NovelToon NovelToon
Menjerat Istri Lumpuh

Menjerat Istri Lumpuh

Status: tamat
Genre:Obsesi / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:636.2k
Nilai: 5
Nama Author: Uffahazz_2

Perselingkuhan membawa Glacia pada kecelakaan tragis yang membuatnya divonis lumpuh. Hebatnya, setelah apa yang ia lakukan, Narendra masih kekeh mempertahankan pernikahan mereka. Alih-alih meninggalkan Glacia yang cacat, Narendra justru berperan baik merawat dan menjaga wanita itu meski berkali-kali dilempari makian.

Glacia benci Narendra, karena dialah sang ayah tak merestui hubungan Glacia dengan pacarnya. Apa yang sebenarnya Narendra pikirkan? Kenapa lelaki itu selalu menolak ajakan bercerai? Padahal Glacia sendiri tahu Narendra memiliki wanita idaman yang ia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uffahazz_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Upaya yang Gagal

"Nyonya, Anda yakin mau melakukan ini?" tanya Wina. Di sampingnya, Weni turut menatap Glacia ragu.

Glacia berdecak. "Sudah diam. Semuanya sudah siap, kan? Jangan lupa tehnya. Kita sudah terlanjur mengundangnya," ucapnya melirik dua pelayan tersebut. "Naren jadi pulang, kan?" lanjut Glacia bertanya.

Wina menggaruk rambut. "Tuan bilang, lihat waktunya saja."

Mendengar itu Glacia kembali berdecak. "Dasar sok sibuk. Pokoknya dia harus datang. Sia-sia, dong, aku mengundang Lizy kemari!"

Benar, hari ini Glacia akan memulai rencananya mempersatukan kembali Narendra dan Eliza. Mengesampingkan rasa malu, Glacia mengundang wanita itu ke rumahnya dengan alasan minum teh.

Sebenarnya terdengar cukup aneh mengingat ia dan juga Lizy belum pernah bersinggungan langsung, dan secara tiba-tiba Glacia mengundang wanita itu untuk bertemu.

Glacia yakin, Lizy pasti bertanya-tanya alasannya. Tapi, ke sampingkan semua itu dulu. Glacia melakukan ini demi kelangsungan hidupnya dan Narendra, demi perceraiannya dengan lelaki itu.

Glacia senang, Narendra pun senang. Harusnya pria itu bersyukur karena Glacia sudah berbaik hati ingin membebaskannya dari tekanan Yohanes. Dengan bercerai, Narendra bisa bebas memilih pilihan hidupnya sendiri.

Sebuah mobil berhenti di depan lobi. Glacia yang sedari tadi menunggu di dalam, lantas keluar bersama dua pelayan pribadinya.

Eliza Pataya memenuhi undangannya. Glacia hampir bersorak melihat wanita itu turun dari mobil dengan anggun. Ternyata selera Narendra tak bisa diremehkan.

"Selamat datang, Eliza?" sambut Glacia memastikan. Meski ia sudah tahu itu Eliza karena sempat melihat fotonya.

"Benar, saya Eliza Pataya." Lizy berdiri di hadapan Glacia. Gesturnya sangat tenang dan sopan. Cocok sekali dengan Narendra. Memang wanita seperti ini yang harusnya Narendra nikahi.

Glacia tersenyum setan dalam hati, kalau sudah begini mustahil Narendra bisa menolak surat cerainya. Bodoh, kenapa tidak ia pikirkan sejak dulu?

Glacia menyungging senyum lebar. "Terima kasih sudah memenuhi undanganku. Aku sempat melihat beritamu di media, dan ingin mengenalmu lebih dekat. Maaf, sebelumnya mengganggu waktumu."

Eliza tersenyum sangat manis. "Tidak, Nyonya. Undanganmu sama sekali tak menggangguku. Senang bisa berkenalan denganmu."

Glacia mengibas tangan. "Panggil saja aku Glacia, atau Glacy. Nyonya terlalu kaku untuk didengar."

"Oh, baik, Glacia," sahut Eliza santun.

"Kalau begitu, mari masuk?" ajak Glacia.

Inilah saatnya. Ia benar-benar bersemangat mengundang mantan pacar suaminya. Glacia harap, setelah Narendra melihat Eliza, pria itu mau menandatangani surat cerainya.

***

Sayangnya, hingga hampir 2 jam berlalu Glacia tak kunjung mendapati kehadiran Narendra. Padahal dia sudah mewanti-wanti lelaki itu untuk pulang siang ini. Apa Naren sibuk? Atau dia ada meeting? Rasanya tidak, tadi Glacia sudah bertanya pada ayahnya.

Memandang Eliza canggung, Glacia berusaha mengulas senyum yang dibalas hal serupa oleh Eliza. Wanita itu nampak tenang menyeruput teh di gelasnya. Entah sudah berapa gelas, Glacia bahkan sudah mengajak Eliza makan siang guna mengulur waktu dan menunggu kedatangan Narendra.

Tentu saja Glacia tidak bilang soal Narendra pada Eliza. Ia masih bungkam soal rencananya. Sial, Narendra mana, sih? Berani sekali dia membantah Glacia.

Menutupi kekesalan di hatinya, Glacia kembali tersenyum pada Eliza. "Apa tehnya enak? Ini dipesan langsung dari Jepang," ucapnya memulai pembicaraan.

Eliza menyimpan cangkirnya pelan. Ia tersenyum teduh seraya mengangguk kecil. "Sangat enak. Jepang memang terkenal memiliki banyak teh istimewa," ujarnya lembut.

Glacia meringis samar. "Iya, itu teh sencha."

Eliza mengangguk. Rupanya dia juga sudah tahu tanpa Glacia memberitahunya. "Ini bagus untuk kesehatan. Tidak hanya memiliki rasa yang nikmat, daun teh sencha juga memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah memperkuat sistem imun pada tubuh."

"Ah, iya benar." Glacia bahkan tidak tahu menahu soal manfaat tersebut. Ia asal memesan karena katanya teh ini salah satu yang terenak di Jepang.

Tiba-tiba Eliza memandangnya ragu. Sebenarnya Glacia sudah menyadari sejak tadi wanita itu mulai tak nyaman. "Maaf, Glacy. Sebenarnya aku sangat penasaran, apa ada hal yang ingin kau bicarakan hingga mengundangku kemari?"

Akhirnya pertanyaan itu datang. Glacia harus jawab apa? Ia sendiri kebingungan akibat Narendra yang tak jadi datang.

Mereka terdiam lama. Eliza dengan sabar menunggu Glacia buka suara.

"Anu ... sebenarnya ..."

Suara ponsel milik Eliza menyeruak memecah suasana canggung di antara mereka. Wanita itu buru-buru merogoh benda canggih tersebut dalam tasnya. Ia lalu memandang Glacia menyesal. "Maaf, Glacy, tapi aku harus pergi. Ada jadwal yang tak bisa ditunda hari ini."

Glacia membelalak. Ia tergagap, namun berusaha mencegah pun percuma. Mana mungkin ia menyuruh Eliza tetap bertahan di rumahnya setelah 2 jam berlalu tanpa kejelasan.

Ini semua karena Narendra. Ke mana sebenarnya pria itu?

"Ah, begitu? Ya sudah, silakan. Maaf sudah menyita waktumu. Tapi ... kapan-kapan aku boleh mengundangmu lagi, kan?"

Eliza mengangguk. "Tentu, senang bertemu denganmu. Kalau begitu aku permisi. Mari?"

Hanya begitu saja? Rencana yang telah Glacia susun sampai memesan langsung teh dari Jepang kini berakhir sia-sia.

Glacia memandang kepergian Eliza dengan lesu. Ternyata, mempertemukan Lizy dan Narendra tak semudah yang ia pikir.

1
Yeti Kosasih
Lizy perempuan penuh tipu muslihat .mengerikaan
Yeti Kosasih
Aaah sungguh cinta yg rumit....
Yeti Kosasih
Klo wanita SDH sakit hati ,mati rasa maka sesal yg di dpt pasangannya..menyesal seumur hidupmu Nareen..kamu pikir Lizy perempuan tulus dan kalem..kamu salah Lizy perempuan yg menakutkan yg penuh dgn sisat dan muslihat ditutupi topeng wanita lemah lembut..sereem
Yeti Kosasih
Aaah Glacy..akupun g bisa nyalahin kamu..pasti kamu murka ya..di bully dipermalukan..eeh Naren mlh cenderung asyeek berduaan sama Livy...
jujur aku mlh berharap kamu sama Rapael deeh...dia Dokter ,lembut dan sepertinya g byk menyimpan rahasia seperti Naren
Yeti Kosasih
Ayolaah Glacy..terimalah Naren..cba deeh turunin egomu berdamai dgn semuanya pasti yg kau rasakan keindahan...🥰🥰
Lia Ernawati
🥰
Ida Rianti
Luar biasa
Ida Rianti
Lumayan
Mujiningsih Mujiningsih
Luar biasa
Zahra Cantik
bagus & seruuu
Nurie
thor terbaik
Desi Asmarani
Luar biasa
Yeyet Agus
duh, novel ini sungguh bnyk misteri, sdkt tegang tp asyiiik. Tks thor, semangat berkarya.
Dysha♡💕
Luar biasa
Dysha♡💕
pasti Narenda ini orang kaya deh,,
Lestari Ratnawati
extra part
🍃⃝⃟𝟰ˢᴅᴇss𝐀⃝🥀
Akhirnya masa² kritis sudah terlewati 🤭
semoga GK ada lg pengganggu kedepannya
🍃⃝⃟𝟰ˢᴅᴇss𝐀⃝🥀
wkwkwkw jujur utk hal yg berhubungan dgn Gibran ini yg sulit diungkapkan 😆 hayo Naren pelan²
🍃⃝⃟𝟰ˢᴅᴇss𝐀⃝🥀
akhirnya selesai jg perjuangan Narend membantu melepaskan Glacy, tapi Rafael.. tulus mu bukan pada tempatnya, semoga Tuhan mengampuni dosamu, karna kau kn ga menyakiti Glacy emang. Tapi kau melukai perasaan Naren 🥺
🍃⃝⃟𝟰ˢᴅᴇss𝐀⃝🥀
Rafael menjadi gila karena gelar dokter nya yg menurut nya gak berguna karna gabisa selamatkan nyawa adiknya dari serangan kanker 🤭 jadilah dia main dokter-dokter an sekarang di apartemen dengan fasilitas medis yg sangat lengkap🤣bener² sakit jiwa kan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!