Fero Alexander pria tampan namun sedikit kejam jatuh cinta pada seorang gadis berhati dingin bernama Fani Anindita.
Jatuh cinta pada pandangan pertama membuat pria yang biasanya dikejar oleh wanita kini beralih dia yang mengejar wanita.
Bagaimana cara ia meluluhkan hati gadis yang terlanjur mati akibat pengkhianatan dari cinta pertamanya.
Ikuti kisahnya apakah Fero berhasil meluluhkan hati gadis yang ia cintai
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesepakatan
"Lo nguntit gue?",jawab Fero.
"Ogah gue nguntitin Lo",ketus Devan.
"Tau dari mana Lo gue ke toko tunangan Lo dua hari yang lalu?",tanya Fero.
"Karyawan Kayla bilang ke Kayla kalau Lo ke toko",jawab Devan membuat Fero terkejut.
"Gawat...jadi mereka mereka ngadu sama big bosnya",batin Fero yang tak mau Devan tau kalau ia lagu mendekati salah satu karyawan Kayla tunangannya.
"Lo belum jawab pertanyaan gue, ngapain Lo ke toko",tanya Devan dengan tatapan penuh selidik.
"Oh...bukan apa apa sih ada perlu sama asisten tunangan Lo",jawab Fero asal.
"Lo dekatin si Fani?",ujar Devan membuat Fero gelagapan.
"Apaan sih Lo",elak Fero yang terlihat begitu gugup.
"Gue kenal elo bukan sehari dua hari kita kenal udah dari orok.Gue tau bagaimana sikap lo selama ini sama cewek.Jadi benar Lo dekatin si Fani",tebak Devan.
"Hehehe...", Fero menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Udah gue duga dari awal lo ketemu sama Fani dirumah sakit",ujar Devan tersenyum tipis.Ia bahagia akhirnya sahabatnya itu bisa jatuh cinta juga.
"Maksud Lo?",jawab Fero.
"Lo gak pernah perhatiin cewek selama ini lebih dari lima menit.Lah ini Lo perhatiin tu tuh cewek tanpa berkedip berarti Lo suka sama tuh cewek",ujar Devan.
"Susah naklukinnya bro",jawab Fero.
"Gue dukung Lo tapi awas jangan pernah Lo mainin dia",ujar Devan menatap tajam sang sahabat.
"Gue serius Dev apalagi Lo tau nyokap gue terus mendesak gue buat nikah",jawab Fero yang raut wajah kesalnya.
" Tante Arini ada benarnya kali nyuruh Lo nikah.Dia cuma gak mau anaknya gak nikah nikah.Dia juga minta gue buat bujuk Lo nikah tapi ya gue gak bisa bantu banyak paling tidak gue bisa bantu Lo dekat dengan Fani",ujar Devan.
"Serius Lo?",jawab Fero dengan mata berbinar.
"Ya asal Lo mau bantuin gue nyiapin persiapan pernikahan gue",ujar Devan tersenyum smirk.
"Ogah...Lo bangkrut sekarang gak bisa sewa EO?",kesal Fero.
"Yakin nih...Fani terlibat dalam persiapan pernikahan gue dan Kayla jadi waktu Lo buat ketemu dan dekat dengan tujuan cewek makin banyak",ujar Devan..
"Yang benar?"
"Ya..."
"Oke deh gue akan bantu Lo,ini demi Fani Lo ingat itu",jawab Fero.
"Harusnya Lo berterima kasih sama gue,eh ya Lo bilang apa tadi sudah naklukin dia?",tanya Devan.
"Ya...dingin dan gak peka",jawab Fero
"Fix...kalian jodoh",ujar Devan menepuk pelan pundak sahabatnya itu.
"Lo doa in aja",jawab Fero.
"Sifat kalian sama,dingin dan datar serta gak peka",ujar Devan.
"Lah terus Lo apa namanya?",jawab Fero.
"Ya...gitu deh",jawab Devan mengangkat kedua bahunya.
"Ngaca makanya sebelum ngatain orang",kesal Fero.
"Hahaha...Lo benar",jawab Devan terkekeh pelan.
"Kayaknya gue butuh waktu naklukin dia Dev",ujar Fero tertunduk lesuh.
"Hahaha...kualat Lo kan.Biasa di kejar kini malah ngejar.Gimana rasanya ngejar orang kita cinta terus di cuekin",ledek Devan.
"Apa an sih Lo",dengus Fero.
"Emang pesona Lo udah berkurang karena udah makin tua",ledek Devan lagi.
"Gak...dia pernah di kecewakan",jawab Fero.
" Lo nyelidikin dia?", Devan menatap sahabatnya sang mengangguk pelan.
"Pelan pelan Lo dekatin dia.Buat dia nyaman dulu dengan kehadiran Lo dihidupnya.Jangan terlalu terburu-buru mengungkapkan perasaan Lo itu bisa membuatnya tak yakin dengan Lo",ujar Devan.
"Ya Lo benar...tapi yang jadi masalah tuh mantannya terus menganggu ya",ujar Fero.
"Mantan...?"
"Punya saingan dong Lo",ejek Devan.
"Gak sepadan dengan gue,dia karyawan Lo",ucap Fero.
"Salut gue sama Lo ternyata mantannya Lo selidiki",jawab Devan.
Fero mendengus kesal karena Devan terus saja mengejeknya.Pria itu bangkit dari duduknya dan pergi dari hadapan sahabatnya itu.
...****************...
yang lain dari yg lain gitu
semangat mba💪
Aku biasa nya sebelum baca novel tuh baca komentar para riders yg udah baca,Kalo ada komentar sang peran utama nya TEH CELUP aku langsung skip dan cari novel lain aja...Yang ini aku mampir ya thor..