"Lebih baik kita bercerai!" seru seorang pria.
"Jadi kamu lebih memilih wanita itu? kita sudah menikah selama 6 tahun. haruskah seperti ini?" tanya seorang wanita yang bernama Selena.
"Aku sudah bilang kalau aku tidak mencintaimu lagi aku akan mengurus surat perceraian kita!!" seru suami Selena.
Pernikahan yang sudah berjalan 6 tahun itu harus hancur karena orang ketiga, hati Selena benar-benar tidak mampu menerima itu. wanita itu melajukan mobilnya keluar dari rumah dengan kecepatan yang begitu luar biasa. hal itu membuat Selena tidak mampu mengendalikan laju mobil yang dia kendarai.
Sesaat kemudian....
BRAKK!!!
mobil itu masuk jurang.
"Tuhan, aku masih ingin hidup. aku ingin bahagia untuk diriku." ucap Selena ketika mobilnya mulai memercikkan api.
DUMM!!
LAP..
apa yang terjadi dengan Selena?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SELENA YANG CANTIK
Beberapa jam kemudian
"Capeknya." ucap Selena.
"Kamu dari mana saja?" Markus yang sudah berada di ruang tamu. Entah sengaja menunggu Selena atau tidak.
"Kamu ini ngagetin aja sih?" tanya Selena.
"Kamu dari mana aja?" tanya Markus kembali.
"Tentu saja dari tempat kerja, Memangnya dari mana." jawab Selena.
"Ini sudah jam berapa?" tanya Markus.
"Aku tadi tidak lihat jam dan tidak bawa jam."
"Kalau kamu tidak bawa jam kan ada ponsel?"
"Ponselnya baterainya habis."
"Kamu ini ya?!" seru Markus.
"Aku capek, aku mau tidur!" Selena meninggalkan Markus.
Markus bengong melihat Selena pergi meninggalkan dia.
"Ya Tuhan, wanita ini benar-benar membuatku main Hati." kesal Markus yang kemudian pergi ke kamarnya.
Keesokan pagi Selena sudah berada di ruang makan dengan makanan yang sudah ada di mulutnya.
"Kamu mau berangkat kerja pagi?" tanya Markus yang mengambil makanan.
"Iya." jawab singkat Selena.
"Kok pagi banget?" tanya Markus.
"Tidak juga."
"Ini masih pagi, memangnya berangkat pukul berapa?" tanya Markus.
"Pukul setengah tujuh." jawab Selena.
Gibson yang ada di tempat itu nampak pria itu sedikit terkejut karena Markus selalu saja bertanya kepada Selena akhir-akhir ini. padahal dulu dia tidak mau tahu apa yang dilakukan istrinya.
"Semenjak Kapan kamu pandai hingga menjadi sekretaris Carlos?" tanya Markus menyelidik.
"Dari dulu aku pandai kamu aja yang bodoh nggak tahu." jawab Selena.
Markus meletakkan sendok dan garpu yang ada di tangannya. "Maksudmu?" tanya Markus.
"Ya kamu dari dulu itu aja yang bodoh, Dari dulu aku itu pinter kok sayangnya kamu tidak pernah perhatian sama aku." jawab santai Selena.
DEG.
Seketika Marcus kehilangan kata-kata, sedangkan Selena dia membersihkan mulutnya hendak pergi bekerja.
"Jangan pergi, kamu akan berangkat sama aku!" seru Markus.
"Tidak usah, lagi pula supir Tuan Carlos sudah menungguku di luar." jawab Selena yang langsung berangkat bekerja.
Seketika Markus mematung, sesaat kemudian dia melihat di luar rumahnya. memang sudah ada mobil hitam yang menunggu Selena.
"Apa yang dilakukan oleh wanita itu hingga membuat Carlos menjemputnya?" Markus yang bingung.
"Tuan, lebih baik kita berangkat sekarang." pinta Gibson.
"Apakah kamu mencium bau-bau penghianatan, Gibson?" tanya Markus yang membuat pria itu terdiam.
"Maksud Tuan?" tanya Gibson.
"Apakah kamu mencium bau-bau pengkhianatan dari wanita itu?" tanya Markus.
"Saya kurang paham, Tuan. tapi menurut saya Nyonya Selena bukanlah wanita seperti itu." jawab Gibson.
"Lihat saja, dia dijemput oleh sopir Carlos. dia benar-benar begitu istimewa, Apa kamu tidak merasa kalau terjadi sesuatu diantara mereka?" Markus terus memikirkan sesuatu yang negatif.
"Apa Tuan Markus sudah mulai cemburu dengan Nyonya Selena?" guman Gibson dalam hati.
"Aku tanya kamu Kenapa diam saja?" Markus mulai marah.
"Saya pikir nyonya Selena bukan wanita seperti itu, Tuan." jawab Gibson.
"Males aku bicara sama kamu." Markus yang kemudian berjalan keluar rumah menuju mobilnya.
Gibson menggelengkan kepalanya, pria itu yakin kalau majikannya sudah mulai tumbuh benih-benih kecemburuan kepada istrinya.
"Anda harus berlapang dada jika tiba-tiba Nyonya Selena diambil orang atau meminta cerai, Tuan." guman Gibson dalam hati yang kemudian masuk ke dalam mobil.
di sepanjang jalan Markus terus memikirkan hubungan antara Selena dan Carlos. Kenapa pria itu begitu mengistimewakan istrinya itu.
"Gibson." Panggil Markus.
"Iya, Tuan." jawab Gibson.
"Apakah hari ini aku ada acara penting? rapat penting atau pertemuan dengan orang penting?" tanya Markus.
"Tidak ada, Tuan. hari ini tidak ada pertemuan dengan siapapun." jawab Gibson.
"Baguslah kalau begitu, nanti pukul 10.00 kita pergi ke perusahaan Carlos. Setelah aku melihat beberapa produk baru kita diluncurkan." ucap Markus.
"Baik, Tuan." jawab Gibson.
Di perusahaan milik Carlos terlihat Selena mengerjakan beberapa pekerjaan dengan begitu sempurna. Carlos yang melihat gadis muda itu nampak dia sedikit kebingungan.
"Jika dia cuma lulusan dari mahasiswa beberapa semester saja kenapa dia sangat hafal benar dengan pekerjaan-pekerjaan seorang sekretaris." Carlos yang dari tadi menatap Selena pria itu terus menatap Selena tanpa berkedip sama sekali. Ada sebuah kecurigaan yang ada di pikiran Carlos.
Terlihat Selena bukanlah seorang gadis yang lulus SMA atau mahasiswa beberapa semester saja.
"Tuan, nanti Tuan akan ada pertemuan dengan beberapa klien penting." Selena yang kemudian memberikan beberapa catatan kepada Carlos.
"Iya, apa yang kamu katakan, Selena?" Charles nampak terkejut karena Selena tiba-tiba ada di depannya.
"Nanti Tuan ada rapat dengan beberapa pengusaha." jawab Selena.
"Oh ya, nanti aku ada meeting dengan beberapa pengusaha, Jadi nanti kamu ikut aku ya." pinta Carlos.
"Baik, Tuan." jawab Selena yang kemudian duduk kembali di mejanya.
BEBERAPA JAM KEMUDIAN
"Tuan Carlos ada?" tanya Markus kepada petugas resepsionis.
"Tuan belum kembali dari rapat, tuan." jawab petugas resepsionis.
"Pukul berapa dia kembali?" tanya Markus.
"Saya tidak tahu, Tuan. tapi mungkin sebentar lagi Tuan masuk Carlos akan kembali." jawab petugas resepsionis.
"Baiklah kalau begitu, aku akan menunggu sebentar." jawab Markus.
Beberapa menit kemudian Carlos sudah kembali dari rapat luar perusahaan bersama Selena. mereka berdua nampak bercanda gurau seperti sepasang kekasih, Markus yang melihat hal itu kedua bola matanya benar-benar sangat terganggu dengan suguhan pemandangan seperti itu.
"Tuan Carlos." Panggil Markus.
Carlos langsung menghentikan langkah kakinya, pria itu menatap Markus yang ada di perusahaannya.
"Tuan Markus." Carlos yang sedikit terkejut.
"Maaf mengganggu." ucap Markus.
"Apakah anda sudah lama menunggu saya, tuan Markus?" tanya Carlos.
"Tidak, saya barusan datang." jawab Markus. lirikan mata Marcus menatap Selena yang penampilannya sekarang sudah berubah total. cantik anggun elegan dan sangat mempesona.
"Tuan, Saya akan kembali ke kantor. silakan tuan berbincang-bincang dengan paman saya." ucap Selena yang kemudian pergi.
Carlos tersenyum sembari menatap Selena, Markus menatap Carlos, pria yang dari tadi tersenyum begitu mempesona kepada istrinya.
"Oh ya, Tuan Markus. Apakah ada sesuatu yang membuat Anda kemari?" tanya Carlos.
"Sebenarnya saya kemari cuma ingin melihat Apakah keponakan saya itu melakukan kesalahan atau bagaimana, Karena dia kan cuma lulusan sekolah SMA saja." jawab Markus.
"Kita duduk sebentar, Tuan Markus." aja Carlos. "Sebenarnya Selena adalah wanita luar biasa, dia adalah gadis cantik pandai Bahkan dia begitu sempurna." jawab Carlos.
Markus terkejut dengan jawaban Carlos. "Apa Anda sangat yakin, Tuan Carlos? karena keponakan saya itu hanyalah gadis lulusan SMA. Jadi apakah dia tidak merusak pekerjaan yang Anda berikan?" tanya Markus.
"Seratus persen Dia adalah wanita cerdas, bahkan seluruh pekerjaan yang saya berikan dia kerjakan dengan sempurna." jawab Carlos yang terus memuji Selena.
"Benarkah?" Markus tidak percaya.
"Dia sempurna." jawab Carlos.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love 18+
- Mahar cinta