hati yang kau sakiti
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuliyulianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 18
akhir nya mereka pun sampai ke rumah Alpin,mereka pun turun.
" ayo Tan kita masuk .. ?? " ( Sisil ) ia menggusur tangan alea.
" iya sayang .. ?? " ( alea ) ia pun mengikuti arah Sisil.
Sisil melihat di sana sudah ada Friska,yg sedang duduk di sofa.
Friska yg mendengar,deru langkah,ia menoleh ke arah belakang,ia pun berdiri dan tersenyum.
" sayang kamu habis darimana,aku tadi ke kantor,kamu ga ada ..?? " ( Friska ) ia bergelayut manja,di lengan Alpin.
sedang kan Sisil,ia menatap benci ke arah Friska.
" Tan,kita ke atas yu .. ?? " ( Sisil )
" ah iya .. ?? " ( alea )
Sisil pun memanggil asisten rumah tangga nya,dan untuk mengantar makan siang nya di atas.
" mas,mba,aku permisi ya .. ?? " ( alea ) ia membungkuk kan tubuh nya,dan menuju ke atas,sedang kan Sisil ia tidak mengeluarkan sepatah kata pun,ia pun berlalu ke atas,tanpa menoleh sang papah,dan kekasih nya.
Alpin hanya mengangguk kan kepala nya,ia pun duduk di sofa,dan di ikuti oleh Friska.
" pin dia siapa .. ?? " ( Friska )
" dia itu menjalin kerja sama dengan kantor aku,dan dia juga yg menemukan Sisil,pas kemarin ilang .. ?? " ( Alpin )
" oh ... ?? " ( Friska )
" tapi ko sedekat itu sih mas sama Sisil,dan kenapa kalian juga bisa barengan ..?? " ( Friska ) dengan tatapan curiga.
" ban mobil nya alea,kempes fris,udah ah,aku mau mandi dulu .. ?? " ( Alpin ) ia pun beranjak dari sofa,dan menuju ke kamar nya, tak berselang lama Friska pun mengikuti Alpin dari belakang.
Alpin pun masuk ke kamar nya,dan segera membuka pakaian nya,yg melekat di tubuh nya,hanya meninggal kan boxer nya saja.
Friska yg melihat tubuh Alpin,ia tak berkedip,Alpin tidak menyadari kalau Friska mengikuti,diri nya.
" fris,kamu ngapain di sini .. ?? " ( Alpin )
" ak .. aku .. ?? " ( Friska ) ucapan nya gugup.
" aku apa fris .. ?? " ( Alpin ) ia mengkerut kan kening nya.
Friska pun menghela napas nya,ia berusaha menetral kan deru napas nya.
" aku jenuh sayang di bawah ga ada temen,makan nya aku ngikutin kamu .. ?? " ( Friska ) sambil duduk di ranjang Alpin.
Alpin pun tidak menghirau kan friska,ia memilih masuk ke kamar mandi,dan membawa baju nya,dan di simpen di keranjang,khusus baju kotor.
sedang kan Friska,ia merebah kan tubuh nya,di kasur empuk Alpin.
" ah ... nyaman banget .. ?? " ( Friska )
" aku ingin cepet cepet menjadi nyonya Alpin,supaya aku bisa menikmati ini semua .. ?? " ( Friska )
" aku akan,meminta Alpin,untuk segera menikahi aku .. ?? " ( Friska )
tak berselang lama,Alpin pun ke luar,dan melihat Friska sedang tiduran di kasur nya,sambil senyum senyum.
Alpin pun menggeleng kan kepala nya,dan menuju ke walk in closet,friska tidak menyadari kalau Alpin sudah ke luar dari kamar mandi.
ia masih asyik dengan lamun Nan nya,sedang kan Alpin sudah selesai,dengan kegiatan nya,ia sudah berpakaian rapi.
" fris .. ?? " ( Alvin ) ia duduk di sisi Friska.
Friska pun menoleh ke arah Alvin,ia pun bangun dan memeluk dari samping.
" kamu udah selesai mas,kapan selesai nya .. ?? " ( Friska )
" udah dari tadi .. ?? " ( Alpin )
" ko,aku ga melihat kamu lewat ya .. ?? " ( Friska )
" gimana kamu melihat fris,orang kamu nya asik melamun .. ?? " ( Alpin )
" lagi melamunin apa sih .. ?? " ( Alpin )
" aku lagi membayang kan kalau kita,sudah berumah tangga sayang,kapan dong pun kamu menikahi aku .. ?? " ( Friska )
Alpin pun menghela napas nya.
" nanti ya tunggu waktu yg tepat,soal nya Sisil belum merestui hubungan kita .. ?? " ( Alpin ) ia mengelus rambut Friska.
" tapi sampai kapan Al,kenapa sih harus menunggu restu dari anak kamu .. ?? " ( Friska )
" iya karena,kita nanti bakal serumah ka,jadi harus saling cocok,biar nanti ga ada cekcok .. ?? " ( Alpin )
" makan nya sayang,kamu harus coba mendekati Sisil .. ?? " ( Alpin )
" aku udah mendekati anak kamu,cuman anak kamu nya aja yg susah di dekati .. ?? " ( Friska )
" iya berusaha dong,jangan menyerah .. ?? " ( Alpin )
Friska tidak menanggapi,ia malah memanyun kan bibir nya.
" iya udah kita ke bawah,aku ga enak kalau kita di kamar .. ?? " ( Alpin ) sambil beranjak dari kasur,dan berjalan menuju luar,Friska hanya mengikuti Alpin dari belakang.
" kamu ke bawah dulu aja,nanti aku nyusul,aku mau ke kamar Sisil dulu .. ?? " ( Alpin )
" aku ikut sayang .. ?? " ( Friska )
" engga usah fris,kamu ke bawah aja .. ?? " ( Alpin )
Friska pun menghela napas nya kasar,dan menuju ke bawah,sedang kan Alpin menuju ke kamar Sisil,ia pun membuka pintu nya sangat pelan,di saat pintu terbuka sempurna,ia melihat Sisil dan alea sedang tertidur pulas.
Alpin pun tersenyum,dan melangkah,menuju kasur,ia pun menyelimuti tubuh mereka berdua.
" anday kamu bisa sedekat ini dengan Tante Friska. " ( Alpin )
" papah sayang kamu nak .. ?? " ( Alpin )
Alpin pun mengecup kening sang anak,di saat ia mengangkat wajah nya,ia menoleh ke arah alea,yg sedang tidur.
ia melihat wajah alea begitu damai,tangan nya menyentuh pipi alea,dan menuju bibir nya,kini hati nya,berdesir .
" astagfirullah .. ?? " ( Alpin ) ia menggeleng geleng kan kepala nya,ia pun bangkit,dan menatap kembali wajah alea.
entah dorongan dari mana,Alpin mengecup kening alea,dan turun ke bibir nya,ingin rasa nya Alpin melumat bibir alea,tpi ia takut alea bangun,dan marah,ia pun segera beranjak,dan menuju ke luar.
kini Alpin pun menemui sang kekasih.
" sayang aku lapar .. ?? " ( Friska )
" tinggal makan fris .. ?? " ( Alpin ).
" ayo bareng makan nya .. ?? " ( Friska )
" aku udah makan fris, kamu aja .. ?? " ( Alpin )
tapi Friska merengek terus menerus ke Alpin,sehingga Alpin pun mengikuti nya,karena ia malas berdebat.
Alpin dan Friska pun menuju ke meja makan,di sana sudah tersedia makan nan,mereka pun duduk.
" BI .. BI .. ?? " ( Friska )
Alpin pun menatap friska.
" kamu ngapain panggil bibi .. ?? " ( Alpin )
tak berselang lama bibi pun datang.
" ada apa non .. ?? " ( Friska ) sambil menyerah kan piring kosong ke bibi.
" ambil kan aku nasi BI,dan lauk pauk nya . ?? " ( Friska )
" baik non .. ?? " ( bibi ) ia pun mengambil piring ,yg di sodor kan oleh Friska.
sedang kan Alpin hanya menggeleng kan kepala nya,karena kelakuan ke kasih nya itu.
" kamu bisa ngambil sendiri fris,kamu kan punya tangan,gunakan dengan baik .. ?? " ( Alpin )
" aku cuman ingin di layani saja al,ngapain kamu menyewa pembantu,kalau dia ada ga kerja nya,sayang banget uang nya .. ?? " ( Friska )
lagi lagi Alpin hanya menggeleng geleng kan,kepala nya saja,melihat tingkah laku Friska,dari pada ia menjawab pertanyaan friska,lebih baik ia diam saja,karena percumah,ujung ujung nya,ia bakal mengalah lagi.
ketahuannya kok lama banget 🙄
bacanya jg jd malas kalau kaya gini !!!!
jangan lupa mampir dikaryaku yang judulnya Story of my life
di bikin pisah aja Thor jgn balikan lg lhaaa 😠