah kita di bawa sama Ayah Akbar, makannya kita gak bisa masuk," jawab Starla berbohong tentu saja.

"O ya? Dasar Ayah jahat," decak Rani seraya mengerucutkan bibirnya sedemikian rupa.

"Gimana, Star? Kita ke rumah saya sekarang?" tanya Lucky.

Starla tidak ada pilihan lain lagi selain menganggukkan kepalanya. Meskipun jujur, di dalam lubuk hatinya yang paling dalam, dirinya benar-benar merasa tidak enak. Mantan kekasihnya ini sudah banyak mengeluarkan uang, menyita waktunya dan sekarang dirinya dan anak-anak harus tinggal di rumah barunya? Starla memejamkan ke dua matanya. Bagaimana caranya dia akan menolak perasaan Lucky Pratama jika dia terus saja bersikap seperti ini?

"Rani Om gendong ya. Kasihan Ibu, sepertinya dia kelelahan sekali," pinta Lucky Pratama dan hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh gadis kecil itu.

Lucky meraih tubuh Rani dari atas pangkuan Starla lalu menggendongnya. Mereka pun berjalan meninggalkan halaman menuju mobil yang di parkir di tepi jalan. Starla menoleh dan menatap rumah yang sudah dia tinggali selama 33 tahun itu.

'Maafkan aku, Bu, Yah. Aku tidak bisa mempertahankan rumah ini. Semoga aku bisa menembusnya suatu saat nanti,' batin Starla seketika teringat ke dua orang tuanya.

Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil secara bersamaan. Lucky kecil dan adiknya duduk di kursi belakang, sedangkan Starla dan Lucky Pratama duduk di kursi depan. Mesin mobil pun dinyalakan, mobil perlahan mulai meninggalkan halaman lalu melesat di jalanan.

.

Mobil yang dikendarai oleh Lucky pun tiba di tempat tujuan. Sebuah rumah 2 lantai bercat coklat muda juga berhalaman luas. Mobil berhenti tepat di depan teras berlantai putih bersih itu.

Ceklek!

Blug!

Pintu mobil pun di buka dan kembali di tutup setelah mereka semua keluar dari dalamnya. Starla menatap rumah tersebut dengan perasaan kagum. Mantan kekasihnya ini benar-benar telah menjadi orang sukses. Sementara ke dua putra-putrinya menatap sekeliling halaman dengan tatapan mata berbinar juga mulut yang di buka lebar.

"Ini rumah Om Lucky?" tanya Rani terlihat begitu senang.

"Betul, sayang. Ini rumah Om Lucky. Kita masuk yu," jawab Lucky mulai berjalan ke arah pintu lalu membukanya kemudian.

Lucky membuka pintu lalu mempersilahkan mereka masuk ke dalam rumah. Lagi-lagi Starla dan ke dua anak-anaknya menatap sekeliling rumah dengar tatapan mata berbinar. Ruangan tamu di mana mereka berada berukuran luas dengan cat berwarna putih bersih. Sepasang kursi mewah berukuran besar pun berjejer di tengah-tengahnya.

"Maaf ya, rumahnya masih belum terlalu banyak perabotan. Saya belum sempat belanja soalnya," ujar Lucky berdiri tepat di samping Starla, "Kalau kamu tidak merasa keberatan, apa kamu mau menemani saya belanja perabotan. Sekalian ajak anak-anak jalan-jalan," tanya Lucky meneruskan ucapannya.

"Jangan sekarang ya, aku lelah sekali, anak-anak juga sepertinya butuh istirahat," jawab Starla.

"Ya sudah, sekarang kalian istirahat dulu. Saya antar ke kamar kalian ya," imbuh Lucky seraya tersenyum ramah.

.

Keesokan harinya. Starla bangun pagi-pagi buta bahkan sebelum sang pemilik rumah bangun dari tidur lelapnya. Wanita itu melakukan berbagai pekerjaan rumah karena dia sadar diri bahwa dirinya dan anak-anak hanya menumpang di sana. Starla bahkan memasakan sarapan pagi dengan menggunakan bahan seadaanya yang memang tersedia di dalam kulkas.

Lucky yang baru saja bangun tidur segera berjalan ke arah dapur setelah dia mencium wangi masakan. Dia menatap punggung Starla yang saat ini sedang berdiri di depan kompor yang sedang menyala. Laki-laki itu nampak tersenyum kecil, andai saja wanita ini sudah menjadi istrinya, mungkin hari-hari yang dia lalui akan sangat berwarna dan dia pun akan merasa bahagia tentu saja.

"Hmmm! Baunya enak sekali. Kamu sedang memasak apa, Starla?" tanya Lucky berjalan menghampiri.

Starla sontak menoleh dan menatap wajah Lucky, "Aku hanya memasak bahan-bahan yang ada di dalam kulkas, kebetulan hanya ada mie rebus sama telur," jawab Starla lalu mematikan kompor karena makanan yang dia masak sudah matang.

"Kayaknya enak deh, boleh saya cicipi?" tanya Lucky dan jawab dengan anggukan oleh Starla.

Lucky meraih garpu lalu meraih beberapa lembar mie, dia pun memasukan ke dalam mulutnya, laki-laki itu seketika berdecak senang.

"Enak, Star. Kamu pintar memasak juga ternyata," puji Lucky membuat wajah Starla seketika memerah.

"Enak apaan? Cuma masak mie biasa ko," jawab Starla seraya menahan senyuman di bibirnya.

"Mienya si biasa, yang masaknya yang luar bisa."

Starla hanya tersenyum kecil.

"Lucky? Kamu di mana?" tiba-tiba saja terdengar suara seorang wanita paruh baya.

Lucky dan juga Starla sontak menoleh ke arah sumber suara. Starla seketika mengerutkan kening. Sedangkan Lucky segera menghampiri Ibunya yang datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu. Sang ibu datang bersama seorang wanita muda.

"Ibu? Kenapa Ibu tak bilang-bilang dulu kalau mau ke sini?" tanya Lucky.

Bukannya menjawab pertanyaan putranya. Linda Ibunda Lucky nampak menatap wajah Starla dengan tatapan mata tajam. Dia kenal betul dengan wanita itu.

"Kamu? Kamu wanita yang sudah menyakiti hati putra saya dulu, kan? Kamu Starla mantan kekasihnya Lucky! Sedang apa kamu di sini, hah?"

BERSAMBUNG

1
elf
haiihhh... kykx lucky bakal balikan Ama star deh .. kok jadi takut ya mw baca .. pgnx lucky Ama yg lain aja... kek g relaaa gitu abis disakiti masih sayank aja... 🤧
Neldes Novber
Mantap thor. Jangan lupa mampir juga ya thor. Saling suport ya thor..☺
Reni: Maaf, Kak. Di larang bom LIKE ya. Nanti bisa merusak performa Karya.
total 1 replies
Dek Raraaa
cepet amat tau tau udh 10th aja .
tp very good kak . swemangatt 👌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!