Transmigrasi? Reinkarnasi? Terlahir kembali? itu hal yang mustahil!!! Tapi kejadian itu terjadi pada seorang Arsyila Jacquelin Flionis yang tak sengaja terlempar ke sebuah novel yang ditemukannya sehabis pulang kerja. apa yang akan dilakukan Arsyila saat tahu kalau dia berada di dalam novel? apakah dia akan menangis meratapi nasibnya? atau justru sebaliknya? ikuti terus cerita perjuangan Arsyila di dunia barunya😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arsyi nur fadilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Syila kenapa?
Papa Ali, Bunda Liona dan Aska segera pergi ke Victorius Hospital dengan keadaan cemas cemas dan khawatir. Mereka takut terjadi sesuatu pada Syila, karena saat pihak rumah sakit alias Dokter Charles menelpon, Bunda Liona tidak sempat mendengarkan omongan Dokter Charles karena Saking khawatirnya pada putri kesayangan nya itu.
Flashback
~Call On~
📞***Bunda Liona: ya halo?
📞Dokter Charles: nyonya, saya ingin mengatakan bahwa... Putri anda Arsyila sedang jatuh koma di rumah sakit keluarga saya***.
Sesaat, Dunia Bunda Liona seperti berhenti dan hancur saat itu juga. Putri nya, Putrinya Arsyila, koma?
📞Bunda Liona: **K-kau jangan bercanda tuan muda Victorius!
📞Dokter Charles: Tapi nyonya, Putri anda benar benar dalam keadaan koma dan terbaring di ranjang salah satu ruangan VVIV, Rumah sakit milik keluarga saya**
Prank!!!
Handphone milik Bunda Liona terjatuh begitu saja dengan suara nyaring yang membuat Papa Ali dan Aska juga beberapa Maid yang tak sengaja dekat dengan ruang keluarga terkejut dengan suara bantingan Hp. Wajah Bunda Liona sudah menjadi pucat pasi seperti kertas.
Secara tiba tiba, Aska memiliki Firasat buruk tentang Syila. Walaupun dia akui, kalau di sekolah mereka sangat acuh satu sama lain dan jika di rumah mereka akan seperti Tom and Jerry, tapi mereka tetap saling menyayangi satu sama lain layaknya sepasang Kakak beradik yang rukun dan harmonis.
"Bunda, apa yang terjadi? Mengapa wajah bunda jadi pucat begitu?" tanya Aska semakin gusar.
"Adikmu.. Adikmu... Adikmu Syila..." gunam Bunda Liona terkejut dan gemetar. Sementara Aska semakin yakin bahwa telepon yang Bundanya terima bukanlah kabar baik.
"Iya kenapa? Ada apa dengan Syila?" tanya Papa Ali yang mulai merasakan firasat yang sama dengan Aska.
"Putri kita pa! Putri kita!!!" seru Bunda Liona panik.
"Iya, ada apa dengan Syila bunda?" tanya Papa Ali dengan wajah gusar karena kepanikan istri tercinta nya juga firasat buruk yang menyerang hatinya.
"Syi.. Syila pah!! Syila!! Syila... Syila koma pah!!" seru Bunda liona panik dan mengundang keterkejutan dari semua yang mendengar seruan Bunda Liona karena saat Bunda Liona mengatakan nya, Dia tak sengaja mengeraskan Volume suaranya.
"Apa?!" terkejut Aska dan Papa Ali bersamaan. Mereka terkejut mendangar ucapan Istri dan Bunda nya tercinta. Mereka berfikir, bagaimana mungkin Arsyila yang kuat itu bisa jatuh koma? Pikir mereka berdua
"Hiks, Hiks, Ayo pah kita pergi ke rumah sakit pah" tangis Bunda Liona pecah ketika mengingat putri kesayangannya.
"Di.. Dimana? Di rumah sakit mana Syila di rawat Bund?" tanya Aska kalut karena takut terjadi apa apa dengan adik kandung nya itu.
"Ru.. Rumah sakit Victorius Hospital" ujar Bunda Liona lirih dan gemetar karena masih Syok. Sementara Papa Ali berusaha untuk menenangkan Istrinya yang sedang Syok.
Tanpa basa basi, Aska langsung mengambil kunci mobil dan hendak pergi ke Rs. Victorius Hospital. Namun sebelum itu bunda Liona mencegah Aska dengan berkata untuk membawanya juga. Tanpa pikir panjang, Aska langsung mengiyakannya dan pergi ber 3 ke Rs. Victorius Hospital.
Sama halnya dengan para maid yang bekerja di sana. Mereka juga Syok mendengar perkataan nyonya mereka, apalagi Abel. Dia sudah menganggap nona nya Suila sebagai Adik nya sendiri, bahkan rasanya dunia berhenti berputar pada porosnya juga kakinya saat ini terasa seperti jelly yang tidak dapat menopang tubuhnya saja.
"A.. Apa? No.. Nona Syila? No.. Nona Syila?! Arsyila!!!" seru Abel sebelum Akhirnya pingsan karena terlalu terkejut. Sementara para maid lain di kejutkan kembali oleh teriakan milik Abel. Sampai Akhirnya, Abel di bawa oleh seorang pelayan pria ke kamar khusus para pelayan yang ada di belakang rumah, terpisah dengan rumah keluarga SilverMoon namun masih satu tanah dengan kediaman keluarga SilverMoon.
"Hais, Abel sepertinya pingsan karena sangat terkejut" ucap maid 1
"Iya, bukankah Abel sudah dekat dengan Nona Syila sejak kecil ya?" tanya maid 2
"Kasihan Abel, dia pasti tertekan dengan koma nya Nona Syila" ujar Maid 3
"Hah.. Kuharap Nona Syila baik baik saja supaya keluarga ini tidak suram seperti beberapa bulan yang lalu. Ku harap Nona Syila segera sembuh dan kembali ceria seperti sebelumnya" prihatin maid 4 dan di angguki para maid dan semua orang yang ada di sana tanpa kecuali.
Flasback Off~
Sementara di sisi lain, seorang wanita cantik bersurai hitam tengah tertidur dengan nyenyaknya seolah tak terjadi apa apa. Hingga....
*TBC
Ket:
Syila nya gk jadi mati gaes, kalian seneng gk? Oh ya, Arsyi mau bilang makasih nih sama kalian para readers. Makasih udh mau sumbang Like, Komen, Vote, point, and Gift nya gaes. Jujur aja, Arsyi seneng dengan hadiah kecil kalian sangat besar di mata Arsyi. Tetep semangatin Arsyi ya readers. Arigatou Gozaimasu minna. Love You All❤❤
ceritanya menarik bgt lho thorr/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
ditunggu lanjutannya