NovelToon NovelToon
Keira Kaureen

Keira Kaureen

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Romansa / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:56.6k
Nilai: 5
Nama Author: lyn98

no deskripsi

langsung baca aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lyn98, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

Keira meringis Pelan saat jari nevano mengoles saleb pada lukanya akibat sepatu yang dia pake kekecilan dan juga tidak memakai kaos kaki hari ini, hingga menyebabkan gesekan kasar dimana kakinya tak sengaja tersandung pada batu tadi

kejadian dimana nevano yang tiba tiba saja datang dan menggendongnya membawanya menuju mobil, melewati banyaknya pasang mata menatap mereka tak percaya dan penuh tanya, tentu saja mereka pasti tercengang ketika yang mereka tau Keira adalah tunangan Daniel namun ternyata juga seolah dekat dengan nevano

"jadi gue harus berterima kasih karena Lo udah obatin gue padahal jelas jelas gue bisa, atau gue harus berterima kasih karena besok gue bakal jadi perbincangan orang orang karena digendong oleh laki laki berpengaruh padahal sudah bertunangan, wah hebat juga gue dikelilingi cowo cowo" katan Keira lalu terkekeh sumbang "pasti judul artikelnya Keira ternyata punya hubungan dengan nevano selain tunangan Daniel" lanjutnya bertepuk tangan tersenyum miris mengingat kembali perkataan Abimanyu tadi

Nevano terdiam tak menggubris tetap melanjutkan mengobati Keira hingga kemudian mengambil kantong berisi sendal yang dibelinya tadi sebelum menuju ke taman, memakaikan pada kaki gadis itu, lalu tubuhnya bangkit kembali ikut duduk disamping Keira

"sorry tadi aku terlalu khawatir sampai ngga mikirin konsekuensinya pada saat Teo menelfon dan bilang kamu terjatuh" tuturnya pelan setelah terdiam cukup lama dengan tatapan kedepan, Keira melirik nevano sejenak "marvin ingin bertemu sama aku kei, sepertinya pernyataanmu udah sampai ditelinga papa arka" ungkapnya

kepalanya menoleh kesamping dengan dahi berkerut membalas tatapan nevano "Marvin papa arka?, kenapa dia pengen ketemu Lo, hubungannya apa, gue yang ketemu sama polisi bukan Lo?" tanya Keira memberondong pertanyaan

"aku juga ngga tau, mungkin saja dia ingin aku menjadi saksi mereka pada saat dipengadilan nanti, tapi mungkin saja dia ingin aku merayu kamu untuk mengubah atau membuat pernyataan baru" nevano tampak berpikir lalu mendesah setelahnya "alasan kedua tidak mungkin karena pernyataan kamu sudah pasti direkam"

sama dengan nevano tampak mengkira kira alasan Marvin mengajak lelaki itu bertemu, Keira pun begitu berpikir keras menerka nerka "kapan Lo mau ketemu sama Marvin?"

"sebentar malam di club'" balasnya

"gue ikut" pinta keira langsung tidak berpikir terlebih dahulu

mendengar permintaan Keira dengan cepat nevano menggeleng "ngga, kamu ngga boleh ikut. cafe itu milik Marvin hampir semua yang datang disana pelanggan mereka dan dijaga ketat, kalau kamu ikut sama saja masuk kedalam kandang singa, cukup kamu diam dirumah dan nanti aku akan memberitahumu"

perkataan nevano membuat Keira mengigit bibirnya bingung mau membalas, keheningan menyapa mereka berdua apalagi area taman tampak sunyi tidak ada orang disana hanya terdengar bunyi kendaraan yang lewat

"padahal Lo bisa berada dipihak netral Van" imbuhnya menghela napas "kenapa Lo ngomong seolah olah sangat peduli sama gue, tapi nyatanya ngga buktinya karena penjelasan Lo, papa gue jadi termakan cerita hingga dia menampar anaknya sendiri dan mengatai gue murahan"

nevano menoleh cepat menatap keira meneliti dan cemas "maaf" gumamnya tulus netranya tampak sayu "maaf kei tapi aku benar-benar menceritakan yang sebenarnya aku tidak melebihkan sama sekali, mungkin saja papa kamu salah tangkap penjelasanku, kalau aku tau aku tidak akan menceritakan apa yang terjadi dibar waktu itu"

Keira menggaruk pipinya perkataan nevano belum menjawab siapa yang memberitahu Abimanyu tentang dirinya kembali ikut demo, bahunya terangkat tak peduli "anggap saja begitu, Lo emang salah karena sudah ikut campur urusan keluarga gue tapi gue juga salah disini, gue emang anak pembangkang, keras kepala dan sulit diatur, suatu saat nanti tamparan papa pasti akan gue rasakan cuman sekarang waktunya dipercepat" Keira terkekeh kecil "gue benci Lo tapi sebenarnya gue cuman kesal seperti tadi yang tiba tiba datang dan gendong pasti banyak orang yang gosipin gue, tapi yasudlah Lo juga udah banyak menolong"

Keira melempar senyum tipis, dia tidak bisa membenci nevano karena nyatanya Lelaki itulah yang menolongnya ketika di bar waktu itu perasaan tadi hanya amarah sesaat karena tamparan papanya tapi sekarang tidak lagi,

nevano membalas senyumannya itu Untuk sejenak waktu seolah berhenti berputar, hening dan sunyi terpusat pada kedua orang yang masih saling memandang satu sama lain

"Keira" sebuah deheman dan panggilan nama memutus kontak mata mereka kompak menoleh melihat Daniel yang berdiri didepan "ayo aku antar, kamu mau pulang ke rumah atau balik kembali ke kampus?" tanya Daniel

Keira bangkit dari duduknya begitupun dengan nevano berkat pijatan lelaki itu kakinya yang keseleo tadi tidak sesakit tadi "ngga pulang aja tadi gue udah minta izin sama dona"

kepalanya menoleh berniat untuk pamit pada nevano namun urung melihat lelaki itu melempar tatapan tajam pada daniel "oh Van gue yang ngirim pesan pada Daniel untuk menjemput gue di taman" terang Keira melirik sebentar pada tunangannya

Daniel mengangguk sebagai pembenaran atas ucapan Keira "by the way kita sebelumnya belum saling berkenalan secara resmi" Daniel mengangkat tangan "kenalin gue Daniel tunangan Keira, pestanya enam hari lagi kalau Lo ngga sibuk Lo bisa datang. Oh iya maaf tentang pesta di kapal kemarin, gue cuman cemburu tapi tidak apa-apa Lo pasti belum tau status Keira" ucapnya tersenyum tipis

Nevano membalas jabatan tangan tersebut dengan wajah datar "gue nevano" ucapnya melepas menatap Keira sebentar lalu tersenyum menyeringai "Lo salah Daniel, gue tau kalau Lo meman--

"Van gue pulang dulu" potong Keira cepat menarik Daniel takut jika nevano mengatakan yang sebenarnya, karena terburu-buru hampir saja terjatuh untung saja ada dua tangan yang memegang kedua lengannya,

mata Keira melirik nevano dan Daniel secara bergantian, lalu berdiri tegak lantas kedua tangan tadi juga sudah terlepas. suasana yang canggung meliputi Keira, dia berdehem pelan lalu melangkah terlebih dahulu keluar dari area taman dengan kaki tampak pincang meninggalkan kedua lelaki tersebut

"gue harap ini terakhir kalinya Lo ketemu sama dia, gue tau Lo suka sama keira tapi ingat statusnya sekarang tunangan gue" tekan Daniel ketika menyebut 'tunangan' agar nevano sadar akan posisinya

Nevano mengangkat alisnya lalu berdecih pelan "ah jadi tadi Lo cuman pura pura, padahal sebenarnya Lo tau gue emang sengaja mencium keir--

Daniel menarik kerah nevano tangannya terangkat ke atas mengayun namun terhenti diudara saat mendengar panggilan Keira dari jauh sana

Senyum nevano terbit dengan wajah mengejek menatap menantang "kenapa ngga lanjutin, takut?" ejek nevano. tatapan Daniel terlihat bergejolak, alisnya menekuk tajam lalu dengan kasar melepas kerah bajunya

tangan nevano kembali merapikan bajunya menoleh pada Daniel yang sudah pergi "gue tau apa Lo lakuin sama Freya Daniel"

Ucapan nevano sukses membuat langkah kaki Daniel berhenti, hanya sebentar karena setelah itu kembali melanjutkan menyusul Keira. nevano memandang Keira dan Daniel yang saling menautkan kedua tangan mereka, menghela napas dalam kepala menggeleng menetralkan rasa tak nyaman menyelimutinya

1
Noviyanti
keren bunga mendarat
Helpdeskcs12 Hd
menarik
mantap Thor👍🏼
Rita Riau
keluarga egois,,, jgn" kematian ibu Keira ulah nya ibu angkat Keira 🤔🤭
Rita Riau
kurang asem bgt si Nevano,,, main sosor aja,,,jadi kalo dapat bogem itu sih wajar 🤭🙄
Rita Riau
perjodohan karena bisnis,,,dan nikah paksa🤔🤭
Rita Riau
mampir Thor 🙏🏼
Liswati Angelina
makin seru dan rumit ternyata
Noviyanti
bunga mendarat
Noviyanti
ceritanya keren semangat terus
💞Amie🍂🍃
Aku mampir kak, feedbacknya ya🤭
aprillia97: oke 👍
total 1 replies
Dian Lestari
Keira hidupnya terancam belajarlah ilmu beladiri sama menembak, jangan sok jago tapi ternyata nggak bisa apa2 selain nangis aja
Noviyanti
salam kenal, kita saling dukung dan bantu ya 🙏🙏😊
aprillia97: baik kak
total 1 replies
Nanik Lestari
Cengeng
Moonlight
lanjut trs thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!