Kisah Tentang SeOrang Gadis Sederhana , yang mempunyai masalalu kelam , di jebak oleh laki-laki yang amat dia cintai sehingga kehilangan masadepan'nya , apakah ada pria yang mau menerima dia ? atau para pria hanya memanfaatkannya ?
Simak CeritaNya ..
Like Comment Vote ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma Nurjanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 17 ABDI PRAMADI
" Kamu mencari ku sayang " ucap seorang laki-laki seraya berjalan menuju shima
" iya , aku berbicara banyak hal sama kamu " ucap shima dengan tegas
" Aku Rindu Shi Amat Sangat Rindu " Ucap laki-laki itu Seraya memeluk shima.
shima yang terkejut akan perlakuan laki-laki yang diam , tanpa membalas apa yg sudah dia lakukan , seketika tangan shima di tarik paksa oleh laki-laki dengan wajah angkuh dan tatapan membunuh'nya .
" Jangan dekati dan sentuh calon istri ku , Jangan pernah bermacam-macam dengan dia , aku tidak akan segan-segan Membunuh Mu " Ucap Fachri memperingati Laki-laki yang sudah dengan lancang memeluk shima
" Fachri Argantara CEO Argantara Group , orangtua'nya bercerai karena Saedin Argantara Memiliki Kebangkrutan sehingga membuat Istri'nya memilih pergi dengan selingkuhan'nya , Benar kan apa aku katakan Tuan Muda Fachri " Ucap laki-laki itu dengan tawa yang menggelegar seraya mengejek fachri
fachri pun segera memberi Pukulan demi Pukulan untuk membalas ucapan yang dia lontarkan , tanpa ada perlawanan dari laki-laki itu membuat Fachri memukul dia secara membabi buta , hingga laki-laki tersungkur tidak berdaya , semua yang ada disitu melerai perkelahian mereka , Mia sudah menangis histeris melihat, suami tersayang'nya di pukul tanpa cela sedangkan shima yang masih shock hanya melihat mereka bertengakar , Bughhh Bughh Bughh Bughh Bughhh , Suara Pukulan demi pukulan yang fachri beri kepada laki-laki itu.
" Shi Kamu malah melamun , bantu mereka shi bantu kasian Itu dia bisa mati " shima pun langsung berlari setelah di sadarkan oleh selvie , sedangkan sisil terus menenangkan Mia yang menangis , Alvian Menggendong anak mia yang ketakutan , Triansyah dan Wisnu melerai perkelahian mereka tapi mereka ber2 kalah , susah untuk menghentikan fachri yang sedang kalap kepada seseorang , apalagi laki-laki itu sudah menyinggung masalalu fachri , di depan banyak orang.
" Fachri Hentikan Fachri please hentikan , kamu bisa membunuh nya , dia sudah banyak kehabisan darah itu hentikan fachri " ucap shima , tapi tidak di hiraukan oleh fachri , shima pun bingung harus seperti apa menghentikan fachri..
" Baby Gorila Gila Hentikan kamu bisa membunuh diaa , kalo kamu tidak menghentikan perkelahian ini , sudah ku pastikan aku tidak mau menikah dengan kamu , aku tidak ingin menikah dengan seorang pembunuh " ucap shima dengan tegas dan sedikit keras agar fachri menghentikannya , fachri pun langsung berhenti setelah mendengar shima berbicara seperti itu , fachri berjalan mendekati shima dan langsung memeluk shima ..
" Jangan lakukan itu shi , aku sudah tidak memukul'nya lagi , jadi aku mohon jangan lakukan " shima pun diam tidak membalas pelukan fachri
" Sudah lepaskan , jangan pernah seperti itu lagi sama siapapun itu tanpa terkecuali , aku akan mengobati luka dia , kamu tidak terlukakan ? " tanya Shima
" Aku Sakit aku terluka shi ? " jawab fachri dengan memelas
" hah mana yang mana ? " tanya shima khawatir dengan keadaan fachri
fachri pun mengambil tangan shima , dan menaruh'nya tepat di dada bidang'nya.
" aku terluka disini , mendengar ucapaan kamu yang tadi aku terluka aku sakit shi " ucap fachri dengan wajah sedih
" Dasar Gila , sudah lepaskan aku perlu waktu untuk berbicara pada dia " ucap shima ..
" Mia biar aku yang mengobati luka-luka'nya aku juga mau berbicara sama dia , tidak apa-apa kan " ucap shima pada mia meminta izin
" iya shi tidak apa-apa maaf sudah merepotkan mu , dan maaf atas kekacauan ini ya shi " Ucap mia yang tidaj enak dengan apa yang terjadi
" Tidak apa-apa mia , aku juga minta maaf karena fachri sudah memukul suami nu " ucao shima dengan lirih .
....
Love You all
di tunggu respek nya. 2 like mendarat
kasian kita loh di buat penasaran smpek berhari''