NovelToon NovelToon
Bukan Mesin Atm Keluarga Mu

Bukan Mesin Atm Keluarga Mu

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:180.4k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Maira, seorang istri yang harus membagi penghasilan nya untuk istri dari kakak ipar nya yang sudah meninggal dunia.

Sang suami dan mertua hanya memanfaatkan uang nya, demi kepentingan mereka semua.

Tidak hanya itu, Suami nya, Azam malah menjalin hubungan dengan kakak ipar nya dengan alasan mau membantu janda kakak nya tersebut.

Mereka semua kelimpungan saat Maira memutuskan untuk tidak mau membantu lagi, dan menyerahkan semua nya pada Azam, suami nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Setelah beberapa hari, rumah peninggalan Damar laku terjual. Mama Wina dan Nia sangat bahagia, karena mereka akan langsung join investasi bersama Winda, mereka tidak sabar lagi untuk bisa menikmati hasil nya.

Dengan begitu mereka juga bisa membalas perbuatan Maira, tidak perlu bekerja keras, uang akan terus mengalir setiap bulan nya.

"Ma, hari ini kita akan ketemu sama Winda. Kita akan menyerahkan uang investasi kita!" Nia berkata pada Mama nya.

"Benarkah itu Nia? Jadi rumah mu sudah laku terjual?" Tanya Mama Wina dengan mata yang berbinar.

"Sudah Ma, rumah itu laku 200 juta. 150 juta kita investasikan dengan Winda, sisa nya kita bisa pakai untuk bersenang - senang!" Nia berkata pada Mama Wina.

"Ayo cepat kita temui Winda sekarang juga, setelah itu kita akan langsung ke Mall. Mama udah gak sabar lagi mau belanja!" Mama Wina berkata dengan sangat antusias.

"Ma, hari ini kita keluar bawa mobil ya. Aku mau Nunjukin sama semua orang bahwa kita bukan lagi orang miskin!" Nia berkata pada Mama Wina.

"Iya kamu benar Nia, lagian kan buat apa punya mobil kalau cuma di simpan saja!" Jawab Mama Wina.

Kedua nya segera berangkat menggunakan mobil Maira, sudah beberapa hari ini baik Maira maupun Azam tidak membawa mobil ke kantor. Maira sengaja berangkat dengan menggunakan ojek online. Maira sudah tidak mau lagi mengisi bahan bakar mobil nya, karena jika bahan bakar nya sudah di isi, maka Azam akan kembali membawa mobil itu.

Azam juga sudah beberapa hari ini pergi ke kantor menggunakan motor nya yang di pakai Lara, Lara mengalah dan dia pergi ke kampus dengan menggunakan ojek online.

"Mama udah gak sabar lagi buat bertemu sama Winda, biar bisa segera join investasi nya!" Mama Wina berkata ketika mereka sedang dalam perjalanan menuju ke kafe tempat mereka janjian.

"Mama tenang saja kok, uang nya udah aku transfer sama Winda. Hari ini kita ketemu sama dia buat makan - makan saja sekaligus bahas masalah keuntungan nya!" Jelas Nia.

"Oh ya benar kah?" Tanya Mama Nia.

"Iya Ma, hari ini kita akan mendengar berapa keuntungan yang akan kita dapatkan di setiap bulan nya!"Nia sendiri sudah tidak sabar lagi mau bertemu dengan Winda.

Nia menghentikan mobil nya di depan sebuah kafe, di dalam nya Winda sudah menunggu mereka.

"Hai Win, apa kabar?" Nia langsung menyapa Winda.

"Baik Nia, tante Wina!" Winda membalas menyapa kedua nya.

"Oh ya Win, tadi malam aku udah transfer uang nya sama kamu. Udah masuk kan?" Tanya Nia lagi.

"Udah kok Nia, uang nya udah aku terima dam pagi ini aku udah investasikan atas nama mu!" Jawab Winda sambil tersenyum.

"Lau bagai mana dengan keuntungan yang akan kami dapat kan nanti nya?" Mama Wina langsung bertanya dan dia sudah tidak sabar lagi.

Seperti yang aku janjikan kemarin tante, di bulan ketiga kalian baru bisa mendapatkan keuntungan sebesar 30 % dari modal yang kalian tanaman itu!" Jelas Winda lagi.

"Jadi setelah bulan ke 3 kita akan mendapat kan uang sebesar 45 juta perbulan, benarkah begitu Winda?" Tanya Mama Wina lagi.

"Bener banget tante, di bulan ke tiga kalian akan mendapatkan uang sebesar 45 juta perbulan. Kalian akan menjadi orang yang kaya raya!" Jelas Winda dengan tak kalah antusias.

"Wah, tante udah gak sabar lagi menunggu bulan ke 3!" Mama Wina berkata dengan semangat yang tinggi.

'Bagus sekali, mereka masuk dalam jebakan ku!' Batin Winda di dalam hati.

Mama Wina segera menyenggol kaki Nia, dia memberi kode agar mereka segera pergi dari tempat itu. Mama Wina tidak sabar lagi untuk segera berbelanja.

"Ya udah deh Win, aku sama Mama pamit dulu ya, mama mau ngajakin belanja!" Nia segera pamit pada teman nya.

"Iya, iya Nia, nanti aku kabarin kamu ya jika keuntungan nya udah keluar ya!" Winda berkata pada Nia.

Mama Wina dan Nia langsung pergi meninggal kan kafe tempat mereka bertemu, hari ini kedua nya langsung berbelanja di Mall.

*****

Sore ini seperti biasanya Maira pulang ke rumah menggunakan ojek online, dan dia merasa heran melihat mobil nya sudah terparkir di halaman rumah.

"Siapa yang membawa mobil ku keluar ya? Bukan kah tadi pagi masih di dalam garasi?" Maira bertanya pada diri nya sendiri.

Karena merasa penasaran, Maira pun langsung masuk ke dalam rumah dan di ruang tamu dia melihat tumpukan barang yang bukan milik nya.

"Barang - barang siapa ini?" Tanya Maira.

"Ini semua barang - barang nya Nia dan Ayu, mulai sekarang mereka akan tinggal di rumah ini!" Jawab Mama Wina dengan ketus.

"Tinggal di rumah ini? Kenapa harus tinggal di sini, mbak Nia kan punya rumah sendiri!" Maira keberatan jika janda kakak ipar nya itu tinggal satu atap dengan nya.

"Kamu tidak punya hak melarang Nia dan Ayu tinggal di rumah ini, rumah ini milik Azam, putra ku. Kau cuma numpang di sini!" Semprot Mama Wina dengan suara lantang.

"Ma, aku istri nya mas Azam dan aku juga berhak menentukan siapa yang boleh dan tidak boleh tinggal di rumah ini!" Jawab Maira dengan tegas.

"Kamu tenang saja Maira, Nia dan Ayu tidak akan menyusahkan mu. Nia punya usaha sendiri, dan nanti setiap bulan nya dia akan mendapatkan uang yang cukup besar!" Mama Wina menyanjung sang menantu.

"Terserah Mama deh, kita lihat saja apakah benar yang di katakan oleh Mama. Dan ku harap mbak Nia tahu diri ya, sebagai seorang janda ingat batasan dengan ipar nya. Jangan sampai timbul sesuatu di antara mereka!" Maira menyindir Nia dengan sengaja.

Wajah Nia merah padam mendengar ucapan Maira, dia tahu saat ini Maira sedang menyindir hubungan nya dengan Azam.

"Sudah lah Maira, dari pada kamu bicara tidak jelas sebaik nya kamu bantu susun barang - barang mereka di dalam kamar!" Mama Wina berkata pada Maira.

"Maaf Ma, aku bukan babu nya mbak Nia. Oh ya, Mama bisa kan bantu mbak Nia, jangan minta mbak Rini yang mengurus nya. Mbak Rini aku yang membayar nya, bukan untuk ngurusin mbak Nia!" Sindir Maira lagi.

"Dasar menantu kurang ajar, baru bayar pembantu itu aja sombong nya minta ampun. Awas saja kamu Maira, jika jika Investasi Nia sudah berhasil nanti. Aku akan membalas mu!" Ujar Mama Wina dengan geram.

Nia yang sakit hati akan sindiran Maira, dia mencari akal agar diri nya terlihat menyedihkan karena ulah Maira. Dia ingin Maira di salahkan oleh semua orang, dengan begitu mudah bagi nya untuk merebut posisi Maira.

"Ma, Maira menilai aku begitu rendah nya, begitu hina nya! Padahal aku tidak pernah menggoda Azam!" Nia menangis di hadapan Mama Wina.

"Kamu jangan dengarkan apa yang di katakan oleh Maira, dia iri melihat mu yang sebentar lagi akan menjadi orang kaya!" Mama Wina memeluk Nia untuk menenangkan Nia.

1
Hubbyungu
nahhh bgni dongggg
Hubbyungu
salam kenal thorrrr
JasmineA
heh tolol...khianati lo aja dia tega...apa la hanya sempret motor lo Kasi lo celaka...demi fulus apapun dia lakuin...tolol jg ya lo lama2...benar2 bego
dewi rofiqoh
Azam dan keluarga berkesempatan memperbaiki diri setelah menyadari semua kesalahannya dimasa lalu.
Lee Mba Young
penulis e pelakor juga mkne pro banget ma Nia. gk dpt karma ttp hidup enak ma Azam.
naudzubillah semoga di hidup nyata bukan pelakor ya penulis e atau nnti laki nya di rebut pelakor.

pokok e Aku pling gk suka ma penulis yg pro pelakor.
Thewie: pelakornya sudah dapat hidayah Bun. Mereka kan sudah dapat karma, bukti hidup mrk pas2an. tapi mereka menyadari nya bun🙏
total 1 replies
Lee Mba Young
Penulis e pro sm pelakor. pelakor hidup e enak gk ngrasain sakit hati. nggilani.
Lee Mba Young
kok enak men nasib pelakor Nia 🤣.
kl bgitu mnding jd pelakor.
Penulis e pro pelakor naudzubillah mindalik.
Sri Widiyarti
terima kasih atas karyanya Thor 🙏 sukses selalu 🥰
Sri Supriatin
Tka karyanya thor ditunggu karya barunu... 🙏🙏🙏😍😍😍
Anonim
GOBLOK lu ANYING...
LO GAK BERHAK NYEBUT NAMA TUHAN
Siti Zaid
Penyesalan memang selalu datang terlambat..tetapi menyesal kesalahan dan perbuatan salah diri sendiri dan berusaha utk menjadi kan diri lebih baik tidak pernah ada kata terlambat..🤭
Eka Haslinda
typo nya parah thor 🙏🙏
Lee Mba Young
kl Penulis nya gk ngasih karma ke Nia berarti Penulis e pro dng pelakor. mungkin pelakor juga dlm kehidupan nyata 🤣🤣
Lee Mba Young
semoga viral kl Nia pelakor biar di pecat 🤣. pokok nya hrs dpt karma mnderita SMP nangis darah. kl pelakor hidup enak ntar semua jd pelakor
Lee Mba Young
Nunggu karma pelakor Nia pokok nya. kok enak men gk dpt karma.
nyesel tp ttp menikmati jd istri Azam menjijikkan.
Anonim: AWOKAWOK BETUL... LAKNATULLAH SEPERTI DIA GAK BERHAK NYEBUT NAMA TUHAN
total 1 replies
Lee Mba Young
mbelgedes kl nyesel tu cerai ma azam. nyesel tp menikmati ttp tinggal di situ.
kl nyesel ya pergi Dr situ, nyesel tp mnikmati to jd pelakor.
Titien Prawiro
Banyak tulisan yg salah bingung untuk dibaca.
Titien Prawiro
Saling menyalahkan, mbok ya sdh memang kalian tuh hatinya jahat dan licik, daripada saling menyalahkan, mendingan sana pada cari pekerjaan biar bisa mendapatkan uang untuk sesuap nasi biar tdp pada kelaparan.
Titien Prawiro
Ke kantor bawa mobil Maira, Azam masih mengincarmu
Titien Prawiro
Gk malu banget mantan mertua, makanya kalau hidup sdh enak, jangan banyak tingkah, giliran kismin bingung dah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!